My Little Dosen

My Little Dosen
CHAPTER 167


__ADS_3

Ketika Tevy dan Mamah Qiara sedang pada mengobrol diruang Keluarga, pandangan mereka berdua tiba-tiba teralihkan dengan kedatangan dari para MUA profesional yang diantarkan oleh Hendy dan yang akan merias wajah catiknya Tevy nantinya.


Dan sekitar jam setengah sembilanan pagi Tevy sudah mulai bersiap-siap dirias wajahnya oleh para MUA tersebut.


Sedangkan Denzel sendiri dia masih sibuk mengurus ini dan itu untuk kelancaran dari acaranya, dan yang pastinya untuk menghindari penyusup datang kemansionnya.


Keluarga Carrington pun mereka juga sudah pada bersiap-siap dimansion Ayah Marson.


Bahkan Charles dan juga Natalie serta Nia anak mereka, sudah pada datang kemansion Ayah Marson sejak pukul delapan pagi tadi.


Mamah Olin yang masih ada disitu, dia juga sama sibuknya membantu persiapan yang akan dibawa nanti kemansion Denzel.


Dan anak-anak panti tempat Tevy dibesarkan dulupun, mereka semua juga sudah dipersiapkan oleh para anak buah dari Denzel untuk turut serta menghadiri acara pernikahannya Denzel dengan Tevy.


Ketika Mamah Qiara melihat Tevy sedang dirias oleh para MUA didalam kamar Denzel, Mamah Qiara memutuskan untuk keluar sejenak dari dalam kamar Denzel dan berjalan menuju kedalam kamar Cryill.


Tok, tok, tok.


Bunyi orang yang mengetuk pintu dan orang itu adalah Mamah Qiara yang sedang mengetuk pintu kamar Cryill.


" Masuk ",, sahut Cryill dari dalam kamarnya.


Mamah Qiarapun yang mendengar sahutan dari Cryill dia langsung saja membuka pintu kamarnya Cryill.


Ketika Mamah Qiara sudah masuk kedalam kamar Cryill, Mamah Qiara melihat Cryill sedang melamun diatas balkon kamarnya.


Walau mata Cryill menatap dan melihat kearah pekarangan belakang mansion Denzel dan melihat semua orang sedang pada sibuk sendiri-sendiri.


Tapi Mamah Qiara sangat yakin jika ada sesuatu yang disembunyikan oleh Cryill dari raut wajah yang terlihat ceria itu.


" Cryill, apakah ada yang ingin kamu ceritakan kepada Mamah?? ",, kata Mamah Qiara sambil berdiri disampingnya Cryill.


" Cerita apa Mah??, tidak ada yang ingin Cryill ceritakan kepada Mamah ",, jawab Cryill dengan mata yang masih menatap kedepan.


" Jangan berbohong sama Mamah Cryill, mata itu dari kecil yang selalu Mamah lihat, jadi Mamah sangat tahu sekali jika kamu sedang menyembunyikan sesuatu dari Mamah ",, kata Mamah Qiara kepada Cryill.

__ADS_1


" Walau kamu tertawa, menghibur orang dan juga ceria, tapi mata kamu itu tidak bisa membohongi itu semua Cryill ",, lanjut lagi perkataan dari Mamah Qiara kepada Cryill.


" Mamah benar Mah, Cryill memang tidak bisa menyembunyikan sesuatu dari Mamah dan juga Kakak ",, jawab Cryill kepada Mamah Qiara.


" Walau Kakak begitu dingin kepada Cryill, dan begitu cuek sekali kepada Cryill, tapi Cryill sangat tahu sekali, jika Kakak sangat menyayangi Cryill ",, kata Cryill lagi kepada Mamah Qiara sambil berbalik badan dan punggung bersandar dipagar pembatas balkon.


" Terus apa yang sedang kamu alami sekarang Cryill?? ",, tanya Mamah Qiara kepada Cryill sambil mengalihkan pandangannya kearah Cryill.


" Cryill baru saja putus cinta Mah ",, jawab Cryill dengan jujur kepada Mamahnya.


" Apakah sama Dokter cantik itu Cryill??, Dokter siapa sih namanya Mamah lupa ",, kata Mamah Qiara kepada Cryill.


" Dokter Khafita Mah ",, jawab Cryill kepada Mamah Qiara.


" Iya, apakah kamu baru putus cinta dengan dia Nak?? '',, tanya Mamah Qiara lagi kepada Cryill.


" Benar Mah ",, jawab singkat dari Cryill kepada Mamah Qiara.


" Apakah kamu benar-benar menjalin hubungan dengan dia Cryill?? ",, tanya Mamah Aiara lagi dan lagi kepada Cryill dengan nada yang sedikit terkejut.


