Lelaki Bayaran Amelia

Lelaki Bayaran Amelia
S2 - EPISODE 216


__ADS_3

Brian, Amelia dan Lovely datang, mereka bertemu Kim Ha Na, Marco juga Andrew. Andrew terkejut, gaun pilihannya begitu pas di kenakan oleh Lovely.


Mereka semua memilih menu kesukaan masing-masing. Andrew terus menatap Lovely, Lovely menatap Andrew. Mata dan mata saling menatap, memandang dalam membuat hati masing-masing berdebar.


Lovely mengagumi Andrew, demikian juga sebaliknya. Sembari menunggu makan malam datang, Marco membuka suara dan menanyakan perihal pernikahan Lovely dan Andrew.


"Jadi mari kita putuskan, sebaiknya kapan kita melangsungkan pernikahan mereka tuan Candra?" Tanya Marco Roobs.


"Jika boleh saya mengusulkan bagaimana jika bulan depan? Saya memilih tanggal 8, jika ada pendapat lain silahkan." Jawab Brian.


"Papa, pemikiran kita sama. Aku juga memikirkan tanggal 8 untuk tanggal pernikahanku." Jawab Lovely.


"Apa tidak terlalu cepat?" Ucap Amelia.


"Lebih cepat bukankah lebih baik?" Jawab Kim Ha Na.


"Andrew, bagaimana pendapatmu. Kamu ingin tanggal berapa?" Tanya Marco.


"Tanggal 8 tidak masalah pa, karena tanggal 8 adalah tanggal kelahiranku. Jadi Love, apakah kamu memikirkan apa yang aku pikirkan? Maksudku tentang tanggal lahir kita?" Ucap Andrew.


"Ya, kamu benar." Jawab Lovely.


"Ah begitu, baiklah jika begitu kita sepakati untuk tanggal 8, nyonya Candra keberatan?" Tanya Marco, manatap Amelia.


"Jika sudah diputuskan, aku hanya bisa menerima." Jawab Amelia.


Brian tersenyum, berbisik di telinga Amelia. "Aku memilih angka 8 karena ingat kita juga menikah di tanggal 8. Aku hanya mengutarakan pendapatku, tidak disangka putrimu teringat akan tanggal lahirnya dan ingin menikah di tanggal yang sama dengan tangal lahirnya yaitu tanggal 8. Hehe.." Brian terkekeh.


Amelia tersenyum mendengar pernyataan Brian. Pintu ruangan terbuka, pelayan datang dan menyajikan hidangan makan malam.


Semua hidangan di sajikan, semua pesanan sudah siap dia atas meja. Pelayan pergi dan keluar dari ruangan.


Hidangan masing-masing sudah siap di hadapan, siap untuk di santap dan dinikmati. Merka mulai menyantap hidangan makan malam dan mulai merasakan cita rasa masakan restorant tersebut.


30 menit kemudian..


Selesai makan malam mereka menyantap hidangan penutup. Setelah puas makan dan berbincang dalam kurun waktu yang lumayan lama, akhirnya mereka sepakat untuk kembali pulang ke rumah masing-masing. Karena malam juga semakin larut.


Brian, Amelia, Marco, Kim Ha Na, Andrew dan Lovely pergi keluar ruangan dan berjalam bersamaan untuk meninggalkan restorant.


Saat melintasi ruang depan restorant tersebut, ada keributan yang terjadi. Brian sekilas melihat dan mnedengar, manager restorant memaki pelayan baru yang tidak sengaja melakukan kesalahan.


 


"Apa kau bodoh? Bagaimana bisa melakukan kesalahan seperti itu?" Bentak sang manager.


"Maafkan saya tuan, saya hanya tidak sengaja menumpahkan minuman di meja. Saya bersalah saya mrminta maaf, dan bersedia mengganti biaya binatu baju pelanggan." Jawab pelayan dengan suara lemah.


Manager kesal, ingin menarik rambut palayan dihadspannya. Namun tangannya tertahan oleh tangan Brian.


Manager manatap Brian dan mengerutkam dahi, "siapa? Kanapa kau ikut campur?" Ucap manager dengan kasar, manepis tangan Brian.

__ADS_1


"Maaf tuan, saya tidak bermaksud ikut campur masalah anda. Apakah anda tidak bisa memberi kesempatan padanya? Pelayan ini bahkan sudah meminta maaf, jujur mengakui kesalahan dan bahkan mau bertanggung jawab untuk kesalahannya. Apa perlu melakukan kekerasan? Terlebih anda seorang pria." Ucap Brian.


