Lelaki Bayaran Amelia

Lelaki Bayaran Amelia
S2 - EPISODE 229


__ADS_3

Hari hari di lewati Andrew dan Lovely bersama sama. Meski libur dan banyak menghabiskan waktu dirumah, Andrew dan Lovely tetap menjalankan tugas pekerjaan mereka dengan baik.


Hari ini dari pagi Andrew sibuk di depan komputernya. Setelah sarapan Andrew langsung bekerja, Andrew menyelesaikan beberapa pekerjaan yang sempat tertunda beberapa hari belakangan ini.


Begitu juga Lovely, yang sibuk dokumen dokumen di hadapannya. Lovely duduk di samping Andrew, mereka berdua fokus mengerjakan pekerjaan mereka masing masing.


"Ahhhh.. bahu dan tengkuk leherku pegal," keluh Lovely, mengusap tengkuk leher dan bahunya.


"Berbaliklah biar aku pijat tengkuk leher dan bahumu." Ucap Andrew.


Lovely berbalik, duduk membelakangi Andrew. Andrew meninggalkan pekerjaannya dan beralih memijat bahu dna tengkuk leher Lovely. Pelan dan Lembut Andrew memijat, Andrew tidak ingin mendengar teriakan istrinya karena mengeluh sakit.


"Nyaman sekali, terima kasih sayang." Lovely merasa lebih baik setelah dipijat.


"Aku akan membantumu menyelesaikan pekerjaanmu, tinggalkan berkas dokumen mu di meja, aku akan selesaikan setelah pekerjaanku selesai." Andrew menawarkan bantuan.


"Tidak perlu, kamu juga banyak pekerjaan. Kamu memijatku seperti ini sudah merasa lebih baik." Jawab Lovely.


10 menit kemudian..


Lovely meminta Andrew menghentikan kegiatannya. Bahunya sudah lebih baik, begiti juga tengkuk lehernya yang sudah tidak sakit lagi. Lovely menatap Andrew dan tersenyum manis.


"Thanks, kamu mau minum jus? Aku akan ambilkan segelas jus jeruk untukmu." Lovely menawari Andrew jus jeruk.


"Hmm.. boleh, kebetulan sekali aku jusa haus. Tolong bawakan sebotol air mineral juga untukku." Jawab Andrew.


"Oke," jawab Lovely.


Lovely berdiri dari tempat duduknya dan berjalan meninggalkan ruang kerja menuju dapur.


Andrew kembali melanjutkan pekerjaannya, tidak lama bekerja ponselnya yang ada diatas meja bergetar.


Drrrttt..


Drrrttt..


Drrrrttt..


Panggilan dari Flip. Andrew menghentikan pekerjaannya, mengambil ponselnya dimeja. Andrew mengerutkan dahi, melihat Flip menghubunginya.


"Flip, ada hal penting apa? Tidak biasanya dia menghubungiku." Guman Andrew dalam hati.


Andrew menerima panggilan dari Flip, Andrew penasaran mengapa Flip menghubunginya.


(Percakapan Andrew dan Flip di telepon)


"Hallo," jawab Andrew.


"Hai, kau sibuk?" Tanya Flip.


"Tidak, aku di rumah sedang menegerjakan pekerjaan kantorku. Ada apa Flip?" Andrew berbalik bertanya.


"Ah maaf jika aku menganggu, aku berncana datang ke rumahmu siang ini. Ayo kita makan siang bersama, aku ingin berbincang denganmu juga." Jawab Flip.


"Datanglah Flip, aku akan selalu menyambutmu." Jawab Andrew.


"Baiklah jika seperti itu. Aku akan datang nanti. Sampai jumpa.." Flip mengakhiri panggilannya.


Andrew tersenyum, meletakan kembali ponsrlnya di meja. Pintu ruangan terbuka, Lovely masuk dengan membawa sebuah nampan berisi jus dan botol air mineral.


"Sayang, aku mendengar kamu sedang bicara. Apakah kamu bicara dengan seseorang?" Tanya Lovely, menutup pintu ruangan dan berjalan perlahan menghampiri Andrew.


