My Little Dosen

My Little Dosen
CHAPTER 236


__ADS_3

Cryill yang sedang pusing, dia lalu mencoba menelfon Mamah Qiara untuk meminta solusi dengan masalah yang dia hadapi saat ini.


Dan Mamah Qiara yang masih berada dimansion milik Denzel, karena dia masih ingin sering berkunjung serta melihat keempat cucunya yang baru lahir itu, Mamah Qiara pun langsung saja mengangkat sambungan telefon dari Cryill, ketika melihat nama Cryill sedang menelfonnya.


" Halo Cryill, ada apa??, apa Causa menginginkan masakan dari Mamah lagi?? ",, kata Mamah Qiara kepada Cryill.


" Bukan Mah, kali ini Causa mengidam yang berbeda ",, jawab Cryill kepada Mamah Qiara.


" Mengidam apa Cryill, lakukan dan berikanlah apa maunya istri kamu, kan dia juga sedang mengandung anak kamu bukan anak laki-laki lain ",, jawab Mamah Qiara kepada Cryill.


" Justru karena Causa sedang mengandung anaknya Cryill, bibitnya sudah kelihatan dari sekarang ",, jawab Cryill kepada Mamah Qiara.


" Apa maksud dari perkataan kamu Cryill?? ",, tanya Mamah Qiara kepada Cryill.


" Saat ini Causa sedang mengidam ingin melihatku memotong rambut seperti para bodyguard pemula itu Mah yang ada dimansion Kak Denzel ",, jawab Cryill kepada Mamah Qiara.


Mamah Qiara yang sedang bersantai sambil meminum tehnya, dia yang terkejut karena mendengar perkataan dari Cryill langsung saja menyemburkan teh yang sedang diminumnya itu.


Setelahnya Mamah Qiara langsung saja tertawa dengan sangat keras sekali, ketika mendengar penderitaan dari Cryill.


" Mamah.......... ",, kata Cryill dengan nada memelas.


" Sebentar-sebentar, Mamah masih ingin tertawa ",, kata Mamah Qiara kepada Cryill.


" Mamah sedang membayangkan kamu memotong rambutmu seperti para bodyguard yang ada disini ",, kata Mamah Qiara lagi kepada Cryill sambil tertawa terus.


" Mamah,.......... kenapa Mamah tidak berhenti tertawa sih, membuat Cryill semakin sebal saja ",, kata Cryill kepada Mamahnya.


" Ok-ok, sekarang apa yang membuatmu sebal seperti ini Cryill, tinggal turuti saja permintaan dari Causa, kan beres ",, kata Mamah Qiara kepada Cryill.


" Tapi masalahnya Cryill tidak suka potongan rambut seperti itu Mah, kepala Cryill malah seperti bohlam lampu yang sedang ditumbuhi lumut tahuuuuu........... ",, kata Cryill kepada Mamah Qiara.


" Bohlam lampu ditumbuhi lumut, buwahahahahahahaha ",, kata Mamah Qiara lagi sambil tertawa dengan semakin keras saja.


" Aduuuuuh sakit sekali perut Mamah Cryill ", kata Mamah Qiara kepada Cryill.


Papah Carlson yang baru saja pulang dari kantor Denzel, dia yang baru saja masuk kedalam ruang Kelurga dan mendengar suara tawa yang menggelegar dari sang istri yaitu Mamah Qiara.


Papah Carlson pun langsung saja duduk dan bertanya kepada Mamah Qiara.

__ADS_1


" Mamah kenapa Mah??, apa ada yang lucu hingga membuat Mamah tertawa sampai seperti itu?? '',, tanya Papah Carlson kepada Mamah Qiara sambil duduk dishofa samping Mamah Qiara.


" Bentar-bentar Pah ",, jawab Mamah Qara sambil meredamkan suara tawanya.


Sedang Cryill yang mendengar suara Papahnya, dia langsung saja menghembuskan nafasnya dengan kasar.


Dan tanpa menunggu jawaban dari Mamah Qiara terlebih dahulu, Cryill langsung saja mematikan sambungan telefonnya secara sepihak.


" Yah dimatiin sama kutu rambut...... ",, kata Mamah Qiara ketika melihat sambungan telefonnya sudah dimatikan oleh Cryill.


" Ada apa sih Mah?? ",, tanya Papah Carlson lagi kepada Mamah Qiara.


" Itu si Causa......... ",, jawab Mamah Qiara kepada Papah Carlson.


" Causa kenapa??, mengidam ingin makan masakannya Mamah lagi?? ",, kata Papah Carlson kepada Mamah Qiara.


Karena kemarin Causa memang pernah mengidam ingin makan masakan khas Irlandia yang dimasak sendiri oleh Mamah Qiara.


" Bukan Pah........ ",, jawab Mamah Qiara kepada Papah Carlson.


