My Little Dosen

My Little Dosen
CHAPTER 127


__ADS_3

Saat ini Milka dan juga Vince mereka berdua sudah berada didalam mobilnya Vince, dengan diantar oleh Mamah Jovanka dan juga Ayah Marson.


" Hati-hati dijalan ya Nak Milka ",, kata Mamah Jovanka kepada Milka sambil tersenyum.


" Iya Tante, terimakasih ",, jawab Milka kepada Mamah Jovanka sambil tersenyum juga.


" Jaga Milka ya Tuan dengan baik-baik ",, pesan dari Ayah Marson juga kepada Vince.


" Pastinya Milka akan saya jaga dengan sangat baik Tuan Marson, karena dia begitu berharga bagi saya ",, jawab Vince kepda Ayah Marson dengan sambil mengusap lembut rambut kepalanya Milka.


" Kalau begitu kami permisi dulu Tuan, Nyonya ",, kata Vince lagi kepada Mamah Jovanka dan juga Ayah Marson untuk terakhir kalinya.


Ayah Marson dan Mamah Jovanka mereka berdua hanya mengangguk sambil tersenyum ramah saja kepada Milka dan juga Vince.


Dan Vince setelah berpamitan seperti itu kepada Ayah Marson dan Mamah Jovanka, dia langsung saja tancap gas dari dalam pelataran mansion megah miliknya Ayah Marson.


" Sayang sekali Milka sudah mempunyai suami ya Ayah, andai saja dia masih single ",, kata Mamah Jovanka kepada Ayah Marson, ketika mobilnya Vince sudah berlalu dari hadapan mereka berdua.


Dan Christian yang tadi juga melihat kepergian dari mobilnya Vince, dia sebenarnya ingin langsung berlalu dari dalam persembunyiaannya, tapi ketika dia mendengar perkataannya Mamah Jovanka, langsung Christian urungkan sejenak itu niatnya.


" Itu tandanya Milka belum jodohnya siTian Mah, lagi pula Ayah masih marah dengan Tian, jika masalah dengan Poppy belum selesai ",, jawab Ayah Marson kepada Mamah Jovanka sambil melihat kearah mobilnya Vince yang sudah hampir sampai pintu gerbangnya, dan Christian juga cukup jelas mendengar jawaban dari Ayah Marson.


" Iya, tidak Mamah sangka juga jika Poppy dia wanita yang begitu jahat sekali ",, kata Mamah Jovanka kepada Ayah Marson.


" Dan semoga saja pinggangnya Milka bisa cepat sembuh supaya dia bisa beraktifitas seperti semula lagi dengan normal ",, sambung lagi perkataannya Mamah Jovanka kepada Ayah Marson dan percakapan mereka berdua masih didengar oleh Christian.


" Memangnya pinggangnya Milka kenapa ya?? ",, kata batinnya Christian ketika mendengar perkataannya Mamah Jovanka tadi.

__ADS_1


Walau Christian menebus obat untuk Milka tadi, tapi dia tidak banyak bertanya untuk apa semua obat-obat itu kepada apotekernya ataupun kepada Dokter Elvisnya.


" Sudah masuk yuk Mah, ini sudah jam satu pagi lho, Mamah tidak lupa kan jika besok hasil tes DNAnya akan keluar dan Tevy juga akan pulang dari rumah sakit ",, kata Ayah Marson kepada Mamah Jovanka.


" Iya Yah, dan lagi pula juga kita beberapa hari yang akan datang akan sedikit sibuk untuk pesta pernikahannya Tevy dengan Nak Denzel, sekalian memperkenalkan Tevy kedunia ",, kata Mamah Jovanka kepada Ayah Marson sambil merangkul pinggangnya Ayah Marson dengan mesra, sedangkan Ayah Marson merangkul pundaknya Mamah Jovanka, dengan posisi masih berada didepan teras mansion mereka.


" Oh ya Mah, apakah Mamah tidak berkeinginan untuk melihat pantiasuhannya Tevy??, kita harus mengucapkan banyak terimakasih kepada wanita yang sudah setia merawat Tevy sampai sekarang Mah ",, kata Ayah Marson kepada Mamah Jovanka sambil berlalu masuk kedalam mansion.


Dan Christian pun yang melihat kedua oang tuanya masuk, dia langsung saja ikut masuk kedalam kamar pribadinya melewati jalan yang lain.


" Iya Yah, pastinya Mamah mau, tapi itu kita agendakan nanti saja, yang terpenting sekarang kita mengurus kepulangan dari Tevy dan melihat hasil tes DNAnya keluar ",, jawab dari Mamah Jovanka juga sambil mengimbangi jalan kakinya Ayah Marson yang berjalan menuju kedalam kamar.


