
Flip dan Alex berbincang di sebuah Coffee Shop. Mereka berbincang santai, bertanya kabar dan membicarakan kesibukan masing-masing.
"Kamu baik-baik saja?" Tanya Alex pada Flip.
Flip mengangguk, "baik Lex, aku selalu baik. Aku akan pindah untuk mencari pengalaman kerja Lex."
"Pindah? Maksudmu?" Alex mengerutkan dahinya penasaran dengan maksud Flip.
"Flip ini, masih saja misterius!" Alex bicara dalam hatinya.
Flip bersandar, jemarinya bermain gagang cangkir berisi kopi yang terletak di atas meja. "Aku akan pindah dan tinggal sementara di Belanda. Ada temanku dari laboratorium berasal dari Belanda, aku akan pergi dan tinggal di rumahnya. Mungkin akan kembali dalam beberapa tahun, atau mungkin juga tidak kembali. Entahlah.." ada rasa kekecewaan dalam kata-kata yang diucapkan Flip.
Alex menghela nafas, "ada apa? Apa ada sesuatu Flip? Apa akhir-akhir ini kamu ada masalah? Jujur saja semenjak saat itu kamu berubah menjadi aneh." Alex merasakan ada sesuatu pada Flip.
"Banyak hal terjadi Lex. Lupakan aku ceritakan bagaimana denganmu?" Tanya Flip mengubah topik.
"Aku ingin mendengar ceritamu Flip. Kenapa kamu menjadi bertanya hal lain padaku?" Jawab Alex menyangkal peralihaan topik Flip.
"Alex, Alex, masih saja penasaran. Bagaimana aku jelaskan padamu, akhir-akhir ini aku selalu bermimpi hal aneh. Aku bermimpi Naomi kembali. Tetapi apa kamu akan percaya jika aku bercerita padamu? Bahkan saat Naomi muncul saja kami menghilang dan ketakutan. Meski tidak bicara takut aku tau kamu merasa aneh dan tidak nyaman." Flip bicara dalam hati, menatap kearah luar dari Caffee Shop.
Flip melebarkan mata, ada seorang wanita yang berjalan dengan bermain ponsel, wanita dengan paras cantik yang tidak asing bagi Flip. Gaya berjalan, senyuman dan suara yang sama seperti Naomi. Wanita itu masuk dalam Caffe Shop dan langsung berjalan menuju kasir. Wanita itu memesan 1 vanila latte untuk di bungkus.
Ponsel wanita itu berdering, wanita itu menerima panggilan dan berbincang.
"Hallo,"
".."
"Ahh benar saya Naomi Lozza, ada apa?"
".."
"Oh oke.. saya akan datang besok. Terima kasih nona sudah memberitahu saya."
Wanita itu mengakhiri panggilan masuk dan membayar tagihan. Mendengar nama Naomi seketika Flip mengerutkan dahi memandangi wanita tersebut, Flip melihat dari samping benar-benar sangat mirip dengan Naomi yang selama ini menempel padanya.
Alex terdiam menatap Flip, lalau manatap arah pandangan Flip. Alex menatap wanita asing yang berdiri di depan meja kasir. Alex kembali menatap kearah Flip dan bertanya.
"Flip, kamu mengenal wanita cantik itu?" Tanya Alex penasaran.
Flip terkejut, menatap Alex. " ti..tidak, hanya mirip seorang teman saja. Aku berfikir jika dia adalah temanku, ternyata aku salah mengenali orang." Jawab Flip.
"Kenapa mirip sekali? Bahkan namnya juga sama! Apa ini kebetulan atau memang dia adalah Naomi? Ahh bagaimana bisa?" Flip berguman dalam hati, Flip sangat penasaran pada wanita tersebut.
"Oh, aku kira kamu kenal. Ternyata hanya seseorang yang mirip saja!" Jawab Alex.
"Alex.." suara seseorang dari jauh.
