
Ketika pagi hampir saja menjelang, Causa yang sudah semalaman tidak sadarkan diri karena efek obat pun, akhirnya tersadar dan terbangun juga.
Disaat Causa sudah membuka mata dia langsung melihat sang suami sedang menimang sang buah hati mereka sambil mengobrol dengan Denzel.
Sedangkan Ayah Marson, Christian dan juga Papah Carlson, mereka bertiga masih memejamkan matanya alias tertidur dishofa yang tersedia didalam ruangan itu.
Karena semalaman mereka sudah bergantian berjaga disaat Cryill dan Denzel sedang tidur.
" Ayah............... ",, panggil Causa kepada Cryill dengan suara lirih.
Cryill yang sedang duduk sambil mengobrol santai dengan Denzel baik dia maupun Denzel mereka berdua langsung saja mengalihkan pandangannya kearah Causa.
" Mamah......... ",, teriak reflek dari Cryill sambil berjalan mendekat kearah brankar.
Tidak cuma Cryill saja, melainkan Denzel pun juga ikut mendekat kearah Causa.
" Mamah sudah sadar?? ",, tanya Cryill kepada Causa.
Ya pastilah Causa sudah sadar, jika belum, tentu saja dia masih memejamkan matanya.
Namun tidak salah Cryill juga jika dia bertanya seperti itu kepada Causa, karena itu pertanyaan reflek yang umum semua orang pertanyakan kepada orang yang semalaman tidak sadarkan diri.
" Sini Cryill biar babynya Kakak saja yang gendong ",, kata Denzel kepada Cryill.
Denzel dan Cryill pun langsung saja bertukar posisi dengan bergantian menggendong sibaby boy.
" Kamu urus dulu Causa, Kakak biar yang jaga babynya ",, kata Denzel kepada Cryill sambil berjalan berlalu menuju kearah shofa.
" Iya Kak ",, jawab Cryill kepada Denzel.
" Mamah ini minum dulu ",, kata Cryill kepada Causa sambil memberikan segelas air minum menggunakan sedotan.
" Itu anak kita Ayah?? ",, tanya Causa kepada Cryill sambil menunjuk Denzel ketika sudah selesai minum.
" Iya sayang, itu anak kita, baby boy seperti harapan kamu ",, jawab Cryill kepada Causa sambil tersenyum.
Causa langsung saja tersenyum senang mendengar jawaban dari Cryill.
" Ayah sepertinya harus coba lagi, karena keinginan Ayah ingin mendapatkan baby girl belum terpenuhi ",, kata Cryill kepada Causa.
Karena memang Cryill sangat menginginkan anak perempuan daripada laki-laki.
Tapi jika yang lahir laki-laki dia juga akan tetap menyayanginya setulus hati, sebab itu juga darah dagingnya sendiri.
Sejak diUSG ketika waktu periksa kehamilan dulu, Dokter mengatakan jika sang baby berjenis kelamin laki-laki, namun Cryill selalu tidak percaya prediksi dari sang Dokter.
__ADS_1
Sebab Cryill beranggapan jika prediksi seperti itu tidak bisa dijadikan patokan.
Namun tidak untuk Causa, dia sudah percaya dan yakin seratus persen dengan prediksi dari Dokter, jika baby yang sedang dikandungnya berjenis kelamin laki-laki.
" Tidak apa-apa sayang jika mau coba lagi, Mamah siap melahirkan anak lagi untuk kamu ko ",, jawab Causa kepada Cryill sambil tersenyum.
Dan Cryill pun juga ikut-ikutan tersenyum manis juga kepada Causa.
" Bolehkah Mamah melihat babynya sayang, karena Mamah ingin mencoba menyusuinya ",, kata Causa lagi kepada Cryill.
" Boleh, sebentar Ayah ambil dulu babynya ",, jawab Cryill kepada Causa.
Causa hanya mengangguk saja kepada Cryill.
Dan setelahnya Cryill langsung saja melangkahkan kakinya kearah Denzel untuk mengambil sang baby dari gendongannya Denzel.
" Ini sayang anak kita ",, kata Cryill kepada Causa disaat dia sudah membawa baby boynya kedalam gendongannya.
" Sini Ayah, taruh dia disini ",, kata Causa kepada Cryill sambil mengusap pinggir brankarnya.
Cryill lalu menaruh sang baby kepinggir brankarnya Causa.
Dan Causa setelahnya dia mencoba ingin menyusui sang baby untuk pertama kalinya setelah dia melahirkan.
Dengan bantuan dari Cryill yang sebisanya, akhirnya Causa bisa juga membuat sang baby menyusu kepadanya.
