
Felix, Mely dan Flip tiba di rumah Brian. Mely tersenyum bahagia, tidak sabar bertemu keluarganya. Felix, Mely, dan Flip masuk kedalam rumah.
Mereka disambut oleh tuan rumah Brian dan Amelia. Brian dan Mely saling berpelukan melepas rindu. Begitu juga Brian memeluk Felix.
Mely: kak Amel (memeluk Amelia) aku merindukanmu kak..
Amelia: Mely, semakin cantik saja.
Mely: (melepas pelukan) tentu saja, aku punya cinta lain, lihatlah cintaku yang tampan itu. (Menatap Flip)
Amelia: Flip? Wow.. (menatap Flip penuh rasa kagum)
Felix: hei hei.. akulah papanya, ketampanannya berasal dariku.
Amelia: Felix, awas.. aku ingin melihat keponakanku yang tampan di belakangmu.
Amelia mendorong pelan Felix agar bisa melihat jelas Flip. Amelia menghampiri Flip dan menyapa.
Amelia: hai Flip, senang bertemu denganmu.
Flip: Hi.. (menjawab singkat)
Amelia tersenyum tipis, mengusap bahu Flip lembut. Amelia berbalik dan mendekati Felix. Menatap tajam ke arah Felix.
Amelia: hei pak tua Felix, bagaimana kabarmu?
Felix: hoho nyonya Candra yang berkuasa. Jangan memanggilku pak tua Felix. Ada banyak orang disini, harga diriku akan jatuh.
Mely: harga diri apa, sudah tua masih ingin bertingkah? (Melirik ke arah Felix)
Felix: baiklah baiklah, panggil aku sesuka kalian. Aku akan dia dan tersenyum. (Tersenyum lebar)
Amelia: haha.. (tertawa keras) sampai sekarang pun masih takut dengan Mely? astaga Felix.
Felix: aku tidak takut, hanya saja aku melemah saat istrimu menatapku. Seakan akan tatapannya langsung mengikatku.
Brian: (berbisik) kita sama, aku juga begitu. Suami takut pada istri.
Felix: hei, benarkah? Haha.. (tertawa kecil)
Amelia: ya sudahlah, ayo kita masuk. Ada kakak dan kakak iparmu di dalam. (Menatap Mely)
Mely: iya kak.
Brian, Felix, Amelia dan Mely berjalan masuk. Flip masih berdiri di tempatnya. Hanya diam dan melihat sekeliling. Flip merasakan sesuatu yang aneh, Flip berjalan masuk perlahan mengikuti paman, bibi dan kedua orangtuanya. Mata Flip terus menyusuri semua sudut.
Langkah Flip terhenti, Flip melihat ada bayangan seorang wanita di belakang seorang pemuda (Andrew). Flip megerutkan dahinya, terus menatap ke arahnya. Andrew merasakan sesuatu, merasakan jika ada mata yang mengintai. Andrew menatap ke arah Flip. Pandangan mata saling bertemu, siapa sangka mereka bisa berkomunikasi melalui suara hati.
(Percakapan Andrew dan Flip dengan suara hati)
Andrew: siapa?
__ADS_1
Flip: kamu yang siapa?
Andrew: kamu bisa mendengarnya?
Flip: kamu juga dengar?
Andrew: siapa kamu?
Flip: siapa bayangan wanita di belakangmu?
Andrew melihat kebelakang dan terkejut, Andrew melihat sosok yang asing. Andrew menatap Flip dan menggeleng. Flip menatap sosok di belakang Andrew, Flip berjalan mendekat. Baru beberapa langkah bayangan itu tiba tiba menghilang. Flip menghentikan langkahnya. Amelia yang melihat, menegur dan mendekati Flip.
Amelia: Flip, ada apa?
Flip: tidak ada bi. Maaf.. dimana kamar kecil?
Amelia: disana (menunjukkan arah)
Flip: permisi.
Flip pergi menuju kamar kecil. Amelia merasa ada sesuatu yang aneh. Lovely berjalan mendekati Amelia dan bertanya.
Lovely: ada apa ma?
Amelia: entahlah, mama juga tidak mengerti.
Lovely: oh, aku kira ada apa.