"Kau, kau diam saja. Ini bukan urusanmu." Jawab manager jahat itu lagi.


"Bukan urusan saya untuk masalah restoran, tetapi akan menjadi urusan saya jika anda melukai sesama. Hargai perasaan dan hargai perkataan orang lain. Pernahlan anda berfikir bagaimana jika anda yang berada dalam posisi yang sama? Anda diperlakukan dengan buruk dan tidak baik. Apakah anda mau?" Brian menatap tajam kearah Manager.


"Huh! Kau menguruiku. Siapa kau! Dan kau, \(Manager menatap pelayan\) kau dipecat hari ini juga." Kata pelayan dengan suara lantang.


"Tuan jangan pecat saya," ucap pelayan memohon.


Brian mendekati pelayan, "jangan bersedih, datanglah keperusahaan ku. Aku akan memberimu perkerjaan." Kata Brian.


Brian meraba saku celananya, mengeluarkan dompet dan memberikan kartu namanya pada pelayan itu.


"Tapi tuan, saya.." jawab pelayan.


"Aku menghargai keberanianmu mengakui kesalahanmu. Jangan takut, mengaku salah bukan kejahatan. Kejahatan sesungguhnaya adalah, dimana kita mengakui kesalahan namun tidak dihargai! Diolok dan dipojokkan. Semua bisa membuat salah, bahkan orang paling berkuasa sekalipun." Mata Brian menatap kearah manager yang masih memasang wajah masam.


Manager langsung pergi meninggalkan Brian juga yang lain, merasa kesal, jengkel dan juga lelah.


"Tuan terima kasih, maafkan saya sudah membuat tuan sekeluarga melihat kejadian memalukan seperti. Sungguh maafkan saya." Ucap pelayan dengan suara lemah lembut.


"Bukan masalah, kemas barangmu dan pulanglah untuk beristirahat. Aku menunggumu datang besok." Kata Brian.


Pelayan mengangguk, "baik tuan, saya permisi." Pelayan melangakah kan kaki dan berjalan untuk mengambil barangnya lalu segera pergi meninggalkan restorant tersebut.


Amelia mendekati Brian dan merangkul lengan Brian. "Kerja bagus sayang, teruslah membela mereka yang lemah." Ucap Amelia.


"Tidak masalah, aku bangga masih ada orang yang berbaik hati dan ramah sepertimu. Sungguh luar biasa." Marco memuji.


"Terima kasih untuk pujianmu Marco, aku hanya ingin kita menghargai sesama itu saja, pelayan itu memang salah, namun pelayan itu sudah berani mengakui kesalahannya dan mau untuk bertanggung jawab. Masihkah kita tidak memafkan? Setidaknya jika tidak memafkan tidak perlu bersikap kasar." Brian menjelaskan.


Brian dan yang lain akhirnya pulang. Mereka sampai di tempat parkir dan berpisah. Mereka masuk dalam mobil masing-masing dan pergi meninggalkan restoran. Hari itu adalah malam yang melelahkan.


@@@@@... @@@@@...


Hallo semua..


Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..


Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..


Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..


Jangan lupa berikan vote juga ya..


Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,


•Pelukan Hangat Paman Tampan


(End, jika tidak ada kendala akan saya lanjutkan sekuel dari UMEKO SAKURA LEWI yang akan menjadi season ke tiga dari Pelukan Hangat Paman Tampan)

__ADS_1


•Pangeran Es Jatuh Cinta


(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)


•Suami Pengganti


•Pangeran Vampir


•Pangeran Vampir 2 (SEASON 2)


•Vampir "Sang Abadi"


•Dendam Permaisuri Kepada Kaisar


•Cinta Lama Yang Datang Kembali


•Mommy And Daddy (CLYDK2)


•Darren & Karren (Perjalanan Cinta) CLYDK SEASON KE 3


•Perfect Father


•Kamu Dan Aku


•Banyak ya.. (hehehe.. maafkan authornya lagi menggila bikin novel kala itu.. jangan khawatir pasti di tamatin semua kok..)


Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar.. vote juga dong..


Terimakasih..


Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..


Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..


ig: dea_anggie


Line id: dea_anggie


Fb: dea anggie


Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia


❤❤❤❤❤


Bye bye..


Salam hangat,


"Dea Anggie"


 

__ADS_1


__ADS_2