
Suasana menjadi canggung. Lovely menatap ke arah Andrew dan juga Filp. Lovely bingung, dan tidak tau akan bicara apa.
Flip: senang bertemu denganmu Andrew.
Andrew: aku juga, senang bertemu denganmu.
Andrew dan Flip melepaskan tangan dan sedikit mengambil jarak, Andrew dan Flip perlahan menjauh.
Lovely: haha.. (tertawa kaku) jangan canggung seperti ini. Kalian membuatku takut.
Flip: maaf, aku harus kembali menemui orangtuaku. Permisi.
Flip berbalik dan melangkah pergi, tiba tiba Flip menghentikan langkahnya dan bicara tanpa melihat kearah Andrew dan Lovely.
Flip: jangan biarkan sakit hati dan kecewa melekat dalam hati. Saat mereka masuk dalam hatimu dan menguasai hatimu sepenuhnya. Maka disaat yang sama, hidupmu akan dipenuhi kegelapan.
Flip kembali melangkahkan kaki, pergi meninggalkan Lovely dan juga Andrew. Lovely dan Andrew saling menatap. Lovely tidak mengerti dengan maksud perkataan Flip. Begitu dengan Andrew yang merasa aneh, seolah Flip sedang memperingatkan seseorang.
(Dalam hati Flip)
Aku merasa akan ada badai datang menerpa Andrew. Semoga saja Andrew bisa meredakan badai itu dan bisa tetap berdiri kokoh. Aura kemarahan yang kuat, sungguh luar biasa. Kemurkaannya sanggat berbahaya. Jika hilang kendali semuanya pasti akan berakhir.
Flip berjalan perlahan dan terus saja memikirkan Andrew. Flip berjalan mendekati mama dan papany yang duduk di sofa.
\(Dalam hati Andrew\)
Siapa yang di maksud Flip? Aku atau Lovely? Apakah akan ada hal buruk yang terjadi. Ahh.. aku tidak melihat apa apa.
\(Dalam hati Lovely\)
Apa apa an ini. Mereka aneh, Andrew sudah aneh dan sekarang Flip. Astaga.. kenapa aku dikelilingi orang orang aneh. Apa salah ku? \(Mengeluh\)
\(Memanggil bersamaan\)
Lovely: Andrew..
Andrew: Lovely..
Lovely: bicaralah, ada apa?
Andrew: tidak, kamu bicaralah dulu.
Lovely: jangan beritaku papaku soal kita. Apa yang kita lakukan dan sikapku yang menyebalkan padamu. Oke.
Andrew: apa yang aku dapatkan sebagai imbalannya?
Lovely: \(menarik tangan Andrew\) ikuti aku..
__ADS_1
Lovely menggandeng tangan Andrew, Andrew pasrah mengikuti Lovely. Lovely membawa Andrew sampai di depan gudang belakang. Andrew semakin curiga, Andrew menghentikan langkahnya. Lovely berbalik dan menatap Andrew.
Lovely: ada apa?
Andrew: kita akan pergi kemana? Kamu mau apa?
Lovely: \(tersenyum\) aku mau ini..
Lovely mendekat dan mencium bibir Andrew, Andrew terkejut dan melepas ciuman Lovely. Andrew menutup mulut Lovely dengan tangannya.
Andrew: gadis nakal, sudah diperingatkan jangan sembarangan menciumku. Aku akan menghukummu sekarang.
Andrew mendorong tubuh Lovely ke dinding dan menatap Lovely tajam. Andrew melepaskan tanganya dari mulut Lovely.
Lovely: hei, aku bercanda. Kamu mau apa? \(Ketakutan\)
Lovely: jangan Andrew, oke aku tidak akan lagi menciummu. Aku janji.
Andrew: sudah berapa kali berjanji? Kamu membihongiku Love.
Lovely: jangan gigit telingaku, aku akan menjadi gadis yang baik. Oke..
Andrew: benarkah? \(Mendekati Lovely, Andrew semakin dekat dan meniup telinga Lovely\)
Wajah Lovely memerah. Lovely merasakan darahnya memanas, jantungnya berdebar. Andrew menatap Lovely, Lovely menatap Andrew. Kedua mata saling memandang. Andrew teringat sesuatu dan langsung memalingkan wajah. Andrew melepaskan Lovely dan sedikit menjauh dari Lovely.
Lovely merasa canggung, Lovely mengerti maksud dari sikap Andrew yang tiba tiha berubah. Andrew berbalik dan mengambil nafas, menghembuskan perlahan lahan.
\(Dalam hati Andrew\)
Sial! Lovely selalu menggodaku. Jika seperti ini terus aku tidak yakin akan bisa
Bertahan. Apa yang harus aku lakukan? Apa aku harus menjauhinya? Andrew ayolah, jangan sampai goyah. Tanamkan dalam hati dan pikiranmu jika Lovely hanya akan menjadi saudarimu. Lovely hanya saudari. Tidak lebih dari itu. Mulai sekarang aku harus hati hati dan waspada. Jangan sampai Lovely mencuri ciumanku lagi. Ini gila.. benar benar gila.. ahhhhhhh..
__ADS_1
\(Dalam hati Lovely\)
Apa Andrew marah? Apa dia kesal? Aku harus apa? Lovely bodoh! Bodoh! Bodoh! Sudah aku bilang, Lovely kamu harus tahan untuk tidak mencium Andrew. \(Memaki diri sendiri\) kenapa sulit sekali mengendalikan diri? Astaga Lovely.. jangan mempermalukan diri sendiri. Ini sangat memalukan!
Andrew: Love..
Lovely: \(kaget\) mmm iya.. ada apa?
Andrew: ayo kembali. Orang tuamu pasti mencari. Lupakan kejadian ini. Maafkan aku.
Lovely: aku juga minta maaf. Aku lagi lagi tidak bisa menahan diriku untuk tidak menciummu. Maafkan aku Andrew. Aku jamin, ini adalah yang terakhir.
Andrew: baiklah, ayo..
Lovely dan Andrew berjalan kembali ke tempat asal. Sepanjang jalan Andrew dan Lovely hanya diam dan tidak bicara apa apa. Angin sejuk menerpa, dedaunan kering jatuh. Suasana menjadi canggung. Hanya terdengar suara langkah kaki.
\_\_\_\_\_@@@@@\_\_\_\_\_
jangan lupa berikan like, komen dan juga vote kalian.. ciayoooooou..
Auuuuuu.....
Auuuuuu.....
Auuuuuu.....
Harus tetap semangat buat update.. meski tangan ini lelah🥺🥺🥺🥺🥺
Ayooolah,,, saya membutuhkan dukungan kalian agar saya bisa lebih semangat lagi..
Terimakasih untuk kalian semua pembaca setiaku.. semoga kalian tetap berkenan membaca karya karya ku yang berantakan ini..
I Love u all..
Sampai jumpa di next episode ya..
Bye bye..
Salam kasih,,
\-Dea Anggie\-
__ADS_1