My Little Dosen

My Little Dosen
CHAPTER 36


__ADS_3

Cryill sebenarnya sudah bangun sejak jam empat pagi tadi.


Dan ketika terbangun, dia menjadi tidak bisa tidur lagi sebab ketika Cryill bangun dan membuka ponselnya, dia dibuat sangat terkejut sekali.


Karena begitu banyak pemberitahuan dan notifikasi masuk kedalam ponselnya.


Bahkan ada berita online pun juga memberitakan tentang Denzel dan juga Tevy yang dia dapat dinotifikasi ponselnya, akibat postingan foto isengnya itu.


" Mampu5 aku, bagaimana ini?? ",, kata Cryill sambil berjalan kekanan dan kekiri sambil menggigiti kukunya.


" Aku kan niatnya cuma iseng kepada Tevy dan Kak Denzel, kenapa menjadi tersebar seperti ini, dan ini juga kenapa banyak sekali dari kolega Kak Denzel yang bertanya kepadaku, apa yang harus aku lakukan?? ",, kata Cryill lagi dengan perasaan takutnya sambil terus berjalan kekanan dan kekiri didalam kamarnya.


" Aku yakin Kak Denzel tidak akan marah, malahan dia sangat senang, sebab aku melihat jika ada sedikit cinta dimatanya Kak Denzel untuk Tevy ",, kata Cryill lagi untuk kesekian kalinya.


" Tapi Tevy ............ ?? ",, lanjut lagi perkataannya Cryill sambil membayangkan dirinya sedang ditonjok oleh Tevy.


Dipukul dengan membabi buta, ditendang, dan lebih parahnya lagi, tangannya sedang dipatahkan tulang-tulangnya oleh Tevy.


" Hiiiiihhh seram ",, kata Cryill sambil menggeleng-gelengkan kepalanya dengan sangat kuat sekali ketika sudah membayangkan adegan tonjok-tonjokannya Tevy kepadanya.


" Apa yang harus aku lakukan, berfikir Cryill berfikir ",, kata Cryill sambil memejamkan matanya untuk berfikir.


Namun setelah sekian detik berfikir, Cryill akhirnya menyerah juga sebab difikirannya sedang buntu tidak ada ide sama sekali.


Ya seperti itulah Cryill, sering bertindak tanpa berfikir terlebih dahulu, sudah tahu jika Kakaknya sangat terkenal dan pembisnis handal serta ketua mafia yang sangat disegani dinegara tempat tinggalnya, tetap saja dia suka mengerjai Kakaknya yaitu Denzel.


Yaps, Cryill sudah tahu jika Kakaknya juga seorang mafia, dan pekerjaan dari Kakaknya beserta anak buahnya, sangat rapi sekali.


Tapi sayang, Cryill tidak ada jiwa mafia seperti Kakaknya, yang dia kuasai hanya mengelola bisnis keluarga yaitu beberapa Perusahaannya sang Papah yang saat ini sedang dipegangnya.


Itu juga jika Cryill mau datang kekantor, Cryill masih seenaknya sendiri untuk datang kekantor, tapi walau Cryill seperti itu, dia tidak lepas tanggung jawab, dan akan memantau kondisi kantor Papahnya itu dimana pun dia berada.


Dasarnya sifatnya Cryill yang tengil ya begitu, dia tidak suka jika diatur, makanya Cryill jarang datang kekantor, karena menurut Cryill kantor itu tempatnya robot, tidak bisa free.


" Aaaah buntu sekali otakku ini ",, kata Cryill dengan sangat frustasi sekali sambil mengacak-acak rambut kepalanya.


" Lebih baik nanti aku meminta maaf kepada Tevy deh, ya meminta maaf saja, walau ujung-ujungnya nanti aku digebukin sama dia ",, kata Cryill lagi sambil terus berbicara sendiri.


Setelah itu, Cryill sering mengintip kamar sang Kakak, siapa tahu Tevy dan Kakaknya akan keluar dari dalam kamar.


Satu jam, dua jam, hingga tiga jam Cryill melakukan kegiatan itu berulang kali hingga dia capek sendiri.


Hingga tiba pada akhirnya, genap lima jam lamanya Cryill menunggu, Cryill yang mengintip dibalik celah pintu kamarnya yang dia buka sedikit, dia melihat jika Kakaknya Denzel baru saja keluar dari dalam kamar tanpa Tevy.

__ADS_1


" Ko Kakak keluar sendirian, dimana Tevy??, apa dia sedang tidur, aaah kesempatan bagiku, biar aku bisa leluasa meminta maaf kepada Tevy ",, kata Cryill kepada dirinya sendiri.


Bahkan Cryill tidak ada niatan untuk meminta maaf kepada Denzel, sebab fikir Cryill itu tidak perlu dan tidak penting.


Setelah berkata seperti itu, Cryill langsung saja keluar dari dalam kamarnya dan berjalan dengan sangat hati-hati sekali supaya tidak ketahuan oleh Kakaknya.


Ketika sudah sampai didepan kamarnya Denzel, Cryill dengan perlahan membuka pintunya.


Dan disaat sudah membuka pintu kamarnya Denzel, Cryill dibuat sangat terkejut sekali, sebab keadaan dari kamarnya Denzel yang biasanya rapi, sekarang terlihat seperti sampah yang berserakan.


