
Kembali keCryil lagi yuk readers.
Cryill tadi setelah sambungan video callnya dengan Denzel dimatikan sepihak oleh Tevy.
Dia langsung saja menggerutu lagi dengan cukup sebal sambil memajukan bibirnya seperti cemberut.
" Ini siTevy enak sekali dia menyuruhku lagi, apa dia tidak mengetahui jika aku disini, ketampananku sedikit tergadaikan karena pembalut si4l4n ini ",, kata Cryill sambil menggerutu dengan ponselnya.
Sedangkan Evan sekretarisnya Cryill, dia masih setia berdiri sedikit menjauh dari Cryill untuk menunggu perintah selanjutnya dari Cryill.
Setelah Cryill menggerutu seperti itu, dia langsung saja mengalihkan pandangannya untuk mencari keberadaannya Evan.
Dan ketika Cryill sudah melihat Evan, dia langsung saja memanggil Evan untuk mendekat kearahnya.
" Evan kamu ambil lagi satu troli yang cukup besar seperti ini ya, dan terus kamu masukan lagi semua pembalut ini yang ada diatas rak ini semua kedalam troli nanti ",, kata Cryill kepada Evan.
" Hah!!, apa Tuan Cryill sedang bercanda dengan saya?? ",, tanya Evan kepada Cryill dengan nada yang sangat terkejut sekali, mendengar perkataannya Cryill tadi.
" Apa wajah saya terlihat seperti sedang bercanda Evan?? ",, tanya balik Cryill kepada Evan.
Dan Evan dengan lucunya dia langsung saja mengangguk kepada Cryill.
Membuat Cryill menjadi sedikit jengkel kepada Evan.
" Cepat ambil lagi trolinya, biar saya bisa segera pulang!! ",, kata Cryill kepada Evan dengan nada yang super tegas sekali.
Evan yang mendengar suara tegasnya Cryill, dengan sedikit gelagapan, dia langsung saja mengambil troli lagi yang berada didepan pintu masuk tadi.
Sedangkan Cryill dia langsung saja mengalihkan pandangannya kearah semua pembalut yang sudah masuk kedalam troli yang tadi.
" Ini kenapa semua pembungkus pembalut ini warnanya berbeda-beda sih??, apa sebenarnya yang membedakan dari ini semua?? ",, kata Cryill dan dia mulai penasaran dengan produk pembalut yang ada dihadapannya.
Cryill lalu mencoba mengambil satu bungkus pembalut untuk membaca setiap tulisan yang ada dibungkusnya itu.
__ADS_1
" Ukuran tujuh belas centi meter, ukuran dua puluh, ukuran dua puluh tiga, dan ini ukuran sampai empat puluh dua centimeter",, kata Cryill ketika membaca ukuran yang ada dipembungkus pembalutnya sambil membayangkan panjangnya juga.
" Baru tahu aku, jika pembalut ada ukurannya juga ",, kata Cryill sambil membolak balikkan pembalut yang sedang dipeganya itu.
" Kalau ukuran empat puluh dua centimeter, kira-kira berapa ya panjangnya jika dipakai?? ",, kata Cryill lagi sambil membayangkan seorang perempuan sedang memakai pembalut yang ukuran empat puluh dua centimeter itu.
Setelah membayangkan yang aneh-aneh seperti itu, tiba-tiba saja Cryill langsung saja menggelengkan kepalanya dengan cukup cepat sekali, karena dia membayangkan hal yang tidak semestinya.
" Tadi aku membayangkan apa ya??, malah membuatku tiba-tiba jadi On begini kan?? ",, kata Cryill lagi untuk dirinya sendiri dengan sedikit bingung.
Dan ketika Cryill baru saja menggerutu seperti itu, tiba-tiba Evan sudah kembali lagi sambil membawa troli yang ukurannya sama dengan troli pertama yang dia bawa tadi.
" Tuan ini trolinya ",, kata Evan kepada Cryill.
" Ya sudah sana cepat masukan semua ini kedalam troli itu ",, jawab Cryill kepada Evan sambil menunjuk pembalut yang ada didalam rak.
Dan Evan langsung saja memasukkan semua pembalut itu kedalam troli besar yang baru saja diambilnya tadi.
Ketika Evan sedang sibuk memasukkan semua pembalut kedalam troli yang kedua, tiba-tiba dia didatangi oleh seorang pengunjung perempuan yang daritadi memperhatikan Cryill dan juga Evan yang sibuk dibagian rak pembalut.
