My Little Dosen

My Little Dosen
CHAPTER 41


__ADS_3

Biarlah Denzel pusing untuk sementara waktu ketika dia ditinggal pergi oleh Tevy ketempat masa kecilnya dengan menghack semua apa yang berhubungan dengannya.


Dan kita bahas Tevy dulu yuk readers.


Sebelum Tevy sampai dipanti asuhan yang sudah membesarkannya dulu, Mamah Orlin dia sedang melihat berita gosip yang sedang tayang dilayar televisi yang menayangkan berita tentang pernikahannya Denzel dan juga Tevy akibat ulah isengnya Cryill.


Mamah Orlin dia sangat terkejut sekali dengan pemberitaan itu, sebab Tevy tidak bercerita sama sekali dengannya.


Mamah Orlin dia lalu memutuskan ingin menghubungi Tevy kenomor telefon apartemennya.


Namun ketika sudah dicoba telefon sebanyak dua kali, telefon dari Mamah Orlin tidak diangkat juga, ya wajar saja kan Tevynya sudah pergi dari dalam apartemennya.


Terus Mamah Orlin lalu mencoba menghubungi Tevy kenomor ponselnya, namun hasilnya sama, ketika sudah tiga kali mencoba tidak dijawab juga, sebab ponselnya Tevy baterainya sedang habis dan belum sempat dicas oleh Tevy.


" Mungkin Tevy sedang sibuk, akan aku tanyakan nanti saja ",, kata Mamah Orlin ketika dia mencoba menelfon Tevy tapi tidak bisa-bisa juga.


Dan ketika Mamah Orlin ingin masuk kedalam kamarnya, dia mendengar ada suara mesin mobil masuk kedalam pekarangan panti asuhan miliknya.


Mamah Orlin langsung saja menghentikan langkah kakinya itu yang ingin masuk kedalam kamarnya, dan langsung berbalik keluar untuk melihat mobil siapa itu.


Mamah Orlin sangat terkejut sekali, ketika ada mobil mewah masuk kedalam pekarangan pantiasuhannya.


Ditambah terkejut lagi ketika Mamah Orlin melihat orang yang mengendarai mobil itu keluar dari dalam mobil, sebab yang mengendarai adalah Tevy yang dia telefon daritadi tidak diangkat-angkat juga.


" Tevy, ya ampun Nak, Mamah sangat merindukanmu ",, kata Mamah Orlin kepada Tevy yang sedang berjalan kearahnya sambil tersenyum manis sekali.


Tevy yang sudah sampai didepannya Mamah Orlin, dia langsung saja memeluk dengan erat sekali, tubuh tuanya Mamah Orlin itu.


" Mamah, Tevy juga sangat rindu sekali dengan Mamah ",, kata Tevy kepada Mamah Orlin sambil melepaskan pelukannya Mamah Orlin.


" Ayo-ayo masuk Nak ",, lata Mamah Orlin kepada Tevy dengan sangat senang sekali.

__ADS_1


Dan Tevy serta Mamah Orlin mereka langsung saja masuk kedalam ruang tamu panti asuhan itu.


" Nak, kamu sendirian saja nak kesininya, dimana suami kamu?? ",, tanya Mamah Orlin kepada Tevy.


" Hah suami?? ",, kata Tevy dengan sangat bingung sekali kepada Mamah Orlin.


" Iya suami kamu, masa kamu lupa sih dengan suami sendiri, dan kamu juga menikah kenapa tidak memberitahukan kepada Mamah sih ",, kata Mamah Orlin lagi kepada Tevy,


" Suami yang mana Mah?? ",, tanya Tevy masih belum faham arah pembicaraannya Mamah Orlin.


" Astaga ini anak, pelupa daridulu tidak pernah berubah, suami kamu Tuan Denzel itu Nak ",, kata Mamah Orlin dengan sedikit gemas kepada Tevy.


" Mamah tahu darimana?? ",, tanya balik Tevy kepada Mamah Orlin, dengan wajah yang masih bingung.


" Berita tentang pernikahanmu dengan Tuan Denzel itu sudah tersebar kemana-kemana lho nak, bahkan daritadi keluar terus diberita gosip televisi, sampai-sampai Mamah bosan melihatnya ",, jawab Mamah Orlin kepada Tevy.


Tevy sungguh super-super sangat terkejut sekali, mendengar perkataannya Mamah Orlin.


" Ta........ ",, perkataannya Tevy terputus ketika Mamah Orlin langsung berbicara lagi dengannya.