Alex memalingkan wajah dan terkejut, mihat David dan Angela juga Stela. Alex berdiri dan tersenyum menyapa.
"Hai, paman, bibi, hai Stela." Sapa Alex.
"Bagaimana kabarmu? Tanya David menepuk pelan bahu Alex.
"Aku baik paman. Paman datang? Ah kenalkan ini Flip Collyn. Putra paman Felix Collyn dan juga bibi Mely." Alex menatap Flip, "Flip beliau adalah teman-teman papa dan mamaku." Alex memperkenalkan satu sama lain.
Flip berdiri dan menyapa, "hallo paman, bibi, dan juga.." Flip menatap Stela.
"Hai, aku Stela." Jawab Stela dengan senyuman.
Stela tersenyum cantik pada Flip, juga bertutur kata ramah. Alex merasa kecewa, Stela tidak seramah itu padanya.
"Stela.." panggil Alex dalam hatinya, penuh peeasaan.
Flip mendengar suara hati Alex, merasa kaget. Flip membalas tersenyum pada Stela.
"Maaf Lex, aku masih kesal padamu. Terakhir kali kamu menolakku bahkan mengakua jika aku masih kekanakan. Aku sangat kesal, namun aku tidak bisa membencimu, aku sangat menyukaimu. Biarkan aku bermain drama dan membuat hatimu sedikit terbakar." Ucap Stela dalam hati melirik kearah Alex.
Flip juga mendengar isi hari Stela, Flip terkejut. Mengerutkan dahi dan tersenyum dalam hati, "astaga dua orang ini. Satu bersikap dingin tetapi diam-diam menaruh perasaan satu lagi ingin bermain drama karena lelah ditolak? Lebih baik aku menghindar, tidak ingin Alex menjadi salah paham." Batin Flip.
__ADS_1
"Tolong, tolong aku.. lepaskan! Lepaskan aku! Tolong!" Suara yang didengar Flip, suara Naomi.
Flip terkejut, ingin segera menolong Naomi. Flip menatap Alex, "Lex aku ingat tadi mama berpesan ingin dibelikan beberapa barang. Aku akan pergi belikan barang pesanan mamaku, maafkam aku paman, bibi dan Stela. Aku harus pergi, sampai jumpa." Flip mengambil jasnya dan dengan cepat berlari keluar Caffe Shop.
Alex terdiam, tidak mengerti apa yang terjadi pada Flip. Rasanya aneh jika tiba-tiba berlari seperti itu.
"Mau minum kopi dengan paman?" Tanya David.
"Ah, boleh paman. Silahkan duduk, bibi, dan Stela." Jawab Alex.
"Kamu belum pulang?" Tanya Angela.
"Belum bibi, masih ingin mencari udara segar. Bibi juga belum pulang? " tanya Alex kembali.
"Stela ingin minum kopi, mengajak kami kemari. Coffee Shop ini adalah tempat favorit Angela jika kami berkunjung kemari." Jawab Angela.
Alex berfikir, "ah pantas saja! Awal berjumpa juga di tempat ini." Batin Alex.
Stela tidak bicara apa-apa, sesekali melirik mencuri pandang ke aeah Alex. Alex dan David bicara dan bergurau, David menceritakan pada Alex jika tadi dalam pesta bertemu dan berbincang dengan Brian, Brian menahannya sesaat setelah acara selesai. Alex mengangguk, sesekali tersneyum mendengar cerita David. Senyuman Alex begitu manisbdan menggota membuat hati Stela berdegup kencang.
Deg..
Deg..
Deg..
♡♡♡♡♡
"Tolong!"
"Tolong!"
"Tolong aku.."
Hiks..
Hiks..
Hiks..
Flip terkejut, melihat sebuah mobil terparkir tidak jauh darinya. Dari situ terdengar suara teriakan dan tangisan.
