Lelaki Bayaran Amelia

Lelaki Bayaran Amelia
S2 - EPISODE 166


__ADS_3

Lovely keluar dari kamarnya dan berjalan menuju dapur, Lovely melihat ada piring berisi roti isi dan segelas susu juga selembar kertas di samping piring. Lovely mengambil kertas di samping pirinh dan membaca, ternyata pesan dari Andrew.


(Isi pesan)


"Good Morning Love..


Maafkan aku untuk kejadian semalam, aku melukaimu. Aku tidak bermaksud seperti itu, aku hanya tidak bisa mengendalikan emosiku. Aku harap kamu mau mengerti Love, aku menyayangimu, sangat menyayangimu. Aku sudah siapkan roti isi dan susu, makanlah sarapanmu dan berngkat ke kantor. Aku harus berangkat lebih awal karena ada meeting penting pagi ini. Hati-hati di jalan Love. I love you.."


♡A.W


"Eh ada apa ini? Apakah Andrew baik-baik saja? Aneh sekali, terkadang baik, terkadang tidak. Jika baik dan bersikap manis aku sangat menyukainya karena dsri dulu dia manis. Tetapi jika aku mengingat kejadian semalam aku sedih, tenang Love.. tenang.. Andrew mu adalah seorang yang baik, yang semalam hanya sisi gelapnya saja yang harus kamu musnahkan." Guman Lovely, Lovely menarik kursi dan duduk.


Lovely berdoa dan memakan sarapannya yang sudah di sediakan oleh Andrew. Dalam hatinya senang dan berfikir jika Andrew sudah mulai berubah, menyesali perbuatannya karena semalam telah membuatnya terluka dan ketakutan. Lovely makan dengan tenang, hari ini penuh dengan semangat.


♡♡♡♡♡


Dikantor seharian Lovely tidak bertemu dengan Andrew. Lovely menahan kekesalannya. Lovely mengalihkan perhatiannya untuk Andrew pada pekerjaannya, Lovely berusaha menyibukkan diri.


Beberapa saat kemudian..


Lovely selesai membuat laporan dan menyalin data. Lovely merapikan dokumen yang berserakan di atas mejanya untuk bersiap pulang, karena jam pulang kantor sudah tiba.


Lovely mengambil tas dan pergi dari ruangannya. Lovely keluar dari ruangannya, menutup pintu ruangamnya dan berjalan perlahan menuju ruangan Andrew. Lovely bertanya kepada sekertaris mengenai Andrew, sekertaris Andrew memberitahukan jika Andrew sudah pulang lebih awal karena ada kepentingan mendesak.


"Apa kamu tau Andrew kemana?" Tanya Lovely.


"Maaf nona, saya tidak tahu. Tuan Andrew tidak bicara apa-apa pada saya." Jawab sekertaris itu.


"Baiklah, jika tugasmu selesai kamu bisa pulang. Jangan sampai lupa waktu. Aku pulang dulu, bye.."Lovely berbalik dan pergi.


Lovely terlihat murung, rasa senang nya hanya sesaat dan kini hanya ada perasaan kesal dan kecewa. Lovely berjalan seorang diri, beberapa bergosip mengenai Lovely yang terlalu mencari muka pada Andrew. Ada juga yanga mengatakan jika Lovely hanya menjebak Andrew dengan tubuhnya.


Mendengar itu hati Lovely terasa sakit. Namun Lovely berusaha menahan rasa sakit di hatinya tersebut. Lovely acuh dan berpura-pura tidak tahu apa-apa. Berpura-pura tidak mendengar apa-apa.


"Jangan dengarkan mereka Lovely, jangan dengar kata-kata mereka. Kamu harus kuat, seperti inilah dunia bisnis, penuh dengan mulut yang beracun dan berbisa. Jika kamu marah dan kesal kamu hanya akan membuang tenaga. Abaikan saja mereka, bila perlu lupakan. Doakan mereka, aku mau megampuni mereka. Aku tidak ingin membenci mereka. Aku mengasihi mereka." Batin Lovely. Lovely berjalan dan menutup matanya kilas.


Lovely beruang kali mengambil nafas dalam lalu menghembuskan nafas perlahan. Dadanya sangat sesak, Lovely bertemu dengan supir.


"Nona silahkan, tuan meminta saya untuk mengantar anda pulang." Kata supir menyambut Lovely di lobby.


"Maaf, aku akan pulang sendiri."jawab Lovely.


"Tetapi ini perintah nona, saya bisa dihukum jika anda menolak saya antar." Supir itu kembali mengeluh karena takut akan ancaman Andrew.


Saat Andrew meninggalakan kantor, Andrew meminta supirnya untuk mengantar Lovely pulang saat jam pulang kantor usai. Andrew mengingatkan dengan nada menyeramkan, mengatakan jika Lovely tidak diijinkan pulang seorang diri. Jika sampai Lovely pulang sendiri dan sampai ada apa-apa maka Andrew akan memecatnya.


Supir itu menceritakan pada Lovely bagaimana Andrew mengikatnya. Lovely hanya bisa menghela nafas dan menurut.


