
Brian dan Amelia makan siang bersama. Amelia banyak memesan makanan. Dan memesan untuk dibungkus dalam kotak. Brian heran melihat istrinya begitu sibuk di dapur rumah makan. Amelia kembali duduk dan menikmati makanan. Brian terus menatap Amelia.
Brian: memesan banyak makanan, kamu tidak makan berapa lama?
Amelia: hei, yang lain aku bungkus. Aku suruh kurir mengirim ke rumah.
Brian: lalu yang di dalam kotak?
Amelia: hari ini sebelum ke tempat yang kamu tuju kita mampir dulu ke panti asuhan di dekat rumah lamaku ya.. aku baru saja melihat di internet, panti asuhan itu masih berdiri. Dan aku sudah berjanji untuk mampir.
Brian terkejut, tak bisa bicara apa apa. Brian tersenyum melihat kebaikan hati Amelia.
Amelia: ada apa? Kenapa tersenyum?
Brian: selalu ada kejutan di setiap kesempatan.
Amelia: saat mencicipi makanan enak aku ingat. Boleh kan? Kamu tidak marah kan?
Brian: tidak, untuk apa marah. Aku justru senang istriku punya hati yang baik. Mau berbagi kepada anak yatim piatu. Aku bangga padamu.
Amelia: ya.. selagi kita masih bisa melakukan hal hal yang baik kenapa tidak dilakukan. (Tersenyum)
Brian: aku harap Lovely juga tumbuh menjadi wanita cantik dan baik hati sepertimu sayang.
Amelia: maka dari itu, kita harus mulai menabur benih benih kebaikan, agar kita menuai hal hal baik dikemudian hari. Semua orang tua pasti inginkan yang terbaik untuk buah hati mereka. Begitu juga kita.
Brian: hmmm.. kata katamu semakin luar biasa. Aku suka itu, suapi aku ayam ditanganmu.
Amelia: hmm.. jangan, pesanlah lagi. Ini sudah aku gigit.
Brian: aku mau punyamu.
Amelia menyuapi Brian makan. Brian menatap Amelia, Brian mengedepikan satu matanya menggoda Amelia.
Amelia: sudah makan sendiri, jangan manja. Dudukan Lovely di kereta, aku akan memberinya biskuit.
Brian mendudukan Lovely di kereta Bayi dan memberi Lovely biskuit. Lovely mulai memakan Biskuit di tangannya. Brian mulai makan begitu juga dengan Amelia yang yang sudah mengosongkan piringnya.
Brian: kamu suka?
Amelia: ya, aku makan setengah porsi nasi dan menghabiskan banyak ikan.
Brian: ada tempat yang ingin kamu kunjungi?
__ADS_1
Amelia: entahlah, belum ada pikiran berkeliling. Makanlah pelan pelan, aku akan cuci tangan dulu.
Amelia berdiri dan pergi mencuci tangan. Brian makan perlahan matanya sesekali mengawasi Lovely. Lovely mengecap bibirnya yang mungil melihat Brian yang sedang makan. Brian tersenyum kearah Lovely. Lovely terkekeh menunjukan giginya.
20 menit kemudian..
Brian dan Amelia meninggalkan rumah makan dan pergi menuju panti asuhan. Di sepanjang jalan Amelia tidak berhenti makan. Amelia dan Lovely berlomba makan roti tawar kentang. Brian menggelengkan kepala melihat istri dan anaknya.
Brian: makanmu beberapa hari ini banyak.
Amelia: entahlah, nafsu makanku meningkat. Mungkin karena masakan disini enak.
Brian: bukan karena hamil kan?
Amelia: hmmm.. tunggu, biar aku lihat kalender.
Amelia mengeluarkan ponselnya dan melihat kalender. Matanya melebar, Brian menatap Amelia. Brian mulai penasaran.
Brian: ada apa?
Amelia: sepertinya aku harus tes kehamilan. Aku sudah terlambat datang bulan 2 minggu.
Brian: benarkah? Akan bagus jika kamu hamil.
