
Sesampainya didalam kamar mandi, Emelie langsung saja mencoba melepaskan celana d4l4mnya dengan sedikit kesusahan karena perutnya yang sudah besar.
Vince yang melihat Emelie sedikit kerepotan melepaskan celana d4l4mnya karena terhalang perut besarnya, tanpa sungkan Vince langsung saja membantu Emelie untuk melepaskan cel4na d4l4m tersebut.
" Terimakasi Papah ",, kata Emelie kepada Vince sambil tersenyum.
" Iya sama-sama, sudah sana Mamah jika mau buang air besar, atau mau Papah bantuin juga ",, kata Vince sambil menggenggam celana d4l4m Emelie tanpa risih sama sekali.
" Tidak perlu, Mamah akan mencobanya sendiri Papah ",, kata Emelie kepada Vince.
" Iya ",, jawab Vince kepada Emelie.
Setelahnya Emelie langsung saja mencoba duduk diatas closet duduk untuk buang air besar.
Sedang Vince dengan setia dia masih berdiri didepan pintu kamar mandi sambil mengantongi celana d4l4m Emelie tadi kekantong celananya.
Sungguh lucu sikap dari Vince, tapi ya yang namanya suami istri hal seperti itu sudah hal biasa.
Emelie yang sudah menunggu cukup lama untuk dia bisa buang air besar namun tetap tidak bisa keluar juga, malahan perut dia hanya semakin mulas saja.
Emelie yang sudah tidak betah berada didalam kamar mandi, alhasil dia memutuskan untuk keluar saja dari dalam kamar mandi sambil memegangi perutnya.
Vince yang melihat pintu kamar mandi terbuka dari dalam, dia langsung saja mendekati Emelie.
" Bagaimana Mamah, sudah selesai buang air besarnya?? '',, tanya Vince kepada Emelie.
" Belum bisa Papah, tapi perut Mamah semakin sakit saja ",, jawab Emelie sambil menyandarkan punggungnya dipintu kamar mandi.
Vince sangat khawatir sekali melihat keadaan dari Emelie yang seperti merasa sangat kesakitan sekali.
" Kita kerumah sakit sekarang ya Mamah, mungkin Mamah sudah ingin melahirkan ",, kata Vince kepada Emelie.
Emelie hanya mampu mengangguk saja kepada Vince sambil terus memegangi perutnya yang terasa sangat sakit sekali.
Ketika Vince yang sedang membantu Emelie berjalan dan melewati ruang Keluarga, Mamah Odelia serta Mamah Marta yang melihat, mereka berdua langsung saja bertanya kepada Vince atau Emelie.
" Apakah Emelie akan melahirkan sekarang Vince?? ",, tanya Mamah Odelia kepada Vince.
" Mungkin Mah, dan Vince akan membawa Emelie kerumah sakit sekarang ",, jawab Vince kepada kedua Mamahnya.
" Ayo bawa Emelie segera kerumah sakit Nak, sebentar Mamah akan mengambilkan perlengkapan yang sudah disiapkan dulu didalam kamar kalian ",, kata Mamah Marta kepada Vince.
__ADS_1
Vince hanya mengangguk saja kepada Mamah Marta, setelahnya Mamah Marta langsung bergegas masuk kedalam kamar Vince untuk mengambil tas berisi perlengkapan baby yang sudah mereka siapkan sebelumnya.
Sedang Mamah Odelia dia langsung membantu Vince yang sedang memapah Emelie berjalan keluar dari dalam rumah.
Singkat cerita Emelie, Vince, Mamah Marta dan juga Mamah Odelia mereka berempat sudah berada didalam mobil dan sedang perjalanan menuju kerumah sakit terdekat.
Dengan Vince yang menyetir dan Emelie sedang duduk dibelakang ditemani oleh Mamah Marta, Vince pun semakin memfokuskan fikirannya supaya bisa segera sampai dirumah sakit.
Setelah menempuh perjalanan sekitar tiga puluh menit lamanya, akhirnya mobil yang dikendarai oleh Vince sampai juga dirumah sakit terdekat.
Mamah Odelia dan Mamah Marta langsung turun dari dalam mobil untuk segera memanggil Dokter, sedang Vince dia langsung membantu Emelie untuk keluar dari dalam mobil.
Para Dokter, suster dan asisstan Dokter yang sedang bertugas dan berjaga, ketika mereka semua mendengar Mamah Odelia serta Mamah Marta sedang berteriak memanggil mereka, mereka semua langsung sigap membantu Vince yang sedang mengeluarkan Emelie dari dalam mobil.
Ketika Emelie sudah berada diatas brankar rumah sakit, Vince, Mamah Marta dan Mamah Odelia langsung saja mengikuti kemana brankar Emelie didorong oleh Dokter.
" Papah, Mamah takut, dan perut Mamah rasanya sangat sakit sekali ",, kata Emelie kepada Vince sambil memegangi tangan Vince.
" Mamah yang kuat, Papah yakin Mamah bisa melewatinya, dan Papah akan selalu berada disamping Mamah ",, jawab Vince kepada Emelie.
