
Kantor polisi..
Seorang pria muda sedang duduk menunggu di ruang tunggu. Ponselnya berdering, ada panggilan masuk.
(Panggilan terhubung)
"Hallo tuan.. (mengerutkan dahi)"
"Ingat perintah tuan besar. Jika Jeff bertanya katakan saja, tuan besar sudah angkat tangan dan tidak ingin ikut campur."
"Baik tuan, akan segera saya sampaikan"
"Cepatlah pergi dari sana, kita tidak akan ikut campur dalam masalah Jeff lagi. Kamu mengerti?"
"Baik tuan, saya mengerti."
(Memutus panggilan)
Seseorang itu bersandar dan mengehela nafas panjang. Memikirkan cara mengatakan perintah Felix pada Jeff.
"Astaga, tuan Collyn sungguh kejam. Buakn kah Jeff seperti ini juga karenanya? Dia yang memerintah, dia juga yang mengabaikan. Sungguh malang nasib Jeff."
Jeff masuk ke dalam ruangan, petugas jaga keluar dan menutup pintu ruangan. Jeff tersenyum melihat kedatangan seseorang di hadapannya. Jeff mengira jika Felix akan bersedia membantunya keluar dari kantor polisi.
Jeff: (duduk di kursi) hallo pengacara Zack.
Zack: hai Jeff. Bagaimana kabarmu?
Jeff: seperti yang kamu lihat, aku tidak sedang dalam kondisi yang baik. Aku ditahan dan tidak diperlakukan dengan baik. Tidak mendapat perlindungan.
Zack: maaf Jeff.. aku tak bisa membantumu. Tuan besar memintaku untuk tidak membantumu.
Jeff: apa? Apa itu artinya Tuan Collyn akan mengabaikan ku dan tidak akan menjaminku? (Terkejut)
Zack: ya, tuan Colly sudah angkat tangan denganmu. Aku harap kamu bisa berusaha mengahadapi masalahmu. Aku permisi Jeff, selamat tinggal.. (berdiri, berjalan melewati Jeff)
Jeff: pengacara Zack tolong bantu aku, jika tidak aku akan bongkar semua kejahatan Tuan Collyn kepada polisi.
Zack: (berhenti) bongkar saja, tuan Collyn sudah menyiapkan kejutan spesial untukmu.
Zack kembali berjalan, membuka pintu dan keluar. Jeff kesal dan marah, memukuli meja di hadapannya berulang ulang. Hatinya kecewa dengan sikap Frlix yang keji dan tidak berperasaan.
♡♡♡♡♡
Felix sudah sampai di rumah sakit, Felix memakai topi dan kacamata agar tidak dikenali. Felix keluar dari dalam mobil dan berjalan masuk kedalam gedung rumah sakit.
Sebelumnya Felix sudah mendapatkan informasi detail mengenai kamar Max. Felix ingin menemui Max, Felix ingin membahas sesuatu dengan Max.
Felix berjalan mencari kamar Max. Tidak lama kemudian.. Felix berdiri di sebuah kamar yang di yakini adalah kamar dari Max. Felix membuka pintu dan masuk. Lalu menutup pintu kembali.
Felix berjalan mendekati Max yang sedang duduk bersandar membaca buku. Max tidak sadar jika Felix datang, Felix menarik kursi dan duduk di samping Max. Felix menghembuskan nafas panjang..
Felix: bagaimana kabarmu, asistenku?
Max menutup buku dan menatap ke arah suara, mata Max melebar. Melihat Felix duduk di sampingnya dengan tersenyum tipis ke arahnya.
__ADS_1
Max: kaa..mu.. (suara gemetar)
Felix: ada apa? (Suara lembut) apa kamu ketakutan?
Max: sedang apa disini? Bagaimana kamu tahu aku disini?
Felix: kamu melupakan tuanmu ini Max. Aku adalah tuan Collyn, apapun bisa aku dapatkan.. ha..ha..ha.. (tertawa kecil)
Max: aku sudah berhenti melakukan kejahtan, aku tak ingin menjadi orangmu.
Felix: wowww.. kata kata yang sangat menyentuh. Kamu lupa, di dunia ini semua orang baik akan menjadi orang yang sia sia, mereka lemah, mudah di jebak dan ditindas! Sedangkan orang orang seperti kita punya banyak keuntungan. Kita kuat, punya segalanya termasuk kekuasaan. Kembalilah, aku akan melupakan kesalahanmu..
Max: maaf.. aku tidak bisa.
Felix: tak perlu terburu buru. Kita masih punya banyak waktu. Pikirkan dengan baik tawaranku ini, ingatlah kita sudah banyak melewati kesenangan bersama.
Max: maku tidak tertarik..
Felix: aku memberimu waktu 1 minggu untuk berfikir. KEMBALI atau MATI.. (tertawa jahat) aku pergi dulu Max.
Felix pergi meninggalkan ruangan. Max terdiam, kata kata Felix masih terngiang ditelinganya. "KEMBALI atau MATI" membuat tubuh Max bergetar.
