Lelaki Bayaran Amelia

Lelaki Bayaran Amelia
S2 - EPISODE 118


__ADS_3

Felix Collyn, Mely dan putranya Flip baru saja tiba di bandara. Felix marangkul istrinya Mely, mereka berjalan beriringan di susul oleh Flip.


Felix: akhirnya setelah sekian lama, kita datang kembali ke Amerika.


Mely: kamu sudah menyuruh orang untuk membersihkan rumah tuan Collyn?


Felix: tentu saja sudah nyonya Collyn. Jika tidak mana berani aku membawamu datang.


Melly: ahhh.. kamu tetap jadi suami terfavorit sayang. (Menoleh ke belakang) sayang, ayolah jangan murung. Disini pasti menyenangkan.


Flip tersenyum tipis kepada Mely, memasang earphonenya ditelinga dan mengenakan topi jaketnya. Mely menggelengkan kepala menatap Felix.


Mely: kenapa putraku harus memiliki sifatmu tuan Collyn. (Kesal)


Felix: hei, biarakan saja. Dia masih muda sayang. Bukankah aku juga seperti itu dulu sebelum bertemu denganmu.


Mely: kamu benar, kamu sangat dingin dan kejam. Bertemu denganku pun saat itu kamu menyebalkan.


Felix: haha.. (tertawa kecil) menyebalkan tapi kamu suka kan? Hmm.. mendapatkan mu sangat sulit saat itu. Kamu menggodaku dengan senyumanmu yang manis, kamu penipu ulung sayang.


Mely: kenangan indah kita di negara ini sayang. Rasanya aku kembali ke masa itu.


Felix: ayo kita jalan jalan ke tempat kita berkencan dahulu.


Mely: baiklah, tapi kita harus ke rumah kak Brian terlebih dulu. Bertemu kak Brian dan kak Amelia, Lovely dan juga Alex. Tentu saja bertemu kakakku Lely.


Felix: tentu saja, aku juga merindukan temanku Brian dan juga Boby.


Mely: (tersenyum) tidak terasa waktu berlalu begitu cepat. (Melihat sekeliling) aku sangat merindukan tempat ini, tempat pertama kalinya aku mengembangkan boutique ku.


Felix: i love you.. (mencium kilas pipi Mely)


Mely: sayang jangan seperti itu. Anak kita melihat di belakang.


Felix: astaga, aku lupa. Haha.. (tertawa lepas)


Flip menghela nafas berjalan melewati Felix dan mely.


Flip: papa dan mama, lihat tempat jika ingin bermesraan. Ini bandara papa, mama. Astaga.. kenapa aku bisa menjadi putra kalian, pasangan aneh.


Flip melihat supir pribadi keluarganya sudah menunggu di depan pintu mobil. Flip langsung masuk kedalam mobil. Flip duduk di bangku depan, disamping supir.


Mely dan Felix saling menatap lalu tersenyum. Berjalan dan menyusul Flip masuk kedalam mobil. Di dalam mobil Flip menyandarkan kepalanya, menutup matanya menikmati lagu favoritnya. Felix dan Mely sibuk berbincang.


Mobil melaju dengan kecepatan sedang. Mely menikmati keindahan pusat kota. Senyum cantiknya mengembang, Mely bahagia melihat beberapa tempat kenangan masa lalunya.


Mely kembali mengingat masa lalunya. Masa masa indahnya saat pertama kali bertemu dengan suaminya Felix Collyn. Lamunannya pecah saat Felix merangkulnya dan berbisik kata manis di telinga Mely.


Felix: aku mencintaimu sayang.. (berbisik lembut)


Mely tersenyum menatap Felix. Felix tersenyum tampan.


Mely: jangan seperti itu. Nanti ada yang melihat.


Felix: siapa anakmu yang tampan itu?


Mely: haha.. (tertawa) bukankah dia juga anakmu? Hmmm.. dia tampan sepertimu sayang.

__ADS_1


Felix: ya, bahkan jauh lebih tampan dariku. Aku yakin pasti akan banyak wanita cantik yang tergoda.


Felix dan Mely membahas mengenai Lely dan Boby. Mereka akan bertemu di rumah Brian.


♡♡♡♡♡


Di rumah Brian..


Lely dan Boby sudah datang. Lely dan Boby memiliki dua orang putra bernama Anthony dan Jeffry. Brian dan Amelia menyambut kedatangan Lely, Boby, Anthony dan Jeffry.


Brian: hai, selamat datang.


