My Little Dosen

My Little Dosen
CHAPTER 101


__ADS_3

Geser keCryill yang masih berada didalam kamar apartemennya Khafita.


Pagi yang sama ditempat yang berbeda, Cryill dan Khafita mereka berdua baru saja bangun dari tidur nyenyak mereka ketika waktu sudah menunjukkan pukul delapan pagi.


Disaat dirumah sakit sedang ada saling keterkejutan dari semua Keluarganya, Cryill dia malah baru saja membuka matanya sambil melihat kearah wajahnya Khafita yang baru saja membuka matanya juga yang sedang berada didalam pelukannya.


Ketika Cryill sedang asik menatap lekat wajah wanita yang baru saja resmi menjadi kekasihnya itu, tiba-tiba saja telinga Cryill mendengar dering ponselnya yang dia taruh diatas meja samping ranjangya Khafita.


Cryill langsung saja melepaskan pelukannya Kahfita, yang mana membuat Khafita langsung saja terjaga sepenuhnya karena gerakan tiba-tiba dari Cryill yang seperti itu.


Melihat nama Evan dipanggilan masuknya, membuat Cryill langsung saja mengangkat sambungan telefonnya itu.


" Halo Evan?? ",, kata Cryill kepada Evan ketika dia sudah mengangkat sambungan telefonnya Evan.


" Tuan, jangan lupa hari ini anda jadwal meeting penting dengan client anda yang dari Jamaika Tuan jam sepuluh nanti ",, kata Evan kepada Cryill.


" Aduh ",, kata Cryill dengan tanpa suara sambil memukul dahinya sendiri karena terlupa dengan meeting penting itu, sebab keasikan dengan Dokter Khafita yang sekarang sudah resmi menjadi kekasihnya.


" Iya-iya baiklah saya akan segera kesana ",, jawab Cryill kepada Evan sambil duduk dipinggir ranjangnya Khafita.


Dan Khafita sendiri, dia yang mendengar perkataannya Cryill, dia menjadi sedikit penasaran sekali, siapakah yang sedang menelfon kekasihnya itu.


Dan setelah itu sambungan telefonnya Cryill akhirnya terputus juga, ketika Cryill sudah mendengar jawaban dari Evan.


" Siapa Cryill?? ",, tanya Khafita kepada Cryill, ketika Khafita melihat sambungan telefonnya Cryill sudah terputus.


" Sekretaris aku, dia mengingatkanku jika aku hari ini ada meeting penting dengan clientku ",, jawab Cryill kepada Khafita.


" Tidak bisakah kamu membatalkannya untukku??, karena aku masih ingin bersama kamu Cryill ",, kata Khafita kepada Cryill.


" Maaf tidak bisa sayang, sebab ini adalah meeting penting untuk Perusahaanku ",, jawab Cryill kepada Khafita.


" Baiklah jika memang begitu, sini maukah kamu mencium aku dulu sebelum kamu pergi ",, kata Khafita kepada Cryill.


Dan Cryill dengan senang hati langsung kembali merebahkan badannya lagi diatas ranjang untuk berciuman mesra dengan Khafita dipagi hari yang cerah itu.


Mereka berciuman dengan sangat mesra penuh dengan perasaan, dan penuh dengan penghayatan sekali.


Dan lama kelamaan yang namanya insting laki-laki dewasa, pastilah tanpa sadar menuntun tangannya Cryill yang menganggur untuk meraba dan menelusuri tubuh indahnya Khafita.

__ADS_1


Apalagi Cryill sudah lama dia tidak menyalurkan hasratnya itu kepada lawan jenisnya, pastilah sangat mudah sekali untuk membuat hasr4t kelelakiaannya muncul kepermukaan.


" Aaaaahhh ",, d***h reflek dari Khafita ketika tangannya Cryill merem45 pelan gundukan lemak yang ada didadanya.


Dan ketika Cryill mendengar suara d***hannya Khafita dia langsung saja melepaskan ciuman bibir mereka dengan secepatnya.


" Maaf Khafita sayang, sepertinya aku harus pergi dari sini, kamu baik-baik ya disini, dan berangkat kerumah sakitnya ",, kata Cryill kepada Khafita.


Dan Khafita dia tersenyum manis sekali kepada Cryill yang tidak mau menyalurkan hasr4tnya itu kepadanya.


Walau Khafita sangat tahu sekali, jika Cryill sudah berada diposisi On.


" Iya sayang, kamu juga hati-hati pulang dari sini dan berangkat kekantornya ya ",, jawab Khafita kepada Cryill sambil tersenyum manis sekali.


Cryill pun hanya mengangguk saja sambil membalas senyum manisnya Khafita ketika menanggapi perkataannya Khafita tadi kepadanya.


