
Pengenalan Tevy kepada dunia serta pesta resepsi pernikahannya dengan Denzel secara besar-besaran serta mewah sekali kemarin, akhirnya sudah terlewat sekitar lima hari.
Kepulangan dari Princess Moana mereka kepada Keluarga Carrington membawa dampak besar-besaran untuk Negara Swedia.
Sebagai hadiah dan kado atas pernikahan serta rasa senang atas kembalinya keponakan perempuan satu-satunya yaitu Tevy.
Sang Raja Swedia mengumumkan selama satu minggu penuh akan diadakannya bazar besar-besaran ditengah kota dengan harga yang bisa dijangkau dari satu krona sampai dengan yang paling mahal sekitar seratus krona Swedia.
Dari rakyat yang kurang mampu semuanya bisa merasakan kebahagian dan makan-makan enak selama bazar itu berlangsung, semua itu berkat kebaikan dari sang Raja dan atas kembalinya Tevy keKeluarga Carrington.
Dan satu krona jika dirupiahkan sekitar seribu empat ratusan, jika seratus krona sekitar seratus ribu empat puluh tiga sekian.
Harga yang cukup murah dan terjangkau sekali bukan??.
Semua warga Negara Swedia sangat senang sekali, karena bisa menikmati bazar besar-besaran itu yang tidak pernah sama sekali diadakan diNegara tersebut.
Dari pelosok kota sampai kepelosok desa semuanya berbondong-bondong untuk hadir kebazar Kerajaan yang diadakan selama satu minggu penuh ditengah kota itu .
Dari pakaian, makanan, sandal, kebutuhan rumah tangga, hampir semuanya komplit tersedia dibazar tersebut.
Semua itu sebagai rasa syukur dari Keluarga Carrington yang sudah bisa membawa kembali pulang Princess mereka kedalam pelukan mereka lagi.
Berita bazar itu bahkan sudah menyebar keseluruh penjuru dunia, hingga banyak turis manca negara dari perbagai negara berbondong-bondong juga ikut menikmati pesta bazar besar-besaran yang diadakan oleh pihak Kerajaan yang belum tentu akan terulang kembali lain waktu.
Hingga tanpa sadar, bazar tersebut bisa meningkatkan daya tarik tersendiri Negara Swedia kepada para turis asing.
Dan perekonomian Negara Swedia ketika baru tiga hari terlaksananya bazar, pekembangan serta pertumbuhan pasar internasional diNegara mereka sungguh sangat meningkat pesat sekali.
Ayah Marson dan Sang Raja sendiri mereka berdua tidak menyangka, jika kepulangan Tevy kepada mereka bisa membawa dampak sebesar itu bagi Negara mereka.
Tevy sendiri yang saat ini sudah tinggal dimansion Denzel lagi sejak dua hari yang lalu, dia diperlakukan benar-benar sebagai ratu dan princess oleh Denzel.
Dan pagi ini Tevy dia sedang sangat senang sekali sebab pagi ini dia akan berkunjung keUniversitas tempat dia mengajar dulu dikampus Yayasan milik sang suami tercintanya yaitu Denzel.
" Kita tidak perlu kekampus ya sayang?? ",, kata memelas dari Denzel kepada Tevy.
Sebab Denzel rasanya sangat malas sekali berada dikampusnya yang pasti akan banyak para mahasiswa yang menatap kecantikan dari wajah Tevy.
__ADS_1
" Tadi malam kan Papi sudah berjanji sama Mami jika ingin mengantarkan Mami kekampus pagi ini sayang ",, jawab Tevy kepada Denzel sambil berdandan simple ala dia seperti biasanya.
Walau Tevy sekarang dia sudah menjadi ratu dihatinya Denzel, dan Princess diKeluarga Carrington, tetap saja Tevy tidak mau terlihat mewah dan glamour dihadapan semua orang.
Denzel hanya bisa memajukan bibirnya karena cemberut mendengar perkataan dari Tevy tadi.
Untuk Ayah Marson sendiri dan Mamah Jovanka mereka berdua tidak mempermasalahkan jika Tevy ingin mengajar lagi dikampus, karena fikir Mamah Jovanka dan Ayah Marson, supaya Tevy tidak jenuh berada dirumah terus.
Namun dengan satu syarat Tevy tidak boleh kecapekan dan tidak boleh terlalu banyak aktifikitas jika berada dikampus.
" Yuk Papi, Mami sudah siap, bagaimana cantik tidak penampilan Mami pagi ini?? ",, kata Tevy kepada Denzel sambil berdiri menghadap kearah Denzel.
" Jelek!! ",, jawab ketus dari Denzel kepada Tevy sambil berlalu kedalam ruang walk in closetnya untuk mengambil jasnya.
Tevy bukannya marah ketka dipuji jelek oleh Denzel, melainkan dia langsung saja tersenyum lucu ketika melihat tingkah dari Denzel yang sedang cemburu dan malas secara bersamaan seperti itu.
Singkat cerita, Tevy dan Denzel saat ini mereka berdua sudah sampai didepan pintu gerbang kampus milik Denzel.
Rektor, Dekan, Kajur, Dosen, para staf kampus yang mendengar jika sang pemilik Yayasan akan datang berkunjung kekampus tempat mereka bekerja, mereka semua pun saat ini sudah pada berkumpul untuk menyambut kedatangan dari Denzel.