Lely: hai kak, bagaimana kabarmu?


Brian: aku sehat, hallo bob.. (menatap Bob)


Boby: hai, kakak iparku.. (tersenyum)


Amelia dan Lely berpelukan. Saling menanyakan kabar. Amelia menyapa kedua keponakannya.


Amelia: hallo Anthony dan Jeffry..


Anthony: hai bibi.. hai paman..


Jeffry: hai bi.. hai paman Brian..


Brian: halo.. wah wah, keponakanku tidak melupaka pamannya.


Lely: mana boleh lupa. Jangan bicara asal kak. Oh ya, dimana Lovely dan Alex?


Alex: (muncul dari dalam dan menyapa) ada apa pa? Hai bibi Lely dan paman Boby, hai Anthony dan Jeffry. Selamat datang. (Tersenyum)


Boby: tunggu tunggu, sejak kapan kamu seramah ini Lex? Sudah seperti mamamu saja.


Amelia: hoho.. 90% Alex mirip sepertiku. Jadi jangan ditanyakan kenapa dan bagaimana bisa terjadi.


Lely: haha.. (tertawa) jangan katakan jika Lovely juga sama seperti kak Brian.


Brian: hmmm jangan diragukan, putriku 100% sepertiku.


Boby: wanita romantis dan penuh kasih.


Brian: benar, jika putriku memperlihatkan pesonanya sudah di pastikan di depan rumahku akan di penuhi oleh pria pria yang ingin melamarnya.


Boby: wow.. itu mengesankan. Lovely cantik, tidak heran jika banyak lelaki yang mengejar.


Lovely dan Andrew sampai di ruang tamu. Brian melihat putrinya terluka, dengan langkah cepat menghampiri.


Brian: Love, ada apa dengan kakimu? Apa yang terjadi?


Andrew: paman maaf, aku yang membuatnya terluka.


Lovely: aku tidak melihat jalan pa, saat berjalan tersandung. Andrew justru membantuku.


Amelia: kamu oke sayang? Kita perlu ke dokter?


Lovely: tidak perlu ma, aku sudah oles krim dan rasa sakitnya sudah reda.

__ADS_1


Brian: perlu ke dokter, papa tidak ingin anak gadis papa terluka. Dan ya, terimakasih Andrew. Sudah mau menjaga Lovely. Masuklah, ada bibi Lely dan juga paman Boby.


Andrew: iya paman.. (berjalan mendrkati dan menyapa Lely juga Boby) hallo bibi, paman, apa kabar?


Lely: Andrew?


Andrew: ya, Andrew.


Lely: tampan sekali. Kamu sudah dewasa sekarang Andrew. Bagaimana kabar papa dan mamamu?


Andrew: baik bi, mereka sedang ke luar kota.


Boby: urusan pekerjan?


Andrew: entah, papa hanya mengatakan ingin mengunjungi temannya.


Boby: oh begitu.


Andrew: hai, kalian.. (menatap Anthony dan Jeffry)


Anthony: hi Andrew, aku Anthony. (Berjabatan tangan)


Jeffry: hai Andeew, aku Jeffry. Senang bertemu denganmu. (Berjabatan tangan)


Andrew: aku juga, senang bertemu kalian.


Lovely: hallo paman dan bibiku, hallo sepupuku An dan Jeff. (Tersenyum)


Lely: hallo cantik, (mendekati Lovely dan memeluk kilas Lovely)


Lovely: bibi, aku rindu.


Lely: bibi juga rindu sayang. Bagaimana kabarmu? Kesehatanmu?


Lovely: aku baik baik saja bibi. Jik sakit pasti papa orang pertama yang akan panik dan cemas.


Brian: itu karena papa khawatir. Papa tidak ingin putri kesayangan papa sakit atau terluka.


Lovely: iya papaku tersayang, anakmu ini pasti akan selalu baik baik saja. Oke..


Brian terdiam, Amelia dan Lely saling menatap dan tersenyum. Andrew juga tersenyum. Brian sangat menyayangi Lovely dan Brian tidak akan ragu untuk menunjukan rasa cinta kasihnya kepada keluarganya. Terutama putri kesayangannya Lovely.


_____@@@@@_____


Hallo semua..


Makasih sudah mau menunggu updatenya..


Jangan lupa like,, komen,, dan juga vote ya..


Sampai jumpa di next episode..


Bye bye..


Salam cinta,,


-Dea Anggie-

__ADS_1


__ADS_2