Lovely meletakan nampan di meja, Lovely duduk di meja mengambil jus dan meminum jus.


"Telingamu begitu tajam sampai sampai bisa mendengar dari balik pintu. Itu Flip, dia akan datang dan mengajak kita makan siang bersama." Jawab Andrew.


"Ah, begitu. Sayang sekali terakhir kali kita makan malam tidak bisa bertemu paman Felix dan Bibi Mely karena mereka ada acara. Apa mereka sudah kembali ke Inggris atau masih di rumah ya? Papa juga tidak membicarakan mereka." Lovely bersandar kursi dan kembali meminum jus.


"Jika kamu penasaran, kamu bisa bertanya pada Flip. Pikirkan, kita akan mengajak Flip makan apa?" Andrew mengambil jus dan meminum jus.


"Kita pikirakan nanti, aku akan selesaikan dulu pekerjaanku. Besok aku akan antar ke rumah papa agar papa bisa memeriksanya." Lovely meletakan gelas jus kosong di nampan dan kembali membuka dokumennya.


Andrew tersenyum, menghabiskan jusnya dan mengembalikan gelas jus di tempatnya. Andrew mengusap kepala Lovely lembut seperti memberi semangat pada Lovely.


Andrew juga kembali menatap komputer nya, kembali bekerja dan fokus. Suasana hening, hanya terdengar gesekan gesekan kertas dan suara jari yang asik menari di atas keyboard.


Lovely mengangkat dokumen dan membaca dokumen, Lovely bersandar di bahu Andrew mencari posisi yang nyaman. Mata Lovely menyelisik, bergerak seiring mulutnya bergerak tanpa suara.


♡♡♡♡♡


Flip dan Naomi bersiap untuk pergi ke tempat Andrew dan Lovely. Naomi senang, akhirnya bisa bertemu kembali dengan kakaknya. Semua berkat bantuan Flip, Flip sengaja tidak mengatakan pada Andrew di telepon karena Flip ingin memberikan kejutan pada Andrew.


"Apa kau senang?" Tanya Flip.


"Hmm.. aku senang, terima kasih Flip." Jawan Naomi tersenyum cantik.


Naomi mendekat dan mencium pipi Flip lembut, Flip tersenyum merona. Flip senang melihat Naomi bahagia dan senang seperti saat ini, Naomi tersenyum manis dan terlihat bersemangat.


Berkat Flip semua berjalan baik, proses pemakanan nyonya Lozza juga berjalan lancar. Dominic Lozza berencana kembali pulang ke negara asalnya Inggris, Flip senang karena ternyata mereka berasal dari negara yang sama.


Flip dan Naomi menceritakan semuanya kepada Dominic, awalnya Dominic sempat kaget. Namun Dominic bersedia menerima Naomi apa adanya, tidak mempermasalah apa pun. Tidak hanya menceritakan kepada Dominic, Flip dan Naomi juga bercerita pada Mely dan Felix. Felix hanya tercengang mendengar cerita tidak masuk akal dari Felix dan Naomi. Sedangkan Mely percaya dan mendukung semua keputusan Flip. Meski sempat bingung pada akhirnya Felix juga mendukung Flip dan Naomi. Mau mengerti dan memahani kondisi keduanya.


Dominic, Mely dan Felix sudah kembali ke Inggris sehari sebelumnya. Felix tidak bisa meninggalkan pekerjaan, begitu juga Mely yang sudah di tunggu semua pelanggannya. Hanya ada Flip dan Naomi yang masih tinggal, karena Naomi masih ingin pergi ke pamakanan mama dan papa nya bersama Andrew, kakaknya. Flip dan Naomi berencana kembali ke Inggris setelah keinginan Naomi terpenuhi.


Flip sudah berganti pakaian dan rapi, menggunakan kaos berlengan pendek, celana panjang dan siap dengan mantelnya. Gaya Flip tidak pernah berubah, Naomi juga sudah selesai bersiap. Flip menatap Naomi, Naomi bingung kenpa Flip menatapnya begitu lekat.