Amelia: hmm.. duduklah dengan manis sayang, mama akan sajikan puding mangga susu untukmu.
Amelia meraba wajah Lovely kemudian pergi menuju dapur. Andrew mendekati Lovely dan bertanya mengenai Flip. Lovely mengangguk dan berjalan menuju teras belakang. Andrew mengikuti Lovely, penasaran dengan Flip.
Lovely: (duduk di kursi) siapa yang kamu bicarakan? Flip?
Andrew: namanya Flip?
Lovely: ya namanya Flip, dia pendiam. Tidak banyak bicara, hanya menjawab dengan 3 kata. Iya, tidak dan oke.
Andrew: oh begitu. Aku merasa dia aneh.
Lovely: hmm, dia memang aneh. Saat kecil selalu menangis saat diajak jalan dan selalu mengatakan hal hal aneh.
Andrew: hal aneh? Dia melihat arwah?
Lovely: apa? Arwah? Maksudmu hantu?
Andrew: ya seperti itulah kira kira.
Lovely: mulai lagi membicarakan hal bal yang tidak aku sukai. Jangan menakutiku Andrew, kamu taukan aku tidak suka hal hal magic.
Andrew: dengarkan aku Love. (Duduk disamping Lovely) aku rasa Flip mempunyai kemapuan sama sepertiku. Dia bisa melihat apa yang tidak bisa dilihat oleh mata orang orang biasa. Selama ini aku hanya menjumpai seoranh yang sama denganku, yaitu papaku. Sekarang aku menjumpai seorang lagi. Bahkan kita bisa berkomunikasi melalui suara hati.
__ADS_1
Lovely: apa? Apa kamu demam? Andrew sekarang adalah jaman modern. Bukan jamannya lagi bermain sihir.
Andrew: Love, ini bukan sihir. Ini bukan imajinasi atau semacnya. Ini nyata!
Lovely: entahlah mau apapun itu, aku tidak mau berfikir lagi mengenai itu. Jangan melibatkanku, aku usah cukup dengan kejadian tadi.
Andrew: oke, maaf terlalu memaksamu mengerti.
Lovely: Andrew, aku mengerti keadaanmu. Kamu adalah orang spesial. Katakan padaku, apa yang aneh? Jika kalian sama sama memiliki kelebihan yang sama kenapa kamu merasa panik?
Andrew: bayangan yang ada dibelakangku tadi menghilang, saat Flip mencoba mendekati. Bayangan itu seperti ketakutan.
Lovely: hahaha.. (tertawa kecil) maksudmu Flip pengusir setan? Semacam peramal atau pemburu hantu?
Andrew: entahlah, tatapan matanya dingin dan tajam.
Lovely: lupakan saja, mungkin hanya perasaanmu Andrew. Kamu terlalu lelah. Bagaimana lukamu? Biar aku lihat.
Lovely menarik tangan Andrew yang terluka dan melihat perbannya dengan teliti.
Lovely: kamu sudah ganti perbanmu?
Andrew: ya, aku ganti saat aku selesai mandi tadi. Aku membalut lukaku sendiri, ada apa?
Lovely: tidak ada, aku hanya khawatir.
Lovely melihat Flip berjalan melewatinya, Lovely menyapa Flip.
Lovely: hai Flip, kemarilah.
Flip menghentikan langkah menatap kearah Lovely, Flip melangkah perlahan mendekati Lovely. Lovely berdiri dan mengenalkan Andrew.
Lovely: Flip, kenalkan ini anak dari pamanku Abed. Namanya Andrew, (menatap Andrew) dia adalah Flip, anak bibiku Mely.
Andrew: hai, Andrew Williams.
Flip: Flip Collyn.
Andrew dan Flip saling berjabatan tangan. Saat tangan Andrew bersentuhan dengan tangan Flip, Andrew merasa sedang memegang balok es. Flip merasa panasnya tangan Andrew seperti api. Pandangan mata bertemu, Andrew dan Flip saling menatap tajam.
_____@@@@@_____
Hai hai..
Jangan lupa like, komen dan vote ya..
Sampai jumpa di episode selanjutnya..
Thankyou all..
Bye bye..
__ADS_1
Salam kasih,,
-Dea Anggie-