Lelaki Bayaran Amelia

Lelaki Bayaran Amelia
S2 - EPISODE 232


__ADS_3

(Kilas balik)


Malam hari pada saat David Harisson dan Angela mengundang makan malam bersama.


Brian, Amelia dan Alex makan malam bersama David, Angela dan Stela. Mengobrol ringan sembari makan malam.


"Lama tidak berjumpa Brian, kau terlihat lebih muda dari sebelumnya." Pujian dari David untuk Brian.


"Hmm.. apa kamu sudah jatuh cinta padaku?" Brian menggoda.


David dan senuanya tertawa, "haha.. kau masih saja suka bergurau Brian. Bagaimana keadaan Kalian semua? Semua baik baik saja?" Sapa David.


Brian mengangguk, hendak menjawab. Amelia menyela, "kami baik baik saja David. Bagaimna dengan kalian? Dan kalian akan berencana tinggal berapa lama?" Tanya Amelia.


"Kami juga baik Mel," jawab Angela.


"Kami berncana pindah kembali disini." Jawab David.


"Wow, itu kabar baik. Hai Stela.. kau nampak semakin cantik. Bagaimana dengan belajarmu?" Tanya Amelia.


"Hai Bi, belajarku baik. Aku ingin melanjutkan masuk unviersitas disini." Jawab Lovely.


"Ahh.. jika seperti itu kamu bisa pergi bersama untuk belajar ke universitas tempat Alex belajar. Benar kan Lex?" Amrlia melirik ke arah Alex.


Alex mengangguk, "ya jika Stela berkenan masuk. Dan ada jurusan yang dia inginka ma." Alex menjawab dengan melirik kearah Stela.


"Mmm, soal itu masih akan aku diskusikan dengan mama dan papa." Jawab Stela.


"Manis sekali.." Amelia memuji.


David dan Angela meminta Alex untuk lebih lagi dengan Stela. David mengatakan jika dirinya sangat menyukai Alex dan berniat menjodohkan Stela dengan Alex. Alex sempat terkejut, tidak menyangka jika Davida akan mengatakan hal seperti itu.


Dan yang lebih mengejutkan Brian dan Amelia setuju. Angela senang, David lebih senang lagi. Tidak menyangka jika Brian dan Amelia langsung menyetujui permintaan mereka.


Brian mengatakan untuk Stela dan Alex belajar lebih dahulu, jika waktunya sudah tepat baru akan melangsungkan pernikahan keduanya. Meskipun Alex sudah di latih mandiri sejak kecil, namun Brian ingin persiapan lebih matang lagi sebelum pernikahan. Brian ingin putranya sukses menggapai sekolah dan kelak menjadi kepala keluarga yang layak.


Inilah yang membuat David juga Angela kagum, Brian begitu luar biasa dalam mendidik anak anak mereka. David brrfikir, jika Brian saja mempunyai pemikiran yang luas dan memiliki hati yang baik. Sudah bisa di pastikan Alex akan menjadi anak yang berhasil dan berguna. David ingin putri tunggalnya mendapat kasih sayang dan bahagia. Melihat Alex dan Stela yang sudah dekat sejak kecil, juga bagaimana cara Alex memperlakukan Stela, melindungi Stela, juga membela Stela. Membuat David senang dan pada akhirnya memilih Alex.


1 jam berlalu, akhirnya makan malam usai. Usai makan malam dan berbicara banyak mengenai Alex dan juga Stela, Brian dan Amelia memutuskan untuk berpamitan pulang. Alex mengatakan ingin mengantar Stela, Brian dan Amelia pergi meninggalakan restorant. Davida dan Angela menyusul karena masih ada kepentingan. Meminta Alex untuk menjaga Stela.


Karena sudah kenyang makan dan masih belum ingin pulang, Alex mengajak Stela pergi berkunjung ke toko buku. Stela mengangguk mengiyakan, Stela senang Alex tidak menolak perjodohan yang di ajukan David. Begitu juga Alex yang diam diam sangat bahagia mengetahui jika keluarga Stela sangat menginginkannya sebagia menantu dan memintanya langsung untuk menjadi calon pendamping hidup putri mereka.


