My Little Dosen

My Little Dosen
CHAPTER 138


__ADS_3

Kita akan masih membahas Tevy dan yang lainnya lagi, dan kita sementara tidak akan membahas Khafita terlebih dahulu, sebab dia masih anteng dan tenang didalam pesawat yang belum sampai diNegara tujuannya.


Ketika semua orang bisa tertawa lucu bersama Cryill dan juga bisa membalas leluconnya Cryill tadi.


Akhirnya Ayah Marson pun menceritakan kepada Cryill kenapa semua orang sedang pada menangis terharu sekali seperti itu sambil memeluk Tevy secara bergantian.


Secara singkat dan cepat, mengambil garis besarnya saja, Ayah Marson pun akhirnya sudah selesai menceritakan kepada Cryill, siapa itu Tevy sebenarnya didalam Keluarga Carrington.


Dan Cryill pun dibuat sangat terkejut sekali ketika mendengar cerita dari Ayah Marson yang mengatakan jika Tevy adalah Princess Moana yang dulu diberitakan menghilang sejak bayi.


Pada waktu itu umur Cryill juga seumuran dengan Tevy ketika Tevy menghilang, dan Cryill baru bisa mengikuti serta bisa memahami berita tersebut ketika dia sudah berada dibangku SMA.


Cryill yang sudah mengetahui kebenarannya sekarang dia sudah tidak menjadi penasaran lagi dibuatnya dengan pemandangan didepannya.


" Tidak aku sangka ternyata kamu seorang putri Kerajaan Tevy ",, kata Cryill kepada Tevy yang terlihat sekali kebahagiaan terpancar dari wajahnya.


" Jika para pengawal tidak becus nanti dalam bekerjanya, bisa dong kamu hukum dengan bantingan maut kamu itu ",, kata Cryill lagi kepada Tevy, dan langsung saja disambut gelak tawa dari semua orang termasuk Denzel yang akhirnya bisa tertawa juga ketika mendengar lelucon dari Cryill yang itu.


" Iya bisa Nak Cryill, tapi tidak sekarang jika ingin menghukumnya, sebab saya tidak mau jika terjadi apa-apa dengan keempat cucu saya nantinya jika Tevy melakukan gerakan perkelahian seperti itu ",, kata Mamah Jovanka menimpali perkataan Cryill.


" Sudah yuk mengobrolnya, sekarang kita antarkan Tevy pulang, Ayah ingin segera sampai dimansion untuk bisa leluasa mengobrol dengan Tevy ",, kata Ayah Marson kepada semua orang.


Dan semua orang langsung saja mengangguk kepada Ayah Marson.


Singkat cerita, mereka semua sudah pada keluar dari dalam ruang perawatannya Tevy, dan saat ini mereka semua sedang berada didalam lift untuk menuju kelantai dasar rumah sakit teresebut.


Ketika rombongan Keluarga Carrington termasuk Tevy dan juga Denzel serta Cryill baru saja melangkahkan kaki mereka keluar dari dalam lift untuk menuju keloby rumah sakit.


Tiba-tiba saja mereka semua mendengar Tevy menyebutkan nama seseorang.


" Kamu sedang berbicara apa Tevy?? ",, tanya Denzel kepada Tevy yang sedang berjalan disampingnya.


Belum sempat menjawab perkataannya Denzel, tiba-tiba saja ada seorang laki-laki yang berdiri tepat didepannya Tevy sambil memanggil namanya Tevy.


" Miss Tevy ",, kata laki-laki itu kepada Tevy.


" Mr. Cony?? ",, kata Tevy kepada laki-laki yang ada didepannya.


Dan ternyata dia Cony, Dosen tampan yang mengajar dikampusnya Denzel.

__ADS_1


" Miss Tevy apa kabar?? ",, kata Cony kepada Tevy dengan bibir yang tersenyum manis sekali.


Sebab Cony sangat senang sekali bisa bertemu dengan Tevy secara tidak sengaja seperti itu, ketika dia sudah cukup lama sekali tidak melihat keberadaannya Tevy.


" Kabar saya baik Mr. Cony ",, jawab singkat dari Tevy dengan sedikit formal kepada Cony.


Sedangkan yang lainnya masih setia menunggu Tevy berbicara sebentar kepada Cony.


Dan Denzel pun yang melihat wajahnya Cony, dia sudah langsung saja cemburu, karena terlihat sekali diwajahnya Cony jika dia menyukai Tevy.


" Ehem ",, Denzel sengaja berdeham untuk menyadarkan Cony yang daritadi tersenyum terus menerus kepada Tevy.


Cony pun yang mendengar dehaman dari Denzel dia langsung saja mengalihkan pandangannya kearahnya Denzel.


" Maaf kami sedang terburu-buru, bolehkah kami pergi dari sini Tuan ",, kata Denzel dengan nada halus dan formal namun ada nilai mengusir secara terang-terangan jika diperhatikan secara serius.


Cony yang melihat jika Denzel tidak menyukainya, dia pun sadar diri, dan tanpa sengaja pula Cony juga melirik kearah perutnya Tevy yang terlihat membuncit seperti wanita yang sedang hamil.


" Emm maafkan saya Tuan Denzel, Tuan Marson, Tuan Christian dan juga Tuan Charles karena sudah menganggu perjalanan kalian, silahkan......... ",, jawab Cony kepada semua orang.


