Lelaki Bayaran Amelia

Lelaki Bayaran Amelia
S2 - EPISODE 196


__ADS_3

Julian menawarkan Brian dan Alex untuk satu mobil dengannya. Lovely dengan Seira, Lovely dan Seira sudah lebih dulu pergi, Alex mengemudi sedangkan Brian duduk di bangku belakang bersama Julian.


Dalam perjalanan Julian masih terlihat murung, Julian menyatukan kedua tangannya dan mengapitnya dengan kedua pahanya sendiri, Julian menunduk. Dirinya tidak menyangka jika orang yang sudah dihabisi orangnya adalah Abed, paman dari Lovely. Julian merasasa bersalah, bukannya meminta maaf justru meminta semua bawahanya pergi untuk melarikan diri.


Brian menarik tangan Julian dan menggenggam tangan Julian, Brian berbisik dengan suara pelan.


"Jangan takut Julian, hadapi semua ini dengan keteguhan hati. Semua sudah terjadi, aku percaya kamu tidak ada maksud jahat pada Abed. Juga pada Simon Jack. Kamu hanya ingin mengancam Simon Jack mengakui kesalahannya bukan? Jujur padaku, aku tau sejujurnya hatimu tidak mampu melukai orang lain. Aku sudah banyak menemui orang sepertimu Julian." Kata Brian.


"Ya paman, aku melukai semuanya karena terpaksa. Aku tidak ingin papaku terluka, aku tidak ingin kehilangan papaku setelah kehilangan mamaku." Jawab Julian.


"Oh.. jadi kamu gunakan kekerasan untuk melindungi orang yang kamu sayang? Dengar baik-baik nak, caramu itu salah. Jika ingin melindungi orang yang kita sayang, kita tidak harus melukai orang, mencelakai orang bahkan membunuh orang. Menghakimi sesama bukanlah tindakan yang baik, gunakan pikiranmu, cari kelemahan musuhmu dan jatuhkan musuhmu. Tidak perlu bersusah payah mengotori tanganmu, mereka pasti akan malu sendiri dengan perbuatannya. Mengalah dan merendahkan hari, untuk menjadi seorang pemenang sejati."Brian kasian melihat Julian, sungguh Julian terlihat kacau seperti Andrew.


Hiks..


Hiks..


Hiks..


Suara tangaisan Julian pecah, "aku harus apa paman? Jika aku tidak menjadi orang jahat aku pasti akan di jatuhkan." Ucap Julian dengan nafad tersengal.


"Hei.. tenangkan dirimu nak. (Brian merangkul Julian) paman memahami situasi dan kondisimu. Memang keadaan kadang kala memaksa kita berbuat jahat, namun tindakan berlebih juga tidak baik. Cukup beri pelajaran saja, sekarang paman bertanya padamu Julian. Ini hanya sebuah perumpamaan saja, Simon Jack sudah melukai dan mengakibatkan hal buruk terjadi pada mamamu. Dengan caramu menculik lalu ingin menghabisi nyawa Simon Jack, bisakah mamamu kembali hidup? Bisakah memutar kembali wakti di masa lalu?" Tanya Brian menatap Julian.


Julian menyeka air matanya dan menggeleng. "Itu mustahil paman, itu tidak akan pernah bisa terjadi." Jawab Julian.


"Benar sekali. 1 kata yang tepat MUSTAHIL, yang artinya tidak mungkin dan tidak akan. Membunuh pelaku kejahatan tidak akan mengembalikan keadaan, yang kamu dapar justru masalah besar. Yang mamacu pada dendam, keluarga yang kau lukai akan bemci dan akhirnya menaruh dendam padamu. (Brian meletakan tangannya di dada Julian) belajarlah mengampuni dan mengasihi sesamu mulai dari sekarang. Tidak ada kata terlambat untuk sebuah pengampunan nak. Kasih tidak akan pernah sirna, hiduplah di dalam kasih dan kasih itu akan menerangi hatimu yang gelap. Kamu tau, paman dulu juga mempunyai banyak masalah dan menemui banyak orang jahat. Paman membalas namun paman tetap ingin mau mengampuni dan mengasihi mereka yang bersalah, memberikan mereka kesempatan ke dua untuk memperbaiki diri mereka." Brian menyakinkan Julian.


