My Little Dosen

My Little Dosen
CHAPTER 7


__ADS_3

Taksi yang ditumpangi Tevy tadi tiba-tiba mengalami kebocoran bannya, dan Tevy lalu memilih untuk jalan kaki saja menuju keapartemennya, sebab fikir Tevy jarak apartemennya juga sudah cukup dekat.


Ketika Tevy sedang asik berjalan sendirian, dia dibuat sangat terkejut sekali, sebab tiba-tiba ada segerombolan laki-laki berjas hitam dan rapi yang berjumlah empat orang langsung menghadang jalannya.


Denzel yang baru saja pulang dari club pun tidak sengaja melihat Tevy jalan sendirian, dia memilih untuk terus mengamati Tevy dari jarak cukup jauh dari dalam mobilnya, hingga sampai Tevy didekatin oleh laki-laki berjas tersebut.


" Maaf Tuan-tuan, siapa??, dan kenapa kalian semua menghalangi jalan saya?? ",, tanya Tevy kepada segerombolan laki-laki berjas itu, yang ternyata adalah para anak buahnya Denzel yang disuruh Denzel untuk menangkap Tevy.


" Nona, mari ikut dengan kami, Tuan kami sedang mencari anda, dan dia ingin kami membawa anda kehadapannya Nona ",, jawab salah satu bodyguard tadi kepada Tevy.


" Siapa Tuan kalian, saya tidak mengenalnya, dan apa hubungannya dengan saya?? ",, tanya Tevy kepada anak buahnya Denzel dengan memasang sikap waspada.


" Ayo ikut kami Nona dengan baik-baik, jangan sampai kami berbuat kasar kepada anda ",, kata salah satu anak buah lagi kepada Tevy.


" Maaf saya tidak bisa dan saya tidak mau!! ",, jawab Tevy kepada anak buahnya Denzel dan Tevy langsung saja ingin berlalu pergi dari hadapan mereka semua.


Namun para anak buahnya Denzel, mereka tidak akan membiarkan Tevy pergi dengan begitu mudahnya, sebab mereka sudah disuruh untuk menangkap dan membawa Tevy kehadapannya Denzel.


Dan Denzel dia masih setia mengamati Tevy yang sedang asik berbincang dengan laki-laki berjas hitam yang ternyata adalah para anak buahnya sendiri.


Alangkah terkejut Denzel ketika Denzel tiba-tiba melihat pemandangan yang sama sekali tidak diduganya, ketika dia sedang asik mengamati Tevy dan para anak buahnya.


Sebab Tevy yang tadi dihadang dan dilarang oleh anak buahnya Denzel, dia langsung saja mengeluarkan jurus bela dirinya yang sudah dia kuasai sejak SMP.


Dan Tevy langsung saja menggunakannya untuk menghajar semua anak buahnya Denzel dengan sangat membabi buta serta jangan lupakan, Tevy juga memberikan kejutan listriknya itu kepada beberapa anak buahnya Denzel, hingga membuat mereka ada yang pingsan.


Denzel yang masih didalam mobilnya pun, dia sampai membuka mulutnya sangat lebar sekali ketika melihat pemandangan yang jarang sekali dilihatnya itu.


Bahkan jika diingat-ingat lagi oleh Denzel, Denzel tidak pernah melihat pemandangan seperti itu, wanita yang bertubuh kecil bisa mengalahkan empat orang laki-laki berbadan besar seperti itu seorang diri.

__ADS_1


Wajar saja Tevy bisa mengalahkan keempat orang itu, sebab Tevy selain mengajar Sastra dan Bahasa Asing dikampus, dia juga mengajar ekstrakulikuler bela diri yang ada dikampusnya.


Tevy bisa diterima mengajar ekstrakulikuler bela diri dikampusnya sebab ternyata Tevy mempunyai bakat bela diri sejak dia masih SMP, bahkan Tevy sudah sering memenangkan pelombaan beladiri diperbagai kejuaraan dari tingkat Nasional bahkan sampai tingkat Internasional.


Serta tidak itu saja ternyata selain bisa menguasai beladiri Karate, Tevy juga bisa menguasai beladiri Taekwondo.


Dan Tevy juga sudah bergelar sabuk hitam yang sudah yang setara dengan tingkat sembilan dan sepuluh (Kyudan dan Judan ), yang artinya Tevy sudah bisa disebut master, karena sudah benar-benar ahli dalam menguasai semua ilmu beladiri.