(Kilas balik berakhir)


♡♡♡♡♡


Inggris..


Flip dan Naomi telah kembali ke Inggris. Flip kembali bekerja dan melakukan rutinitasnya. Sedangkan Naomi melanjutkakan belajarnya.


Seperti halnya Alex dan Stela. Kali ini Dominic Lozza meminta Flip menjadi pendamping nasa depan Naomi. Mely yang sejak awal suka mengiyakan tnpa ragu ragu. Mely yakin Naomi adalah calon istri yang baik di masa depan.


Felix juga sepemikiran dengan Mely. Meminta Flip berudaha bekerja lrbih giat dan keras. Juga meminta Stela belajar dengan rajin agar bisa mencapai hasil terbaik.


Di Inggris, Dominic tinggal bersebelahan dan menjadi tetangga Mely juga Felix. Rumah lamanya di jual, Dominic membeli rumah yang ada dibsebelah rumah Felix.


Saat itu Felix memberi informasi mengenai tetangganya yang pindah karena harus mengikuti suaminya ke luar negeri dan menetap di negara tersebut. Dominic senang, setidaknya tidak merasa sendirian lagi karena ada Mely dan Frlix yang menemai sekaligus menjadi tetangga sebelah rumah.


Naomi dan Flip senang, dengan begitu bisa sering bertemu dan bermain bersama. Tidak butuh waktu lama untuk bertemu dan sangat kebetulan, kamar Naomi dan Flip berhadapan. Memudahkan untuk Flip memanggil Naomi atau menemui Naomi sewaktu waktu.


Terkadang Flip dan Naomi melakukan hal unik, mereka saling bicara ditelepon namun keduanya saling bertatap muka, berdiri di teras kamar mereka masing masing. Saling manatap dan memandang, saling mengutarakan hati dan pikiran lewat rangkaian kata yang indah.


Flip sangat senang, akhirnya bisa bersama dengan Naomi. Gadis yang dicintainya, begitu juga Naomi yang bahagia Flip mau menjadi prndamping masa depannya. Mau selalu bersamnya dan menatap masa depan indah bersama sama.


♡♡♡♡♡


Hari demi hari, waktu demi waktu telah terlewati. Andrew dan Lovely semakin romantis dan manis sebagai pasangan baru. Andrew belajar untuk mengendalikan diri, tidak ingin mengecewakan hati dan menyakiti hati Lovely. Lovely juga belajar untuk lebih dewasa, melakukan tugas tugasnya sebagai istri yang baik dan bijaksana.


Andrew dan Lovely masih sibuk dengan pekerjaan masing masing setiap harinya. Lovely tidak ingin berdiam diri di rumah dan ingin tetap bekerja di kantor.


Andrew tidak melarang, mendukung apa yang menjadi kemauan Lovely istrinya. Dengan syarat Lovely harus bisa menjaga diri dan kesehatan. Tidak memaksakan diri untuk melakukan aktivitas berat disaat tubuhnya lelah.


Lovely mengiyakan dan terus mengingat pesan Andrew untuk menjaga kesehatannya.


-----


Pagi hari..


"Hoam.." Lovely bangun dari tidurnya, menguap dan mengusap matanya perlahan. Lovely duduk bersandar dan merenggangkan otot bahunya. Lovey melipat tangan, menutup mata. Larut dalam doa.


