
Sungguh jawabannya Tevy tadi tentang Milka membuat semua Keluarga Carrington menjadi sangat terkejut sekali.
Pasalnya Vince dan Milka kemarin malam, mereka berdua terlihat sangat meyakinkan sekali dihadapan Keluarga Carrington jika mereka seperti sepasang suami istri.
Dan Christian yang masih tidak percaya dengan perkataannya Tevy, dia lalu bertanya lagi kepada Tevy untuk lebih meyakinkannya lagi.
" Tevy, jangan bercanda kepada Kakak??!! ",, Kata Christian kepada Tevy dengan nada yang sedikit tidak percaya.
Padahal didalam hatinya Christian, dia sungguh sangat senang sekali ketika mendengar jawabannya Tevy itu.
Dan Christian berharap Tevy menjawab pertanyaannya sesuai harapannya, supaya dia bisa memperjuangkan Milka yang selalu menghindarinya.
Bukan hambatan karena keluarga yang menjadi halangan dari Christian mendekati Milka, tapi karena egonya Milka sendiri yang sangat besar sekali, serta Milka juga tidak nyaman berdekatan dengan Christian.
" Untuk apa Tevy bercanda kepada Kak Tian, memang itu kenyataannya, coba lihat saja diKartu Keluarga mereka, Kakak kan seorang Pangeran pastilah mudah untuk menyelidiki ini semua ",, jawab Tevy kepada Christian.
" Dan Kakak itu aneh, uang banyak, pengawal banyak, seorang Pangeran pula, tapi kenapa terlihat bodoh sekali sih ketika sudah menyangkut hati dengan seorang perempuan ",, kata Tevy lagi kepada Christian dengan sedikit merasa gemas sekali.
" Untung saja yang akan meneruskan Kerajaan adalah Kak Charles, coba kalau Kak Tian.......... pastilah sudah hancur ini Negera jika Kak Tian mudah galau karena perempuan!! ",, sindir Tevy kepada Christian.
Dan semua perkataannya Tevy langsung saja mendapatkan tepuk tangan meriah dari Ayah Marson dan juga Charles.
Sebab Ayah Marson dan juga Charles mereka berdua sangat setuju sekali dengan semua perkataannya Tevy tadi untuk Christian.
Sedangkan Christian yang mendapatkan perkataan menohok seperti itu dari Tevy, dia hanya bisa diam saja sambil menampilkan wajah yang entah bagaimana menggambarkannya.
Ketika mereka semua sedang pada mentertawakan kebodohan dari Christian, dan mengobrol hangat dengan satu sama lainnya.
Tiba-tiba saja pintu ruangan perawatannya Tevy terbuka dari luar, dan ternyata yang membuka adalah suster yang menjadi asisstannya Dokter Sandra.
" Permisi semua, saya cuma mau memberikan surat sehat ini dari Dokter Sandra kepada Nyonya Tevy, ini Nyonya suratnya, dan anda sudah diperbolehkan pulang sekarang ",, kata Suster itu kepada semua orang dengan ramah dan langsung saja memberikan surat itu kepada Tevy.
Denzel yang duduk disebelahnya Tevy, dia langsung saja menerima surat itu.
Sedangkan sang suster tadi, ketika sudah memberikan surat itu, dia langsung saja berpamitan pergi kepada semua orang untuk berlalu keluar dari dalam ruang perawatannya Tevy.
__ADS_1
" Ayo mari kita pulang ",, kata Tevy kepada semua orang.
" Oh ya Nak, sebelum pulang ini ada baju untuk kamu ",, kata Mamah Jovanka kepada Tevy sambil memberikan paperbag yang berisi baju untuk Tevy.
" Untuk Tevy Mah?? ",, kata Tevy kepada Mamah Jovanka sambil menerima paperbagnya.
" Iya,....... itu khusus Mamah belikan untuk kamu ketika pulang dari rumah sakit kemarin, coba pakailah Nak ",, jawab Mamah Jovanka kepada Tevy sambil tersenyum hangat.
" Tevy coba ya Mah, kebetulan ini siPapi Denzel dia lupa tidak membawakan Tevy pakaian ",, kata Tevy dengan wajah yang sangat senang sekali, sambil menyindir Denzel.
Denzel yang disindir oleh Tevy, dia hanya menampilkan wajah seperti sedang tidak berdosa saja.
" Iya Nak, sana coba dulu ",, jawab Mamah Jovanka lagi kepada Tevy.
Dan setelahnya Tevy langsung saja beranjak berdiri dari duduknya untuk masuk kedalam kamar yang tersedia didalam ruang perawatannya untuk berganti baju.
