My Little Dosen

My Little Dosen
CHAPTER 186


__ADS_3

Sedangkan kita geser keMilka dan siPangeran kita Christian.


Christian sepanjang perjalanan menuju kerumah Milka, senyum dia tidak pernah pudar sama sekali, hingga membuat Milka sedikit risih dengan Christian yang tersenyum manis terus dengannya sambil juga menciumin tangannya.


" Tidak aku sangka, ternyata jatuh cinta bisa sebahagia ini, kemana saja aku ya selama ini ",, kata Christian kepada Milka sambil tersenyum manis.


" Yang kemarin lagi sibuk dengan yang lain, hingga melupakan jika masih ada hal yang lebih menyenangkan dari yang sebelumnya ",, sindir dari Milka kepada Christian.


" Iya kamu benar sayang, dulu aku terlalu sibuk menuruti perkataan dan permintaan dari siPoppy yang meminta ini dan itu kepadaku, sampai-sampai aku lupa mencari kekasih hatiku yang sesungguhnya ",, jawab Christian kepada Milka.


" Itu ngomong-ngomong jika Nona Poppy tahu kalau kita sudah jadian, bagaimana kalau dia berbuat nekat lagi Christian?? ",, kata Milka kepada Christian.


" Tidak mungkin itu terjadi sayang, sebab Poppy sudah beda alam dengan kita ",, jawab singkat dari Christian kepada Milka.


" Maksudnya??, apakah Poppy sudah meninggal begitu?? ",, tanya Milka kepada Christian.


" Iya ",, jawab Christian sambil menganggukkan kepalanya.


Milka langsung saja menunjukkan ekspresi terkejutnya ketika mendengar jawaban iya dari Christian.


" Ba.....bagaimana Nona Poppy bisa secepat ini meninggalnya Christian?? ",, tanya Milka lagi kepada Christian.


" Dia mendapatkan hukuman mati dari Kerajaan ",, jawab singkat lagi dari Christian kepada Milka.


" Sudahlah tidak penting membahas dia sekarang, lebih baik kita membahas tentang hubungan kita saat ini ",, kata Christian kepada Milka.


" Oh ya Milka, emm, besok kamu aku jemput untuk menghadiri acara resepsi pernikahan dari Denzel dan juga Tevy ya jam tiga siang ",, kata Christian kepada Milka.


" Tapi aku malu Christian, pasti disana banyak tamu-tamu penting dari Ayah kamu dan juga Kerajaan, sedangkan aku hanyalah rakyat biasa yang rumah pun masih mengontrak ",, kata Milka dengan ekspresi sedikit bersedih.


" Jika kamu meminta rumah sekarang, bisa langsung aku belikan untuk kamu Milka ",, sahut Christian kepada Milka.


Milka yang mendengar perkataan dari Christian, dia reflek langsung saja memukul pelan lengan Christian dengan perasaan gemas.

__ADS_1


" Lho ko memukulku, apa ada yang salah dengan perkataanku?? ",, tanya Christian dengan bernada bingung kepada Milka.


" Kamu itu lho sembarangan kalau berbicara, siapa yang meminta kamu untuk membelikan rumah untukku, aku itu sudah nyaman dengan kehidupanku sekarang, yang aku tanyakan itu, jika aku ikut masuk kedalam kehidupanmu apakah aku bisa menyesuaikannya Christian?? ",, kata Milka kepada Christian.


" Tenang saja Milka, selagi ada aku disamping kamu, tidak akan ada yang berani menyakitimu, termasuk juga Tevy, sebab adikku itu dia begitu sangat menyayangimu sebagai sahabatnya ",, jawab Christian kepada Milka.


" Jadi mau ya, besok aku jemput diacara pesta resepsinya Denzel dan Tevy ",, kata Christian lagi kepada Milka.


Dan Milka akhirnya langsung mengangguk kepada Cristian.


" Nanti ijinkan aku mampir kerumah kamu sebentar ya Milka, sebab ada yang ingin aku bicarakan dengan kedua orang tua kamu ",, kata Christian kepada Milka.


" Memangnya apa yang ingin kamu bicarakan kepada Ayah dan Mamah Christian?? ",, tanya Milka kepada Christian.


" Ada saja, mau tahu urusan seorang Pangeran ",, jawab Christian sambil menggoda Milka.


" Ya sudah, kalau begitu nanti kalau kamu tanya, akan aku jawab mau tahu saja urusan rakyat jelata ",, jawab Milka sambil memajukkan bibirnya karena cemberut.


" Aku cium ya itu bibirnya yang sedang manyun begitu ",, goda Christian lagi kepada Milka.


" Aduh manisnya istriku jika sedang tersenyum seperti itu, membuatku tidak sabar ingin segera membawanya keranjang pengantinku ",, goda Christian lagi dengan memanggil Milka istri.


" Pangeran gila ",, kata Milka kepada Christian.


