My Little Dosen

My Little Dosen
CHAPTER 87


__ADS_3

Milka sebenarnya juga merasa kurang nyaman ketika Denzel disuruh pergi tidak mau dari dalam ruangannya Tevy.


" Sudahlah biarkan saja Tevy ",, kata Milka kepada Tevy, mencoba biasa saja dengan adanya Denzel didalam ruangan itu.


" Tapi kan kita tidak nyaman ketika mengobrol begini, seperti ada ditaktor atau tirani yang sedang mengawasi kita tahu ",, jawab Tevy kepada Milka.


Dan Denzel yang mendengar perkataannya Tevy, dia tersenyum lucu dalam diamnya sambil memejamkan matanya, dengan tangan yang dia silangkan diatas perutnya.


" Sust!!, jangan berkata seperti itu, nanti Tuan Denzel bisa marah lho sama kamu ",, peringat dari Milka kepada Tevy.


" Biar saja dia marah, aku juga tidak takut, jika dia sampai macam-macam denganku, tidak akan aku ijinkan dia memegang anaknya ",, jawab Tevy kepada Milka.


" Anaknya??, setahu aku Tuan Denzel belum punya anak deh, atau jangan-jangan kamu .......??? ",, kata Milka kepada Tevy.


" Iya, aku akhirnya hamil anak dari Tuan yang menjengkelkan itu ",, kata Tevy kepada Milka sambil menunjuk Denzel menggunakan mulutnya.


" Itulah mengapa aku dirawat dirumah sakit ini, karena tadi pagi aku sedikit mengalami pendarahan karena sedikit stres ",, lanjut lagi perkataannya Tevy kepada Milka.


" Oh pantas saja seharian ini aku menelfonmu tidak kamu angkat ",, kata Milka kepada Tevy.


" Bagaimana aku bisa mengangkat telefon kamu, aku saja disini tidak membawa ponselku ",, jawab Tevy kepada Milka.


Sedang Denzel dia hanya diam saja daritadi, sambil masih memejamkan matanya, namun telinga dia terus fokus mendengarkan percakapannya Tevy dan juga Milka.


" Ngomong-ngomong sudah berada bulan ini usia kehamilan kamu Tevy?? ",, tanya Milka kepada Tevy.


" Sekitar tujuh mingguan Milka ",, jawab Tevy kepada Milka.


" Dan teman kamu itu sedang mengandung anak saya pewaris dari Keluarga Maverick kembar empat sekaligus Nona Milka ",, kata Denzel dengan tiba-tiba saja ikut berbicara dengan mata yang masih terpejam.


Milka dan Tevy langsung saja mengalihkan pandangan mereka kearahnya Denzel, yang masih rebahan dishofa itu.


Dan alangkah terkejutnya Milka ketika mendengar perkataannya Denzel, ketika Denzel mengatakan jika Tevy kembar empat sekaligus.


" Kembar empat!!! ",, kata Milka kepada Tevy sambil berdiri dari duduknya dengan nada yang sangat keras sekali, karena saking terkejut.


" Milka kamu mengagetkanku saja ",, kata Tevy kepada Milka.

__ADS_1


" Kembar empat??, empat Tevy?? ",, kata Milka dengan masih menunjukkan wajah syoknya itu dengan mengangkat jari empatnya didepannya Tevy.


" Hiisssshh, iya Milka, aku hamil kembar empat, sudah kamu jangan menunjukkan wajah horor kamu begitu, membuatku ingin mencolok mata kamu itu ",, kata Tevy kepada Milka.


Milka dia sampai speechless sambil kembali duduk dikursi yang didudukinnya tadi, membuat Tevy sudah menebak jika Milka pastilah akan terkejut jika dia mendengar kalau dirinya sedang hamil kembar empat sekaligus.


Sedangkan Denzel, dia hanya tersenyum miring dengan bangga ketika mengatakan kepada Milka, jika dia bisa langsung membuat Tevy hamil langsung kembar empat sekaligus seperti kucing.


" Kamu manusia kan Tevy, bukan kucing?? ",, kata Milka kepada Tevy ketika dia sudah bisa menguasai rasa terkejutnya itu.


Dan perkataannya Milka kepada Tevy, sungguh membuat Denzel langsung saja tersenyum lucu ketika mendengarnya.


Namun Tevy maupun Milka dia tidak tahu saja, jika Denzel daritadi dia tersenyum lucu terus, dibalik diamnya itu.


" Sembarangan saja kalau berbicara, menurut kamu??, kita sudah kenal sejak dulu, apakah kamu melihat aku mengeong dan mempunyai ekor seperti kucing?? ",, tanya Tevy kepada Milka.