Tevy sungguh langsung jatuh cinta dengan baju yang dibelikan oleh Mamah Jovanka kepadanya, pasalahnya bajunya sungguh sangat pas ditubuhnya yang mungil dan warnanya pun Tevy sangat menyukainya, yaitu berwaran biru muda.
Dress yang panjangnya sekitar selutut itu membuat penampilannya Tevy semakin anggun saja.
Wajar saja jika dressnya sangat cantik, karena Mamah Jovanka membeli dress itu dengan harga yang tidak bisa dibilang murah dibutik langganannya.
Dan Mamah Jovanka memang sengaja membelikannya untuk Tevy.
Setelah selesai berganti baju dan menguncir rambutnya yang panjang itu dengan asal, Tevy langsung saja keluar dari dalam kamar tersebut.
" Mah cantik tidak ",, kata Tevy kepada Mamah Jovanka ketika dia baru saja keluar dari dalam kamar itu.
Semua orang langsung saja mengalihkan pandangannya kearahnya Tevy.
Dan Mamah Jovanka yang melihat Tevy, dia langsung saja berdiri dari duduknya dan langsung juga memeluk Tevy dengan tiba-tiba.
" Mamah kenapa?? ",, tanya Tevy kepada Mamah Jovanka yang ternyata sedang menangis ketika memeluknya.
" Seperti inilah Nak yang selau Mamah rindukan dari anak perempuan Mamah, yang akan selalu bertanya apakah cantik penampilannya, dan Mamah akhirnya bisa merasakannya disisa umur Mamah yang sudah tua ini ",, jawab Mamah Jovanka kepada Tevy dengan masih ada sisa-sisa air mata dimatanya.
__ADS_1
Tevy yang mendengar perkataan dari Mamah Jovanka, dia langsung saja mengusap air mata Mamah Jovanka dengan lembut, sambil bibir yang tersenyum manis sekali.
Ternyata tidak cuma Mamah Jovanka saja yang menangis, Ayah marson, Charles dan juga Christian serta Natalie yang melihat pemandangan haru didepan mereka itu.
Mereka tanpa sadar juga ikut meneteskan air mata bahagianya sama seperti Mamah Jovanka.
Sedang Cryill yang masih ada disitu, dia sedikit bingung dengan hubungan antara Tevy dan juga Keluarga Carrington.
" Sebenarnya mereka itu mempunyai hubungan apa sih??, ko terlihat seperti dekat sekali ",, kata batinnya Cryill sambil masih memperhatikan Tevy dan juga Mamah Jovanka.
" Mamah jangan menangis lagi ya, Tevy kan anak Mamah?? dan mulai sekarang Tevy akan selalu menemani Mamah, jika siDenzel mengijinkanku ",, kata Tevy kepada Mamah Jovanka sambil tersenyum manis sekali.
Tevy juga berbicara sambil menyindir Denzel, dan langsung membuat semua orang pada tertawa termasuk Denzel, kecuali Cryill yang masih bingung sendiri dengan situasi yang sedang dilihatnya itu.
" Tevy anaknya Keluarga Carrington?? ",, kata batinnya Cryill dengan sambil bertanda tanya besar sekali.
Sebab hanya Cryill saja yang belum tahu sendiri yang ada didalam ruangan itu.
" Charles coba tanyakan apakah hasilnya sudah keluar??, mumpung kita sekalian ada disini ",, kata Ayah Marson dengan tiba-tiba kepada Charles.
" Baik Ayah, tunggu sebentar ",, jawab Charles kepada Ayah Marson.
Dan Charles langsung saja berlalu keluar dari dalam ruang perawatannya Tevy untuk mencari tahu apakah hasil dari tes DNAnya sudah keluar.
Sedangkan Tevy dan Mamah Jovanka mereka berdua sudah pada kembali duduk lagi keshofa yang tadi mereka duduki.
" Anak Ayah memang paling cantik ",, kata Ayah Marson memuji penampilannya Tevy.
" Terimakasih Ayah ",, jawab Tevy kepada Ayah Marson dengan tersenyum senang.
"Jika Tevy dia anaknya Tuan Marson, itu artinya Tevy seorang princess dong, pantas saja kemarin dia sulit ditemukan ketika menghilang dari Kak Denzel ",, kata batinnya Cryill lagi, dengan masih mengamati semua orang yang ada disitu.
Bahkan Christian dia daritadi tersenyum sendiri sambil masih duduk diatas brankarnya Tevy karena merasa senang, sebab dia sudah bisa melihat senyum bahagia lagi diwajah sang Mamah tercinta.
...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...
__ADS_1
...***TBC***...