Setelahnya Cryill langsung saja berlalu keluar dari dalam kamarnya Khafita untuk pulang menuju kemansion sang Kakak, yaitu Denzel.


Sedangkan Khafita sendiri setelah ditinggal pergi oleh Cryill, dia langsung saja beranjak bangun dari atas ranjangnya untuk menuju kedalam kamar mandinya.


Bahkan Cryill pun dia sampai belum sempat sarapan bersama dengan Khafita.


Dan saat ini Khafita dia sedang asik mandi, dan bersih-bersih badannya didalam kamar mandi untuk bersiap-siap berangkat kerumah sakit.


Untuk urusan makan, Khafita nanti memutuskan untuk mencari Cafe atau restoran sambil dia berangkat kerumah sakit.


Sedangkan Cryill yang sudah berada didalam mobilnya pun, Cryill terus saja mengendarai mobilnya dengan perasaan bahagia, karena sudah mempunyai seorang kekasih.


Dan Cryill juga tidak menyangka jika akhirnya dia bisa menakhlukkan hatinya sang Dokter cantik itu.


Sekitar empat puluh lima menitan berkendara akhirnya mobil yang dikendarai oleh Cryill sampai juga dipelataran mansionnya Denzel.


Dan Cryill yang baru saja keluar dari dalam mobil, dia langsung juga disambut ramah oleh para anak buahnya denzel.


Sedang kita beralih keKhafita lagi.


Khafita sendiri yang sudah selesai mandinya dan ganti baju, dia saat ini sedang berhias didepan meja riasnya untuk bersiap-siap berangkat kerumah sakit.


Dan ketika Khafita sudah siap semuanya, dia langsung saja melangkahkan kakinya untuk keluar dari dalam apartemennya untuk menuju keparkiran apartemen.

__ADS_1


Khafita yang sudah sampai didepan mobilnya, dia langsung saja masuk kedalam mobilnya, dan segera mengendarai mobilnya untuk menuju kerumah sakit tempat dia bekerja.


Namun sebelumnya Khafita, dia akan mampir sarapan plus makan siang diCafe atau restoran yang nanti dia lewati.


Disaat Khafita sedang sibuk mengendarai mobilnya, tiba-tiba saja dia mendapatkan telefon dari teman kerjanya.


Khafita yang mendengar dering ponselnya, dia langsung saja mencoba mengambil ponselnya yang ada didalam tas yang dia bawa sambil terus mengendarai mobilnya.


" Ini dimana ponsel aku ",, kata Khafita sambil terus merogoh kedalam tas jinjing miliknya dengan mata yang terus fokus kearah depan.


" Nah ketemu ",, kata Khafita lagi dan dia langsung saja mengangkat sambungan telefonnya itu tanpa berhenti dulu untuk menggunakan handsfreenya.


" Halo Sandra?? ",, kata Dokter Khafita sambil mengendarai mobilnya dengan menggunakan satu tangan saja.


" Dokter Khafita yang cantik, anda harus segera kerumah sakit, karena ada pasien yang segera membutuhkan pertolongan kamu ",, jawab Sandra kepada Khafita yang sesama Dokter dirumah sakit yang sama dengannya.


" Ba ........aduh!!! ",, kata Khafita dengan reflek karena dia terkejut ketika ada seseorang yang tiba-tiba saja menyeberang jalan dengan tiba-tiba.


Sebenarnya, tidak tiba-tiba juga orang itu menyeberang jalan, fikirannya Khafitanya saja yang terpecah konsentrasinya karena sambil menerima telefon dan juga belum sarapan.


Hingga membuat ponselnya Khafita yang tadi dia genggam untuk menjawab panggilannya Sandra terlempar jatuh kebawah jok kursi mobilnya.


Sungguh sangat sembrono sekali, Khafita bukannya berhenti untuk mengambil ponselnya, dia malah terus melajukan mobilnya sambil meraba ponselnya yang terjatuh itu.


Semakin buyar saja fikirannya Khafita, dan tanpa Khafita sadari, ada mobil box didepannya yang ingin menyeberang jalan karena ingin berganti laju jalannya dijalan yang sama dengannya.


Dan akhirnya ................


Braaaakkkkkkkkk ............!!!!!!!!!!


Kecelakaan tidak bisa dihindari, mobilnya Khafita yang harusnya berhenti untuk memberikan ruang kepada mobil box itu untuk menyeberang jalan, dia malah terus melaju dan lalu menabrak body mobil box itu hingga membuat badan mobilnya Khafita yang depan rusak cukup parah sekali.


Dan membuat tubuhnya Khafita terjepit dibadan mobil yang ringsek itu.


Kecelakaan mobilnya Khafita membuat jalanan yang awalnya lancar menjadi terhambat dan juga macet yang cukup panjang sekali.


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...


...***TBC***...

__ADS_1


__ADS_2