My Little Dosen

My Little Dosen
CHAPTER 153


__ADS_3

" Mamah.......!! ",, teriak dari Milka ketika dia melihat Mamahnya tiba-tiba pingsan seperti itu.


Christian pun dia juga cukup terkejut ketika melihat Mamah Odelia langsung pingsan seketika ketika melihat dirinya bertamu dirumahnya.


Milka dan Christian reflek langsung saja bergegas membantu Mamah Odelia.


Dan Milka meminta tolong kepada Christian untuk membawa Mamah Odelia kedalam kamar milik Mamahnya.


Milka sekeluarga memang mengontrak, tapi rumah yang dikontrak Keluarganya, dibilang kecil tidak, dibilang jelek pun juga tidak.


Memang hanya satu lantai, tapi rumah Milka termasuk rumah minimalis yang lebar panjangnya pun cukup besar juga, sekitar lebar sepuluh meter, dan panjangnya sekitar dua puluh meter.


Sudah cukup besar juga bukan, untuk sebuah rumah kontrakan.


" Mamah......... Mamah sadar Mah?? ",, kata Milka sambil berusaha untuk membangunkan Mamah Odelia dari pingsannya, ketika Mamah Odelia sudah dibawa kedalam kamar oleh Christian tadi.


" Apa kita bawa Mamah kamu kerumah sakit saja Milka?? atau saya panggilkan saja Dokter Kerajaan untuk datang kesini ",, kata Christian kepada Milka sambil berdiri disamping Milka.


" Tidak perlu Tuan Chris, saya bisa menanganinya sendiri ",, jawab Milka kepada Christian.


Dan Milka langsung saja terus berusaha untuk membuat Mamah Odelia sadar dari pingsannya.


Sedangkan Christian sendiri dia masih setia berdiri didalam kamar Mamah Odelia sambil terus memperhatikan usahanya Milka untuk membangunkan Mamah Odelia.


Setelah beberapa menit berusaha, akhirnya usaha Milka untuk menyadarkan Mamah Odelia pun berhasil juga.


" Minum dulu Mah ",, kata Milka kepada Mamah Odelia sambil memberikan air minum yang selalu tersedia dimeja samping ranjang Mamahnya.


Mamah Odelia pun langsung saja meminum segelas air putih yang diberikan oleh Milka tadi.


Setelah meminum air tadi, Mamah Odelia langsung saja melirik kearah laki-laki yang berdiri tidak jauh dari Milka.


" Apakah anda Pangeran Christian?? atau saya yang sedang bermimpi?? ",, kata Mamah Odelia sambil menunjuk Christian.


" Anda tidak sedang bermimpi Nyonya, saya betul Pangeran Christian ",, jawab Christian kepada Mamah Odelia dengan ramah.


Mamah Odelia reflek langsung saja memegangi dadanya lagi, karena tiba-tiba Mamah Odelia syok lagi ketika mendengar jawaban dari Christian.


" Mamah...........!! , apa perlu kita kerumah sakit Mah??, karena daritadi Mamah merasa terkejut terus menerus?? ",, kata Milka kepada Mamah Odelia.

__ADS_1


" Tidak perlu, Mamah hanya butuh istirahat saja Milka ",, jawab Mamah Odelia kepada Milka.


" Jika Mamah merasa tidak enak badannya, bilang sama Milka ya Mah ",, kata Milka kepada Mamah Odelia.


Dan Mamah Odelia langsung saja mengangguk kepada Milka, setelah itu Mamah Odelia langsung gantian mengalihkan pandangannya kearah Christian yang masih setia berdiri sambil terus mendengarkan percakapan antara dirinya dan juga Milka.


" Pangeran Christian, kalau boleh saya tahu, ada apa ya anda datang kerumah kami??, apa anda akan menangkap kami sekeluarga ",, tanya Mamah Odelia kepada Christian sambil berusaha duduk dari tidurannya untuk bersandar disandaran ranjang.


Sebelum menjawab pertanyaan dari Mamah Odelia, Christian tersenyum sangat tipis sekali terlebih dahulu.


" Sebelumnya maafkan kedatangan saya yang secara mendadak seperti ini Nyonya .......... ",, kata Christian memulai perkataannya kepada Mamah Odelia.


Mamah Odelia maupun Milka mereka berdua masih saja diam sambil terus melihat kearah Christian yang sedang beridiri didepan mereka itu untuk mendengarkan perkataan Christian selanjutnya.


" Saya datang kesini, karena saya ingin melamar Milka menjadi istri saya Nyonya ",, lanjut lagi perkataan dari Christian dengan sangat lantang dan juga mantap sekali kepada Mamah Odelia.


Sungguh kali ini tidak cuma Mamah Odelia saja yang syok mendengar perkataan dari Christian, melainkan Milka juga sangat terkejut sekali.