"Ada apa Flip? Apa ada sesuatu di wajahku?" Tanya Naomi.


Flip mengangguk, "ya.. ada sesuatu." Jawab Flip.


Naomi panik, meraba wajah nya mencari apa yang salah. Disaat Naomi ingin bercermin, dengan cepat Flip menarik tangan naomi dan mencium bibir Naomi. Naomi melebarkan mata, terkejut saat Flip tiba tiba menciumnya.


Naomi hanya berkedip kedip, Flip melepas ciuman dan tersenyum tampan. "Cantik sekali," ucap Flip dengan suara lembut.


Wajah Naomi bersemu merah seperti tomat. Kata sederhana, namun sangat berarti dan membuat jantung Naomi berdebar. Naomi merasa malu dan memalingkan wajah, Flip mengelus rambut Naomi perlahan.


"Tidak perlu malu, aku tidak bicara asal. Kamu memang cantik, kekasih ku.." bisik Flip di telinga Naomi.


"Flip.." Naomi menjauh dari Flip.


Naomi mengikat rambutnya ekor kuda dan mengambil tasnya di sofa, siap untuk berangkat. Flip menggandeng tangan Naomi keluar dari rumah Naomi, mereka berjalan keluar dari teras dan mendekati mobil. Naik bersamaan ke dalam mobil untuk selanjutnya pergi ke rumah Andrew.


45 menit kemudian..


♡♡♡♡♡

__ADS_1


Bel pintu apartemen berbunyi.


Ting tung..


Ting tung..


Ting tung..


Lovely membuka pintu, pintu terbuka. Flip menyapa Lovely dengan senyuman.


"Hai Love.." sapa Flip.


"Hai Flip, senang bertemu denganmu." Lovely dan Flip berpelukan ringan.


Flip melepas pelukan dan mempetkenalkan Naomi.


"Love, ini Naomi."


"Nomi, ini Love."


Naomi dan Lovely saling berjabat, mengenal satu sama lain.


"Hai Naomi, aku Lovely." Sapa Lovely.


"Hai Love, aku Naomi Lozza." Naomi memperkanalkan diri.


"Dimana Andrew?" Tanya Flip.


"Di dalam, ayo masuk." Ajak Lovely.


Lovely, Flip dan Naomi masuk. Di ruangan tamu terpasang foto pernikahan Andrew dan naomi berukuran besar, juga ada Andrew dan Lovely dengan kedua keluarga masing masing.


"Ayo.. kita bisaca diruang tengah saja." Lovely menggiring Flip dan Naomi masuk ke dalam ruang tengah.


Flip dan Naomi duduk berdampingan di sofa ruang tengah. Lovely masuk dalam ruang kerja dan memanggil Andrew suaminya.


Lovely kembali menyapa Flip dan Naomi, duduk di sofa di ahdapan Flip dan Naomi.


"Ahh.. kalian ingin jus jeruk?" Lovely menawari.


"Boleh, aku haus." Jawab Flip.


Lovely tersenyum, "oke, lalu Naomi?" Lovely menatap Naomi.


"Apa saja kak.." jawab Naomi.


Lovely kaget saat Naomi memanggilnya kakak, ingin bertanya namun niatnya diurungkan. Lovely berdiri dari duduknya dan berjalan ke dapur mengambil minum untuk Flip dan Naomi.


Klek..


Pintu ruangan terbuka, Andrew keluar dan berjalan menghampiri Flip di ruang tengah. Jantung Andrew berdebar.


Deg..


Deg..


Deg..


Sesaat sebelumnya Andrew melihat jika Flip membawa seseorang, dan seseorang itu tidak asing bagi Andrew. Andrew bisa mendengar suaranya meski samar, bisa melihat senyumannya meski hanya seperti sebuah sketsa lukisan. Andrew penasaran, berjalan terburu buru keluar dari ruangannya menuju ruang tengah.


Flip yang sebelumnya berbincang dengan Naomi terkrjut, dan memalingkan wajah menatap Andrew.