" Tapi walaupun kita tidak melakukan tes DNA Mamah yakin jika Tevy itu benar-benar anak kita Yah, karena ikatan batin antara seorang Mamah dan anak tidaklah bisa dipisahkan ",, kata Mamah Jovanka lagi kepada Ayah Marson.


Dan saat ini mereka berdua sudah masuk kedalam kamar pribadi mereka.


" Iya Yah, dan Mamah sudah tidak sabar ingin segera melihat hasilnya ",, kata Mamah Jovanka sambil ikut merebahkan badannya diranjang sampingnya Ayah Marson.


Dan setelah itu, Ayah Marson dan juga Mamah Jovanka, langsung saja mencoba memejamkan mata mereka supaya mereka tidak kesiangan bangunnya nanti esok harinya.


Sedangkan kita beralih kedalam kamarnya Christian, Christian yang tadi sudah masuk kedalam kamarnya, dia langsung saja memilih termenung diatas balkon kamarnya, sambil menatap gelapnya langit malam.


" Apakah Tuan Vince tadi suami kamu Milka??, rasanya aku tidak terima sekali jika kamu sudah ada yang punya ",, kata batinnya Christian sambil mendongakkan kepalanya menatap langit.


" Sesak sekali dada aku ini, bahkan ketika aku melihat Poppy tertembak tadi, rasanya hatiku tidak sesakit ini ketika melihatmu begitu bahagia dan mesra dengan Tuan Vince tadi ",, kata Christian sambil memegangi dadanya.


" Ketika aku baru saja menemukan wanita yang benar-benar bisa mencuri hatiku, dan dia juga sesuai dengan kriteria wanita idamanku, kenapa dia sudah menjadi milik orang lain ",, kata Christian lagi sambil merenungi nasib percintaannya dengan Milka yang sedang layu.

__ADS_1


" Aku harus segera membereskan masalahku dengan Poppy, jika aku ingin bangkit lagi dari keterpurukan ini, dan Poppy harus membayar mahal dengan apa yang dia lakukan kepada Milka, dan kepada diriku selama dia menjadi kekasihku ",, kata Christian lagi sambil terus berbicara sendiri dengan wajah yang berapi-api amarah.


Dan setelah itu Christian lalu melangkahkan kakinya untuk keluar lagi dari dalam kamarnya entah kemana.


Sedangkan disisi lain, Maxi kekasih selingkuhannya Poppy yang sedang asik bermain game, tiba-tiba saja dia mendapatkan banyak notifikasi masuk kedalam ponselnya itu.


Dan Maxi yang sedikit terganggu dengan notifikasi itu, dia langsung saja menutup ponselnya.


Alangkah terkejutnya Maxi, ketika Maxi sudah membuka salah satu notifikasi itu.


Dan ternyata isi dari notifikasi itu adalah pemberitaan yang sedang sangat viral malam itu tentang Poppy dan juga Pangeran Christian.


Maxi yang baru saja melihat berita viral dari kekasihnya Poppy, dia sungguh sangat terkejut sekali.


" Bodoh!!!, wanita bodoh siPoppy!!!, bisa-bisanya dia membahayakan nyawa dia sendiri seperti itu, sialan!! ",, kata Maxi dengan nada yang sangat ketakutan sekali.


" Tidak!!!!, aku tidak mau jika sampai terseret dengan masalah ini, aku harus segera pergi dari Negara ini, iya pergi sejauh mungkin, lagi pula uangnya Poppy masih ada sebagian bersamaku ",, kata Maxi lagi untuk dirinya sendiri dengan wajah yang super sangat ketakutan sekali.


Maxi sangat ketakutan sekali, karena takut jika Poppy akan menyebutkan namanya ketika dia sedang diintrogasi oleh para pengawal Kerajaan nanti.


Dan setelah berkata seperti itu, Maxi langsung saja bersiap-siap untuk pergi sambil membawa barang-barang yang diperlukannya, beserta sebagian uangnya Poppy yang dia ambil kemarin dari dalam ATMnya Poppy.


Karena Maxi dia masih ingin hidup bebas, tidak mau dipenjara seperti Poppy kekasihnya itu, terlebih lagi Maxi juga sangat tahu sekali, jika pihak Kerajaan tidak bakal memberikan hukuman ringan kepada Poppy.


Sebab hukum Kerajaan diNegaranya masihlah cukup tegas dan cukup kejam sekali, itu menurut Maxi.


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...

__ADS_1


...***TBC***...


__ADS_2