Lelaki Bayaran Amelia

Lelaki Bayaran Amelia
Lelaki Bayaran Amelia 38


__ADS_3

1 Minggu Kemudian..


Hari pernikahan David dan Angela berlangsung. David mengundang semua rekan bisnisnya, kecuali Felix.


Semua tamu mengucapkan selamat kepada David dan Angela. Termasuk Brian dan Amelia.


Brian: selamat Senior, aku doakan yang terbaik. Selalu bahagia dan saling mendukung ya..


David: thanks Brian..


Brian dan David berpelukan, Brian juga mengucapkan selamat pada Angela.


Brian: selamat nona manis. Akhirnya aku bisa melihat kedua seniorku menikah. Selalu bahagia..


Angela: terimakasih Brian, aku doakan semoga kamu dan Amelia juga selalu bahagia.


Brian, Amelia: terimakasih.. (kompak)


Angela: wow.. kompak sekali.


Amelia: (tersenyum) selamat ya Angela, kamu sangat cantik.


Angela: terimakasih Amelia. Kamu juga sangat cantik.


Amelia: gaun resepsimu unik. Aku suka penampilanmu yang anggun.


Angela: haha.. ini rancanganku sendiri, begitu juga stelan jas yang dikenakan oleh David.


Amelia: (melihat David) wow.. pas sekali. Kalian memang berjodoh. (Mendekati David) selamat ya..


David: thanks Amelia.. semua karenamu dan Brian.


Amelia: tidak juga, kamu juga berjuang kan? Selamat ya, aku senang sampai ingin menangis.


Angela: sayang, kemarilah..


Amelia mendekati Angela, Angela memeluk erat Amelia. Brian memberikan sebuat dokumen pada David.


David: apa ini?


Brian: hadiahku untukmu. Bukalah, dan baca. Semoga kamu suka senior.


David membuka dokumen dan memnbaca baik baik isi domumen. Matanya melebar, David menatap Brian. Brian tersenyum lebar.


Brian: selamat ya..


David: Brian, kenapa kamu kembalikan. Bukanlah Axis sudah membeli semua saham Harisson?


Amelia: kami melakukan itu untuk memberimu pejaran David. Sekarang kamu sudah berubah. Kami juva harus kembalikan hakmu. Yang kami minta hanya satu hal.


Brian, Amelia: hiduplah bahagia.


Angela: Brian, Amelia. Aku bangga pada kalian. Kalian oramg yang baik dan pengertian. Kalian melawan musuh dengan cara mengasihi. Aku harap David bisa belajar dari kalian. Benar begitu sayang? (Menatap David)


David: tentu saja. Aku akan belajar banyak hal dari Brian.


Mereka tertawa bersama. Momen bahagia tercipta. Brian dan Amelia turut berbahagia atas pernikahan David dan Angela. Brian dan Amelia pun meninggalkan David dan Angela yang masih sibuk menerima ucapan selamat.


Semua tamu menikmati pesta dengan gembira. Angela dan David bermain piano bersama. Semua tamu di buat terkesima oleh penampilan David dan Angela. David dan Angela terlihat sangat serasi.



ilustrasi: Angela Biers & David Harisson


Amelia bertemu dengan Tuan dan nyonya Biers (orangtua Angela dan Daniel) Amelia menyapa dengan sopan, dan mengenalkan Brian.


Amelia: hallo paman dan bibi (tersenyum)


"Hallo.. (menatap amelia dengan seksama) kamu Amelia?"


Amelia: iya bibi, Amelia.

__ADS_1


"Hallo sayang, apa kabar. Kamu semakin cantik"


"Lama tidak berjumpa anakku"


Amelia: kabar baik bibi. Iya paman lama tidak bertemu. Paman dan bibi selamat ya, Akhirnya Angela menikah.


"Ya, Angela cerita banyak tentangmu"


Amelia: ini suami Amelia, namanya Brian.


"Hallo.."


"Hallo"


Brian: hallo paman bibi, saya Brian.


"Selamat sayang, akhirnya kamu bisa bahagia lagi"


Amelia: iya bibi.. terimakasih.


"Baiklah, paman dan bibi mau bentemu orang tua David dulu. Kalian silahkan menikmati acaranya"


Brian: iya, terimakasih (tersenyum)


Tuan dan nyonya Biers pun pergi meninggalkan Amelia dan brian. Amelia menatap jauh kearah tuan dan nyonya Biers. Brian merangkul pinggang Amelia erat, Amelia terkejut.


Amelia: sayang, jaga sikapmu. Ini tempat umum.


Brian: maaf, tanganku tidak terkendali. Sepertinya bibirku juga, ingin menciummu.


Amelia: (mencubit pelan perut Brian) awas saja jika berani macam macam.