"Baiklah, ayo antar aku. Aku tidak ingin kamu di pecat karenaku. Setelah mengantarku kamu akan pergi kan? Tidak akan menggangguku?" Tanya Lovely.


"Tidak akan menganggu nona, silahkan anda bebas melakukan apa saja. Karena saya akan langsung pulang. Tuan tidak membutuhkan saya." Kata supir itu.


Lovely merasa tenang, setidaknya dirinya tidak selalu di awasi dan di kekang. Andrew hanya meminta supir untuk mengantar pulang saja itu sudah cukup bagus. Lovely tidak bisa bayangkan jika dirinya akan selalu di awasi oleh seseorang, selalu diikuti kemana-mana. Pasti akan sangat memuakkan dan menjengkelkan. Lovely paling tidak suka diatur atur.


Sepanjang perjalanan hanya diam. Supir juga tidak berani mengatakan apa-apa karena melihat wajah Lovely yang murung. Jika membiarkan Lovely pergi sendiri maka dirinya akan dalam masalah besar, supir itu juga berada dalam dilema.


♡♡♡♡♡


Sesampainya di rumah Lovely turun dari dalam mobil, supir juga turun dan memberikan kunci mobil. Supir meminta maaf dan berpamitan untuk pulang dengan nada yang ragu-ragu.


"Nona maafkan saya, saya hanya melakukan perintah tuan. Saya tidak berani membantah perintahnya, saya tidak ingin dipecat. Mohon maafkan saya nona." Kata supir itu dengan penuh penyesalan.

__ADS_1


"Tidak masalah, aku baik-baik saja. Jika tugasmu selesai kamu bisa pulang. Aku akan masuk dan ingin istirahat." Jawab Lovely.


"Baik nona, saya permisi." Supir itu berjalan cepat pergi meninggalkan Lovely.


Lovely menyibakkan rambutnya ke belakang lalu mengikat rambutnya ekor kuda. Lovely berjalan masuk ke dalam rumah. Lovely menutup pintu dan berjalan menuju kamarnya.


Lovely berdiri didepan kamarnya hendak membuka pintu. Lovely mengurungkan niatnya, dan berbalik berjalan perlahan menuju kamar Andrew. Lovely berdiri didepan kamar Andrew, melihat pintu kamar Andrew yang terbuka sedikit. Lovely mendekat lalu mengintip. Terkejut melihat kamar Andrew yang begitu berantakan.


Lovely masuk dan menutup pintu kamar perlahan. Lovely merapikan pakaian Andrew yang berantakan dilantai. Bantal-bantal sofa yang berjatuhan di lantai juga di rapikan oleh Lovely. Lovely melihat Andrew tengkurap di ranjang, Lovely mengintip dan ternyata Andrew sedang tidur. Lovely tersenyum melihat Andrew, Andrew terlihat lucu dan menggemaskan saat tidur. Lovely diam sejenak menatap wajah Andrew puas-puas.


Lovely melihat Andrew masih mengenakan sepatu. Lovely melepas sepatu dan kaus kaki Andrew. Lovely membuka lemari dan mengeluarkan selimut, Lovely menyelimuti Andrew. Lovely kembali merapikan kamar Andrew, menata lemari dan buku-buku Andrew.


10 menit kemudian..


Lovely selesai membereskan kamar Andrew, Lovely merenggangkan ototnya dan memijat kembut tengkuk lehernya.


"Hmm.. lelah sekali, lebih baik aku kembali kekamarku dan segera mandi. Aku juga tidak ingin mengganggu Andrew istirahat." Batin Lovely.


Lovely meraih tasnya di sofa dan berjalan perlahan untuk keluar kamar. Lovely mendengar ponsel Andrew berdering, Lovely menatap ke arah Andrew yang sedang tidur. Andrew tidak bergerak dan masih tertidur pulas, Lovely berbalik dan berjalan mendekati Sofa. Lovely meraih jas Andrew yang ada di sofa dan meraba daku jas. Lovely mencari ponsel Andrew yang berdering, Lovely menemukan ponsel Andrew di saku dalam jas. Lovely melihat layar ponsel, matanya melebar melihat "SEIRA JACK" menghubungi Andrew.


Lovely menerima panggilan, dan hanya diam tanpa bicara. Lovely penasaran dengan suara Seira Jack dan apa yang di inginkan Seira Jack pada Andrew.


(Percakapan di telepon)


"Hallo Andrew, bagaimana? Apakah nanti malam kamu bisa berkunjung ke apartemenku? Aku susah siapakan masakan spesial untukmu, ahh untuk kita berdua maksudku." Suara sexy Seira berbicara.


"Siapa ini?" Lovely bertanya kepada Seira.


"Hallo? Ini bukan nomor Andrew? (Diam sejenak) aku tidak salah nomor, siapa disana?" Tanya Seira.


"Aku kekasih Andrew. Kamu siapa?" Tanyq Lovely.