Dan Milka dengan polosnya, dia langsung saja menggelengkan kepalanya kepada Tevy.


" Nah itu tahu, itu artinya aku itu manusia apa kucing Milka?? ",, tanya Tevy kepada Milka.


" Manusia yang sama seperti kucing ",, jawab Milka kepada Tevy.


Dan Milka langsung saja mengaduh kesakitan sambil tertawa lucu kepada Tevy.


" Tuan Denzel tokcer juga ya Tevy, sekali tembak empat sasaran langsung kena sekaligus ",, kata Milka kepada Tevy.


Tevy hanya menanggapi perkataannya Milka, dengan acuh tak acuh saja.


Sedangkan Denzel, dia sangat senang sekali dipuji seperti itu terus oleh orang lain, karena bisa membuat Tevy hamil langsung kembar empat sekaligus.


Kita geser keCryill yuk.


Cryill yang tadi ingin menyusul Dokter Khafita, dia akhirnya bisa juga mensejajarkan langkah kakinya disampingnya Dokter Khafita.


Dan dua orang suster yang bersama Dokter Khafita melihat ada Cryill tiba-tiba ikut berjalan disampingnya Dokter Khafita, mereka lalu berpamitan pergi duluan kepada Dokter Khafita.


" Tuan Cryill?? ",, kata Dokter Khafita dengan nada terkejutnya ketika mengalihkan pandangannya kesebelah kanannya yang tiba-tiba sudah ada Cryill.

__ADS_1


" Dokter setelah ini Dokter mau visit lagi kemana?? ",, tanya Cryill kepada Dokter Khafita.


" Pulang ",, jawab singkat Dokter Khafita kepada Cryill, dengan mode wanita yang sedang cemburu.


" Good, ayo saya antarkan pulang ",, jawab Cryill kepada Dokter Khafita.


" Tidak perlu, saya bisa sendiri Tuan!! ",, jawab Dokter Khafita dengan nada yang sedikit merajuk, karena teringat dengan Cryill yang tadi mengobrol dengan Milka terlihat sangat akrab sekali.


Dokter Khafita dia tidak sadar, jika dia merajuk seperti itu kepada Cryill.


Dan setelah mengatakan itu kepada Cryill, Dokter Khafita dia langsung saja berlalu lebih cepat dari hadapannya Cryill.


Cryill membiarkan saja ketika Dokter Khafita berlalu pergi dari hadapannya.


Sedangkan Dokter Khafita yang sudah masuk kedalam lift, dia sedikit kecewa, karena fikir dia Cryill akan mengejarnya, namun ternyata tidak.


Dan itu membuat perasaannya Dokter Khafita semakin tidak karuan saja rasanya, ingin marah tapi tidak bisa, dan kenapa bisa marah, dia juga tidak tahu apa penyebabnya.


Itulah yang dirasakan oleh Dokter Khafita didalam hatinya.


Sedang kita geser keruang perawatannya Tevy lagi.


Telinganya Denzel dia sedikit terganggu, ketika Milka mengatakan jika ada seorang laki-laki yang sedang menanyakan keadaannya Tevy.


" Ya bilang saja sama Kak Vince jika aku baik-baik saja Milka ",, ya seperti itulah yang didengar oleh Denzel ketika Tevy menjawab perkataannya Milka.


" Oh ya satu lagi, itu Pak Dosen ganteng dia tidak bosan-bosannya menanyakan keadaan kamu terus Tevy, dan kabar tentang kamu Tevy kepadaku, bahkan dia juga pernah bertanya kepadaku apakah kamu beneran sudah menikah dengan Tuan Denzel?? ",, kata Milka lagi kepada Tevy.


Walau Milka berbicaranya tidak keras-keras, sambil sedikit berbisik ketika mengatakan itu, tetap saja telinganya Denzel sangat tajam sekali pendengarannya.


Tevy sebelum menjawab perkataannya Milka, dia langsung saja mengalihkan pandangannya kearahnya Denzel yang masih tiduran itu diatas shofa, sebab pertanyaannya Milka membuat perasaannya tiba-tiba menjadi tidak enak, takut jika Denzel mendengar dan akan marah atau cemburu dengannya.


Dan yang dimaksud oleh Milka dengan Pak Dosen ganteng adalah Dosen Cony yang satu kampus dengan Tevy.


Dan Milka sendiri memang memanggil Dosen Cony dengan panggilan Dosen ganteng.


Tiba-tiba saja pandangannya Milka dan Tevy langsung teralihkan kearahnya Denzel yang tiba-tiba duduk dari rebahannya itu sambil menatap Tevy dan Milka dengan wajah yang tidak bisa diartikan oleh Milka maupun Tevy.

__ADS_1


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...


...***TBC***...


__ADS_2