
Sebelum membahas yang serius-serius kita membahas Cryill dulu yah, eeh tapi Milka juga sudah lama belum author bahas.
Untuk Milka nanti saja deh, ada saatnya, kalau sekarang saatnya Bang Cryill tampil hehe.
Mamah Qiara yang tadi sudah selesai menceramahi sedikit kepada suaminya, dia langsung saja berlalu menuju kedalam kamarnya Cryill.
Tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu, Mamah Qiara langsung saja masuk kedalam kamarnya Cryill.
Dan Mamah Qiara ketika sudah masuk kedalam kamarnya Cryill, dia melihat sendiri jika anak bungsunya itu masih tertidur dengan sangat pulas sekali.
Mamah Qiara yang mempunyai sifat usil sama seperti Cryill, dia lalu mempunyai ide untuk menjahili Cryill.
Mamah Qiara langsung saja mengeluarkan lipstiknya dari dalam tasnya untuk dia pakaikan dibibir dan juga alisnya Cryill.
" Anakku yang satu ini, tidak memakai lipstik pun, bibirnya sudah merah merona asli dari sananya ",, kata batinnya Mamah Qiara sambil terus mengoleskan lipstik kebibirnya Cryill.
Cryill yang merasa geli dengan bibirnya, dia lalu reflek mengusap bibirnya itu, hingga membuat lipstiknya belepotan kepipi dan juga kehidungnya.
Mamah Qiara yang melihat tingkahnya Cryill, dia langsung tertawa tanpa suara, karena takut membangunkan Cryill yang masih nyenyak itu.
Dan setelah memoles bibirnya Cryill, Mamah Qiara gantian mengoles kedua alisnya Cryill menggunakan lipstik merahnya itu.
Masih sama seperti tadi, Cryill yang merasa gatal dengan alisnya, dia langsung saja mengusap dan menggaruknya.
Alhasil membuat lipstik yang ada dialisnya menjadi belepotan kedahi, mata dan juga pipinya.
Sungguh kejahilannya Mamah Qiaralah yang membuat Cryill juga bersifat seperti itu.
Mamah Qiara dia terus menahan suara tawanya untuk tidak mentertawakan wajahnya Cryill yang seperti itu dengan sangat keras sekali.
Setelah puas membuat wajahnya Cryill belepotan lipstiknya, Mamah Qiara lalu memasukkan lagi lipstiknya kedalam tasnya.
Dan ketika Mamah Qiara melihat ada tisu yang tergeletak diatas meja yang ada disitu.
__ADS_1
Mamah Qiara mempunya ide lagi untuk menggelitiki Cryill menggunakan tisu tersebut.
Dari hidung, telinga semua Mamah Qiara gelitikin menggunakan tisu yang tadi diambilnya.
Dan Cryill yang bersin karena terus digelitikin hidungnya oleh Mamah Qiara akhirnya dia terbangun juga.
" Ah Mamah, Mamah pasti gitu deh sukanya menggangu tidurnya Cryill ",, kata Cryill kepada Mamahnya ketika dia sudah terbangun karena bersin tadi.
Mamah Qiara dia hanya tertawa kecil ketika melihat Cryill sudah terbangun dengan wajah yang sangat lucu sekali.
" Lha kamu habisnya daritadi sudah Mamah bangunkan tidak bangun-bangun, ya Mamah gelitikin saja ",, jawab Mamah Qiara sedikit berbohong kepada Cryill sambil menahan suara tawanya.
Cryill tidak tahu saja, tadi sebelum dia bangun, dan sebelum Mamah Qiara menggelitikin Cryill.
Mamah Qiara sudah memfoto terlebih dahulu wajahnya Cryill yang belepotan dengan lipstik merahnya itu.
" Mamah kapan datangnya?? ",, tanya Cryill kepada Mamahnya.
" Baru saja, dan Papah kamu malah membuat Kakak kamu Denzel marah besar kepadanya ",, jawab Mamah Qiara kepada Cryill sambil sedikit memajukan bibirnya seperti cemberut.
" Papah kamu menuduh jika Tevy hamil itu bukan anak dari Kakak kamu Denzel, hingga membuat Tevy pingsan dan sedikit pendaharan tadi ",, jawab Mamah Qiara lagi kepada Cryill.
" Apaaa!!! ",, kata Cryill dengan sangat terkejut sekali ketika mendengar perkataannya Mamah Qiara tadi.
Hingga reflek membuat Mamah Qiara langsung memukul lengannya Cryill, karena Mamah Qiara terkejut dengan teriakannya Cryill yang tiba-tiba tersebut.
" Kamu ish, membuat telinga Mamah sakit ",, kata Mamah Qiara kepada Cryill.
" Papah sembarangan saja kalau berbicara, sama seperti Kak Denzel ",, kata Cryill kepada Mamahnya.
