Lelaki Bayaran Amelia

Lelaki Bayaran Amelia
Lelaki Bayaran Amelia 90


__ADS_3

Abed mendengar suara nada dering ponsel dari dalam tas wanita yang ada di pangkuannya. Abed membuka tas dan menerima panggilan.


(Panggilan terhubung)


"Nona, anda dimana? Semua orang panik mencari anda"


Abed: hallo..


"Siapa kamu? Dimana nona Kim?"


(Membentak Abed)


Abed: maaf nona, tolong kendalikan diri anda. Saya Abed, saya baru saja membantu seorang wanita dan membawanya ke rumah sakit.


"Apa nona di rumah sakit, tuan maafkan saya. Dimana anda sekarang?"


Abed: rumah sakit S.


"Mohon maaf tuan, bisakah anda tetap disana sampai saya datang? Saya akan segera kerumah sakit"


Abed: baiklah, aku akan tunggu.


"Maaf, saya ingin mencatat nomor ponsel tuan"


Abed: XX XXX XXX.


"Terimakasih tuan"


(Memutus panggilan)


Abed duduk bersandar, Abed melihat perawat memindahkan wanita yang ditolonganya ke ruang rawat inap. Abed berdiri dan mengikuti perawat, Abed memeluk tas wanita tersebut.


Mereka sampai di ruangan. Perawat menata ruangan dan semua kebutuhan pasien. Setelah semua selesai perawat pergi meninggalkan ruangan.


Abed membuka tas yang di pegangnya dan mencari kartu identitas wanita dihadapannya. Abed menemukan sebuah kartu identitas dan melihat. Abed melihat wanita dihadapannya dan kembali melihat foto yang ada pada kartu identitas.


Abed: Kim Ha Na. Jadi nona Kim adalah kamu? (Menatap Kim Ha Na yang tertidur)


Abed memasukan kembali kartu identitas Kim Ha Na dalam tas dan meletakn tas di kursi, disamping Kim Ha Na.


Ponsel Abed berdering, Abet meraba saku celana, mengeluarkan ponsel dan melihat layar ponsel. Panggilan dari nomor tidak dikenal. Abed menerima panggilan.


(Panggilan terhubung)


"Hallo tuan, saya Maria. Yang tadi mengbubungi ponsel nona Kim"


Abed: oh, iya Maria. Kamu sudah sampai? Nona mu ada di ruang VIP 10.


"baik tuan, saya sudah sampai di Lobby"


Abed: oke. (Memutus panggilan)


Beberapa saat kemudian..


Pintu ruangan dibuka, Abed menatap arah pintu. Masuklah seorang wanita cantik dan mengahampiri Abed. Wanita iru terlihat cemas dan langsung melihat keadaan Kim Ha Na.


Abed: hai, apa kamu Maria?


Maria: tuan maafkan saya, saya menyesal sudah berkata kasar kepada anda. Saya berterimakasih karena tuan mau menolong nona Kim.


Abed: sampaikan pada nonamu. Jangan terlalu ketat untuk diet. Dan lagi dia terlihat kurus, untuk apa masih diet.


Maria: maaf merepotkan anda tuan.


Abed: tidak masalah, aku hanya kebetulan saja ada di kamar kecil saat itu. Karena aku khawatir aku langsung memebawanya ke rumah sakit. Kamu sudah ada disini, aku harus pulang. Anakku sudah menungguku. Senang bertmeu denganmu dan sampaikan pesanku pada nonamu.


Maria: baik tuan saya mengerti. Sekali lagi saya mengucapkan terimakasih.


Abed tersenyum, pergi meninggalkan Kim Ha Na dan Maria yang ada di dalam ruangan.

__ADS_1


♡♡♡♡♡


Amelia gelisah menunggu Abed di rumah. Brian berusaha menenangkan Amelia. Membujuk Amelia untuk tidur.


Brian: sayang, hentikan! Jangan mondar mandir seperti itu. Ingat kamu sedang mengandung saat ini.


Amelia: (mengusap perutnya yang besar perlahan) ahh aku sangat gelisah. Abed baru saja pulang, aku takut sesuatu terjadi padanya.


Brian: bukankah Alvin sudah mengatakan pada kita untuk tidak khawatir. Duduklah, jangan seperti ini.


Brian memapah Amelia duduk di sofa ruang tamu. Brian merangkul Amelia dan mengusap perut Amelia lembut. Brian merasakan sesuatu bergerak di perut Amelia. Brian melepas rangkulannya dan mendekatkan wajahnya keperut Amelia. Brian menempelkan telinganya ke perut Amelia.


Brian: hei sayang, belum tidur?


Brian mencium perut Amelia lembut, mengusap perlaha lahan.


Brian: sehat sehat sayang, papa tidak sabar menanti kelahiranmu.


Amelia membelai rambut Brian. Brian menatap Amelia dan tersenyum. Brian mendekat dan mencium kilas bibir Amelia.


Brian: jangan membuatku cemas sayang. Jangan gelisah lagi. Abed pasti akan baik baik saja.