" Pa......pa...Pangeran Christian bercanda kan sama saya?? ",, kata Mamah Odelia kepada Christian dengan nada yang sedikit tergagu dalam bebicara.


Sedangkan Milka dia yang sedang syok reflek menggelengkan kepalanya kepada Christian.


" Saya tidak bercanda Nyonya, sungguh saya sangat serius sekali dengan perkataan saya, bahkan saya sebelumnya sudah melamar Milka secara langsung terlebih dahulu ",, jawab Christian kepada Mamah Odelia.


Dan Mamah Odelia yang mendengar jawaban dari Christian, dia langsung saja memegangi dadanya dan pingsan lagi, karena Mamah Odelia saking terkejutnya dihari itu.


Sungguh Mamah Odelia tidak tahu mimpi apa semalam, hingga dia bisa mendapatkan bertubi-tubi kejutan yang tidak terduga pada hari itu.


Milka yang sangat kasihan sekali dengan Mamahnya, dan juga sudah tidak tahan dengan adanya Christian dirumahnya, Milka langsung saja mencoba mengusir Christian secara halus namun juga memaksa.


Akan tetapi Christian tetap kekeh tidak mau pergi dari dalam rumah Milka.


Sebab Christian juga sedang sangat khawatir sekali melihat keadaan dari Mamah Odelia yang terus-terusan pingsan karena dirinya.


Tidak mau keadaan dari Mamah Odelia semakin mengkhawatirkan, Christian langsung saja menelfon Dokter Elvis, Dokter Pribadi Kerajaan untuk datang kerumah Milka.


Sedangkan Milka sendiri, dia langsung saja menghubungi Ayah Iram dan juga Vince Kakaknya untuk segera pulang kerumah.


Sebab Milka juga sangat khawatir dengan Mamahnya yang daritadi terkejut serta syok terus menerus.

__ADS_1


Kita beralih keAyah Marson sekarang, Ayah Marson saat ini dia sudah sampai dimansionnya sendiri.


Dengan tergesa-gesa Ayah Marson langsung saja keluar dari dalam mobil untuk segera masuk kedalam mansionnya.


" Mamah, Mah, Mamah ",, panggil-panggil dari Ayah Marson kepada Mamah Jovanka.


Frumentius sang kepala asisstan mansion Ayah Marson yang sedang berkeliling untuk mengecek keadaan dan mendengar suara Ayah Marson pun, dia langsung saja berjalan mendekati Ayah Marson.


" Nyonya sedang berada didapur Tuan Marson ",, kata Frumentius kepada Ayah Marson.


Tanpa menunggu waktu lama lagi Ayah Marson langsung saja melangkahkan kakinya untuk menuju kedapur, menyusul sang istri tercintanya.


" Mamah sedang apa?? ",, tanya Ayah Marson kepada Mamah Jovanka ketika dia sudah sampai didapur mansionnya.


" Eh Ayah sudah sampai, sendirian saja Yah, Christian tidak ikut pulang juga?? ",, kata Mamah Jovanka sambil berjalan mendekati Ayah Marson.


" Ikut, tapi katanya dia akan ada urusan sebentar ",, jawab Ayah Marson kepada Mamah Jovanka.


" Terus Mamah sendiri kenapa ada didapur seperti tadi?? ",, tanya dari Ayah Marson lagi kepada Mamah Jovanka sambil berjalan keluar dari dalam dapur mewah mereka.


" Oh Mamah cuma mau memberi pengarahan kepada para koki untuk membuatkan makanan yang bagus, sehat dan tentunya bergizi untuk Tevy dan calon keempat pangeran kita Ayah ",, jawab Mamah Jovanka kepada Ayah Marson.


" Pangeran??, memangnya semua calon cucu kita itu laki-laki semua Mah?? ",, kata Ayah Marson kepada Mamah Jovanka.


" Tidak tahu........ ",, jawab Mamah Jovanka sambil tertawa kecil kepada Ayah Marson.


Dan Ayah Marson langsung saja menggelengkan kepalanya melihat tingkah sang istri yang sekarang terlihat lebih segar, sehat dan juga tambah semangat menjalani hidup.


" Ayo antar Ayah menemui Tevy, sedang apa ya dia sekarang Mah?? ",, ajak Ayah Marson kepada Mamah Jovanka.


" Ayo, tapi jika nanti kita ketuk pintu kamarnya tidak segera dibuka, itu artinya Tevy tidur ya Yah, jangan diganggu ",, jawab Mamah Jovanka kepada Ayah Marson.


" Iya ",, jawab singkat dari Ayah Marson kepada Mamah Jovanka.


Setelah itu mereka berdua langsung saja melangkahkan kaki mereka untuk masuk kedalam lift menuju kelantai kamar Tevy berada.


Dan ketika mereka sudah sampai didepan kamar Tevy, Ayah Marson langsung saja mengetuk pintu kamar milik Tevy.


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...

__ADS_1


...***TBC***...


__ADS_2