
Mamah Carla sungguh sangat terkejut sekali ketika melihat sikap dari sang suami yang berani menampar wajah dari Khafita dengan begitu keras sekali.
Begitupun dengan Khafita sendiri, dia tidak menyangka jika Ayahnya akan tega menamparnya seperti itu dihadapan Denzel.
Sedang Denzel yang melihat, dia hanya diam saja sambil menampilkan wajah tenang dan santainya.
" Ayah tidak menyangka kamu sampai berani melakukan sikap buruk seperti itu Khafita!! ",, kata Ayah Cedro kepada Khafita dengan nada yang sangat marah sekali.
" Coba posisinya dibalik, jika Cryill sudah menjadi suami kamu, tiba-tiba saja ada wanita lain yang berbicara seperti itu kepadamu??, apakah kamu tidak akan marah melihat sikapnya hah??!!, terlebih yang mengatakannya adalah mantan kekasih dari suami kamu sendiri!!, sungguh dimana otak kamu Khafita?? ",, kata Ayah Cedro lagi kepada Khafita.
" Mohon maaf Tuan Cedro............ ",, kata Denzel menyela perkataan dari Ayah Cedro kepada Khafita.
Ayah Cedro langsung saja mengangguk kepada Denzel.
" Bisakah anda menyelesaikan masalah itu nanti saja ketika saya sudah pulang?? ",, kata Denzel kepada Ayah Cedro.
" Maafkan saya Tuan Denzel............. ",, jawab dari Ayah Cedro kepada Denzel.
" Silahkan anda ingin mengatakan apa lagi kepada kami Tuan Denzel ",, sambung lagi perkataan dari Ayah Cedro kepada Denzel.
" Mohon maaf sebelumnya Tuan Cedro, jika saya akan mengatakan hal ini kepada kalian berdua, terutama untuk Khafita ",, kata Denzel kepada Ayah Cedro, Mamah Carla dan juga Khafita.
" Iya Tuan, katakan saja kepada kami, kami siap mendengarkannya ",, jawab Mamah Carla akhirnya kepada Denzel.
Denzel yang sudah mendengar perkataan dari Mamah Carla tadi, dia langsung saja mengambil sesuatu dari dalam saku jasnya.
Yang ternyata adalah sebuah cek yang bertuliskan nominal uang yang jumlahnya sangat banyak sekali.
Jika dirupiahkan uang itu sebanyak satu triliun rupiah.
Dan Ayah Cedro serta Mamah Carla yang melihat nominal angka uang yang ditulis diatas cek tersebut, mereka langsung sangat terkejut, sebab jumlahnya sangat banyak sekali.
" Ini ada sedikit uang untuk kalian sekeluarga............ ",, kata Denzel sambil mendorong kertas cek tadi yang ada diatas meja untuk diberikan kepada Ayah Cedro dan Mamah Carla.
__ADS_1
Denzel yang belum selesai berbicara perkataan dia tiba-tiba saja langsung dipotong oleh Ayah Cedro.
" Mohon maaf Tuan Denzel, untuk apakah cek itu?? ",, tanya Ayah Cedro kepada Denzel.
" Itu uang untuk anda sekeluarga supaya mau pergi dari Negara ini Tuan Cedro, karena saya ingin keluarga kecil dari adik saya tenang tanpa melihat Khafita lagi dilain hari ",, jawab tenang, santai dan boosy dari Denzel kepada Ayah Cedro dan masih didengar oleh Mamah Carla beserta Khafita.
" Apa sebegitu marahkah kalian semua hingga sampai tega mengusir kami dari tanah kelahiran kami sendiri Tuan Denzel?? ",, tanya Mamah Carla kepada Denzel sambil mengeluarkan air matanya.
" Coba anda fikirkan sendiri Nyonya ",, jawab denzel sambil menyilangkan salah satu kakinya keatas kaki yang satunya.
" Saya tidak mau Tuan Denzel, silahkan ambil saja uang anda kembali!! ",, kata tegas dari Ayah Cedro kepada Denzel.
" Ok, akan saya ambil kembali lagi Tuan Cedro........ ",, kata Denzel dengan tenang kepada Ayah Cedro.
" Tapi jangan salahkan saya jika lain waktu Papah saya sendiri yang gantian datang kerumah ini ",, lanjut lagi perkataan dari Denzel kepada Ayah Cedro.