"Aku sungguh bodoh paman, maaf.. aku sudah di butakan oleh dendamku, kebencianku. Aku tidak bisa kendalikan diriku, aku selalu berfikir pendek ingin segalanya selalu berakhir sesuai keinginan dan harapanku." Julian menatap mata Brian, terlihat Julian sangat menyesali perbuatannya.


"Jadi?" Kata Brian, menatap Julian dalam.


"Aku akan mendengar nasihat paman, aku tidak akan menjadi Julian yang dulu lagi, aku mau berubah paman." Jawab Julian.


"Itu bagus nak, tapi.. jangan hanya katakan itu pada paman saja. Tutup matamu, dan berdoalah, katakan dalam hatimu aku mau berubah, apa pun yang terjadi aku mau berserah dan memohon pengampunan." Bisik Brian.


Julian melipat tangan dan menutup mata, Brian mengusap punggung Julian. Tangan Brian berhenti, mata Brian tertutup. Brian mendoakan apa yang di doakan Julian.


"Ampuni kami, setiap hati kami penuh dengan cela. Ubah setiap hati kami menjadi hati yang baru, kuatkan hati kami untuk melalui jalan kelok yang berliku. Teguhkan kami akan pendirian kami, jika kami mau untuk berubah dari yang jahat menjadi yang baik. Sabarkan kami dengan cemooh dan olokan orang yang membenci kami. Berilah kami ketulusan setiap kami mengucapkan kata aku memaafkanmu, agar apa yang kami ucapkan tidak hanya keluar dari bibir kami saja, melainkan dari lubuk hati kami masing-masing. Tidak ada yang tau dalamnya hati kami selain dari pada-Mu, jika hati kami masih ragu-ragu maka yakinkan lah, jika kami sudah yakin maka perkokoh tiap hati kami. Agar kasih itu tetap melekat dalam setiap hati kami, terimakasih untuk semua kebaikan-Mu dalam hidup kami. Kami akan terus berusaha menjadikan kasih sebagai landasan hidup kami, Amen.." dalam Brian berdoa.


Brian membuka mata perlahan menatap Julian yang masih menutup mata dan berlinang air mata. "Apa yang kamu pergumulkan Julian, percayalan. Apa yang kamu alami tidak akan melebihi batasan kekuatanmu. Jika kamu diuji seperti ini bukan karena Tuhan tidak sayang, itu karena Tuhan percaya kamu mampu menjalani ini dan meraih berkat yang sudah di sediakan." Batin Brian.


Lama menunggu Julian akahirnya selesai, Julian menyeka air matanya yang berlinang. "Jujur saja paman, ini pertama kalinya aku melipat tanganku dan mengingat sang pencipta. Selama ini aku hanya mengandalkan apa yang aku miliki saja." Jawab Julian.


"Mmmhh.. bagaimana perasaanmu setelah sekian lama tidak melipat tangan akhirnya tiba dimana kamu mau tidak mau harus melipat tanganmu dan bicara pada sang empunya kehidupan? Meski belum semua hilang sepenuhnya rasa khawatirmu, setidaknya ada sedikit kelegaan bukan? Doa bukan hanya sebuah penghubung kita pada-Nya. Doa adalah sumber kekuatan kita, sumber pengharapan kita disaat kita mengalami kesulitan dan ketidak berdayaan. Jangan melupakan doamu hanya untuk kesenanganmu dan hanya datang bersimpuh di kala kesusahanmu." Kata Brian denga senyum yang mengembang.


"Ya paman, aku akan ingat selalu nasihat-nasihat paman hari ini. Terimakasih paman, aku tidak akan lari dari tanggung jawabku." Jawab Julian.


"Bagus! Ini baru yang dikatakan pria tangguh." Brian memberi semangat.


Alex tersenyum tipis mendengar papanya menasihati Julian. "Aku juga dengar papa, aku tidak akan mengecewakan papa dan mama juga kakak." Batin Alex.

__ADS_1


Alex mengemudi dengan santai, Brian dan Julian diam. Suasana menjadi hening.


 


Di mobil lain, Lovely mengemudi dengan kecepatan sedang. Seira sesekali menatap Lovely, ingin bicara namun ragu-ragu.


"Ada apa Seira?" Apa yang ingin kamu katakan padaku?" Tanya Lovely, masih dalam pandangan lurus kedepan.


"Ahh itu, Love.. kamu jangan salah paham padaku dan Andrew, sujujurnya aku tidak ada hubungan apa-apa dengannya." Kata Seira dengan suara lirih.


