Lelaki Bayaran Amelia

Lelaki Bayaran Amelia
S2 - EPISODE 165


__ADS_3

Brian kembali ke kamarnya bersama Amelia. Di kamar Brian berdiri dan berjalan keluar teras kamarnya. Brian menatap langit yang gelap dan berbintang. Amelia mendekat memeluk Brian dari Belakang.


"Ada apa? Pasti ada hal yang kamu khawatirkan." Tanya Amelia.


"Hmm.. aku khawatir pada putri kita. Aku tadi mencoba menghubunginya, dan di jawab oleh Andrew. Entah hanya perasaanku saja atau apa yang jelas aku tidak tenang saat Andrew mengatakan mereka baik-baik saja." Brian melepas pelukan, menarik Amelia dalam pelukannya.


"Apa yang di katakan Andrew?" Amelia juga merasa cemas.


"Apalagi, hanya berkata baik dan baik. Mengatakan aku tidak perlu cemas." Brian mengusap rambut Amelia.


Amelia melepas pelukan dan menatap Brian. "Ayo kita tidur, jangan banyak berfikir sayang. Belajarlah percaya kepada anakmu, jangan mencurigainya. Anak kita juga butuh privasi yang ingin di simpannya sendiri." Amelia berusaha memberi saran, menenangkan Brian agar tidak cemas.


"Kamu banar, aku selalu saja meminta Lovely untuk selalu menceritakan apa pun. Aku lupa jika putriku sudah tumbuh menjadi gadis, dia bukan lagi putri kecilku yang merengek minta aku gendong dan aku nyanyikan. Ahhh.. aku sangat rindu saat-saat itu." Brian tersenyum menatap Amelia.


"Baiklah, baiklah.. sekarang ayo tidur, besok ada banyak pekerjaan dikantor." Amelia mengajak Brian maasuk dalam kamar. Menggandeng tangan Brian masuk kamar.


 


Alex berbaring di ranjangnya menatap langit-langit kamarnya. Alex masih penasaran apa yang membuat papanya gelisah. Alex meraba ponselnya di atas meja disamping ranjang, Alex melihat layar ponsel.


Ada pesan dari Flip.


(Isi pesan)


"Ada apa Lex, aku sedang libur kerja. Profesorku meminta aku untuk istirahat. Aku ada di kota tempat kakakmu tinggal, tetapi maaf aku belum ada waktu untuk mengunjungi kakakmu. Karena aku masih harus mengunjungi berapa panti asuhan dan membantu suster serta pastor. Jika aku sudah selesai aku akan temui kakakmu dan melihat langsung ke adaanya. Selamat beristirahat Lex, bye.."


"Flip sedang sibuk ya (menghela nafas panjang) aku akan selesaikan pekerjaanku dan pergi menemui kakak, dari pagi tidak ada kabar dari kakak. Aku khawatir terjadi sesuatu, aku takut ucapan Flip menjadi kenyataan. Jika Andrew menjadi Monster bagaimana dengan kakakku?" Batin Alex dengan perasaan cemas.


"Pejamkan mata dan tidurlah Alex, ayo kita berperang besok lebih cepat bekerja lebih cepat kamu bertemu kakakmu. Lebih cepat bertemu agar hatimu merasa lega." Guman Alex, mencari posisi tidur yang nyaman.


Alex memiringkan tubuhnya memeluk selimut dan memejamkan mata perlahan. Alex terlalap tidur, hanyut dalam mimpi.


♡♡♡♡♡


Inggris..


Andrew mencari informasi mengenai Seira Jack. Dan benar saja, Seira Jack adalah anak dari Sammy Jack kakak dari Simon Jack. Seira dan pamannya bekerja sama, Seira menjadi manager di club milik pamannya karena Simon Jack percaya sepenuhnya pada Seira. Informasi ini adalah informasi yang di berikan oleh oranya. Sampai detik ini pun Andrew belum berhasil mengungkap siapa pembunuh papanya.


Andrew meraih ponsel di mejanya dan melihat ada sebuah pesan masuk. Pesan dari Seira Jack.


(Isi pesan)


"Hai tampan, ini aku Seira Jack. Ayo kita betemu besok untuk berkencan. Aku menunggumu di restorant dekat taman kota. Jangan terlambat kita bertemu pukul 11.30 untuk makan siang"


Andrew membalas pesan Seira.


(Isi pesan)


"Tidak masalah. Sampai jumpa besok cantik, selamat tidur dan bermimpi indah."