Dan Cony pun baru sadar ketika dia mengalihkan pandangannya kearahnya Denzel tadi, jika ada Keluarga Kerajaan didepannya, sebab daritadi pandangan dia hanya tertuju keTevy seorang.


Setelah itu mereka semua langsung saja melanjutkan langkah kaki mereka untuk segera masuk kedalam mobil mereka sendiri-sendiri.


Meninggalkan Cony yang masih menatap kepergian dari Tevy dengan wajah sendu sedihnya.


Dan Cony saat ini bisa berada dirumah sakit karena dia ingin menjenguk temannya yang sedang sakit, namun malah tidak sengaja melihat Tevy dalam keadaan yang tidak diinginkannya.


Selama ini Cony berharap semua berita yang dia dengar tentang Tevy salah adanya, tapi kenyataannya semuanya benar ketika dia menyaksikan sendiri didepan matanya tadi.


Ketika semua Keluarga Carrington sudah pada sampai diparkiran rumah sakit, dan sebelum Denzel masuk kedalam mobilnya sendiri.


Cryill pun tiba-tiba saja bebicara kepada Denzel hanya berdua saja, jika dia tidak bisa ikut pulang kemansion karena Cryill ingin menjenguk dan melihat keadaannya Khafita.


Denzel pun mengerti dan dia hanya mengangguk saja kepada Cryill.


Setelah itu mereka semua langsung saja mengendarai mobil mereka untuk menuju kemansionnya Denzel, kecuali Cryill yang akan berpisah sendiri menuju kerumah sakit tempat Khafita dirawat.


Ketika didalam mobil dan hanya berdua saja, Denzel langsung saja bertanya kepada Tevy tentang siapa itu Cony.

__ADS_1


" Dia itu Dosen laki-laki yang kemarin dibicarakan oleh Milka ",, jawab Tevy kepada Denzel dengan sedikit takut-takut.


Sebab Tevy entah kenapa merasa sedikit takut jika Denzel akan marah kepadanya karena tadi sudah berbicara dengan Cony.


" Oh ",, jawab dingin dari Denzel kepada Tevy dengan super singkat sekali, sambil mata yang terus fokus kedapan untuk mengendarai mobilnya.


Tevy hanya bisa diam saja ketika mendapatkan jawaban super singkat dari Denzel serta terdengar dingin ditelinganya.


Setelah itu hanya keheningan yang terjadi diantara Tevy dan juga Denzel hingga mobil mereka akhirnya sampai juga dimansionnya Denzel.


Semua Keluarga Carrington yang ikut juga kemansionnya Denzel, mereka semua juga disambut ramah oleh para penjaga dan juga para pekerjanya Denzel.


" Silahkan masuk Tuan dan Mrs. Carrington ",, sapa ramah dari Denzel sebagai tuan rumah kepada Keluarga Carrington.


Keluarga Carrington pun hanya tersenyum sambil mengangguk sopan kepada Denzel.


Setelah itu Denzel dia langsung saja menuntun Tevy dan berjalan berdampingan dengan Tevy untuk masuk kedalam mansion.


Ketika mereka semua sudah pada duduk dishofa yang ada diruang tamunya Denzel, Ayah Marson pun langsung saja mengucapkan perkataan yang sudah dari kemarin dia ingin katakan kepada Denzel.


" Tuan Denzel, secepatnya anda harus menikahi Tevy, tapi mohon maaf pernikahan ini dilakukan secara sederhana saja Tuan, karena kami belum bisa mengadakan pesta pernikahan untuk kalian ketika keadaannya Tevy belum sah menjadi istri anda Tuan Denzel ",, kata Ayah Marson kepada Denzel.


" Mohon mengerti keadaan kami Tuan Denzel, bukan maksud kami ............. ",, lanjut lagi perkataannya Ayah Marson kepada Denzel.


Namun perkataannya Ayah Marson langsung saja terputus ketika Denzel menyela perkataannya.


Sedikit kurang sopan memang menyela perkataan orang lain, tapi maksud Denzel pun jug bukan seperti itu.


" Tidak apa-apa Tuan Marson, saya mengerti, dan saya pun inginnya juga seperti itu, tapi nanti setelah pernikahan saya dan Tevy, saya tetap akan mengadakan pesta resepsi pernikahan saya dengan Tevy semeriah mungkin ",, jawab dari Denzel ketika dia menyela perkataannya Ayah Marson tadi.


" Syukurlah jika anda bisa mengerti Tuan Denzel, dan untuk masalah pesta resepsinya nanti, anda tenang saja, biar kami saja yang akan membiayai dan mengurus semuanya, sebab kami akan membuat pesta semeriah mungkin untuk Princess kami satu-satunya ini ",, kata Ayah Marson kepada Denzel sambil tersenyum manis kepada Tevy.


Sungguh rasa bahagia yang dirasakan oleh Ayah Marson dan juga Mamah Jovanka saat ini tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.


Rasanya Ayah Marson dan juga Mamah Jovanka ingin memberikan kelimpahan harta, kasih sayang, perhatian dan juga kesempurnaan untuk Tevy yang selama ini sudah berpisah dengan mereka dan hidup susah sendirian dipanti asuhan selama dua puluh tujuh tahun lamanya.


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...


...***TBC***...

__ADS_1


__ADS_2