"Aku mengerti Seira, Andrew mendekatimu kaena kamu adalah keponakan dari Simon Jack. Simon Jack adalah target dari Julian, karena kesalahan akhirnya mereka salah sasaran dan menangkap pamanku. Andrew mencari Simon Jack agar tau siapa yang selama igin Simon Jack lenyap. Karena sebelum Simon Jack lenyap orang itu tidak akan tenang. Dan Andrew mendekati untuk menggali informasi mengenai Simon Jack darimu." Jawab Lovely.


"Ya aku rasa seperti itu, aku juga memikirkannya. Kareana begitu mendengar nama Simon Jack, Andrew selalu terlihat kesal meski tetutup dengan senyumannya." Kata Seira.


"Ini adalah pengakuan Andrew padaku Seira, dia sebenarnya tidak ada maksud apa-apa padamu, tidak ingin menyakitimu atau berbuat jahat padamu. Hanya karena Simon Jack saja. Aku harap kamu tidak menyimpan dendam pada Andrew, jujur padaku, apakah Andrew pernah melecehkanmu?" Tanya Lovely berterus terang.


Seira terkejut, "tidak Love, kami tidak melakaukan apa-apa aku hanya sebatas menganggumi saja. Karena dia bisa menjadi pria baik dan lembut pada wanita. Aku tidak pernah bertemu pria seperti itu, kebanyakan pria yang aku temui akan mmeperlakukan wanita seperti sampah." Jawab Seira.


"Hmm.. jadi siapa yang kamu sukai? Apakah Julian? Kamu terlihat manis saat memeluknya tadi." Lovely menggoda Seira.


Wajah Seira merah, "hentikan Love, jangan menggodaku. Jadi katakan padaku, siapa sebenarnya Andrew itu dan apa hubungan kalian?" Seira pemasaran.


"Ceritanya panjang, Andrew adalah anak angkat pamanku. Kami dari kecil tumbuh besar bersama, soal hubungan kami entahlah.. aku bisa atau tidak menjalin kasih dengannya lagi. Karena aku masih menyimpan rasa takut." Lovely tiba\-tiba merasa sedih.


"Love, maaf.. ayo kita bertukar posisi. Kamu terlihat tidak baik." Kata Seira.


Lovely menepikan mobil dan berhenti. Seira dan Lovely bersama-sama keluar dari mobil dan bertukar posisi. Lovely dan Seira suda masuk kedalam mobil, Seira menggantikan posisi Lovely. Lovely memijat kepalanya merasa pusing. Setiap mengingat kejadian saat itu tubuhnya selalu merasa sakit dan hatinya terasa sesak. Rasa takut dan gelisah menghantuinya.


"Mhh.. aku baik Seira, kamu fokus saja mengemudi. Aku baik-baik saja." Jawab Lovely.


Seira diam, Lovely juga diam. Seira merasa ada sesuatu yang tidak baik pada Lovely, Lovely terlihat sangat sedih.


@@@@@... @@@@@...


Hallo semua..


Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..


Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..


Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..


Jangan lupa berikan vote juga ya..


Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,


•Pelukan Hangat Paman Tampan


(End, jika tidak ada kendala akan saya lanjutkan sekuel dari UMEKO SAKURA LEWI yang akan menjadi season ke tiga dari Pelukan Hangat Paman Tampan)

__ADS_1


•Pangeran Es Jatuh Cinta


(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)


•Suami Pengganti


•Pangeran Vampir


•Pangeran Vampir 2 (SEASON 2)


•Vampir "Sang Abadi"


•Dendam Permaisuri Kepada Kaisar


•Cinta Lama Yang Datang Kembali


•Mommy And Daddy (CLYDK2)


•Darren & Karren (Perjalanan Cinta) CLYDK SEASON KE 3


•Perfect Father


•Kamu Dan Aku


•Dan masih banyak lainnya (hehehe.. maafkan authornya lagi menggila bikin novel baru kala itu.. jangan khawatir pasti di tamatin semua kok..)


Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar.. vote juga dong..


Terimakasih..


Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..


Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..


ig: dea_anggie


Line id: dea_anggie


Fb: dea anggie


Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia


❤❤❤❤❤


Bye bye..


Salam hangat,


"Dea Anggie"

__ADS_1


 


__ADS_2