"Terima kasih Tuhan, untuk hari baru yang Engkau sediakan. Semoga hari ini lebih baik dari dari kemarin. Kami mengucap syukur, Engkau selalu menjagai dan melindungi kami. Hanya ungkapan syukur dan kata terima kasih yang bisa kami berikan pada-Mu. Jadikan hidup kami sebagai berkat bagi semua orang, hidup kami sepenuhnya milik-Mu. Maa pakaialah kami sesuai kehendak-Mu. Ajar kami selalu menjadi orang yang rendah hati, selalu menjadi orang yang bijaksana dengan mengandalkan kasih. Ajar kami saling mengasihi sesama, saling mengampuni satu dengan yang lainnya. Tuhan.. jagai selalu papa dan mama, papa dan mama mertua, adik, dan juga kelaurga kami yang lain. Ampunilah kesalahan mereka, seperti Engkau mengampuni kesalahan kami. Oh Tuhan, sungguh luar biasa.. aku sangat bersyukur Tuhan. Terima kasih untuk semuanya, Amen.." Doa Lovely dalam hati.


Lovely membuka mata perlahan, terkejut melihat Andrew yang sudah bangun dan menatap ke arahnya.


Andrew tersenyum, "selamat pagi istriku.." ucal Andrew dengan suara lembut.


"Selamat pagi suamiku.." jawab Lovely, tersenyum manis.


Andrew mncium kening Lovely lembut, "ranjin sekali istriku. Hmm.. istri yang teladan." Andrew memuji.


"Jangan menggodaku, bedoalah dahulu. Aku akan kedapur." Ucap Lovely.


Andrew mengangguk, "oke, selesai berdoa aku akan membantumu." Jawab Andrew.


Lovely mengangguk perlahan, turun dari ranjang dan mengikat rambut. Lovely berjalan keluar dari kamar, Andrew masih ada di atas ranjang, Andrew duduk bersandar bantal melipat tangan dan menutup mata, mulai berdoa.


-----


Lovely mengoles roti dengan mentega, lalu mengoles selai. Lovely sudah menghangati susu dan menuang susu di gelas. Lovely menyiapkan susu dan roti selai di atas meja makan.


Klek...


Suara pintu terbuka, Andrew keluar dan berjalan menuju meja makan. Andrew melihat Love makan roti selai dengan lahap.


"Tidak ingin makan yang lain? Hanya ingin makan roti selai saja?" Tanya Andrew.


Lovely mengunyah dan menelan makanan yang ada di dalam mulutnya. "Aku tidak ingin makan yang lain, ingin makan ini saja." Jawab Lovely.


"Apa kamu baik baik saja? Kenapa nafsu makanmu buruk?" Andrew kembali bertanya karena penasaran, akhir akhir ini Lovely pemilih soal makan dan tidak makan banyak.


Lovely menggeleng, tidak bicara. Mulutnya penuh terisi oleh roti selai. Andrew mengehela nafa panjang, meminum susu dan memakan roti selai yang ada di hadapannya.


"Begini saja sudah terasa nikmat, sungguh luar biasa. Hanya roti yang diolea selai, namun jika makan bersama orang yang kita cintai dan sayangi sudah seperti makan sepiring steak. Hahaha.." Guman Andrew dalam hati.

__ADS_1


Tidak ada kata kata terucap, karena Lovely fokus pada makan dan minumannya. Andrew hanya terus mengamati istrinya, sesekali tersenyum tipis saat melihat istrinya mengunyah makanan begitu lucu dan membuatnya gemas.


Andrew menghabiskan roti isi dan susunya, begitu juga Lovely. Andrew berdiri dan meringkas piring dan gelas kotor miliknya juga milik Lovely. Segera Andrew membawa ke dapur untuk di cuci.


"Kamu bisa mandi lebih dulu sayang, aku akan menyusul setelah selesai mencuci piring." Andrew berbicara tanpa menatap Lovely, tangannya sibuk mencuci piring.


"Ya, aku akan mandi dan siapkan pakaianmu." Jawab Lovely.


Lovely tersenyum, sebenarnya ingin bermanja dengan Andrew. Lovely berjalan perlahan mendekati Andrew, Lovely memeluk Andrew dari belakang.


"Sayang, aku mencintaimu." Ucap Lovely secara tiba tiba.


Andrew kaget, "sayang.. kamu mengejutakanku. Ada apa? Tunggu aku tinggal membilas gelas dan piring." Jawab Andrew.