" Dan kamar kamu selalu Mamah bersihkan, jadi bisa langsung ditempatin ",, sambung lagi perkataannya Mamah Orlin kepada Tevy.


" Eh, iya Mah, tapi ijinkan Tevy sebentar saja untuk melihat televisi ya ",, jawab Tevy kepada Mamah Orlin.


" Ya sudah, kalau begitu Mamah mau masuk kedalam dulu ya ",, kata Mamah Orlin menjawab perkataannya Tevy.


Setelah itu Tevy langsung saja masuk kedalam ruang keluarga panti asuhan itu untuk menonton televisi untuk mencari berita hasil keisengannya Cryill kepadanya.


Sedangkan Mamah Orlin, dia lalu msuk kedalam meninggalkan Tevy sendirian diruang keluarga yang ada disitu.


Tevy ketika sudah melihat berita yang dia cari, dia sungguh sangat terkejut sekali melihat berita tentang dirinya dan Denzel yang sedang tayang itu.

__ADS_1


" Astaga berita ini kenapa bisa sampai masuk ketelevisi sih, ini tidak bisa aku biarkan, dan ini pasti ulah dari Denzel yang sengaja menyebarkan gambar itu kepada media ",, kata Tevy berbicara sendiri dengan mata yang fokus melihat kearah televisi.


Setelah berita tentang dirinya sudah selesai dia lihat, Tevy langsung saja melangkahkan kakinya masuk kedalam kamarnya yang dari dulu dia tempatin itu.


" Aku harus menghubungi Cryill, eeh tapi nanti sajalah, aku tidak mau persembunyianku akan cepat diketahui oleh Denzel ",, kata Tevy berbicara sendiri ketika dia sudah masuk kedalam kamarnya dan duduk dipinggiran ranjangnya.


" Aku harus bagaimana ini, Mamah Orlin dia percaya jika aku sudah menikah, ditambah lagi aku kesininya juga membawa mobil mewah pula, kan tambah meyakinkan lagi, serta ini dileherku juga masih ada stempel bibirnya Denzel si4l4n itu!! ",, lanjut lagi Tevy berbicara sendiri sambil memegangi lehernya sendiri yang hampir penuh dengan stempel dari Denzel.


" Entahlah aku semakin pusing saja, masalah satu belum selesai, tumbuh lagi masalah yang baru, huft!! ",, kata Tevy sambil merebahkan tubuhnya diatas ranjangnya itu.


Ketika Tevy melamun memikirkan masalahnya, Tevy sekilas terbayang dirinya sedang diperk054 oleh Denzel, walau dia belum pernah merasakan sensai seperti itu, tapi lebih kedominan marahlah Tevy ketika teringat tentang kejadian itu.


Tevy ketika sampai dipanti asuhannya Mamah orlin, waktu sudah menunjukkan sekitar pukul empat sore.


Dan Tevy yang melamun sambil memikirkan semua masalah yang dia hadapi itu, akhirnya lama-kelamaan mata dia tertutup juga karena rasa lelah yang dia rasakan ditubuhnya.


Sedangkan kita sejenak geser keDenzel lagi, saat ini Denzel sedang berdiri berada dilantai paling atas mansionnya sambil menikmati pemandangan yang bisa terlihat dari atas situ.


Dengan kedua tangan yang dia masukkan kesaku celananya, Denzel pun sama halnya dengan Tevy, dia melamun sambil memikirkan cara untuk bisa menemukan dimana keberadaannya Tevy.


" Siapa yang sudah melindungimu Tevy??, jika aku tahu siapa yang sudah melindungimu, jangan harap dia bisa lolos dariku ",, begitulah kata batin yang dikatakan oleh Denzel.


Sedangkan untuk pihak kampus tempat Tevy mengajar pun, mereka semua dibuat sangat terkejut dan gempar sekali, ketika mendengar jika guru muda, humble, suple dan cantik serta menyenangkan jika mengajar sudah menikah dengan pembisnis muda yang sangat kaya raya sekali dinegara itu.


Para mahasiswa yang mengidolakan Tevy pun, mereka semua langsung patah hati berjamaah.


Begitu pula dengan Dosen laki-laki yang paling tampan dikampus itu yang bernama Cony, dia juga sama halnya dengan para mahasiswanya.


Cony juga patah hati mendengar berita pernikahannya Tevy dengan Denzel yang editan itu.


Sebab Cony ternyata dia diam-diam menyukai Tevy sejak Tevy pertama kali mengajar dikampus itu.

__ADS_1


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...


...***TBC***...


__ADS_2