" Mah, Cryill yakin jika Tevy itu dia hamil anaknya Kakak, karena Cryill sendiri yang menolong Tevy untuk kabur waktu itu dari dalam mansion ini, sebab Cryill sangat kasihan sekali melihat wajahnya Tevy yang sangat tertekan dan terlihat sangat stress sekali ",, lanjut lagi perkataannya Cryill kepada Mamah Qiara.
" Jadi kamu yang membantu Tevy kabur dari Kakak kamu, tapi kenapa kamu tidak memberitahukan kepada kami dimana Tevy berada??",, tanya Mamah Qiara kepada Cryill dengan nada yang sedikit terkejut mendengar pengakuannya Cryill.
__ADS_1
" Bukannya tidak mau memberitahukan keberadaannya Tevy Mah, karena sebetulnya Cryill sendiri juga tidak tahu Tevy melarikan diri dari Kakak dimana, Cryill cuma membantu Tevy saja keluar dari dalam mansion ini sambil menyuruh Tevy menggunakan mobilnya Cryill ",, jawab Cryill kepada Mamah Qiara.
" Tapi Mamah jangan beritahukan kepada Kakak atau Papah ya Mah, Cryill tidak mau dimarahi sama mereka berdua terutama Kakak, sebab Cryill dapat melihat sendiri ada cinta yang besar dimatanya Kakak untuk Tevy ",, lanjut lagi perkataannya Cryill kepada Mamah Qiara.
" Ok, tidak akan Mamah ceritakan kepada Papah atau Kakak kamu, dan Tevy tadi mengatakan jika dia diperk054 oleh Kakak kamu, apakah kamu sudah tahu itu Nak?? ",, tanya Mamah Qiara lagi kepada Cryill.
" Iya Mah, tahu, Cryill melihat sendiri pada waktu itu keadaannya Tevy, banyak sekali tanda merah dileher dan dadanya Tevy bagian atas, dan pakaiannya Tevy pun sudah robek berceceran dilantai kamarnya Kakak kemarin Cryill lihat ",, jawab Cryill kepada Mamahnya.
" Kalau begitu Mamah harus segera pergi kerumah sakit untuk menemani Denzel disana, sekalian ingin mengetahui kabarnya Tevy, Mamah tidak mau jika bayi yang dikandung oleh Tevy kenapa-kenapa, karena dia kan itu artinya cucunya Mamah ",, kata Mamah Qiara kepada Cryill.
Dan Cryill hanya mengangguk saja kepada Mamah Qiara.
" Sudah sana mandi, dan antarkan Mamah kerumah sakit sekarang juga, sebab Mamah tidak mau diantarkan Papah kamu, takut Papah kamu akan mengucapkan kalimat yang akan menyakiti Tevy atau membuat Kakak kamu Denzel semakin marah lagi ",, sambung lagi perkataannya Mamah Qiara kepada Cryill.
" Iya sebentar ",, jawab Cryill kepada Mamah Qiara.
" Mamah tunggu diluar, cepetan mandinya jangan lama-lama ",, pesan Mamah Qiara kepada Cryill sebelum berlalu keluar dari dalam kamarnya Cryill.
" Iya Mamahku sayang ",, jawab Cryill kepada Mamah Qiara sambil tersenyum manis sekali.
Dan setelah itu Mamah Qiara langsung saja berlalu keluar dari dalam kamarnya Cryill sambil memikirkan perkataannya Cryill tentang Tevy tadi.
Ketika Mamah Qiara teringat dengan wajahnya Cryill yang belepotan lipstik tadi, Mamah Qiara langsung saja tertawa dengan cukup puas sekali, sebab dia sudah tidak berada didalam kamarnya Cryill.
" Pasti dia akan mengamuk jika sudah bercermin ketika melihat wajahnya yang seperti itu ",, kata Mamah Qiara untuk Cryill sambil tertawa sendiri dengan sambil berjalan menuju keruang keluarga yang ada disitu.
Dan benar saja, ketika Cryill akan mandi, dan sedang bercermin dicermin yang ada diatas wastafel, Cryill langsung saja berteriak memanggil nama Mamahnya.
Sebab Cryill sangat terkejut sekali, melihat wajahnya yang sudah mirip sekali dengan badut, dan belepotan lipstik yang berwarna merah merona seperti itu hampir diseluruh wajahnya.
" Ini pasti kerjaan Mamah, awas saja nanti Cryill balas, eeh tidak jadi deh, nanti aku bisa jadi anak durhaka ",, kata Cryill sambil berbicara sendiri dan sambil juga membersihkan lipstik yang ada diwajahnya.
Dan ketika sudah bersih, Cryill lalu melanjutkannya dengan mandi pagi untuk segera mengantarkan Mamahnya menuju kerumah sakit.
__ADS_1
...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...
...***TBC***...