Cryill lalu mencoba mengalihkan pandangannya kearah ranjang, disana Cryill melihat Tevy sedang tidur meringkuk membelakangi pintu dan terlihat punggungnya bergetar seperti menangis.


Cryill mencoba berjalan kearah ranjang, dan ketika sudah sampai disamping ranjang, Cryill langsung saja memegang pundaknya Tevy sambil memanggil namanya Tevy.


" Tevy ",, panggil Cryill kepada Tevy.


Tevy yang mendengar suara orang namun bukan Denzel, dia langsung saja menolehkan wajahnya kebelakang.


" Cryill ",, kata Tevy sambil menatap Cryill dengan wajah yang penuh dengan air mata.


" Tevy kamu kenapa?? ",, tanya Cryill kepada Tevy.


Tevy langsung saja mempunyai ide ketika melihat Cryill ada didalam kamar itu, dan dia bahkan lupa dengan keisengannya Cryill kepadanya semalam.


Cryill yang mempunyai rasa kasihan yang sangat tinggi sekali itu, dia menjadi tidak tega kepada Tevy.


Apalagi sekilas Cryill juga melihat jika dileher dan didad4 atasnya Tevy penuh dengan stempel dari Kakaknya.


Fikiran Cryill langsung saja melayang sampai kemana-mana ketika melihat stempel itu.


" Apa kamu diperko54 Kakak aku Tevy ",, tanya Cryill kepada Tevy.


Tevy langsung saja mengangguk lemas sambil semakin menangis saja.


" Tolong bantu aku Cryill, aku mohon, cepat sebelum Kakak kamu masuk lagi kedalam kamar ini ",, kata Tevy lagi memohon kepada Cryill.


Cryill sungguh sangat tidak tega sekali, walau Cryill pernah bermain wanita, tapi setidaknya wanita itu melakukannya antara suka sama suka dengannya.


Sebagai laki-laki normal Cryill juga tidak menyukai pemerko544n seperti yang dilakukan Kakaknya itu kepada Tevy.


Dan akhirnya tanpa fikir panjang, Cryill lalu membantu Tevy untuk keluar dari dalam mansionnya Denzel dengan melalui jalan yang jarang dilalui oleh para anak buahnya Denzel serta tidak dilihat oleh CCTV yang ada didalam setiap sudut mansion.


Sungguh sangat sulit perjuangannya Cryill dan Tevy yang ingin kabur dari dalam mansion itu.

__ADS_1


Setelah bersusah payah, akhirnya Tevy dan Cryill sampai juga didalam garasi mobil yang ada dimansion itu.


Sebab jalan yang dilalui oleh Cryill memang langsung menuju kearah garasi mobil.


" Ini mobilku, dan ini kuncinya, kamu bawa saja tidak perlu dikembalikan, saya masih punya banyak mobil ",, kata Cryill kepada Tevy sambil menunjukkan mobilnya dan sambil memberikan kuncinya juga.


" Terimakasih banyak Cryill ",, jawab Tevy dengan sangat senang sekali melihat kebaikannya Cryill kepadanya.


" Oh ya saya yakin kamu tidak mempunyai uang kan, ini bawa saja kartu ATMku, ini asli milikku sendiri kartu ATMnya, bukan dari Kakakku, jadi kemungkinan besar Kak Denzel tidak akan mengetahuinya jika kamu memakainya, pakailah sesuka kamu dan sesuai kebutuhan kamu ",, lanjut lagi perkataannya Cryill kepada Tevy.


" Dan jangan lupa beli baju terlebih dahulu ",, sambung lagi perkataannya Cryill kepada Tevy.


Sebab Tevy memang masih menggunakan bathrobenya Denzel.


Sungguh Tevy sangat bahagia sekali, dan pemikirannya tentang Cryill beberapa saat ini sangatlah salah sekali.


Tevy langsung saja memeluk Cryill sebagai tanda terimakasih dan Cryill pun membalas pelukannya Tevy kepadanya.


" Bolehkah saya meminta nomor ponsel kamu?? ",, kata Tevy kepada Cryill.


" Ini ",, jawab Cryill sambil memberikan kartu namanya kepada Tevy.


" Terimakasih banyak Cryill, nanti saya akan menghubungimu ",, kata Tevy kepada Cryill, dan Cryill hanya tersenyum manis saja kepada Tevy sambil menjawab sama-sama.


Setelahnya Tevy langsung saja masuk kedalam mobilnya Cryill, dan dia lalu mengendarainya keluar dari dalam mansion.


Untung saja kaca mobilnya Cryill dibuat film, jadi ketika melewati para anak buahnya Denzel yang sedang berjaga, mereka tidak melihat Tevy yang mengendarai mobilnya, dan mereka semua anak buahnya Denzel tidak ada yang curiga sama sekali, sebab fikir anak buahnya Denzel yang mengendarai mobilnya adalah Cryill.


Sedangkan Cryill sendiri ketika sudah membantu Tevy tadi, dia langsung saja buru-buru masuk kedalam kamarnya lagi melewati jalan yang sama sebelum Kakaknya mengetahui aksinya yang sudah membantu Tevy untuk kabur dari dalam mansion itu.


...🎈🎈🎈🎈🎈🎈🎈🎈🎈🎈🎈🎈🎈...


Eittsss sabar-sabar, masih panjang kelanjutannyaπŸ˜‚.


Menurut kalian cocok tidak sih visualnya CryillπŸ€”





...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...

__ADS_1


...***TBC***...


__ADS_2