Amelia: hmm.. semoga saja. Atau kita periksa saat kita kembali ke Amerika saja. Aku tak ingin kecewa. Sama seperti dulu, sebelum ada Lovely.
Amelia: iya sayang. Fokuslah menyetir.
♡♡♡♡♡
Panti Asuhan.
Brian dan Amelia menemui kepala panti. Mereka berbincang, kepala panti yang sebelumnya sudah meninggal dan di gantikan oleh anaknya (kepala panti yang sekarang). Kepala panti mengajak Brian dan Amelia berkeliling. Brian melihat bangunan kuno yang sedikit berantakan dan dinding panti juga sudah retak retak.
Brian langsung mengambil tindakan. Brian meminta ijin kepala panti merenovasi panti. Kepala panti senang, Brian mau turun tangan membantu. Amelia kagum, Brian mai peka dan peduli. Amelia bertanya perihal pendidikan anak anak. Ternyata anak anak panti sekolah dengan baik.
Kepala panti mendapat panggilan di ponselnya, dan berjalan sedikit menjauhi Brian dan Amelia. Brian menatap amelia, ingin menyampaikan sesuatu.
Brian: bagaimana jika kita menjadi donatur tetap disini?
Amelia: boleh, tetapi kita harus meminta kepala panti untuk merahasiakan identitas kita. Aku tidak ingin pamer.
Brian: itu juga maksudku. Baiklah, aku akab bertanya pada Lely atau Mely untuk mencari arsitek agar renovasi segera berjalan.
__ADS_1
Amelia: lalu mereka akan tinggal dimana saat bangunan di renovasi?
Brian: bisa tinggal di rumah lamamu kan? Apa kamu mengijinkan?
Amelia: rumah lama?
Brian: ya rumah besar di ujung jalan (tersenyum) kesanalah aku akan membawamu pergi.
Amelia: oh sayang, terimakasih. Aku sangat senang. Aku merindukan rumah lamaku, kamu tahu dari mana?
Brian: ingat saat terakhir kali kita kesini. Saat itu kita belum menikah. Aku diam diam menyelidiki dan mencari tau. Aku akhirnya tau kamu memuliki rumah disini. Setiap minggu aku mengirim pelayan rumah untuk membersihkan rumahmu.
Amelia: kamu tidak pernah cerita padaku. Aku kira rumah itu sudah dijual Abed saat itu.
Brian: ya, aku menebus rumah itu dari seorang agen jual beli rumah. Saat itu Abed sudah menjual rumah itu. Dan aku berhasil membelinya. Sekarang akan aku berikan padamu sebagai hadiah.
Amelia tersenyum cantik. Amelia tidak menyangka Brian akan melakukan hal sejauh itu. Kepala panti datang dan mendekat, kepala panti membawa Brian, Amelia dan Lovely menemui anak anak panti yang sedang bermain di ruang perpustakaan.
Amelia dan Brian memperkenalkan diri. Anak anak menyukai Amelia, Brian dan juga Lovely. Anak anak saling berceriya keadaan masing masing. Brian dan Amelia mendengarkan keluh kesah mereka. Beberapa dia antaranya bertinggah lucu dan menggemaskan, membuat Brian dan Amelia tertawa lebar. Amelia dan Brian sangat senang bisa mengenal dunia anak anak di panti. Amelia dan Brian saling menatap, mereka saling tersenyum. Brian dan Amelia senang dapat berbagi kebahagiaan dengan anak anak di panti.
Hallo semua..
Terimkasih ya sudah mau berkunjung dan mau membaca novel saya..
Beri like,☆ dan isi kolom komentar ya..
Beri tip juga boleh..
Yuk, mari datang berkunjung ke novel saya yang lain. Denga judul,
•Pelukan hangat Paman Tampan (End)
•Pangeran Es Jatuh Cinta
(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)
Beri like,☆ dan isi kolom komentar ya..
Beri tip juga boleh..
Bye bye..
Sampai jumpa di episode selanjutnya..
__ADS_1
Salam hangat,
"Dea Anggie"