" Terus apa dong Mah?? ",, kata Papah Carlson kepada Mamah Qiara.


" Causa mengidam ingin melihat Cryill memotong rambutnya seperti para bodyguard disini yang pelontos itu Pah ",, kata Mamah Qiara sambil tertawa lucu.


Papah Carlson langsung saja ikut-ikutan tertawa bersama Mamah Qiara ketika sudah mendengar perkataan dari Mamah Qiara tadi.


" Iya kita tunggu saja, apakah siCryill mau mengabulkan permintaannya Causa apa tidak, jika Cryill sampai mau mengabulkan permintaan dari Causa, Cryill akan Papah belikan mobil keluaran terbaru ",, kata Papah Carlson kepada Mamah Qiara.


" Benar Pah, janji, ada Mamah lho saksinya ",, kata Mamah Qiara kepada Papah Carlson.


" Ok, Papah janji Mah, tapi dengan satu syarat Mamah jangan memberitahukannya kepada Cryill, supaya ini menjadi kejutan untuk dia dan dia juga memotong rambutnya bukan karena imbalan, tapi karena tulus murni dari dalam hatinya ",, jawab Papah Carlson kepada Mamah Qiara.


" Siaaap, Mamah juga berjanji tidak akan memberitahukannya kepada Cryill ",, kata Mamah Qiara kepada Papah Carlson.


" Lagi pula Mamah juga ingin melihat seberapa besar cinta siCryill untuk Causa Pah ",, kata Mamah Qiara lagi kepada Papah Carlson.


" Iya, dan sepertinya Cryill juga sudah melupakan gadis yang bernama Khafita ",, jawab Papah Carlson kepada Mamah Qiara.


" Sudah........ Papah mau mandi dulu gerah, dan Mamah nanti jadi kerumah Tuan Marson tidak, katanya mau melihat keempat cucu Mamah itu ",, kata Papah Carlson lagi kepada Mamah Qiara.

__ADS_1


" Mereka berempat juga cucu Papah, jangan bilang jika Papah masih meragukan mereka jika dia bukan anak dari Denzel?? ",, jawab Mamah Qiara kepada Papah Carlson.


" Entahlah Mah, antara yakin dan tidak yakin ",, kata Papah Carlson kepada Mamah Qiara.


" Papah buang keraguan itu mulai sekarang Pah, jika Denzel tahu, jangan salahkan Denzel, jika seumur hidup Papah tidak akan bisa melihat Denzel dan keempat anaknya ",, kata Mamah Qiara lagi kepada Papah Carlson.


Papah Carlson yang mendengar perkataan dari Mamah Qiara dia memilih tidak menjawabnya, namun memilih langsung meninggalkan Mamah Qiara untuk berlalu kedalam kamar.


Sedang geser keCryill lagi.


Cryill yang tadi sudah mematikan sambungan telefonnya, dia langsung saja berlalu pergi dari dalam rumah tanpa berpamitan kepada Causa terlebih dahulu.


Dan Causa sendiri yang merasa Cryill daritadi tidak menyusulnya kedalam kamar, dia langsung saja mencoba keluar kamar untuk mencari Cryill.


Ketika Causa tidak menemukan Cryill, Causa mencoba bertanya kepada para asisstan rumah tangganya.


" Oh Tuan Cryill sudah pergi sejak beberapa menit yang lalu Nyonya ",, jawab asisstan rumah tangga itu kepada Causa.


Causa pun hanya mengangguk saja kepada asisstannya itu, setelahnya Causa langsung saja berlalu masuk lagi kedalam kamarnya.


Didalam kamar, emosional sang ibu hamil pun langsung mempengaruhi Causa.


Causa tiba-tiba saja dia menangis karena sikap Cryill yang pergi tanpa berpamitan dulu dengannya, padahal biasanya Cryill akan selalu berpamitan kepadanya kemanapun dia pergi.


" Cryill kamu jahat!! ",, kata Causa untuk Cryill.


" Awas saja jika kamu sudah pulang, akan aku tendang kamu!! ",, kata Causa lagi sambil memukul bantal yang sedang dipangkunya.


Causa yang menangis lama-kelamaan mata dia menjadi mengantuk sendiri dan akhirnya Causa pun tertidur juga.


Namun ketika Causa baru tertidur satu jam lamanya, tiba-tiba saja ada yang memeluknya dan sambil menciumin pipinya.


Causa yang merasa terganggu dengan orang yang menciumin pipinya, Causa pun langsung saja terbangun dari tidurnya, dan langsung juga terkejut ketika melihat orang tersebut.


...❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️...


Nah siapa orang itu??🤔.


Kita lanjut part selanjutnya🤭😅😁.

__ADS_1


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...


...***TBC***...


__ADS_2