"Oh, hai Andrew.." sapa balik Flip, berdiri dari duduknya diikuti Naomi.


Andrew menatap Naomi dan terkejut. Wajah yang tidak asing lagi. Naomi tersenyum cantik menyapa Andrew, "hai Kak.." Naomi menyapa dengan suara lembut.


Andrew mendekati Flip dan Naomi, "Flip.. siapa dia??" Tanya Andrew.


"Dia.." Flip belum selesai bicara, Naomi sudah bersuara dan memperkalkan diri.


"Naomi, Naomi Lozza." Jawab Naomi.


"Na.. omi?" Guman Andrew.


Naomi mengulurkan tangan, tangan Andrew gemetar menyambut tangan Naomi. Tangan Naomi dan Andrew bertemu, Andrew merasakan perasaan yang tidak asing. Perasaan yang begitu kuat.


Andrew menatap dalam pada Naomi, "siapa kamu? Aku merasakan hal berbeda padamu." Tanya Andrew penasaran.


Flip menyela, " duduklah, aku akan jelaskan." Ujar Flip.


Andrew melepaskan tangannya dan duduk, begifu juga Flip dan Naomi. Flip mulai berbicara menceritana semuanya, dari awal sampai akhir tidak ada yang di sembunyikan oleh Flip.


..


..


..


..


..


(Flip bercerita)


Lovely kembali, meletakan nampan berisi jus jeruk dan duduk di samping Andrew. Lovely juga ikut mendengar cerita Flip walaupun tidak mendengar dari awal. Lovely terkejut mendengar cerita Flip, crtita yang tidak masuk diakal namun benar benar nyata terjadi. Andrew senang melihat adiknya, Lovely juga senang melihat Naomi. Naomi begitu cantik dan sangat manis.


"Kemarilah Naomi, biarkan kakak iparmu ini memelukmu." Lovely merentangkan dua tangannya.


Naomi manatap Flip, Flip mengangguk. "Pergilah, peluk kakak dan kakak iparmu." Ucap Flip tersenyum, Naomi tersenyum senang.


Naomi menatap lovely dan Andrew, berdiri dari duduknya dan berjalan mendekati Lovely. Naomi memeluk Lovely.


"Kakak.." sapa Naomi.


"Ahh.. aku terharu, senang sekali rasanya. Kini aku punya dua adik." Celetuk Lovely tersenyum bahagia.


Naomi melepas pelukan, Lovely menatap Naomi dan memegang wajah Naomi.


"Selamat datang sayang, hiduplah dengan baik." Imbuh Lovely.


Naomi menagngguk, "terima kasih kak." Jawab Naomi.


Naomi menatap Andrew, senyum tipis menghiasi bibir Naomi. "Kak, boleh aku memelukmu?" Tanya Naomi ragu ragu.


Andrew menatap tajam, "kamu masih perlu bertanya? Kemarilah.." jawab Andrew.

__ADS_1


Naomi mendekati Andrew, duduk diantara Lovely dan Andrew. Naomi memeluk Andrew, Naomi senang akhirnya bisa bertemu kakaknya dan memeluk kakaknya kembali.


"Kak, aku merindukanmu." Suara serak Naomi.


"Aku senang melihatmu adikku sayang, selamat datang kembali." Andrew mengeratkan pelukan mengusap rambut Naomi.


Lama berpelukan melepas rindu, Naomi melepas pelukan menatap Andrew.


"Kakak sudah baik baik saja?" Tanya Naomi.


Andrew mengangguk, "seperti yang kamu lihat. Kakakmu ini baik baik saja, jangan cemas." Jawab Andrew.


Andrew merangkul Naomi, "apa yang ingin yang kamu makan untuk merayakan ini?" Tanya Andrew.


"Hmm apa saja, kak.. sebenarnya aku ingin mengajakmu melihat pemakaman papa dan mama, karena aku harus segera kembali ke Inggris untuk melanjutkan belajarku." Naomi menjelaskan.


Andrew menatap Lovely, Lovely tersenyum. "Ide bagus, setelah makan siang dan bersantai kita akan pergi. Kami kebetulan punya waktu senggang, kami sedang libur kerja." Jawab Lovely.