Andrew membilas gelas dan piring, tidak lama selesai. Andrew mencuci tangan dan mengelap tangannya, Andrew memegang tangan Lovely. Melepas tangan Lovely dari perutnya dan berbalik.


Andrew menatap Lovely dalam, Andrew tersenyum memeluk Lovely. "Manis sekali.." ucap Andrew, kemudian mencium kepala Lovely.


Andrew melepas pelukan menggendong Lovely masuk ke dalam kamar. Lovely tersenyum, memendamkan wajahnya di dada Andrew. Andrew dan Lovely masuk dalam kamar, Andrew menurunkan Lovely perlahan.


"Mau mendi bersama?" Goda Andrew.


"Andrew..." lagi lagi Lovely merasa malu.


Lovely berbalik dan berjalan kearah kamar mandi, Andrew menggelengkan kepala peerlahan melihat kelakuan istrinya.


"Mulut tidak bicara, tubuh yang begerak. Sangat menarik.." dalam hati Andrew.


"Sayang, tunggu aku." Andrew berjalan membuntuti Lovely. Andrew dan Lovely masuk dalam kamar mandi bersama dan mandi bersama.


20 menit kemudian..


Waktu mandi selesai, Lovely dan Andrew berganti pakaian. Lovely membantu Andrew mengancing kancing kemeja Andrew, memakaikan dasi Andrew dan merapikan rambut Andrew.


"Sempurna.." ucap Lovely, mengusap bahu Andrew.


"Terima kasih sayang, selalu membantuku bersiap." Andrew mendaratkan kecupan manis di hidung Lovely.


Lovely dan Andrew sudah selesai berpakaian dan siap pergi bekerja. Setiap hari, Andrew bertugas mengantar Lovely. Untuk sore harinya Lovely terkadang di antar oleh Alex atau supir Brian.


Brian sering pergi kelaur kota dan jarang bertemu dengan Lovely, karena kesibukan masing masing yang tidak bisa dihindari. Kadang bertemu dirapat atau pertemuan dan hanya bertanya kabar.


Lovely dan Andrew pergi bersama sama meninggalakan apetemen.


45 menit kemudian..


♡♡♡♡♡


Mobil Andrew berhenti di lobby, Lovely bersiap turun. Lovely mencium pipi Andrew. "Hati hati sayang, sampai jumpa saat jam makan siang." Ucap Lovely.


Andrew mengusap lembut wajah Lovely dan mencium kening Lovely. "Selamat bekerja sayang, i love you.." suara lembut Andrew.


"I love you too.. bye.." Jawab Lovely, Lovely membuka pintu mobil dan turun. Lovely mrlambai dan berjalan masuk dalam gedung kantor.


Untuk sesaat Andrew melihat istrinya masuk kedalam, tidak lama Andrew melesat pergi meninggalkan kantor istrinya untuk pergi ke kantornya sendiri.


-----


Lovely berjalan menuju ruangannya. Lovely membuka pintu dan masuk dalam ruangan. Lovely kembali menutup pintu, Lovely merasa sakit kepala. Lovely berjalan perlahan mendekati meja kerjanya.


"Kenapa mendadak sakit kepala, pagi ini ada pertemuan dengan klien." Keluh Lovely.


Lovely duduk bersandar, menyandarkan kepalanya juga berharap sakit kepalanya mereda. Setelah menunggu beberapa lama sakit kepala Lovely tidak kunjung mereda. Lovely justru merasa aneh pada tubuhny, perutnya terasa seperti diaduk aduk, Lovely mual dan ingin muntah.


Lovely secepat lilat berdiri, menahan rasa sakit dan berjalan menuju kamar kecil di dalam ruangannya.


Lovely mual dan muntah, perutnya benar benar terasa tidak nyaman. Lama Lovely berada didalam kamar kecil, Lovely menunggu keadaanya membaik. Kepalanya semakin sakit, pandangan matanya mulai gelap. Tubuh Lovely terasa lemas tidak lama Lovely jatuh pingsan.


