Lelaki Bayaran Amelia

Lelaki Bayaran Amelia
S2 - EPISODE 186


__ADS_3

Lovely terbangun dari tidurnya, Lovely mengusap matanya lembut dan membuka mata perlahan. Lovely mengangkat kepala dan melihat papanya tertidur pulas.


Lovely bangun dan berdiri. Lovely menyelimutkan jaket papanya di tubuh papanya. Lovely mengambil bantal dan meletakan bantak di tepia sofa. Lovely perlahan menarik tangan papanya yang menopang kepala. Kepala papanya akhirnya jatuh di bantal. Lovely mengangkat kaki papanya naik ke sofa dan meluruskan kaki papanya. Lovely melepas mantelnya dan menutupkan dikaki Brian.


Lovely mengecup lembut kening papanya. "I love you paaaa.." suara Lovely lembut.


Lovely berdiri di depan meja, mengamati sekeliling. "Sepertinya masih terlalu pagi, aku sudah tidak mengantuk lagi." Guman Lovely lirih.


Mata Lovely melihat kearah Andrew yang masih terbaring lemah tidak berdaya. Lovely mengepalkan tangan erat, mengingat kejadian yang dialaminya menjadi enggan untuk Lovely mendekati Andrew. Namun rasa penasarannya juga begitu besar, ingin sekali melihat bagaimana keadaan Andrew dari jarak dekat.


Lovely mengambil nafas dalam lalu menghembuskan nafas perlahan. Lovely berjalan perlahan-lahan mendekati Andrew yang masih terbaring.


Rasa takut, rasa kecewa, rasa sedih bercampur menjadi satu saat langkah kaki Lovely semakin dekat dengan Andrew. Lovely mencengkram ujung bajunya, tangannya mulai gemetar.


Bayangan saat dirinya di pukul dan di cekik terakhir kali masih tertanam di dalam kepalanya. Lovely ketakutan, jikalau tiba-tiba Andrew bangun dan memukulnya lagi.


Lovely menghentikan langkahnya dan berbalik, tubuhnya seakan menolak untuk bertemu Andrew. Saat kakinya ingin melangkah menjauhi Andrew, Lovely teringat akan kata-kata papanya, dimana dia harus mau memaafkan Andrew. Harus tetap mau mengasihi Andrew. Brian meminta Lovely untuk tidak membenci Andrew.


Lagi-lagi tangan Lovely mengepal erat. Lovely berbalik dan melangkah pasti mendekati Andrew. Kini Lovely sudah berada dekat dengan Andrew, Lovely menatap Andrew mulai dari kaki naik ke wajah Andrew. Lovely mengulurkan tangan ingin membelai wajah Andrew, namun tangannya kembali ditarik. Lovely mengurungkan niatannya.


Lovely meletakan tangan kanannya di dada Andrew, dan meletakan tangan kirinya di dadanya sendiri. Lovely menutup mata perlahan.


"Aku.. aku.. a.. aku.. aku mau memaafkanmu Andrew, aku mau mengasihimu. Aku tidak membencimu, aku berdoa untuk kesembuhanmu. Kembalilah menjadi Andrew yang aku kenal baik, sabar dan penyayang. Jujur saja, aku takut sekali menyentuhmu seperti ini. Aku takut tiba-tiba kamu bangun dan melakukan hal-hal gila. (Lovely menangis, air matanya berlinang) aku sangat mencintai dan mengasihimu Andrew, aku hanya ingin kamu kembali menjadi Andrew yang dahulu. Maafkan aku jika aku selalu membuatmu tertekan, maafkan aku.. aku sungguh tidak ingin kamu menderita. Apa kamu mendengar suaraku Andrew? Bangun dan segeralah sembuh, aku merindukanmu.. aku sangat merindukanmu. Andrew............." jeritan suara hati Lovely.


Lovely membuka mata dan terus meneteskan air mata, air matanya sudah tidak terbendung lagi. Lovely dengan tangan gemetar menyentuh wajah Andrew, Lovely mendekat dan mencium kening Andrew.


"Aku merindukanmu.." bisik Loveky di telinga Andrew.


 


Brian terbangun, Brian kaget karena posisi tidurnya sudah berubah. Brian perlahan bangaun dan melihat Lovely tidak ada didekatnya. Brian melihat sekeliling, matanya terhenti saat melihat putrinya Lovely berdiri disamping Andrew, hal unik dilakukan putrinya, Brian melihat Lovely melakukan apa yang di mintanya.


Brian tersenyum dari jauh, "maafkanlah kesalahan Andrew sayang, jadilah putri papa yang baik. Jangan membenci orang bersalah kepadamu, doakan Andrew.. doakan Andrew, Love.." batin Brian memberi dukungan pada putrinya.