Andrew meletakan kembali poselnya di meja di samping ranjangnya, Andrew menarik selimut menutupi lehernya. Andrew menatap jauh ke langit\-langit kamarnya yang penuh bintang gemerlap. Mata Andrew terpejam, Andrew terlelap tidur..


 


Keesokan harinya..

__ADS_1


Lovely bangun dari tidur panjangnya. Kepalanya terasa sakit dan nyeri. Lovely melihat sekeliling kamarnya. Ponsel Lovely berdering.


Lovely meraih ponsel di meja di samping ranjangnya. Lovely melihat layar ponselnya dan melihat jika Brian menghubunginya. Lovely tersenyum senang namun juga ragu Lovely tidak ingin papanya tau jika Andrew telah melakukan hal dengan tidak baik padanya. Lovely mengatur nafas dan menerima panggilan dari Brian.


"Pagi papa sayang.." suara ceria Lovely saat menerima panggilan dari Brian.


"Hai sayang, bagaimana keadaanmu?Putri kesayangan papa sedang apa? Apa kamu baik-baik saja sayang?" Brian langsung memberikan banyak pertanyaan.


Lovely terdiam, memikirkan kata-kata yang bagus untuk beralasan. Lovely tidak pernah berbohong, dan Brian pasti akan tahu dengan mudah jika kata-katanya tidak terdengar menyakinkan.


"Sayang, kamu mendengar papa? Apa kamu baik-baik saja? Jangan membuat papa cemas Love, papa sampai tidak tidur hanya karena memikirkanmu. Semalam papa menghubungimu dan diterima oleh Andrew, Andrew mengatakan kamu baik-baik saja. Papa tidak yakin jika kamu baik-baik saja, jujur papa pada papa apa yang terjadi. Apa kamu sakit?" Tanya Brian cemas.


"Papa.. tenangkan diri papa, aku baik-baik saja pa. Hanya sedikit pusing semalam, karena itu aku tidur lebih cepat. Banyak pekerjaan di kantor dan aku terlalu sibuk sehingga aku terlambat untuk makan siang. Begitulah, papa tentu tau kebiasaanku saat aku sibuk dengan suatu hal." Jawab Lovely agar papanya tidak cemas.


"Kamu memang tidak bisa jauh dari papamu ini Love, membuat papa khawatir dam cemas." Kata Brian


"Hahaha.. papa, aku bukan anak kecil lagi. Aku baik-baik saja sekarang. Ok.. ayolah, jangan terlalu khawatir padaku pa. Aku bisa menjaga diriku dengan baik, papa jaga kesehatan dan juga jangan tidur larut. Maaf jika Lovely jarang menghubungi papa. Lovely sayang papa."


Jawab Lovely, menyakinkan Brian.


"Hah.. (menghela nafas) baiklah, baiklah. Putriku sudah menjadi gadis dewasa sekarang. Papa akan percaya padaku kali ini dan akan membiarkan mu. Papa memberikan kebebasan padamu, tapi ingat sekecil apapun masalah yang kamu hadapi dan apapun yang kamu alami, disaat kamu kesulitan kamu bisa hubungi papa. Papa akan selalu ada untukmu. Ada papa yang selalu berdiri di belakangmu, jangan pernah berfikir jika kamu hanya seorang diri. Kami selalu mendukungmu. Semangatlah sayang.." kata-kata Brian membuat Lovely tersentuh. Lovely tersenyum, matanya berkaca-kaca.


"Thanks papa, i love you." Jawab Lovely dengan suara lirih.


"Disaat beban berat menimpamu, disaat kegelisahan datang dalam hatimu pejamkan matamu dan berdoalah. Doa mu tidak akan sia-sia, tekun dalam doa seperti kita belajar saat kita ada disekolah. Semakin kita giat belajar kita pasti akan menjadi pandai dan berprestasi. Begitu juga doa, jika kamu bersungguh-sungguh dalam doamu papa percaya Tidak ada yang mustahil di dunia ini. Semuanya memiliki waktunya masing-masing anakku, jangan pernah berhenti berharap dan memutus doa hanya karena doamu belum di jawab." Kata Brian pada Lovely.


"Lovely mengerti pa.. pa? Boleh Lovely bertsnya sesuatu?" Tanya Lovely pada Brian.


"Bicaralah sayang, ada apa?" Jawab Brian.