" Saya tidak tahu Nona, saya cuma disuruh saja sama Tuan saya itu ",, jawab Evan kepada wanita tersebut sambil menunjuk Cryill yang sedang sibuk membaca bungkusan pembalut lagi.
Wanita itu langsung saja mengalihkan pandangannya kearahnya Cryill sambil beroh ria saja.
Sedang Cryill dia masih dengan sikap konyolnya membayangkan sambil terus membaca setiap tulisan yang ada disetiap kemasan pembalut.
" Ini apa?? pembalut bersayap??, kalau pakai ini apakah miss Vnya wanita bisa terbang begitu, terus kalau terbang, bagaimana kita sebagai laki-laki memasukinnya?? ",, kata Cryill dengan perkataan konyolnya yang tidak masuk akal sekali.
" Ini juga, cepat meresap, dan anti bocor??, memangnya cat genting apa, ada-ada saja tulisannya ini, tidak masuk akal sekali menurutku ",, gerutu Cryill sambil terus membaca setiap tulisan yang ada didalam kemasan pembalut.
" Untuk malam, dan ini untuk siang??, weeeeh pembalut juga ada siang dan malamnya, kalau siang apa warnanya hitam begitukah, kalau siang warnanya apa kuning sama seperti matahari begitu kali ya?? ",, kata Cryill lagi, dan jika ada yang mendengarnya pastilah orang itu langsung saja tertawa dengan sangat keras sekali mendengar perkataannya Cryill.
" Jika yang tadi ukurannya sampai empat puluh dua centimeter, kenapa yang ini kecil sekali ukurannya, dan ini adalah pan-ty-liner, aneh sekali sih namanya, lidahku saja terasa aneh ketika mengucapkannya ",, kata Cryill lagi sambil mengeja kata pantyliner tadi.
__ADS_1
" Semua tulisan yang ada dibungkusan pembalut ini membuatku pusing sendiri ",, kata Cryill lagi sambil terus memperhatikan setiap pembalut yang ada didalam rak didepannya, sambil menunggui Evan yang masih sibuk memasukkan pembalut kedalam troli.
Cryill tanpa sadar dia daritadi berbicara sendiri terus sambil membolak-balikan pembalut yang ada didalam genggamannya itu.
Hingga Cryill tidak sadar, jika daritadi juga dia diperhatikan oleh semua pengunjung yang ada disitu yang memperhatikan sikapnya Cryill yang berbicara sendiri sambil membolak balikkan pembalut, sungguh sangat lucu sekali menurut mereka.
Dan tanpa sadar juga dua troli yang ada didekat Evan akhirnya penuh juga.
Evan lalu memanggil Cryill untuk mengatakan jika trolinya sudah penuh.
" Ya sudah sana bayar ",, kata Cryill sambil mengeluarkan dompetnya dari dalam saku celananya.
Dan ketika Cryill membuka dompetnya, dia baru tersadar jika kartu black cardnya masih berada ditangannya Dokter Khafita.
Cryill reflek dia sampai tersenyum sendiri, ketika teringat black cardnya belum dia ambil dari tangannya Dokter Khafita.
Setelah itu Cryill lalu mengambil black card satunya lagi untuk dia berikan kepada Evan.
" Ini bayar, saya akan menunggu didalam mobil, dan nanti masukan semua kedalam mobil kamu ",, kata Cryill dengan santainya kepada Evan sambil menyerahkan kartu black cardnya.
Membuat Evan sampai terbengong dengan mulut yang terbuka dengan lebar sekali seperti itu.
" Evan cepat bayar!! ",, kata Cryill lagi dengan suara yang cukup keras untuk menyadarkan wajah bengongnya Evan.
" Eh, iya Tuan, tapi Tuan apa tidak mau membantu saya mendorong kedua troli ini, saya tidak sanggup Tuan, ini berat ",, kata Evan dengan sedikit terkejut sambil menerima kartu black cardnya Cryill.
" Enak saja kamu berbicara, minta tolong sama karyawan supermarketnya saja sana, saya ini bos kamu!! ",, kata Cryill kepada Evan.
" Saya membantu kamu, bisa luntur ini ketampanan saya ketutupan pembalut yang menggunung ini semua ",, kata Cryill lagi kepada Evan.
" Sudah saya tunggu didalam mobil saya, cepetan kamu bayar ",, kata Cryill lagi kepada Evan.
Dan setelahnya Cryill langsung saja meninggalkan Evan sendirian dengan dua tumpukan pembalut yang cukup banyak sekali seperti itu.
__ADS_1
...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...
...***TBC***...