Dan akhirnya tidak lama mereka semua sampai juga didepan ruang bersalin.
Brankar Emelie langsung saja didorong masuk oleh para Dokter, sedang Vince, Mamah Marta dan Mamah Odelia mereka bertiga disuruh menunggu diluar ruangan terlebih dahulu.
" Tuan Vince?? ",, panggil Dokter kepada Vince yang baru saja keluar.
Vince pun langsung saja mendekat kearah Dokternya.
" Saya Dokter ",, jawab Vince kepada Dokter itu.
Untuk pengalaman pertama kali kelahiran babynya, Vince begitu sangat excited dan juga deg-degan bercampur menjadi satu didalam dirinya.
" Ayo ikut saya Tuan, ternyata istri anda sudah mengalami pembukaan sepuluh, saatnya dia melahirkan baby kalian sekarang dan anda bisa menemani Nyonya Emelie didalam ",, kata Dokter itu kepada Vince.
Vince pun langsung saja ikut masuk kedalam ruang bersalin tersebut.
Mamah Marta dan Mamah Odelia yang mendengar perkataan dari Dokter tadi, serta melihat Vince sudah masuk kedalam ruang bersalinnya Emelie, para Mamah langsung saja berdoa untuk kelancaran persalinannya Emelie.
" Papah ",, kata Emelie dengan wajah yang sudah bercucuran keringat.
" Papah disini Mah, untuk menemani Mamah ",, kata Vince kepada Emelie sambil langsung menggengam tangan Emelie.
__ADS_1
" Sudah siap Nyonya, nanti Nyonya harus mengikuti aba-aba dari saya ya" ,, kata Dokter yang membantu persalinan dari Emelie.
Emelie hanya mampu mengangguk saja kepada Dokter tersebut.
" Ayo Nyonya ambil nafas yang panjang, dan lalu men9374nlah dengan kuat ",, intrupsi pertama dari Dokter kepada Emelie.
Emelie langsung saja melakukan apa yang dikatakan oleh Dokter tersebut.
Dengan genggaman kuat yang dia lakukan ketangan Vince, serta Vince seperti menyalurkan kekuatannya kepada Emelie, membuat Emelie sekuat tenaga terus mengeluarkan babynya yang pertama.
Dokter terus menerus memberikan intrupsi kepada Emelie. Antara hidup dan mati sekarang Emelie sedang berjuang untuk melahirkan babynya yang sudah ditunggu-tunggunya.
" Ayo sayang Mamah pasti bisa " ,, kata Vince terus memberikan semangat kepada Emelie.
" Ayo Nyonya sedikit lagi, kepala babynya sudah terlihat ",, kata Dokter itu lagi kepada Emelie.
Emelie langsung saja men9374n lagi dengan semakin kuat saja, hingga akhirnya sang baby keluar juga dengan mudah dari dalam perutnya.
Suara tangis dari babynya Vince dan Emelie langsung saja menggema didalam ruang bersalin tersebut.
Senyum dan tangis Vince langsung saja pecah seketika ketika dia melihat sendiri babynya yang tadi terbungkus air ketuban langsung menangis dengan sangat keras sekali ketika ketubannya pecah.
Semua tenaga medis yang membantu persalinan dari Emelie mereka langsung saja sigap membersihkan dan memberikan penangan pertama untuk babynya Vince dan Emelie yang berjenis kelamin laki-laki tersebut.
" Sayang terimakasih, terimakasih Mamah ",, kata Vince sambil memberikan ciuman bertubi-tubi diwajah Emelie yang masih tergolek lemas.
Emelie hanya mampu tersenyum manis saja kepada Vince ketika Vince begitu sangat berterimakasih sekali kepadanya karena sudah melahirkan buah hati mereka yang pertama.
Vince yang sudah memberikan ciuman bertubi-tubi seperti itu kepada Emelie, dia langsung saja disuruh oleh suster untuk keluar sejenak, karena Emelie akan mendapatkan penanganan pasca persalinan.
Dan Vince yang mengerti dia langsung saja keluar dengan wajah yang cerah ceria, karena babynya sudah lahir dengan selamat dan sempurna sesuai harapannya.
Serta Vince tidak menyangka, jika kehidupannya sebagai manusia sekarang sudah lengkap, sebab dia sudah mempunyai istri yang sangat baik, dan juga buah hati yang hadir dirumah tangganya sekarang.
Pengalaman percintaannya yang pahit dululah, yang membuatnya menurut saja ketika dijodohkan oleh Mamah Odelia, hingga akhirnya membuat Vince bisa menemukan cinta sejati yang selama ini dia tunggu dan cari yang ternyata dia adalah Emelie, gadis desa yang sangat periang dan juga sangat keibuan sekali sifatnya.
...🧠🧠🧠🧠🧠🧠🧠🧠🧠🧠🧠🧠🧠...
Mampir yuk dikisah cintanya Pietro 🤗😉
__ADS_1
...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...
...***TBC BONCHAP***...