
Tevy yang memukuli Denzel dengan sambil duduk diatas dad4nya Denzel.
Tevy mengeluarkan semua tenaganya untuk memukuli Denzel, dan Denzel walau bisa membalikkan tubuhnya Tevy dibawah tubuhnya, dan juga membalas semua pukulannya Tevy.
Tapi Denzel pastinya cukup kesulitan, sebab Tevy sudah mempunyai ilmu beladiri yang mumpuni.
Serta Denzel juga tidak tega untuk membalas semua pukulan yang Tevy berikan kepadanya.
Deru nafasnya Tevy sungguh sangat berantakan sekali, dan para anak buahnya Denzel pun yang masih ada disitu, mereka semua yang sedang menyaksikan majikan mereka sedang dikalahkan oleh seorang wanita, mereka hanya mampu bisa terbengong dari tempat mereka berdiri.
Ketika Hendy sudah sadar dari rasa terbengongnya itu, Hendy langsung saja menyuruh para anak buahnya Denzel untuk menyerang Tevy lagi.
Tevy langsung saja berdiri dari atas tubuhnya Denzel untuk menyerang anak buahnya Denzel lagi.
Jangan salah mengira, walau Tevy bertubuh ramping dan kecil, dia tetap bisa mengalahkan para anak buahnya Denzel.
Sedangkan Denzel sendiri dia langsung saja dibantu Hendy untuk berdiri dari rebahannya tadi karena dipukulin oleh Tevy.
Denzel dia tersenyum miring sambil mengusap darah yang keluar dari hidung dan juga mulutnya.
Sambil juga terus mengamati Tevy yang masih berkelahi dengan para anak buahnya.
Ketika Denzel sedang asik mengamati Tevy, tiba-tiba dia terfikirkan sesuatu, dan menyuruh Hendy untuk mengambilkan barang itu untuknya.
Hendy langsung saja mengambilkan barang yang disebutkan oleh Denzel tadi.
Setelah beberapa saat, Hendy yang sudah mengambil barang itu, dia langsung saja memberikannya kepada Denzel.
Ketika Denzel sudah menerima barang itu, dia lalu berjalan santai menuju kearahnya Tevy yang masih terus berkelahi dengan para anak buahnya.
Tevy tidak sadar, jika Denzel sedang membawa sesuatu ditangannya dan sedang ditujukan kepadanya.
Para anak buahnya Denzel pun yang melihat Denzel sedang berjalan kearahnya Tevy, mereka berpura-pura tidak mengetahuinya supaya Tevy tidak sadar akan pergerakannya Denzel.
__ADS_1
Dan ketika Denzel sudah sampai dibelakangnya Tevy, dia langsung saja menancapkan barang yang dia bawa itu ketengkuknya Tevy.
Tevy yang terkejut ketika tengkuknya mendapatkan serangan mendadak seperti itu, dia langsung saja menolehkan kepalanya kebelakang.
Diwaktu Tevy sudah menolehkan kepalanya kebelakang, dia melihat Denzel sedang tersenyum licik kepadanya.
Dan disaat Tevy ingin membalas perlakukannya Denzel kepadanya, Tevy langsung saja pingsan dan langsung juga didekap erat oleh Denzel.
Sebab tadi yang Denzel tancapkan ketengkuknya Tevy adalah obat bius dosis tinggi yang biasa Denzel berikan kepada para musuhnya untuk membajak sesuatu atau mengambil barang incarannya.
Alhasil Tevy langsung saja tidak sadarkan diri didalam pelukannya Denzel, dan akan membutuhkan waktu setidaknya sekitar kurang lebih dua sampai tiga jam lamanya untuk sadar dari tidur cantiknya itu karena ulah Denzel.
" Kalian semua obati diri kalian segera ",, kata Denzel kepada para anak buahnya, sambil membawa Tevy kedalam pelukannya.
" Baik Tuan ",, jawab serempak para anak buahnya Denzel kepada Denzel dengan sambil mengusap dan memegang semua badan mereka yang pada sakit karena terkena pukulannya Tevy yang mematikan tadi.
Setelah berkata seperti itu kepada semua anak buahnya, Denzel langsung saja menggendong Tevy ala bridal style menuju kedalam kamarnya, dan terlihat seperti sangat ringan sekali ketika Denzel menggendong tubuh pingsannya Tevy, padahal posisi Denzel saat itu dia juga merasakan sakit semua disekujur badannya karena pukulan dari Tevy yang bertubi-tubi tadi.
Denzel langsung saja menaruh Tevy keatas ranjangnya lagi, ketika dia sudah sampai didalam kamar pribadinya.