♡♡♡♡♡
Brian menerima pesan dari Max. Max meminta Brian datang ke rumah sakit jika ada waktu luang. Brian membalas pesan Max dan mengiyakan permintaan Max. Brian memasukan ponselnya dalam saku celana dan kembali berbincang dengan David dan Angela.
David: ada madalah Brian?
Brian: tidak ada, Max ingin bertemu. Ada sesuatu hal yang ingin dia sampaikan.
Brian: aku mengerti, bagaimana ke adaan kalian? Apa kalian baik baik saja?
David: kami baik baik saja, hany Angela yang kurang sehat. Semenjak hamil menjadi pemilih soal makanan.
Amelia: bersabarlah David, begitulah wanita jika sedang hamil, terkadang merasa mual djika melihat sesuatu atau mencium sesuatu.
Angela: apa kehamilanmu ke dua ini sama denganku Amelia?
Amelia: aku rasa, dan itu di mulai hari ini (tersenyum) hari ini saja aku sudah berkali kali memuntahkan makan yang aku makan, dan selalu mual.
Brian berdiri dan mengajak David berkeliling rumahnnya. Angela dan Amelia pergi ke kamar bermain dengan Lovely dan Andrew.
Brian: bagaimana dengan bisnismu David?
David: untuk saat ini semua lancar Brian. Bagaimana dengan Bisnismu? Di sini dan Indonesia?
Brian: semuanya baik, sekarang aku juga harus sibuk mengurus perusahaan Abed, meski untuk saat ini sudah ada pengganti sementara, tapi untuk beberapa hal penting aku masih harus turun tangan.
David: bagaimana dengan Abed? Apakah dia baik baik saja?
Brian: dia juga baik, kami semua mendukungnya dan memberi semangat. Penyesalan selalu datang di akhir, dan menyesal pun tidak berguna lagi sekarang. Karena waktu, tidak bisa di putar kembali. Karenanya kita harus gunakan waktu kita dengan baik. Dan melakukan hal hal yang tidak akan membuat kita menyesal di kemudian hari.
David: kamu benar Brian, oleh karena itu. Kita harus berfikir jernih sebelum melakukan sesuatu, tidak boleh gegabah dan tergesa gesa. Menjadi temanmu aku banyak belajar Brian. Thanks.. kamu selalu mau membantuku, dan berbagi cerita denganku.
Brian: sama sama David. Jangan hanya mendengar, tapi kamu juga harus malakukannya juga. Berbagilah kepada sesama, sayangi sesama, membantu sesama, meski bukan dengan uang dan materi, kita bisa bantu dengan tenaga dan pikiran kita. Selalu ingat, apa yang kita tabur saat ini pasti akan kita tuai di kemudian hari. Jangan pernah bosan dan lelah berbuat baik. Sebab, semua pasti akan kembali kepada kita, anak istri kita.
__ADS_1
David: benar sekali, sangat jarang ada seseorang sepertimu. Memberi dengan percuma, menolong tanpa imbalan. Membalas hal buruk dengan kebaikan dan kasih. Selalu sabar dan rendah hati. Kamu terbaik Brian.
Brian: sudah jangan banyak memuji. Sangat sulit buatku melakukan semuanya, aku selalu menguatkan hatiku. Kadang kala, disaat kita baik kepada orang lain, justru orang tersebut memanfaatkan kita, mengolok kita. Ada pula yang mencibir dan mengatakan jika itu hanya sebuah kedok. Padahal kita tulus membantu dengan sepenuh hati. Ahhh... (mengehela nafas) pikiran dan pendapat orang beragam. Yang terpenting kita iklas melakukan apa yang kita lakuakan itu saja.
David: pelajaran baru di setiap pertemuan kita. (Tersenyum) Mungkin aku dulu jauh dari kata baik, tapi sekarang aku merasa aku banyak perubahan Brian. Angela juga memujiku.
Brian: baguslah, terus pertahankan. Berbuat baik bukan untuk dipandang orang lain, berbuat baik untuk kebaikan kita sendiri di masa depan. Terus semangat David, jangan menyerah. (Tersenyum) ayo kita kembali, aku akan masak makan malam untuk mu dan Angela.
David: boleh aku belajar memasak? Aku ingin memasak untuk Angela di rumah.
Brian: dengan senang hati.. ayo..
Brian dan David kembali masuk kedalam rumah. Brian mengajak David memasak hidangan makan malam untuk Amelia, Angela dan Amanda. Brian mengajari beberapa trik sederhana untuk David, dengan sabar Brian mengajari David. Amelia tersenyum di kejauhan, Amelia berdiri di depan pintu kamarnya. Melihat Brian yang sibuk mengajari David memasak.
Hallo semua..
Terimkasih sudah mau berkunjung dan mmebaca novel saya..
Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..
Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..
Beri tip juga boleh..
😉😘
Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,
•Pelukan Hangat Paman Tampan (End)
•Pangeran Es Jatuh Cinta
(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)
Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..
Terimakasih..
Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..
Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..
ig: dea_anggie
Line id: dea_anggie
Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia
❤❤❤❤❤
Bye bye..
Salam hangat,
"Dea Anggie"
__ADS_1