" Iya, Cryill memang menjalin hubungan dengan dia, tapi cuma satu malam saja Mah, setelah itu dia memutuskan untuk mengakhiri hubungan ini ",, jawab Cryill lagi kepada Mamahnya sambil mengalihkan pandangannya kearah Mamah Qiara.


Sebelum memulai bercerita kepada Mamah Qiara, Cryill menarik nafasnya dengan sangat panjang sekali.


Dan setelah itu Cryill langsung saja menceritakan kepada Mamah Qiara, apa yang sebenarnya terjadi antara dirinya dan juga Khafita.


Dan juga tentang kecelakaan itu Cryill juga ceritakan semua kepada Mamah Qiara.


Mamah Qiara sangat terkejut sekali ketika mendengar kisah tentang Khafita dari Cryill.


Dan Mamah Qiara merasa sangat kasihan sekali dengan keadaan dari Khafita yang masih muda harus mengalami keadaan seperti itu.


" Apakah itu yang membuat kamu pergi keBarbados sana Cryill?? ",, tanya Mamah Qiara kepada Cryill.


" Iya Mah, Cryill sengaja menemui Khafita langsung, ingin mendengarnya sendiri dari Khafita, apa maksud dari surat yang dia berikan kepada Cryill ",, jawab Cryill sambil mengangguk, dan sambil berbalik badan lagi untuk melihat semua orang sedang pada sibuk.

__ADS_1


" Dan sekarang kamu sudah mengetahui jawabannya bukan?? ",, tanya Mamah Qiara sambil menatap Cryill.


Dan Cryill langsung saja mengangguk pelan kepada Mamah Qiara.


" Tenanglah Nak, jangan kamu ambil pusing ",, kata dari Mamah Qiara kepada Cryill.


" Didunia ini perempuan tidak cuma Dokter Khafita saja, masih banyak perempuan yang lebih baik lagi dari Dokter Khafita ",, sambung lagi perkataan dari Mamah Qiara kepada Cryill.


" Jika kalian berjodoh tidak akan lari kemana walau dunia akan hancur sekalipun, tapi jika kalian tidak berjodoh Mamah berdoa semoga kamu bisa mendapatkan yang lebih baik lagi Cryill ",, lanjut lagi perkataan dari Mamah Qiara.


" Kita sedih boleh, tapi jangan berlarut-larut, Mamah tidak melarangmu untuk dekat dengan siapapun, tapi Mamah tidak suka melihatmu berlarut-larut dalam kesedihan ",, sambung terus perkataan dari Mamah Qiara untuk Cryill.


" Jika kamu belum bisa melupakan Dokter Khafita, tenangkan hati kamu dulu Cryill, hingga kamu bisa benar-benar siap untuk membuka hati kamu untuk wanita lain ",, kata Mamah Qiara lagi dan lagi.


" Tapi jika kamu sekarang sudah bisa, mulailah cari yang baru, karena obat patah hati ya membuka hati untuk yang lain, namun dengan satu syarat, jangan suka memainkan perasaan orang lain, karena karma itu bukan hisapan jempol semata ",, sambung terus perkataan dari Mamah Qiara kepada Cryill.


" Sudah senyum, semangat seperti Cryillnya Mamah seperti biasanya ",, kata Mamah Qiara menyemanti Cryill.


" Jika kalian jodoh tak akan lari kemana ko ",, kata Mamah Qiara lagi kepada Cryill.


Dan Cryill yang daritadi hanya diam saja dia langsung saja tersenyum ketika dia sudah mendengar nasihat panjang lebar dari Mamahnya.


" Terimakasih Mah, rasanya Cryill lebih tenang jika sudah mendapatkan siraman rohani dari Mamah ",, jawab Cryill kepada Mamah Qiara sambil tertawa menggoda.


Mamah Qiara yang mendengar candaan dari Cryill dia reflek langsung saja memukul pelan lengan Cryill dengan gemas.


" Sudah Mamah mau keluar dulu, mau bersiap-siap, kamu juga harus bersiap-siap, siapa tahu nanti kamu bisa bertemu dengan tamu dari Kakak kamu yang cantik dan masih single ",, kata Mamah Qiara sambil menggoda Cryill.


Cryill hanya tersenyum saja ketika mendengar perkataan dari Mamah Qiara.


Dan Mamah Qiara setelah itu dia langsung saja berlalu keluar dari dalam kamar Cryill menuju kedalam kamar dia sendiri.


Semua interaksi dari Mamah Qiara dan Cryill dari atas balkon tadi, ada seseorang yang memperhatikan dibawah sana.


Dan orang itu adalah Denzel, serta Denzel sudah menebak jika adik l4knatnya itu pasti sedang mengalami sedikit masalah yang membuatnya terlihat sedikit bersedih seperti yang dilihatnya tadi ketika sedang mengobrol dengan Mamah Qiara diatas balkon kamarnya.

__ADS_1


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...


...***TBC***...


__ADS_2