Brian: (memegang perut) och.. sayang, kamu mencubit bekas lukaku, ini sakit. (Pura pura)


Amelia panik, membawa Brian ke tempat sepi. Amelia ingin memeriksa perut Brian, Amelia hendak membuka kancing kemeja Brian namun Brian menahan tangan Amelia. Brian mendorong Amelia ke dinding dan mencium bibir Amelia. Amelia terkejut, Brian benar benar nekat menciumnya.


Setelah puas mencium Amelia, Brian melepas ciumannya dan tersenyum tampan. Amelia membalas senyuman Brian. Brian mencium kilas kening Amelia dengan lembut.


Amelia: apa? Lanjutkan apa? Aku tidak mau. Sampai dirumah nanti aku akan tidur.


Brian: oke, tidurlah! Biar aku mencari wanita lain dan bercinta dengannya.


Amelia: Brian.....! (marah) lakukan saja jika berani. Aku akan mengikatmu dikamar.


Brian: haha.. (tertawa) astaga sayang. Tidak perlu berubah menjadi monster. Aku hanya menggodamu. Tidak akan ada wanita lain. Selamanya hanya kamu, dan kamu.. Ameliaku seorang.


Amelia: (tersenyum) aku juga menggodamu sayang. Aku percaya padamu. Dan akan selalu percaya padamu suamiku.


Brian: oh... so sweet, biarkan aku memelukmu istriku. (Merentangkan kedua tangan)


Amelia memeluk Brian, Brian membalas pelukan Amelia. Brian memeluk Amelia dengan erat.


Amelia: i love you Brian..


Brian: i love you too Amelia..


♡♡♡♡♡


Brian dan Amelia berpamitan pada David dan Angela. Angela meminta Brian dan Amelia berfoto terlebih dulu. Amelia dan Brian mengambil posisi mereka masing masing. Angela mengambil gambar.



ilustrasi: Amelia Putri & Brian Antonius Candra


Angela: wow.. kalian sangat cocok. Aku akan kirim hasil fotonya nanti.


Amelia: thankyou.


Brian: kami pulang, sekali lagi selamat ya. Semoga cepat mempunyai baby.


David: kalian juga, sudah saatnya memberi Lovely adik.

__ADS_1


Brian: kami masih dalam proses (tersenyum)


Amelia: (memukul lengan Brian) sayang, jangan bicara yang tidak tidak.


Brian: oke oke.


Angela: semoga berhasil dalam prosesnya.


Brian: kalian juga. Bye..


Amelia: bye Angela.. Bye David..


David, Angela: Bye..


Amelia merangkul lengan Brian, mereka berjalan meninggalkan pesta David dan Angela. Saat hendak masuk kedalam mobil. Brian melihat Felix Collyn di kejauhan, berdiri di samping mobilnya. Menatap pesta David dan Angela. Brian terus mengawasi, tidak beberapa lama Felix Collyn masuk kedalam mobil dan melesat pergi. Brian menghela nafas panjang. Membuka pintu mobil dan masuk, menutup kembali pintu mobil.


Amelia: kenapa lama sekali diluar?


Brian: aku melihat Felix Collyn.


Amelia: (terkejut) benarkah? Dimana? (Melihat kearah luar)


Brian: sudah pergi, aku harap dia tidak mengacau.


Amelia: semoga saja, kenapa aku jadi cemas.


Brian: lupakan soal Felix, ayo kita pikirkan misi kita.


Amelia: apa? Misi apa?


Brian: ayolah, jangan pura pura lupa.


Amelia: tidak, aku akan tidur sampai dirumah.


Brian: jangan salahkan aku jika melakukannya diam diam


Amelia: dasar mesum! Cepat jalan.


Brian: mesum kepada istri sendiri tidak masalah kan? (Menatap Amelia dan tersenyum)


Amelia menutupi wajahnya karena malu. Brian tertawa kecil. Mobil melaju perlahan meninggalkan pesta, membawa Brian dan Amelia kembali pulang ke rumah.


Hallo semua..


Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya.


Mohon dukung karya saya dengan cara memberi like, ☆ dan isi kolom komentar untuk memberi kritik dan saran atau pendapat para pembaca.


Memberi tip juga boleh.


Yuk kunjungi juga novel saya yang lain.


Dengan judul,


•Pelukan Hangat Paman Tampan (End)


•Pangeran Es Jatuh Cinta


(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)


Dan yang terbaru berjudul,


•Luiza dan Nathan


Mohon dukunganya dengan cara memberi like,☆ dan isi kolom komentar.


Terimakasih😉😘


Bye bye..


Salam hangat,

__ADS_1


"Dea Anggie"


__ADS_2