Sedangkan kita bergeser keCryill, Cryill tadi sebelum melihat pertunjukan antara Kakaknya dan juga Tevy, dia mempunyai tujuan pergi kesuatu tempat yang sangat menyenangkan, serta tentunya tidak membosankan baginya, dan entah tempat apa itu yang dituju oleh Cryill, hanya Cryill yang tahu.
Tapi ketika Cryill melihat adegan sang Kakak yang sangat mesra sekali dengan Tevy, dia langsung saja berubah haluan untuk menuju kesebuah tempat yang pastinya keesokan harinya adalah hari kegemparan untuk Denzel dan juga Tevy.
" Yang bagus, awas kalau jelek, akan saya penggal kepala kamu ",, kata Cryill kepada seseorang.
Dan orang itu langsung saja menjawab iya serta patuh kepada Cryill mengikuti arahan yang diberikan oleh Cryill.
Cryill dia tersenyum menjengkelkan sambil membayangkan wajah dari Kakaknya dan juga Tevy ketika nanti sudah mengetahui kenakalan yang dia lakukan itu kepada mereka berdua.
" Nanti pasti akan seru, aku akan segera melihat pertunjukan yang sangat bagus nanti dari Kakak dan juga Tevy ",, kata Cryill sambil tertawa sendiri.
Setelah berkata seperti itu dan juga tertawa sendiri, Cryill lalu terus memantau hasil kinerja orang yang sedang disuruh olehnya.
__ADS_1
Kita geser sebentar keapartemennya Tevy.
Waktu tidak terasa, Tevy ternyata sudah seharian didalam mansionnya Denzel.
Saat ini waktu sudah menunjukkan pukul lima sore, saatnya jam pulang kantor sejak satu jam yang lalu.
Milka yang ingin melihat keadaannya Tevy, dia dibuat sangat terkejut sekali ketika sudah sampai didepan kamar apartemennya Tevy yang dijaga oleh dua orang bodyguardnya Denzel didepan kamarnya Tevy.
Milka dia sangat penasaran sekali ketika melihat dua orang laki-laki berbadan besar berada didepan pintu apartemennya Tevy, dia hanya bisa melihat kedua bodyguard itu dari atas hingga bawah, begitupun dengan kedua bodyguard itu dia juga menatap Milka dengan tatapan tajamnya.
" Anda kenapa Nona??, kenapa anda melihat kami seperti itu?? ",, tanya salah satu bodyguard kepada Milka.
Dan pintu apartemennya Tevy pun, sudah selesai dibenarkan sejak jam tiga sore tadi, dan saat ini memang Denzel menugaskan kedua anak buahnya untuk berjaga didepan kamar apartemennya Tevy.
" Seharusnya saya yang bertanya kepada anda??, kenapa anda berada didepan kamar apartemen sahabat saya?? ",, tanya balik Milka kepada anak buahnya Denzel itu.
" Kami adalah anak buah dari Tuan Denzel, dan Tuan Denzel menyuruh kami untuk menjaga apartemen dari kekasihnya ini Nona ",, jawab salah satu anak buah kepada Milka dengan wajah datarnya.
Milka sangat terkejut sekali ketika mendengar jawaban dari anak buah tersebut.
Sebab setahu Milka, Tevy dia belum mempunyai seorang kekasih.
Milka langsung saja bertanya lagi kepada anak buahnya Denzel itu dengan wajah kebingungannya.
" Jangan sembarangan berbicara Tuan-tuan, sahabat saya setahu saya dia belum mempunyai seorang kekasih!!, dan siapa itu Tuan Denzel yang sudah mengaku-ngaku menjadi kekasih dari sahabat saya Tuan?? ",, tanya Milka kepada anak buahnya Denzel.
" Saya tidak ada kewajiban menjawab pertanyaan anda Nona, silahkan pergi dari sini, sebab Nona Tevy tidak berada didalam, dia sedang berada bersama Tuan kami dimansionnya ",, jawab dari salah satu anak buahnya Milka dengan nada dinginnya lagi.
Milka menjadi sangat penasaran sekali, dan juga semakin khawatir saja kepada Tevy ketika mendengar jawaban dari dua orang laki-laki berbadan besar yang dia ajak berbicara itu.
Dengan wajah bingung, khawatir serta bertanda tanya besar yang ada didalam hatinya dan juga terlihat dari wajahnya Milka, Milka akhirnya memutuskan pergi dari depan kamar apartemennya Tevy tanpa mendapatkan informasi yang jelas dimana Tevy dan juga bagaimana keadaannya Tevy.
...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...
__ADS_1
...***TBC***...