Senyum langsung mengembang dibibir Causa dan Cryill ketika mereka melihat sang baby begitu lahap sekali menyusu keput1n9nya Causa.
" Sepertinya dia sangat haus sekali ",, kata Causa kepada Cryll.
" Iya, dan Ayah juga ikut-ikutan menjadi haus melihat dia menyu5u seperti itu ",, kata Cryill sambil menggoda Causa.
Denzel yang dicuekin oleh Cryill, karena dia sedang sibuk sendiri bersama Causa, dia lalu mencoba memilih untuk memejamkan matanya saja.
Alhasil televisinya sekarang yang melihat Ayah Marson, Christian, Papah Carlson dan juga Denzel sedang pada tidur.
Sedang Cryill dia masih sibuk sendiri bersama Causa.
" Ayah-ayah,................. jika sibaby sudah tidak menyusu, ini punya Mamah juga milik Ayah seorang ko ",, jawab Causa kepada Cryill sambil tersenyum geli.
Cryill pun langsung saja tertawa mendengar kata dari Causa tadi.
" Oh ya Ayah, apakah Ayah sudah menentukan siapa nama untuk sibaby?? ",, tanya Causa kepada Cryill.
" Sudah,....... apakah Mamah juga mau menambahi lagi namanya?? ",, tanya balik dari Cryill kepada Causa.
__ADS_1
" Tapi jangan Alieen lho namanya, jelek ah Ayah tidak suka ",, kata Cryill lagi kepada Causa.
" Bukan Alieen Ayah, tapi Aileen artinya Cahaya terang, kalau Alieen kan makhluk luar angkasa!! ",, jawab Causa kepada Cryill.
Dari kemarin Cryill dan Causa sudah meributkan nama Aileen itu, jadinya sebelum Causa berbicara tadi Cryill sudah menyelanya terlebih dahulu.
" Tidak mau ah, menurut Ayah sama saja ",, bantah Cryill lagi kepada Causa.
Causa hanya menghela nafasnya saja mendengar jawaban dari Cryill.
" Kalau begitu Shivam saja bagaimana Ayah, yang berarti Bijaksana, karena Mamah ingin anak kita ini bisa bijaksana dikedapannya nanti, bagaimana apakah Ayah suka?? ",, kata Causa kepada Cryill.
" Shivam,......??, boleh sepertinya masih masuk dengan nama yang akan Ayah berikan kepadanya ",, jawab Cryill kepada Causa.
Causa langsung saja tersenyum senang mendengar perkataan dari Cryill.
" Jadinya siapa nama lengkapnya sibaby Ayah?? ",, tanya dari Causa lagi kepada Cryill.
" Emmm.......... Shivam Tobby Deo Maverick yang artinya anak laki-laki menjadi seorang pemimpin yang bijaksana, mandiri dan selalu mempunyai keberuntungan yang bagus ",, jawab Cryill kepada Causa.
" Waah bagus namanya Ayah, Mamah suka ",, kata Causa kepada Cryill dengan wajah yang sangat senang sekali
" Iya Ayah belajar dari Kak Denzel yang bisa mencari nama bagus untuk sikembar, dan itu saja tadi dibantuin sama Kak Denzel sayang ",, jawab Cryill kepada Causa sambil tertawa.
" Tidak apa-apa, yang penting namanya bagus, terus ini nama panggillannya siapa Ayah?? ",, kata Causa kepada Cryill.
" Siapa ya enaknya??, Ayah masih bingung, kalau Mamah sendiri maunya manggil siapa?? ",, kata Cryill kepada Causa.
" Mamah Shivam saja, kalau Ayah siapa?? ",, tanya balik dari Causa kepada Cryill.
" Kalau Ayah condong kenama Deo ",, jawab Cryill kepada Causa.
" Ya sudah Deo saja tidak apa-apa kalau begitu panggilannya ",, kata Causa kepada Cryill.
" Iya Ayah setuju, Deo....... ",, jawab Cryill kepada Causa.
" God morgon baby Deo " ( selamat pagi baby Deo ) ",, sapa gemas dari Cryill kepada baby boynya.
Pagi itu Cryill dan Causa sedang merasa sangat senang sekali, sinar kebahagiaan terpancar sekali diwajah mereka berdua.
Cryill dan Causa mereka tidak menyangka akhirnya apa yang sudah mereka tunggu selama beberapa bulan ini terwujud nyata didepan mata mereka dengan begitu indah dan sempurna, yaitu baby Deo ditengah-tengah keluarga kecil mereka.
...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...
...***TBC BONCHAP***...
__ADS_1