
Mamah Qiara dan Papah Carlson tadi ketika mereka berdua baru saja keluar dari dalam lift yang sudah berada dilantai dasar rumah sakit.
Tiba-tiba mereka berdua tidak sengaja berpas-pasan dengan Dokter Khafita yang ingin masuk kedalam lift yang sama dengan Mamah Qiara dan juga Papah Carlson.
Papah Carlson dan juga Mamah Qiara yang mengenali Dokter Khafita mereka berdua hanya tersenyum ramah dan formal saja kepada Dokter Khafita.
Begitupun dengan Dokter Khafita, dia juga tersenyum ramah dan formal saja kepada Mamah Qiara dan juga Papah Carlson.
Namun ketika Dokter Khafita memasukkan tangannya kesaku jas Kedokterannya, dia sungguh sangat terkejut sekali ketika tidak sengaja memegang kartu balck cardnya Cryill yang tadi tidak sengaja masih dia bawa.
Dokter Khafita lalu sedikit berteriak memanggil Mamah Qiara dan papah Carlson.
Mamah Qiara dan Papah Carlson yang mendengar seperti ada orang yang memanggil mereka, Papah Carlson dan Mamah Qiara langsung saja menghentikan langkah kaki mereka sambil menoleh kebelakang.
" Maaf Tuan, Nyonya sudah tidak sopan memanggil kalian dengan sedikit berteriak ",, kata Dokter Khafita kepada Mamah Qiara dan juga Papah Carlson ketika sudah berada didepannya Papah Carlson dan juga Mamah Qiara.
" Oh ya tidak apa-apa Dokter, ada apa ya Dokter mamanggil kami?? ",, tanya Mamah Qiara kepada Dokter Khafita dengan nada ramahnya.
" Oh saya cuma hanya ingin menitipkan kartu black cardnya Tuan Cryill ini kepada anda Nyonya, supaya Nyonya bisa memberikan kepadanya ",, kata Dokter Khafita kepada Mamah Qiara sambil menunjukkan kartu black cardnya Cryill tadi.
" Ko kartu black cardnya Cryill bisa anda bawa Dokter?? ",, tanya Papah Carlson dengan nada dan wajah yang sungguh sama persis seperti Denzel, yang akan membuat orang sudah menciut terlebih dahulu sebelum menjawabnya.
" Emm......... ",, perkataannya Dokter Khafita terpotong, karena tiba-tiba ada seorang Dokter perempuan yang datang mendekatinya yang sedang ingin menjawab perkataannya Papah Carlson.
" Maaf menganggu sebentar Nyonya, Tuan, ",, kata Dokter perempuan itu kepada Mamah Qiara dan juga Papah Carlson.
Mamah Qiara dan Papah Carlson mereka berdua hanya mengangguk sambil tersenyum tipis saja kepada Dokter perempuan itu yang menyela pembicaraannya dengan Dokter Khafita.
" Ada apa ya Dokter Angel?? ",, tanya Dokter Khafita kepada Dokter perempuan itu yang bernama Dokter Angel.
" Dokter selamat ya atas pertunangan kamu dengan Tuan tampan itu, sungguh video kamu dan Tuan tampan tadi dirumah sakit sedang viral satu rumah sakit ini ",, kata Dokter Angel kepada Dokter Khafita sambil mengajak berjabat tangan dengan wajah yang tersenyum senang sekali.
Memang kejadian tadi antara Cryill dan Dokter Khafita tidak ada yang merekam, namun ada CCTV yang merekam jelas kejadian itu, dan petugas CCTV itulah yang mencopy paste rekaman itu lalu menyebarkannya kesemua pekerja yang ada dirumah sakit, hingga akhirnya menjadi viral seperti saat ini.
Mamah Qiara yang tahu, jika Cryill sedang mencoba mendekati Dokter cantik yang ada didepannya, dia langsung memasang kepo mode ON yang sangat besar sekali.
" Maaf Dokter, Dokter Khafita sudah dilamar oleh laki-laki lain, dan tadi anda mengatakan jika videonya sudah tersebar satu rumah sakit ini, apakah anda mempunyai videonya, saya ingin sekali melihatnya, boleh ya ",, kata Mamah Qiara kepada Dokter Angel.
__ADS_1
Dan Dokter Khafita dia langsung saja menunjukkan wajah yang bingung, malu, ingin kabur, tapi kakinya seperti sudah mengakar dilantai, entahlah Dokter Khafita tidak tahu dengan perasaan yang dia alami saat itu.
Sebab yang bertanya seperti itu adalah Mamah dari laki-laki yang sudah membuat dirinya malu dan senang secara bersamaan tadi.
" Oh tentu saja ada Nyonya, tadi dishare digroup-group ko ",, jawab Dokter Angel kepada Mamah Qiara sambil mengambil ponselnya yang ada didalam saku jas Dokternya itu.
