My Little Dosen

My Little Dosen
CHAPTER 102


__ADS_3

Khafita yang mengalami kecelakaan itu, dia langsung saja ditolong oleh semua orang yang ada disekitar situ.


Dan kecelakaan yang Khafita alami, menjadi bahan tontonan untuk semua orang pengguna jalan raya tersebut.


Sungguh kondisinya Khafita cukup parah, dan dia mengalami luka yang sangat memprihatinkan sekali, karena dia terjepit dibadan mobil yang ringsek itu.


Wajar saja bisa ringsek seperti itu, karena Khafita mengendarai mobilnya dengan cukup kencang namun tidak terlalu kencang.


" Ayo cepat bantu dia?? ",,


" Dia masih bernafas sepertinya ",,


" Kasihan sekali dia ",,


" Sepertinya dia seorang Dokter ",,


" Ya ampun aku tidak tega melihatnya ",,


Yah begitulah yang dikatakan oleh sebagian orang yang melihat kondisinya Khafita, dan masih ada lagi perkataan-perkataan yang diucapkan oleh semua orang yang mengerumuni Khafita.


Khafita yang sudah bisa dikeluarkan dari dalam mobilnya yang ringsek itu, dia langsung saja dibawa orang-orang menuju kerumah sakit terdekat menggunakan ambulan yang daritadi sudah datang.


Dan tas kerjanya Khafita yang juga bisa diambil orang yang membantunya, tas itu juga langsung dibawa bersama Khafita dan dibuka oleh salah satu orang yang membantunya, untuk mencari tahu apakah ada nomor yang bisa dihubungi.


Ketika orang itu yang memeriksa isi dalam tasnya Khafita menemukan kartu namanya Khafita, dia langsung saja mencoba menghubungi telefon rumahnya Khafita yang tertera didalam kartu nama itu


Dan kebetuan juga telefon rumahnya Khafita yang mengangkat adalah Mamahnya Khafita sendiri.


" Halo selamat pagi?? ",, kata Mamahnya Khafita yang bernama Mamah Carla ketika sudah mengangkat sambungan telefonnya.


" Halo selamat pagi Nyonya, apakah benar ini nomor telefon rumahnya Nona Khafita?? ",, tanya orang itu kepada Mamah Carla.


" Benar, dan maaf ini dengan siapa ya?? ",, tanya Mamah Carla kepada orang yang menelfonnya.


" Saya orang yang sedang membantu Nona Khafita Nyonya, Nona Khafita dia baru saja mengalami kecelakaan, dan saat ini dia sedang kami bawa kerumah sakit terdekat ",, jawab sipenelfon kepada Mamah Carla.

__ADS_1


Mamah Carla dia langsung saja syok dan mengalami sedikit sesak nafas, karena saking terkejutnya mendengar kabar kecelakaan dari sang putri tercintanya itu.


" Halo Nyonya, apakah Nyonya masih mendengar saya?? ",, kata orang itu lagi kepada Mamah Carla, namun Mamah Carla dia masih tidak bisa berbicara karena masih sangat syok sekali.


Untung saja ada salah satu pembantu dirumahnya yang melihat majikan mereka sedang seperti itu keadaannya.


Sang Bibi sangat terkejut sekali ketika melihat Mamah Carla seperti itu, namun ketika Bibi melihat sambungan telefonnya masih tersambung, dia langsung saja mencoba mengangkat sambungan telefonnya itu menggantikan Mamah Carla.


" Halo dengan siapa ini?? ",, kata Bibi kepada sipenelfon.


Dan sipenelfon lalu menjelaskan kepada Bibi apa yang sebenarnya terjadi.


Bibi sama halnya seperti Mamah Carla, dia juga sangat terkejut sekali, namun Bibi masih bisa menguasai rasa terkejutnya itu.


Dan ketika Bibi yang sudah diberitahu diumah sakit mana Khafita dibawa, Bibi langsung saja mematikan sambungan telefonnya itu.


Setelahnya Bibi langsung saja mencoba membantu Mamah Carla yang sedang benar-benar sangat syok sekali seperti itu.


Sedangkan Cryill sendiri, dia yang tidak mengetahui jika Khafita, kekasih yang baru dipacarinya semalam sedang mengalami kecelakaan, dia masih tenang-tenang saja.


Ketika sudah dua jam lamanya menghadiri meeting, Cryill lalu mencoba menghubungi nomor ponselnya Khafita.


Namun Cryill dibuat sangat terkejut sekali, ketika nomor telefonnya Khafita diangkat oleh seorang laki-laki, dan itu sekejap membuat Cryill sangat curiga hingga dia sedikit dibakar api cemburu olehnya.