Melihat tangan putrinya yang bergerak, Brian kaget. Brian kembali pada posisinya. Tidak ingin mengejutkan dan membuat putrinya malu, Brian kembali berpura-pura tidur. Dalam hati Brian merasa tenang, Lovely menekan kebenciannya dan mau menumbuhkan kasih di dalam hatinya untuk menggantikan kebencian tersebut.


♡♡♡♡♡


Lovey mendapat panggilan dari sekertaris Andrew, memberitahukan jika ada pertemuan penting yang sudah di jadwalkan, sekertaris juga ingin memberikan hasil laporan perusahaan. Lovely mengiyakan dan mengatakan dirinya akan datang ke kantor menggantikan Andrew. Sekertaris mengerti dan mengakhiri panggilan, menunggu kedatangan Lovely.


Lovely membicarakan hal yang disampaikan sekertaris Andrew pada papanya, Brian masih mendengarkan dengan seksama apa yang dibicarakan putrinya. Mulutnya melahap roti selai yang dibuat putrinya, Brian mengangguk-angguk karena mulutnya masih sibuk mengunyah. Brian menelan makanan dalam mulutnya dan mulai buka suara.


"Jadi kamu akan ke kantor?" Tanya Brian.


"Ya pa, papa tidak masalah kan aku pergi? Ada beberapa tamu asing, sepertinya sudah di jadwalkan untuk bertemu di hari pertama kami datang kesini. Karena kondisi Andrew yang tidak memungkinkan seharusnya tidak masalah kan bila putrimu mewakilinya?" Kata Lovely tersenyum manis.


"Hmmm.. itu ide bagus, pergilah sayang. Bantu Andrew semampumu, papa akan disini menjaga Andrew, paman dan bibimu sudah papa kabari dan mereka sudah dalam perjalanan datang menjenguk Andrew." Jawab Brian.


"Papa jaga diri papa baik-baik, aku akan meminta Flip mengatar sup untuk papa. Aku harus kembali ke hotel lalu kerumah Andrew untuk mengambil beberapa berkad di sana. Aku pergi pa, bye.." Lovely mendekat dan mencium kilas pipi Brian.


"Hati-hati sayang, oh.. papa hampir lupa. Tolong urus koper papa, papa tinggalkan di depan rumah Andrew semalam saat papa datang tidak ada yang membukakan pintu. Jadi papa letakan begitu saja di depan pintu utama." Kata Brian tersenyum lebar.


"Oke pa.. sampai jumpa, aku akan datang saat jam makan siang dan membelikan makanan untuk papa." Jawab Lovely, Lovely melambai dan pergi meninggalkan Brian.


Brian menatap kepergian Lovely, melihat punggung putrinya yang semakin menjauh darinya dan berkhir di balik pintu. Lovely menutup pinth dan berjalan pergi meninggalkan rumah sakit. Tujuan utamanya adalah hotel, Lovely pergi ke hotel menggunakan taxi.


Taxi didapatkan, Lovely segera naik kedalam taxi dan menutup pintu taxi. Lovely mengeluarkan ponselnya dari saku mantel dan menghubungi Flip.

__ADS_1


Lovely mengerutkan kening, Flip tidak menerima panggilannya. Lovely mencoba menghubungi Flip kembali, tanggapan yang sama. Panggilan Lovely tidak dijawab.


"Ada apa dengan Flip. Apakah dia masih tidur? Hmmm.. lebih baik aku mampir ke kamarnya saat sampai nanti." Batin Lovely.


Lovely kembali memasukan ponselnya dalam mantel dan melihat sekeliling jalan. Lovely menatap jauh ke depan, jalanan mulai ramai dan padat.


♡♡♡♡♡


Sementara itu di hotel Flip masih tertidur pulas. Selimut Flip tiba-tiba terbuka, Flip meraba-raba selimut dan mengenakannya kembali. Menghangatkan tubuhnya.


Lagi-lagi selimut terbuka, lagi\-lagi Flip menarik selimut dan mendekap erat\-erat selimutnya.


"Naomi, jangan menggodaku. Aku lelah, aku ingin tidur sepanjang hari." Suara Flip serak.


Tiba\-tiba saja Naomi sudah ada di dalam selimut, dan tidur disamping Flip. Naomi kesal karena Flip tak kunjung bangun, Naomi menggoda Flip membuat Flip kesal adalah hobby nya. Jika tidak begitu Flip tidak akan menyebutnya sebagai hantu nakal.


Tau jika dirinya akan dikerjai Naomi, Flip hanya diam tidak melawan. Flip ingin agar Naomi menggodanya puas-puas. Flip ingin Naomi senang dan tertawa lebar.