Amelia: (menerik nafas perlahan lalu menghembuskan nafas) maaf sayang, maaf membuatmu cemas. (Tersenyum, mencium pipi Brian dengan lembut)


Brian memeluk Amelia, menciumi pipi dan bahu Amelia. Amelia menepuk punggung Brian perlahan. Mengeratkan pelukan.


Brian: aku ingin kamu selalu tersenyum dan bahagaia sayang. Jangan sedih dsan memikirkan hal hal yang tidak penting.


Amelia: aku mengerti sayang. Maaf..


Brian: i love you..


Amelia: i love you too..


Brian melepas pelukan, merapikan rambut Amelia yang menutupi wajah Amelia. Pintu rumah terbuka, Abed masuk dan kembali menutup pintu. Amelia berdiri dan berjalan menghampiri Abed.


Abed: sayang, kamu belum tidur?(menatap Brian) kalian ada apa di ruang tamu malam malam begini?


Abed: (tersenyum) aku baik baik saja adikku sayang. Tidurlah, jangan buat suamimu mengomel.


Amelia: kakak baik baik saja? Dari mana saja??


Abed: menolong seseorang, dan membawa orang tersebut ke rumah sakit.


Amelia: (tersenyum) wah.. kakakku benar benar menjadi pahlawan sekarang.


Abed: kamu senang? Tidurlah. (Mencium kening Amelia) selamat malam peri kecilku.


Amelia tersenyum memeluk Abed. Abed mengeratkan pelukan mengusap rambut Amelia.


Amelia: (melepas pelukan) aku bangga padamu kak, selamat tidur. Love you..


Abed: thanks, love you too.. (tersenyum)


Amelia merangkul lengan Brian dan pergi meninggalkan Abed.


Brian: selamat malam Abed, selamat tidur. Mimpi indah..


Abed menggelengkan kepala menatap Brian dan Amelia. Abed melanjutkan langkahnya berjalan menuju kamarnya.


Sesampainya di kamar Abed membersihkan wajah dan berganti pakaian. Abed naik keatas ranjang dan masuk dalam selimut, Abed menatap meja. Diatas meja ada bingkai foto Nikita. Abed mengambil bingaki foto dan mengusap wajah Nikita dalam foto.


Abed: aku merindukanmu sayang. Sangat rindu, aku akan datang mihatmu besok. Sampai bertemu cintaku (mencium foto Nikita) aku mencintaimu, selamanya.


Abed mendekap erat foto Nikita dan berbaring. Abed memejamkan mata perlahan dan terlelap tidur.


 


(Dalam Mimpi)

__ADS_1


Abed terbangub dari tidurnya, Abed meraskaan sesutu melingkar di perutnya. Abed membuka selimut dan melihat ada tangan memeluknya. Abed terkejut dan berbalik. Abed melihat Nikita tersenyum cantik menatapnya. Nikita mencium kilas bibir Abed, dan memeluk abed.


Nikita: aku juga merindukanmu Abed. Selalu rindu, rindu pada Andrew juga.


Abed: sayang.. (memeluk erat)


Abed menciumi kepala Nikita, senyumnya mengembang air mata jatuh membasahi pipinya. Nikita melepas pelukan melihat Abed menangis Nikita merasa sedih. Nikita menyeka air mata Abed.


Nikita: jangan menangis sayang. Aku selalu akan selalu ads bersamamu. Aku selalu ada di dalam hatimu (menyentuh dada Abed)


Abed: aku sangat merindukanmu sayang. Sangat rindu.. (menangis)


Nikita memeluk Abed, membelai lembut rambut Abed. Nikita melepas pelukan menciumi wajah Abed, kembali memeluk Abed.


Nikita: hiduplah bahagia sayang, kebahagiaanmu sudah datang menghampirimu


Abed: (melepas pelukan) apa maksudmu?


Nikita: (tersenyum) tidak.. aku hanya mengatakan jika kamu tidak perlu bersedih lagi. Dan aku ingin kamu hidup bahagia, jaga Andrew baik baik sayang. Aku mencintaimu, selalu mencintaimu. Sangat mencintaimu (membelai wajah Abed)


Abed: (mencium kening Nikita) temani aku malam ini sayang, aku merindukanmu..


Nikita mengangguk, memeluk erat Abed. Abed memeluk Nikita, perlahan menutup matanya dan terlelap tidur. Nikita tersenyum dalam pelukan Abed.


(Dalam hati Nikita)


Aku bahagia sayang, Tuhan mengirimkan penggantiku untukmu. Hiduplah bahagia.. aku mencintaimu, mencintai Andrew. Percayalah bahwa aku akan selalu ada di dalam hatimu dan juga Andrew. Selamat malam suamiku, selamat tidur. Mimpi indah..........


Hallo semua..


Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..


Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..


Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..


Beri tip juga boleh..


😉😘


Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,


•Pelukan Hangat Paman Tampan (End)


•Pangeran Es Jatuh Cinta


(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)


Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..


Terimakasih..


Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..


Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..


ig: dea_anggie


Line id: dea_anggie


Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia


❤❤❤❤❤


Bye bye..


Salam hangat,


"Dea Anggie"

__ADS_1


 


__ADS_2