"Rumit sekali kelihatannya. Jika kamu bertanya pendapat papa atau papa ada di posisi temanmu, papa akan tetap bertahan dan membuat kekasih nya berjalan ke jalan yang benar. Kasih sayang dan ketulusan cinta pasti akan mengancurkan perubahan itu. Tidak semua orang berubah atas kehendaknya sendiri, terkadang beberapa diantara berubah karena tertekan atau karena terpaksa. Semua yang baik pasti akan kembali menjadi baik, jika yang buruk saya bisa diubah menjadi baik. Kenapa yang baik tidak bisa menjadi lebih baik hanya karena berbuat buruk atau karna telah berubah. Katakan pada temanmu, apa alasan kekasihnya berubah dan bawa dalam doa. Hanya itu saja saran papa, papa tidak mengerti akar masalah temanmu sayang, jadi papa tidak bisa ikut campur lebih dalam lagi." Jawaban Brian untuk pertanyaan Lovely.


"Terimakasih pa, nanti Lovely akan coba bicara pads teman Lovely. Baiklaha pa, Lovely akan mandi dan berangkat kerja. Sampaikan salam Lovely pada mama dan Alex. Bye pa.. i love you.." Lovely sedikit merasa lega mendengar saran Brian.


"Bye sayang, jangan sampai terlambat makan lagi ya. Papa merindukanmu selalu. Bye.." Brian mengakhiri panggilan.


Lovely bernafas lega, Lovely meyakinkan diri sendiri dengan tekat yang bukat dan semangat yang menggebu-gebu.


"Aku pasti bisa mengubah Andrew kembali seperti dulu, aku pasti bisa! Andrew bukan orang jahat, dia hanya tidak bisa menerima kepergian paman Abed dan menyalahkan diri sebagai seseorang yang gagal dalam menolong. Semangat Love, ayo berjuang untuk menyadarkan Andrew. Kasih sayangmu, cintamu pasti akan meredakan murka, amarah dan kebencian yang melekat pada Andrew." Lovely memberi semangat kepada diri sendiri. Lovely merasa lebih percaya diri.


Meski terluka dan Andrew memperlakukan dengan buruk Lovely tidak akan menyerah pada keadaan. Apapun yang terjadi Lovely akan berusaha membuat Andrew kembali ke jalan yang benar.


@@@@@... @@@@@...


Apa yang kita tabur, itulah yang kita tuai. Meski kita tidak akan tau kapan kita akan menuainya. Jika tidak ingin di rendahkan oleh orang lain, jangan merendahkan orang lain, lebih baik merendahkan hati. Tinggi hati akan membutakan mata hati kita. Ingat roda kehidupan terus berputar, jika saat ini kamu ada di bawah, jangan mengeluh pada keadaan, jangan pernah menyerah tetap bersyukur, tetap semangat, sabar dan bertekun dalam doa tentu saja harus di imbangi dengan usaha yang maksimal. Jika kehidupanmu berada di atas jangan pernah lupa untuk menunduk kebawah, syukuri apa yang kamu miliki, berbagi tidak akan membuatmu miskin, semakin kamu memberi semakin banyak kamu menerima. Jangan pernah berfikir, kapan dan apa yang aku terima jika aku memberi. Tetapi pikirkan di saat kamu jatuh, pasti akan ada orang yang menolongmu, membantumu bahkan menyelamatkanmu dari keterpurukan. Menaburlah makan kamu akan menuai, jika menabur kebaikan maka kamu akan menuai kebaikan. Begitu juga sebaliknya.


❤❤❤❤❤


@@@@@... @@@@@...


Hallo semua..


Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..


Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..

__ADS_1


Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..


Jangan lupa berika vote juga ya..


Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,


•Pelukan Hangat Paman Tampan (End, jika tidak ada kendala akan saya lanjutkan sekuel dari UMEKO SAKURA LEWI yang akan menjadi season ke tiga dari Pelukan Hangat Paman Tampan)


•Pangeran Es Jatuh Cinta


(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)


•Suami Pengganti


•Pangeran Vampir


•Pangeran Vampir 2


•Vampir "Sang Abadi"


•Dendam Permaisuri Kepada Kaisar


•Cinta Lama Yang Datang Kembali


•Mommy And Daddy (CLYDK2)


•Darren & Karren (Perjalanan Cinta)


•Perfect Father


•Dan masih banyak lainnya (hehehe.. maafkan authornya lagi menggila bikin novel kala itu.. jangan khawatir pasti di tamatin semua kok..)


Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar.. vote juga dong..


Terimakasih..


Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..


Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..


ig: dea_anggie


Line id: dea_anggie


Fb: dea anggie


Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia


❤❤❤❤❤


Bye bye..


Salam hangat,


"Dea Anggie"

__ADS_1


__ADS_2