" Karena saya yakin jika Papah saya sudah bertindak dia akan lebih kejam dari saya, dan mungkin Khafita akan langsung dia masukkan kedalam penjara diseumur hidupnya tanpa ada pembelaan, karena Khafita sudah berani mencoba ingin membunuh calon anaknya Cryill ",, kata Denzel lagi kesekian kalinya kepada Ayah Cedro.
Sungguh Ayah Cedro menjadi sangat galau dan gundah sekali mendengar ancaman dari Denzel tadi.
Terlebih lagi sekarang keluarga Maverick sudah berbesanan dengan Keluarga Kerajaan.
Akan semakin mudah saja Keluarga Maverick menggunakan kekuasaannya itu.
Khafita sendiri dia mendengar jelas apa yang dikatakan oleh Denzel tadi.
Yang bisa dia lakukan sekarang adalah hanya diam saja, sambil terus mengeluarkan air mata penyesalannya, namun sudah terlambat.
Hidupnya hancur, kisah cintanya juga hancur, keluarganya pun juga ikut hancur karena kesalahan sekejap yang Khafita lakukan semalam dirumah Cryill.
Setelah berfikir sesaat, akhirnya Ayah Cedro memberanikan diri menawar kepada Denzel.
" Baiklah Tuan Denzel, kami bersedia ingin pergi dari Negara ini, tapi tolong beri kami waktu untuk menjual rumah saya ini terlebih dahulu, karena kami tidak mungkin kembali lagi kerumah ini ",, kata Ayah Cedro kepada Denzel.
__ADS_1
" Ayah..............!! ",, kata Mamah Carla dengan ekspresi yang sangat terkejut sekali ketika mendengar perkataan dari Ayah Cedro tadi.
Sedang Khafita dia langsung saja mendongakkan kepalanya untuk menatap lekat kearah Ayahnya.
" Anda tenang saja Tuan Cedro, berapa harga yang anda tawarkan untuk rumah anda ini??, paling saya perkirakan harganya sekitar dua puluh miliar krona ",, kata santai dari Denzel kepada Ayah Cedro.
Dan dua puluh miliar Krona Swedia, jika dirupiahkan sekitar dua puluh tujuh miliar delapan ratus lima puluh empat juta sekian.
" Jika cuma segitu, akan saya bayar cash saat ini juga Tuan Cedro, sebutkan berapa nomor rekening anda ",, lanjut lagi perkataan dari Denzel kepada Ayah Cedro sambil mengeluarkan ponselnya.
Ayah Cedro sungguh menjadi sangat tidak berkutik lagi ketika mendengar perkataan dari Denzel.
" Ambil cek ini dan segera sebutkan nomor rekening anda, setelah itu saya beri waktu satu hari untuk anda segera pindah dari rumah anda ini ",, kata Denzel lagi kepada Ayah Cedro.
Tidak ada pilihan lain, sudah terlanjur basah, akhirnya Ayah Cedro langsung saja menyebutkan nomor rekening miliknya kepada Denzel.
Dan deal..........
" Sudah masuk kedalam rekening anda Tuan, dan saat ini rumah ini sudah menjadi milik saya Tuan Cedro, besok anak buah saya akan mengambil surat-suratnya rumahnya, permisi kalau begitu.......... ",, kata Denzel kepada Ayah Cedro.
Dan setelahnya Denzel langsung saja beranjak pergi sambil meninggalkan cek satu triliun tadi diatas meja untuk dia berikan kepada Ayah Cedro.
Ayah Cedro hanya mampu diam saja ketika Denzel berpamitan pergi kepadanya tadi, begitu pun sama halnya dengan Mamah Carla.
Sedang Khafita sendiri, dia sudah semakin tidak karuan saja perasaannya saat ini.
Sepeninggalan dari Denzel, Ayah Cedro dan Mamah Carla langsung saja pergi berlalu dari ruang tamu rumahnya meninggalkan Khafita tanpa mengajak berbicara kepada Khafita sama sekali.
Ayah Cedro dan Mamah Carla mereka berdua merasa sangat marah sekali serta kecewa dengan sikap dari Khafita yang sudah berani berbuat ulah kepada Keluarga Maverick.
Itulah hukuman yang diberikan oleh Denzel kepada Khafita, sebab Denzel ingin membantu adik l4knatnya itu supaya keuarga kecilnya bisa selalu hidup harmonis bersama Causa dan juga anaknya nanti, tanpa adanya bayang-bayang dari Khafita lagi.
...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...
__ADS_1
...***TBC***...