Flip berlari mendekati mobil, membuka paksa pintu mobil. Flip menarik baju seorang pria keluar, pria yang ada di dalam mobil terkejut. Pria itu melawan Flip, menatap Flip. Flip beeaksi, matanya menatap tajam, seakan tersihir pria itu diam mematung setalah bertatap mata dengan Flip.
"Lepas pakaianmu dan celanamu, lalu pulang!" Perintah Flip tanpa segan-segan lagi.
Pria itu mengangguk, melepas jas, kemeja dan juga calana panjangnya. Menyisakan celana pendek saja. Dengan langkah lambat berjalan meninggalkan tempat itu. Flip mendekati mobil dan melihat seseorang yang mirip dengan Naomi itu menangis tersedu.
"Nona, kamu baik-baik saja?" Flip bertanya dengan suara lembut, Flip kasian melihat wanita itu. Tubuhnya gemetar ketakutan.
Wanita itu menatap Flip, Flip kaget. Benar-benar melihat Naominya menangis. Flip diam, tidak ingin membuat kesalah pahaman.
"Terima kasih.." suara wanita itu gemetar.
"Dimana rumahmu? Aku akan antar kamu pulang." Flip tidak tega meninggalkan wanita itu.
"Aku.. aku.. maaf merepotkanmu, tolong aku. Aku takut! Aku takut dia mengganguku lagi." Menangis dan merengek pada Flip.
Flip membantu wanita itu keluar dari dalam mobil. Flip melihat pakaian wanita itu sobek, Flip membuka jasnya dan mengenakan pada wanita itu.
"Ayo pergi," Flip menggandeng tangan wanita itu berjalan meninggalakan lokasi kejadian.
Flip dan wanita itu berjalan bersama, berjalan beriringan. Flip masih terus menggandeng tangan Naomi.
"Siapa namamu?" Tanya Flip ragu-ragu.
"Aku Naomi, kamu? Siapa?" Tanya wanita itu kembali.
"Aku Flip.. Flip Collyn." Jawab Flip.
__ADS_1
"Maaf merepotkanmu tuan Collyn, dan terima kasih untuk kebaikanmu." Naomi bicara dengan suara lembut.
"Aku hanya kebetulan lewat dan mendengar teriakanmu saja." Flip sedikit membumbui kata-katanya agar tidak dicurigai oleh Naomi.
Flip memesan taxi, Flip dan Naomi masuk dalam taxi. Naomi memberikan alamat tempat tinggalnya. Flip mengantar Naomi sampai di rumahnya, perasaan yang tidak asing bagi Flip. Mengingat dimana Naominya dahulu suka sekali mengikutinya kemana-mana bahkan berani berada di atas ranjangnya, menciumnya dan merayunya. Melihat Naomi disebelahnya Flip teringat akan Naominya, Naomi yang di cintainya.
@@@@@... @@@@@...
Hallo semua..
Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..
Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..
Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..
Jangan lupa berikan vote juga ya..
Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,
•Pelukan Hangat Paman Tampan
(End, jika tidak ada kendala akan saya lanjutkan sekuel dari UMEKO SAKURA LEWI yang akan menjadi season ke tiga dari Pelukan Hangat Paman Tampan)
•Pangeran Es Jatuh Cinta
(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)
•Suami Pengganti
•Pangeran Vampir
•Pangeran Vampir 2 (SEASON 2)
•Vampir "Sang Abadi"
•Dendam Permaisuri Kepada Kaisar
•Cinta Lama Yang Datang Kembali
•Mommy And Daddy (CLYDK2)
•Darren & Karren (Perjalanan Cinta) CLYDK SEASON KE 3
•Perfect Father
•Kamu Dan Aku
•Banyak ya.. (hehehe.. maafkan authornya lagi menggila bikin novel kala itu.. jangan khawatir pasti di tamatin semua kok..)
Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar.. vote juga dong..
Terimakasih..
Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..
Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..
ig: dea_anggie
Line id: dea_anggie
Fb: dea anggie
Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia
❤❤❤❤❤
Bye bye..
__ADS_1
Salam hangat,
"Dea Anggie"