Mereka semua tidak mengetahui jika Denzel akan datang dengan Princess Kerajaan mereka yaitu Tevy yang sekarang sudah sah menjadi istri Denzel.
" Tuan Denzel, selamat datang ",, kata Rektor menyambut kedatangan dari Denzel dengan sangat ramah sekali.
Namun tiba-tiba pandangan dari mereka semua terlaihkan dengan dibukakan pintu mobil yang satunya dan keluarlah Tevy yang selama ini mereka kenal sebagai Dosen cantik, imut, mungil namun jago beladiri keluar dari dalam mobil tersebut dengan penampilan yang sangat jauh berbeda dari terakhir mereka bertemu.
Bahkan Dosen Cony yang dulu pernah menyukai Tevy, dia sampai terpesona sekali melihat penampilan dari Tevy yang sudah sangat semakin cantik sekali.
" Princess Moana ",, sapa serempak dari semua orang kepada Tevy sambil menundukkan badan mereka dengan hormat.
Tevy langsung saja tersenyum ramah menyapa semua orang yang sedang pada menyapanya.
" Saya masih Tevy seperti dulu yang kalian kenal, tidak perlu seformal itu kepada saya ",, kata Tevy dengan suara lembutnya kepada semua orang.
Walau Tevy sedikit risih diperlakukan istimewa seperti itu, tapi itulah kenyataannya jika dia sekarang Princess Keluarga Carrington.
Denzel yang melihat Tevy sudah keluar dari dalam mobil, dia langsung saja mendekati Tevy dan langsung juga menggandeng mesra pinggangnya Tevy.
__ADS_1
" Mari-mari Tuan Denzel, Princess Moana silahkan masuk, akan saya antarkan kemanapun kalian akan berkeliling dikampus ini ",, kata sang Rektor kepada Denzel dan juga Tevy dengan super ramah sekali.
" Tidak perlu Tuan Rektor, saya kan dulu mengajar disini, jadi saya sudah tahu seluk beluk dari kampus ini ",, kata Tevy kepada Rektor tersebut sambil tersenyum formal.
Dan kedatangan dari Denzel bersama sang Princess Moana Carrigton membuat semua para mahasiswa dan mahasiswi yang mendengar berita tersebut, mereka semua langsung saja berbondong-bondong untuk melihat kecantkan dari Tevy yang sudah tersohor dengan sangat cepat sekali itu.
Tevy dan Denzel saat ini mereka berdua sudah berada didalam aula kampus bersama yang lainnya yang sudah disulap sedemikian rupa oleh pihak kampus supaya tidak terlihat biasa-biasa saja ketika untuk menyambut kedatangan dari Denzel.
Didalam aula itu Denzel dan Tevy sudah duduk tenang dishofa yang sudah disediakan.
" Jadi mulai hari senin besok saya sudah mulai bisa mengajar lagi kan Tuan Rektor ",, tanya Tevy kepada Rektor tersebut.
Sedang Denzel dia masih saja diam memperlihatkan wajah dingin seperti biasanya kepada semua orang.
" Iya Princess, anda sudah bisa mulai mengajar kapanpun yang anda mau ",, jawab Rektor tersebut kepada Tevy.
" Kalau saya mengajar tolong jangan terlalu mengistimewakan saya ya Tuan Rektor, Dekan, semuanya, karena itu akan membuat saya tidak nyaman, saya masih Tevy seperti yang dulu kalian kenal ko ",, kata Tevy kepada semua orang dengan ramah.
" Tapi itu tidak mungkin Princess, ka......... ",, perkataan dari sang Rektor kepada Tevy langsung saja terputus ketika Denzel mengangkat tangannya untuk mengkode sang Rektor supaya tidak melanjutkan perkataannya.
Dan sang Rektor yang melihat kode tangan dari Denzel dia pun langsung saja diam.
" Ba........baiklah Princess jika itu mau anda, akan saya turuti ",, ralat kata dari sang Rektor kepada Tevy.
Tevy pun langsung saja tersenyum manis kepada Rektor tersebut.
Sedangkan yang lainnya, mereka semua hanya bisa diam saja sambil terus mendengarkan perbincangan antara Tevy dan juga sang Rektor.
Dan setelah berbincang sebentar dengan para Dosen, Rektor, Dekan serta yang lainnya, Tevy memutuskan untuk jalan-jalan sebentar disekitar kampus ditemani oleh sang Rektor, Dekan dan para staf kampus atau para Kajur dibelakang Tevy dan Denzel.
Namun hal itu membuat Denzel sedikit jenuh sebab banyak dari para mahasiswa yang terkagum-kagum ketika melihat wajah Tevy yang sekarang sudah semakin cantik saja.
" Ingin rasanya aku congkel saja mata mereka satu persatu dan aku berikan kepada hewan-hewan peliharaanku ",, gerutu Denzel didalam hatinya.
Wajah sangar dari Denzel sudah cukup membuat para mahasiswa tidak berani mendekati Tevy, terlebih lagi dibelakang Tevy banyak sekali yang mengawalnya.
Dan disaat Denzel sudah berbisik terus menerus merengek meminta pulang kepada Tevy seperti anak kecil saja, akhirnya Tevy pun menurutinya dan berpamitan pulang kepada Rektor, Dekan, Dosen dan yang lainnya juga untuk kembali kemansion milik Denzel.
__ADS_1
...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...
...***TBC***...