" Nah ini Nyonya videonya, silahkan anda lihat sendiri ",, kata Dokter Angel lagi kepada Mamah Qiara sambil membukakan videonya Dokter Khafita dan Cryill yang sedang viral satu rumah sakit.
Mamah Qiara langsung saja tertawa dan tersenyum lucu melihat tingkah kocak dan pemberaninya Cryill yang sudah melamar Dokter Khafita dengan terang-terangan didepan umum seperti itu.
Sedangkan Papah Carlson yang ikut menyaksikan juga video itu, dia hanya menggelengkan kepalanya saja, karena tidak menyangka mempunyai anak yang satu keras kepala, yang satu tidak punya malu.
Satu yang sama persis sifatnya Papah Carlson dengan Cryill dan juga Denzel.
Mereka bertiga akan terus mengejar perempuan yang dia sukai sampai mereka dapat tanpa memikirkan resiko dan akibat dari keinginan mereka itu.
Mamah Qiara dan Papah Carlson sekarang mereka sudah tahu, kenapa kartu black cardnya Cryill berada ditangannya Dokter Khafita.
" Tahu tidak Dokter, siapa kami?? ",, tanya Mamah Qiara kepada Dokter Angel sambil memberikan ponselnya ketika sudah selesai melihat videonya Cryill dan Dokter Khafita tadi.
" Kami adalah kedua orang tua kandung laki-laki yang ada didalam video itu, laki-laki itu adalah anak kedua kami, dan anak pertama kami dia sedang berada didalam rumah sakit ini sedang menunggui istrinya yang sedang hamil, dan kebetulan yang menangani istri anak kami yang pertama itu adalah Dokter Khafita ini, itulah mengapa anak kedua kami bisa mengenal dengan Dokter cantik yang ada didepan saya ini ",, kata Mamah Qiara dengan panjang lebar kepada Dokter Angel.
Dokter Angel dia langsung sedikit membuka mulutnya ketika mendengar cerita singkat dari Mamah Qiara tentang Dokter Khafita dan juga Cryill.
" Waaah cerita singkat yang sangat romantis sekali ",, jawab Dokter Angel kepada Mamah Qiara dengan wajahnya yang selalu ceria daritadi.
Dan Mamah Qiara dia hanya mengangguk saja sambil tersenyum manis kepada Dokter Angel.
" Kalau begitu, aku permisi saja dulu ya Dokter Khafita, maaf sudah menganggu mengobrol kamu dengan kedua calon mertua kamu ini ",, kata Dokter Angel kepada Dokter Khafita.
Dokter Khafita dia hanya tersenyum kaku serta garing saja kepada Dokter Angel.
" Mari Tuan, Nyonya ",, gantian pamit dari Dokter Angel kepada Mamah Qiara dan juga Papah Carlson.
Mamah Qiara dan Papah Carlson mereka berdua hanya mengangguk dan tersenyum formal saja kepada Dokter Angel.
Setelah itu Dokter Angel dia langsung saja berlalu meninggalkan Dokter Khafita yang bingung mau bersikap bagaimana dihadapannya Mamah Qiara dan juga Papah Carlson.
__ADS_1
" Eem sepertinya kamu yang harus memberikannya sendiri calon menantuku kepada Cryill, sebab kami akan kembali pulang malam ini kemansion kami sendiri yang ada diluar Negeri ",, kata Mamah Qiara memecah keheningan terlebih dahulu diantara mereka bertiga sambil tersenyum menggoda Dokter Khafita.
Dokter khafita dia hanya tersenyum saja kepada Mamah Qiara sambil menunjukkan gigi rapi dan putihnya itu.
Sedangkan Papah Carlson dia hanya diam saja sambil menatap kearahnya Dokter Khafita dengan pandangan yang membuat Dokter Kahfita semakin lemas saja kakinya.
" Kami permisi dulu ya Dokter cantik, calon istrinya Cryill, pesawat kami sudah menunggu kami daritadi ",, kata Mamah Qiara lagi kepada Dokter Khafita.
" Eemm, i....iya Nyonya, hati-hati dijalan ",, hanya kata itu yang keluar dari dalam mulutnya Dokter Khafita kepada Mamah Qiara.
Mamah Qiara hanya tersenyum saja kepada Dokter Khafita, sedangkan Papah Carlson dia masih diam saja daritadi.
Dan setelahnya Mamah Qiara dan Papah Carlson langsung saja melangkahkan kaki mereka untuk keluar dari dalam rumah sakit.
Meninggalkan Dokter Khafita yang langsung menghembuskan nafasnya dengan kasar, sambil memegangi kedua lututnya yang serasa lemas sekali berhadapan dengan kedua orang tuanya Cryill.
...πππππππππππππ...
Ini Dokter Khafita VERSI AUTHOR ya readersπ
IKLANπ
...π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»...
...***TBC***...
__ADS_1