Naomi mulai curiga, Naomi menekan-nekan hidung Flip. Menarik-narik terlinga dan pipi Flip. Namun Flip tidak berjomentar dan hanya Diam saja.


"Kanapa kamu diam Flip? Apakah kamu sedang sakit? Kamu terlihat tidak bersemangat." Kata Naomi penasaran karena Flip seperti diam dan pasrah menerima perlakuannya. Sikapnya sangat berbeda dengan sebelumnya.


"Sudah aku katakan aku lelah, hatiku lelah. Pikiranku lelah, tubuhku juga lelah. Aku butuh istirahat dan juga butuh kamu sebagai obatku." Kata Flip dengan mata yang masih tertutup.


"Obat? Obat apa?" Tanya Naomi bongung


"Obat rindu." Jawab Flip tanpa rasa ragu.


Namoni tersenyum malu, Naomi mendekat dan mencium kilas pipi Flip. Naomi membelai-belai rambut dan wajah Flip. Flip masih dengan posisi yang sama, dengan posisi tidurnya memeluk selimut.


"Hei.. kamu sungguh akan tidur sepanjang hari? sejak tadi kak Lovely menghubungimu. Ponselmu terus bergetar di meja dekat sofa." Kata Naomi.


Naomi menggeleng, Flip tersenyum mengacak rambut Naomi. Flip bangun dari tidurnya, turun dari ranjang dan berjalan perlahan menuju sofa untuk mengambil ponsel. Flip berbaring di sofa dan melihat ponselnya, benar saja Lovely sudah memanggilnya lebih dari sepuluh kali.


Flip menghubungi Lovely kembali, terdengar nada sambung tut.. tut.. tut.. Flip sabar menunggu panggilannya di angkat oleh Lovely, nada sambung terputus. Tergantikan oleh suara lembut Lovely.


(Percakapam di telepon)


"Ya Flip.. kamu tidur?" Tanya Lovely.


"Haha.. (tertawa lebar) kamu benar, ponselku jauh dari jangkauan ku dan hanya bergetar. Aku tidak mendengarnya, ada apa Love, apa ada masalah?" Tanya Flip kembali.


"Tidak ada masalah Flip, begini. Aku butuh bantuanmu untuk membeli sup, dan mengirimnya ke rumah sakit. Berikan kepada papaku. Aku sekarang sedang dalam perjalanan pergi ke rumah Andrew, aku harus keperusahaan karena ada sedikit urusan. Kamu tidak keberatan kan? Sebenarnya ingin pergi ke hotel, tatapi waktu yang aku punya terbatas." Kata Lovely.


"Hmmmm hanya itu? Ada yang lainnya? Kamu butuh bantuan ku sebagai supir?" Tanya Flip.


"Tidak Flip, dari rumah Andrew aku bisa naik mobil pergi ke kantor. Jika kamu senggang jagalah papaku di rumah sakit, aku dengar papa dan mamamu akan datang menjenguk Andrew." Ucap Lovely.


"Mmmhh mungkin saja, ada pesan dan panggilan dari mama dan papaku juga. Baiklah Love, hati-hati dijalan. Soal paman Brian jangan khawatir aku akan jaga dan mengirim sup untuknya." Jawab Flip.


"Thanks Flip, bye.." Lovely mengakhiri panggilan dari Flip.


Flip meletakan ponsel di meja dan merenggangkan tangannya ke atas kepala. "Naomi, ayo kita ke rumah sakit. Kamu tidak ingin melihat kakakmu?"


@@@@@... @@@@@...


Hallo semua..

__ADS_1


Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..


Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..


Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..


Jangan lupa berikan vote juga ya..


Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,


•Pelukan Hangat Paman Tampan (End, jika tidak ada kendala akan saya lanjutkan sekuel dari UMEKO SAKURA LEWI yang akan menjadi season ke tiga dari Pelukan Hangat Paman Tampan)


•Pangeran Es Jatuh Cinta


(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)


•Suami Pengganti


•Pangeran Vampir


•Pangeran Vampir 2 (SEASON 2)


•Vampir "Sang Abadi"


•Dendam Permaisuri Kepada Kaisar


•Cinta Lama Yang Datang Kembali


•Mommy And Daddy (CLYDK2)


•Darren & Karren (Perjalanan Cinta) CLYDK SEASON KE 3


•Perfect Father


•Dan masih banyak lainnya (hehehe.. maafkan authornya lagi menggila bikin novel kala itu.. jangan khawatir pasti di tamatin semua kok..)


Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar.. vote juga dong..


Terimakasih..


Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..


Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..


ig: dea_anggie


Line id: dea_anggie


Fb: dea anggie


Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia


❤❤❤❤❤


Bye bye..


Salam hangat,

__ADS_1


"Dea Anggie"


 


__ADS_2