Pintu ruangan Lovely terbuka, Brian masuk dalam ruangan Lovely. Berniat memberikan cake favorit Lovely.


Brian masuk dan menutup pintu, melihat sekeliling ruangan. Tidak menemukan putrinya di dalam ruangan, Brian meletakan cake diatas meja.


"Love.. sayang.. kamu dimana nak." Panggil Brian.


Brian melihat tas Lovely diatas meja, "dimana Lovely," Guman Brian.


Brian berjalan kearah pintu hendak keluar dari ruangan, Brian metasakan sesuatu yang mengganjal dihatinya. Brian mengurungkan niatanya untuk pergi dan berjalan ke kamar mandi. Brian mengetuk pintu kamar mandi memanggil Lovely.


Tidak ada jawaban, Brian memegang gagang pintu kamar mandi, pintu tidak dikunci. Brian perlahan membuka pintu kamar mandi, matanya terbelalak mendapati putrinya jatuh pingsan dan tergeletak di lantai.


Brian langsung menghampiri Lovely dan memeriksa keadaan Lovely. Brian menghubungi sekertarisnya mengatakan jika rapat dan pertemuan hari itu di batalkan, ada keadaan darurat.


Brian menggendong Lovely keluar dari ruangan dan membawa Lovely pergi ke rumah sakit. Brian takut terjadi sesuatu pada putrinya, Brian sudah cemas dan panik.


♡♡♡♡♡


Di rumah sakit..


Brian menunggu Lovely yang sedang menjalani perawatan. Brian duduk di ruang tunggu, Brian berharap putrinya baik baik saja.


Lama menunggu akhirnya dokter keluar dan menghampiri Brian. Brian penasaran dengan kondisi Lovely, langsung bertanya pada dokter.


"Dok, bagaimana keadaan putri saya?" Tanya Brian.


"Tuan, tidak ada yang perlu di cemaskan. Kondisi seperti yang anda lihat normal terjadi pada wanita hamil." Jawab dokter.


Brian terkejut, "hamil?" Guman Brian.


"Selamat tuan, anda akan segera menjadi seorang kakek. Ahh.. dimana suaminya?" Tanya dokter.


"Sedang dalam perjalanan. Terima kasih dok, boleh saya bertemu putri saya?" Brian masih tidak percaya, rasanya seperti mimpi. Sebentar lagi dia akan menjadi seorang opa.


"Silahkan tuan, saya ada pekerjaan lain. Permisi." Ucap dokter yang langsung pergi.


Brian masuk dalam ruangan, melihat Lovely yang duduk bersandar bantal. Lovely menatap Brian dan tersenyum.


"Papa.." panggil Lovely.


"Sayang, selamat.. kamu akan segera menjadi seorang ibu." Brian mendekat, mencium kening Lovely dengan lembut.


"Terima kasih pa, selamat papa juga akan segera menjadi opa." Jawab Lovely.


Brian mengangguk memeluk Lovely. "Ini adalah kabar baik, mama dan adikmu pasti akan senang." Ucap Brian.

__ADS_1


Brian melepas pelukan, ponselnya berdering. Panggilan dari sekertarisnya.


"Tunggu, papa angkat telepon dulu." Kata Brian, mengeluarkan ponsel dari dalam saku dan menerima panggilan.


Brian berbincang di telepon, Lovely hanya menatap papanya yang berbicara serius di telepon. Brian mengakhiri panggilan dan menatap Lovely.


"Love, maaf papa tidak bisa lama lama menemanimu. Ada klien dari Indonesia datang secara khusus. Papa tidak bisa membuat mereka menunggu, tunggu Andew sampai papa akan kembali ke kantor. Kamu tidak keberatan kan?" Brian tidak tega meninggalkan Lovely.


Lovely menggeleng, " aku baik baik saja papa, terima kasih papa sudah membantuku dan membawaku ke rumah sakit." Jawab Lovely.