"Ahh.. begitu, maaf.. aku hanya teman spesial kekasihmu. Smapaikan kepada teman spesialku aku menunggunya malam ini." Jawab Seira dengan nada bicara santai.


"Hallo.. Sei, maaf adikku merepotakanmu ya.. (menatap Lovely tajam) aku akan datang ke tenpatmu nanti, aku tutup telponnya sampai jumpa nanti." Andrew memutus panggilan dan berdiri di hadapan Lovely.


Lovely terkejut, saat Andrew mengatakan Jika Lovely hanya adiknya. Lovely menatao ke arah Andrew.


"Kembalilah ke kamarmu Love, jangan ulangi perbuatanmu ini." Kata Andrew.


"Siapa wanita itu? Dan kamu mengatakan aku adik?" Tanya Lovely.


"Bukan hal penting dan juga bukan urusanmu Love. Pergilah, kembali ke kamarmu. Aku tidak akan mengulang untuk yang ketiga kalinya. Jangan membuatku kesal!" Andrew melewati Lovely untuk pergi ke kamar mandi.


Lovely menagan lengan Andrew dan bicarq. "Tunggu, (Andrew berhenti dan berbalik menatap Lovely) apa yang kamu smebunyikan dariku? Jika kamu ada masalah bicara padaku, aku akan berusaha membantumu sebisaku." Kata Lovely dengan tatapan mata sedih.


Andrew tersenyum dingin, menatap tajam. "Kamu mau membantuku? Bisakah kamu temukan orang yang membunuh papaku? atau, bisakah kamu membuat papaku hidup kembali? Tidak kan, jadi jangan bicara padaku seolah kamu bisa mengabulkan semua permintaanku. Cukup urus dirimu sendiri dengan baik, tidak perlu menguruhiku." Kata-kata Andrew begitu tajam.


"Apa? Itu mustahil Andrew, bagaimana orang yang sudah tiada hidup kembali? Jangan berfikir kekanak-kanakan. Siapa kamu? Kamu bukan Andrew yang aku kenal selama ini. Kamu sangat berbeda Andrew." Keluh Lovely.


"Aku tidak peduli, mau berbeda atau tidak. Aku tidak mau banyak berfikir sepertimu, sekarang yang aku inginkan hanya satu. Pergi dari hadapanku atau aku yang akan menyeretmu keluar dari kamarku!" Andrew mulai emosi.


"Tidak bisakah kamu bicara lembut? Haruskah kamu bicara sekasar itu padaku? Kamu melukaiku kemarin dan minta maaf, sekarang kamu seperti ini lagi? Ada apa denganmu Andrew? Kamu kenapa?" Lovely sedih melihat keadaan Andrew.


"Diam...! Jangan banyak bicara Love! Aku bilang keluar, kamy harus keluar! Jangan membantah." Andrew membentak Lovely.


Lovely menarik nafas dalam lalu mengehembuskan dengan cepat. "Aku tidak akan pergi. Dengar baik-baik, silahkan lakukan apa saja yang kamu ingin lakukan. Aku Lovely tidak akan mau diatur olehmu, aku punya hak sepenuhnya atas diriku sendiri. Jangan pernah membentakku Andrew, aku tidak tuli." Love gigih bertahan meski tau kemungkinan terburuknya hanya akan menambah Andrew menjadi marah dan kesal.


Andrew mencengkram dagu Lovely dengan keras. "Baiklah, ini kemauanmu sendiri membuatku bertindak kasar padamu. Jangan menangis atau mengeluh mulai detik ini, kamu ingin mencampuri urusanku? Baiklah, setiap kali kali kamu mengusikku detik itu juga aku akan melakukan hal-hal keji padamu." Andrew menggeratkan giginya menatap Lovely.


Lovely melebarkan mata, tubuhnya gemetar. Ancaman Andrew sepertinya tidak main-main. Lovely berusaha menahan sakit di dagu dan berusaha menguatkan diri.

__ADS_1


@@@@@... @@@@@...


Hallo semua..


Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..


Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..


Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..


Jangan lupa berika vote juga ya..


Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,


•Pelukan Hangat Paman Tampan (End, jika tidak ada kendala akan saya lanjutkan sekuel dari UMEKO SAKURA LEWI yang akan menjadi season ke tiga dari Pelukan Hangat Paman Tampan)


•Pangeran Es Jatuh Cinta


(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)


•Suami Pengganti


•Pangeran Vampir


•Pangeran Vampir 2


•Vampir "Sang Abadi"


•Dendam Permaisuri Kepada Kaisar


•Cinta Lama Yang Datang Kembali


•Mommy And Daddy (CLYDK2)


•Darren & Karren (Perjalanan Cinta)


•Perfect Father


•Dan masih banyak lainnya (hehehe.. maafkan authornya lagi menggila bikin novel kala itu.. jangan khawatir pasti di tamatin semua kok..)


Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar.. vote juga dong..


Terimakasih..


Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..


Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..


ig: dea_anggie


Line id: dea_anggie


Fb: dea anggie


Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia


❤❤❤❤❤


Bye bye..


Salam hangat,

__ADS_1


"Dea Anggie"


__ADS_2