" Maaf bukannya ini nomor ponselnya kekasih saya, kenapa anda yang mengangkatnya, anda siapa??!! ",, tanya Cryill kepada orang yang mengangkat sambungan telefonnya Khafita tadi dengan nada yang cukup tegas sekali.


" Saya Polisi Tuan, dan kekasih anda yang bernama Khafita dia baru saja mengalami kecelakaan pagi tadi dijalan ........ ", jawab orang yang menjawab sambungan telefonnya Khafita tadi, yang ternyata adalah seorang Polisi, sambil menyebutkan jalan tempat kejadian dimana Khafita mengalami kecelakaan.


Dan ternyata ponselnya Khafita tidak rusak, malah masih utuh dan masih baik-baik saja.


Sebab tadi ketika Sandra teman Dokternya Khafita yang menelfon Khafita sedang asiknya telefon-telefonan, tiba-tiba saja terputus karena terjatuh tadi ponselnya Khafita dibawah kursi jok mobilnya, membuat Dokter Sandra dia langsung saja mencoba menelfon Khafita lagi.


Apalagi Dokter Sandra tadi juga mendengar suara bergemuruh dari ponselnya Khafita, membuat Dokter Sandra langsung saja khawatir kepada Khafita.


Orang-orang yang masih ada disitu, mendengar suara dering ponsel yang berasal dari dalam mobil yang ringsek itu, mereka langsung saja mencoba mencarinya.

__ADS_1


Karena siapa tahu dengan telefon itu bisa mempermudah dalam proses penyelidikan kecelakaannya Khafita.


Dan ketika salah satu orang bisa mengambil ponselnya Khafita yang ada dibawah kursi jok mobilnya, dia langsung saja memberikannya kepada pihak kepolisian yang masih ada ditempat kejadian.


Cryill yang mendengar perkataannya Polisi itu, yang mengatakan jika Khafita sedang mengalami kecelakaan dia sungguh sangat terkejut sekali.


" Apaaaaa!!!!, anda jangan bercanda kepada saya Tuan??!!! ",, kata Cryill dengan sangat terkejut sekali, sambil sedikit berteriak kepada Pak Polisi itu.


" Maaf Tuan, saya tidak bercanda, jika anda tidak percaya silahkan anda datang sendiri kerumah sakit Rodrigo Hospital yang ada dijalan ............ ",, jawab Polisi itu lagi kepada Cryill sambil menyebutkan jalannya juga.


Cryill tanpa permisi dan pamitan terlebih dahulu kepada Polisi itu, dia langsung saja mematikan sambungan telefonnya, dan setelahnya dia langsung saja bergegas berdiri dari duduknya untuk keluar dari dalam ruang kerjanya menuju kerumah sakit yang tadi dikatakan oleh Pak Polisi.


Sedangkan dirumah sakit sendiri, Mamah Carla dan Ayah Cedro orang tua kandungnya Khafita yang sudah mendatangi rumah sakit tempat Khafita mendapatkan penanganan.


Mereka berdua masih menunggu Khafita yang sedang didalam ruang operasi dengan harap-harap ceman dengan keadaannya Khafita.


Mamah Carla dan Ayah Cedro mereka sangat khawatir sekali dengan keadaan anak keduanya itu.


Dan mereka berdoa, semoga Khafita dia tidak mengalami masalah yang serius ditubuhnya.


Sedangkan anak pertama mereka, yaitu Kakak kandungnya Khafita masih berada diluar Negeri karena sedang tugas keNegaraan yang dianutnya.


Karena Kakaknya Khafita dia seorang pegawai dikedutaan yang mewakili Negaranya yang ada diNegara tetangga.


Cryill sendiri dia begitu tidak tenang sekali dalam mengendari mobilnya, dan dia mengendarai mobilnya dengan kecepatan yang cukup tinggi sekali supaya bisa segera sampai dirumah sakit yang ditujunya.


" Apakah ini jalan takdirku yang baru saja mencintai harus dilukai karena takdir yang tidak aku harapkan?? ",, kata Cryill sambil mengendarai mobilnya.


" Semoga kamu baik-baik saja Khafitaku sayang ",, kata Cryill lagi sambil berdoa untuk keselamatannya Khafita.


Dan akhirnya setelah lima puluh menit lamanya mengendarai mobilnya, Cryill sampai juga dirumah sakit tempat Khafita mendapatkan penanganan pasca kecelakaan itu.


Cryill langsung saja bertanya kepada resepsionis dimana Khafita dirawat, dan ketika sudah mengetahui jika Khafita masih menjalani operasi, dia dengan segera langsung berlari menuju keruang operasi tempat Khafita sedang berjuang hidup dan matinya.


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...

__ADS_1


...***TBC***...


__ADS_2