" Iya, dan aku tergila-gila karenamu, jadi kamu harus dipenjara karena sudah membuat sang Pangeran Kerajaan menjadi gila ",, jawab Christian kepada Milka sambil memegangi dadanya dengan lebay.


" Dan dipenjaranya dipenjara hatiku saja ",, lanjut lagi perkataan dari Christian kepada Milka sambil tertawa.


Milka yang gemas dia langsung saja tertawa lucu kepada Christian, dan Christian yang melihat ekspresi wajah tertawanya Milka, dia langsung sedikit terpesona.


Sambil terus menyetir, Christian pun juga langsung saja tersenyum manis sekali, karena sudah bisa membuat Milka merasa bahagia dengannya.


" Oh ya sayang, ceritakan dong bagaimana ceritanya kamu bisa mengenal dengan Tevy?? ",, tanya Christian kepada Milka.

__ADS_1


" Dulu itu rumahku masih satu wilayah dengan panti asuhan milik Mamah Orlin, namun bedanya panti asuhan milik Mamah Orlin sedikit menaiki jalan tanjakan untuk menuju kesana, sedangkan rumahku berada didataran rendahnya ",, awal mula Milka bercerita kepada Christian.


" Saat waktu menginjak bangku SMP aku memutuskan bersekolah diSMP yang sama dengan Tevy sebab diSMP itu jarak yang cukup dekat dengan rumahku Christian ",, kata Milka lagi sambil mengenang masa lalunya dengan Tevy.


" Aku dan Tevy kebetulan satu kelas terus dari kelas satu hingga kelas tiga SMP duduknya pun satu bangku, dari situlah kita berkenalan dan menjadi dekat hingga SMA bahkan kuliah, serta kami pun dulu memutuskan bersekolah SMA dan kuliah ditempat yang sama ",, lanjut lagi cerita dari Milka kepada Christian.


" Tevy dulu waktu SMP dan SMA setiap hari harus naik turun gunung untuk menempuh perjalanan menuju kesekolah, bahkan jika ada les tambahan, dia sampai menginap dirumahku pada waktu itu, dan membuat Mamah juga menyayangi Tevy seperti anaknya sendiri, apalagi ketika Mamah mendengar cerita sedih dari Tevy yang sudah banting tulang sejak kecil ",, lanjut lagi perkataan dari Milka.


" Hingga diwaktu kuliah dulu, Mamah dan Ayah yang tidak mempunyai uang untuk membiayai biaya kuliahku, akhirnya memutuskan untuk menjual rumah kami yang ada didesa dan pindah hidup dikota dimana aku dan Tevy kuliah ",, lanjut terus cerita dari Milka.


Christian pun dia masih saja diam mendengarkan cerita dari Mika tentang dirinya dan juga Tevy sambil terus menyetir.


" Aku tidak sepintar Tevy Christian, Tevy dia pintar sejak kecil, jadinya pada waktu kuliah dulu dia bisa mendapatkan beasiswa hingga bisa membuatnya kuliah gratis sampai wisuda kelulusan ",, kata Milka sambil membayangkan kegigihan dari Tevy dulu.


" Kak Vince pada waktu itu dia belum mempunyai pekerjaan yang tetap seperti sekarang, alhasil kami memutuskan untuk mengontrak rumah terlebih dahulu dan akan membeli rumah nanti jika uangnya sudah terkumpul, bahkan Tevy dulu sebelum mempunyai apartemen sendiri, dia juga hampir setiap hari menginap dirumahku, sungguh masa-masa yang ingin kukenang lagi ",, kata Milka dengan tersenyum terharu.


" Tapi apakah Kakak kamu Vince sampai sekarang tidak bisa membelikan rumah untuk kedua orang tua kamu Milka?? ",, tanya Christian kepada Milka.


Sebab Christian sangat kasihan sekali, ternyata Milka dan kedua orang tuanya masih mengontrak rumahnya.


" Sudah, Kak Vince dia sudah membeli rumah dari hasil kerja kerasnya sendiri, dan Mamah sama Ayah sudah sering disuruh pindah dirumah itu oleh Kak Vince, akan tetapi Ayah sama Mamah tidak mau, katanya untuk Kak Vince saja jika sudah menikah nanti ",, jawab Milka kepada Christian.


" Sudah yuk, lanjut ceritanya nanti saja, kita turun dulu, katanya mau mengobrol sebentar sama Mamah dan Ayah ",, kata Milka lagi kepada Christian.


Sebab tanpa mereka sadari mobil yang mereka naiki akhirnya sampai juga didepan pelataran rumah kontrakannya Milka.


Dan Christian yang sudah memarkirkan mobilnya, dia langsung saja turun bersama Milka untuk masuk kedalam rumah.


...🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺...


Yuk mampir Ava - Derral, sudah makin seru lho ceritanya 😁


__ADS_1


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...


...***TBC***...


__ADS_2