"Terima kasih kakak ipar, kamu yang terbaik. Tolong jaga kakak ku baik baik, karena setelah ini kami akan jarang bertemu." Ujar Naomi.


"Pasti, kamu juga jaga dirimu baik baik. Boleh aku bertanya sesuatu?" Tanya Lovely.


"Tentu saja kak, apa yang ingin kakak tanyakan?" Naomi penasaran.


"Hmm.. maaf mungkin ini suatu hal yang pribadi, tetapi aku penasaran. Apakah kamu dan Flip berkencan? Kalian terlihat dekat dan cocok." Lovely sebenarnya mengamati saat di dapur, Flip begitu perhatian begitu juga Naomi yang selalu menebar senyuman manis.


Flip dan Naomi terkejut, karena keduanya memang belum memberitahu Andrew dan Lovely jika keduanya menjalin kasih.


Andrew berdehem, menggoda Flip dan Naomi. "Ehem.. ada yang diam diam berkencan rupanya." Guman Andrew.


"Kakak.." celetuk Naomi.


Flip salah tingakah, menggaruk krpalanya yang sebenarnya tidak gatal. "Ahh itu.. sebenarnya aku dan Naomi memang sudah dekat sebelumnya dan aku memang menyukainya." jawab Flip malu malu.


"Akhirnya mengaku.." goda Lovely.


"Mengejar adikku tidak semudah itu, aku masih setengah hati menerimamu." Andrew menjawab dengan nada suara datar.


"Eh.." Flip kaget, melebarkan mata menatap Andrew. Andrew memalingkan wajah menghindari tatapan Flip yang mematikan.


Dalam hati Andrew ingin sekali tertawa, ekspresi Flip brgitu lucu. Naomi tertaw, dia tahu jika kakaknya hanya menggoda Flip. Naomi gemas melihat ekspresi Flip yang kaget bercampur panik.


Lovely hanya tersenyum tipis, "sayang jangan seperti itu. Jangan mengecewakan Flip dan Naomi. Ucap Lovely.


Pada akhirnya Andrew tidak tahan dan tertawa lebar, "astaga.. perutku kram menahan tawa. Flip maaf, aku hanya menggodamu. Jangan memasang wajah seperti itu. Itu menggelikan.." ucap Andrew.


Flip merasa kesal, digoda Andrew. Flip melempar bantalan sofa ke arah Andrew. Denngan sigap Andrew menangkap bantalan sofa dan mengejek Flip.


Berbincangan selesai. Andrew, Lovely, Flip, dan Naomi pergi makan di restorant di sekitar tempat tinggal Andrew dan Naomi. Sudah saatnya makan siang, mereka bergegas mencari makan siang.


@@@@@... @@@@@...


Hallo semua..


Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..


Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..


Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..


Jangan lupa berikan vote juga ya..


Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,


•Pelukan Hangat Paman Tampan


(End, jika tidak ada kendala akan saya lanjutkan sekuel dari UMEKO SAKURA LEWI yang akan menjadi season ke tiga dari Pelukan Hangat Paman Tampan)


•Pangeran Es Jatuh Cinta


(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)


•Suami Pengganti


•Pangeran Vampir


•Pangeran Vampir 2 (SEASON 2)


•Vampir "Sang Abadi"


•Dendam Permaisuri Kepada Kaisar


•Cinta Lama Yang Datang Kembali


•Mommy And Daddy (CLYDK 2)


•Darren & Karren (Perjalanan Cinta) CLYDK SEASON KE 3


•Perfect Father


•Kamu Dan Aku


•Banyak ya.. (hehehe.. maafkan authornya lagi menggila bikin novel kala itu.. jangan khawatir pasti di tamatin semua kok..)


Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar.. vote juga dong..


Terimakasih..


Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..


Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..


ig: dea_anggie


Line id: dea_anggie


Fb: dea anggie


Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia


❤❤❤❤❤


Bye bye..


Salam hangat,

__ADS_1


"Dea Anggie"


__ADS_2