Brian tersenyum, mengusap kepala Lovely. Pintu ruangan terbuka, Andrew datang dengan nafas tersengal. Andrew sangat khawatir akan keadaan Lovely saat Brian memberitahukan jika Lovely pingsan.


"Sayang.. kamu baik baik saja?" Andrew cemas.


Brian tersenyum, "suamimu datang. Papa pergi dulu ya." Brian menatap Lovely.


Lovely mengangguk, "hati hati pa.."


Andree dan Brian saling bertatap muka, "pa.. terima kasih sudah membantu membawa Lovely ke rumah sakit." Ucap Andrew.


Brian menepuk bahu Andrew, "selamat.. kamu akan segera menjadi papa.." Brian berlalu pergi meninggalkan Andrew dan Lovely dalam ruangan.


Andrew terkejut, tidak bisa bicara. Mulutnya seakan terkunci, tanpa di sadari air matanya menetes, Andrew memalingkan wajah dan manatap Lovely.


Andrew berjalan mendekat dan memeluk Lovely. Andrew menagis, merasa sangat bahagia. Lovely mengusap kepala dan punggung Andrew.


"Kita akan mempunyai bayi sayang.." suara lirih Andrew.


Lovely mengangguk, "ya.. aku senang, aku akan menjadi mama." Jawab Lovely mengeratkan pelukan


Andrew dan Lovely saling berpelukan lama. Sesuatu yang dinantikan akhirnya datang, seorang anggota keluarga baru yang akan memberikan warna dalam kehidupan pernikahan Andrew dan Lovely.


-End-


-Akhir season 2-


@@@@@... @@@@@...


Dear, semua pembaca setia saya. Terima kasih semuanya, selalu setia mendukung dan membaca karya saya. Saya merasa bersyukur dan terharu atas dukungan dan semangat untuk saya yang sudah kalian berikan.


Saya akan menulis karya-karya baru lainnya, tunggu dan nantikan ya. Terus berikan dukungan dan semangat kalian pada saya. Tanpa kalian saya bukanlah apa-apa.


Saya minta maaf apabila saya melakukan kesalahan yang disengaja maupun tidak disengaja. Maaf apabila karya-karya saya kurang berkenan. Saya akan berusaha lebih baik lagi untuk kedepannya.


Sampai jumpa dikarya-karya saya selanjutnya ya..


Bye bye..


(Spesial untuk Author rahasia, terima kasih sudah membantu di saat-saat terakhir. Kamu yang hanya bergelut dalam pekerjaan dan dunia games akhirnya mau turun tangan membantuku. Aku terharu.. terima kasih banyak ya♥️)


@@@@@... @@@@@...


Hallo semua..


Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..


Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..


Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..


Jangan lupa berikan vote juga ya..


Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,


•Pelukan Hangat Paman Tampan


(End, jika tidak ada kendala akan saya lanjutkan sekuel dari UMEKO SAKURA LEWI yang akan menjadi season ke tiga dari Pelukan Hangat Paman Tampan)


•Pangeran Es Jatuh Cinta


(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)


•Suami Pengganti


•Pangeran Vampir


•Pangeran Vampir 2 (SEASON 2)


•Vampir "Sang Abadi"


•Dendam Permaisuri Kepada Kaisar


•Cinta Lama Yang Datang Kembali


•Mommy And Daddy (CLYDK 2)


•Darren & Karren (Perjalanan Cinta) CLYDK SEASON KE 3


•Perfect Father


•Kamu Dan Aku


•Banyak ya.. (hehehe.. maafkan authornya lagi menggila bikin novel kala itu.. jangan khawatir pasti di tamatin semua kok..)


Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar.. vote juga dong..


Terimakasih..


Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..


Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..


ig: dea_anggie


Line id: dea_anggie


Fb: dea anggie


Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia


❤❤❤❤❤


Bye bye..

__ADS_1


Salam hangat,


"Dea Anggie"


__ADS_2