Tevy yang sudah melumpuhkan kesemua anak buahnya Denzel pun, dia lalu melanjutkan lagi jalan kakinya dengan santai menyusuri bangunan kota yang berjejer rapi dipinggir jalan tersebut.


Sedangkan Denzel, dia masih asik terus mengawasi Tevy dari jarak jauh dari dalam mobilnya.


Melihat Tevy melanjutkan jalannya lagi, Denzel juga lalu menyalakan mesin mobilnya untuk mengikuti Tevy.


Salah satu sikap yang wajib harus dimiliki dari orang yang suka beladiri adalah kepekaan serta kewaspadaan untuk mengantisipasi pergerakan lawan, dan Tevy yang mempunyai insting tersebut, dia merasa ada yang mengikutinya dari belakang sejak tadi.


Tevy langsung menghentikan langkah kakinya dan lalu menolehkan kepalanya kebelakang untuk mencari siapa yang mengukutinya diam-diam.


Tevy sedikit curiga dengan mobil yang jaraknya cukup jauh darinya selalu pindah-pindah tempat mengikuti langkah kakinya itu.


" Pasti orang yang ada didalam mobil itu yang sedang mengikutiku, hmm aku kerjai saja dia ",, kata Tevy sambil membalikkan badan membelakangi Denzel.


Setelah berkata seperti itu, dari kejauhan Tevy melihat ada club malam yang berada disisi jalan menuju keapartemennya.


Tevy langsung saja menyeberang jalan untuk menuju keclub tersebut.


Denzel yang melihat itu, dia langsung saja tancap gas untuk segera mengikuti Tevy, sebab Denzel tidak terima jika ada laki-laki hidung belang yang mencoba memanfaatkan Tevy ketika berada didalam club.


Melihat Tevy sudah masuk kedalam club tersebut, Denzel langsung saja dengan segera keluar dari dalam mobilnya untuk masuk juga kedalam club itu.

__ADS_1


Denzel yang sudah masuk kedalam club tersebut, dia langsung saja mengedarkan pandangannya kesemua penjuru club untuk mencari Tevy.


Dari pencahayaan remang-remang dengan dikelilingi banyak orang, Tevy bisa melihat dengan jelas siapa yang mengikutinya daritadi.


Dan ketika sudah melihat Denzel, Tevy langsung saja memajukkan bibirnya dengan cemberut.


" Oh ternyata Tuan mucikari itu tho yang mengikutiku daritadi ",, kata Tevy ketika melihat Denzel sedang mengalihkan pandangannya kesemua arah untuk mencarinya.


" Heh, enak saja akan menangkapku semudah itu, cari saja aku sampai kamu gondrong, aku mau pulang dulu ",, kata Tevy lagi untuk Denzel dan Tevy langsung saja melangkahkan kakinya untuk keluar dari dalam club itu melewati pintu belakang yang dekat dengan kamar mandi dan juga tempat sampah.


Setelah bisa keluar dari dalam club itu, Tevy yang tidak sengaja melihat mobilnya Denzel terparkir didepan club, dia lalu mendekati mobil tersebut.


" Aku kerjai lagi saja kamu ",, kata Tevy kepada mobilnya Denzel.


Tevy setelah berkata seperti itu, dia langsung saja mengempeskan ban mobilnya Denzel yang depan sebelah kiri, dan yang belakang yang sebelah kanan.


Setelah itu, Tevy lalu mengambil kertas note dari dalam tasnya untuk menuliskan sesuatu.


" Съжалявам, направих го нарочно, сър "


(Sŭzhalyavam, napravikh go narochno, sŭr ), ( Maafkan aku, aku sengaja Tuan ) ",, tulis Tevy didalam kertas note tersebut sambil dibubuhi emoticon cium.


Dan setelah menulis note tersebut, Tevy lalu menempelkan kertas note itu dikaca mobilnya Denzel sambil tertawa cekikikan.


Setelah menempelkan note untuk Denzel, Tevy lalu melangkahkan kakinya dengan segera untuk pergi dari area club itu supaya tidak ketahuan oleh Denzel.


Dan setelah beberapa saat berjalan dengan sambil berlari kecil, akhrinya Tevy sampai juga didalam gedung apartemennya.


Tevy yang sudah masuk kedalam kamar apartemennya pun, dia langsung saja duduk dishofa yang ada diruang tamunya sambil menghela nafasnya dengan sangat kasar sekali.

__ADS_1


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...


...***TBC***...


__ADS_2