My Little Dosen

My Little Dosen
CHAPTER 184


__ADS_3

Sambil masih rebahan Tevy dengan anteng mendengarkan semua pembicaraan yang Denzel bicarakan kepada anak buahnya itu dibalkon kamar mereka menggunakan ponselnya sendiri.


Dan dengan ekspresi cukup serius Tevy masih saja terus menajamkan telinganya untuk mendengarkan semua pembicaraan dari Denzel dan anak buahnya, supaya tidak ada yang terlewat sama sekali.


" Halo Tuan Denzel ",, begitulah awal pembicaraan dari Denzel bersama anak buahnya, dan Tevy pun juga mendengarnya melalui ponselnya yang sudah menghack ponsel Denzel.


" Halo ada apa??!! ",, tanya dingin dari Denzel kepada anak buahnya itu.


Sebab anak buahnya itu sudah mengganggu aktifitas indahnya dengan Tevy tadi.


" Tuan, sahabat anda Tuan Garvyn dia mengalami luka tusuk ditubuhnya cukup parah Tuan ",, jawab dari anak buahnya itu kepada Denzel.


" Apa!!!, bagaimana bisa Garvyn sampai terluka seperti itu?? ",, tanya Denzel kepada anak buahnya dengan nada yang cukup terkejut.


Dan Tevy masih setia mendengarkan semua pembicaraan itu.


Anak buah dari Denzel dia langsung saja menjelaskan kepada Denzel kenapa siGarvyn bisa terluka seperti itu.


Flashback On


Garvyn terluka seperti itu, karena ketika dia sedang menikmati makan siangnya tadi disebuah restoran mewah, dia yang merasa ingin buang air kecil, dia lalu menuju kedalam kamar mandi yang tersedia disitu.


Dan disaat Garvyn sedang berada didalam kamar mandi restoran itu, dia tidak sengaja mendengar pembicaraan yang membawa-bawa nama Denzel didalam pembicaraan tersebut.


Hal itu sontak membuat Garvyn langsung saja memasang telinganya dengan baik-baik untuk mendengarkan semua percakapan itu.


" Kalian berdua segera ajak semua anak buah kalian untuk menyerang markas milik Denzel, kita harus melumpuhkan semua anak buah dari Denzel, dan jika kita sudah bisa melumpuhkan semua anak buah dari Denzel yang kep4r4t itu, baru kita bisa mengambil semua senjata yang dia punya sekaligus amunisinya, sebab asal kalian tahu, senjata-senjata milik Denzel itu hartanya jika ditotal bisa lebih dari seratus juta Krona ",, begitulah pembicaraan yang didengar oleh Garvyn tadi.


Dan seratus juta Krona itu sama dengan seratus tiga puluh sembilan miliar rupiah sekian-sekian dan sekian, jumlah yang sangat banyak sekali bukan, apalagi itu lebih dari seratus juta Krona, pastilah jumlahnya akan semakin tambah banyak lagi jika dirupiahkan.


" Jika kita sudah bisa melumpuhkan semua anak buah dari Denzel, kita juga pasti bisa melumpuhkan Denzel, sebab karena siDenzel bajin94n itu, Perusahaanku menjadi bankrut!! ",, sambung lagi perkataan dari musuh Denzel tadi.


Untung saja Garvyn orangnya cerdik, dia tidak cuma menguping saja, namun juga sempat merekam mereka video menggunakan ponselnya melalui celah kecil dari pintu toilet yang dibukanya sedikit.


Jadi wajah dari ketiga orang yang sedang berbicara itu bisa terlihat jelas didalam video milik Garvyn.


Ketiga musuh Denzel itu mereka mengira didalam kamar mandi tidak ada orang sama sekali, sebab ketika dilihat oleh mereka bertiga, kamar mandi itu sepi pengunjung.

__ADS_1


Garvyn yang sudah mengesave hasil rekaman video itu, dia langsung saja mengirimkannya keponsel Denzel, dan juga keanak buahnya sendiri, untuk menyuruhnya segera masuk kedalam restoran.


Tapi sayang, dengan begitu banyaknya rutinitas hari itu, Denzel belum sempat membuka semua pesan yang terkirim keponselnya, termasuk pesan dari Garvyn yang dikirimkan keponselnya juga.


Garvyn yang sudah mengirimkan video itu kepada Denzel dan keanak buahnya, dia langsung saja mencoba menyalakan kran air untuk membuat para ketiga musuh Denzel itu tersadar jika masih ada orang didalam kamar mandi tersebut.


Dan benar saja ketiga para musuh Denzel itu, mereka semua langsung saja terdiam ketika mendengar kran air yang menyala.


Serta mereka semua langsung juga memasang sikap waspada dan menunggu siapakah orang yang sudah menyalakan kran air dibalik pintu toilet yang tertutup itu.


Garvyn yang sudah mematikan kran air itu, dia langsung saja mencoba keluar dari dalam toilet sambil berpura-pura membenahi penampilannya.


Dan ketiga orang yang ingin merencanakan menyerang Denzel, dia langsung saja mencegah Garvyn yang ingin keluar dari dalam toilet tadi.


" Hei, apakah anda mendengar pembicaraan kami??!! ",, tanya salah satu dari musuh Denzel kepada Garvyn.


" Pembicaraan yang mana Tuan??, saya tadi sedang menikmati buah air besar saya ko ",, jawab Garvyn dengan santai kepada ketiga orang tersebut.


" Jangan bohong deh anda!! ",, sahut dari musuh Denzel yang lainnya.


" Untuk apa saya berbohong, jikalaupun saya mendengarnya untuk apa saya membocorkannya, toh saya juga tidak mengenal anda ",, jawab Grvyn dengan tenang kepada ketiga orang yang ada didepannya.


Namun saya ketiga musuh Denzel itu mereka saling mengkode untuk mencegah Garvyn keluar dari dalam kamar mandi.


Tanpa komando salah satu dari musuh Denzel, dia langsung saja mencegah Garvyn dengan langsung memegang kedua tangan Garvyn kebelakang.


Sedangkan yang lainnya langsung saja menggeledah jas yang dipakai oleh Garvyn.


Dan salah satu dari mereka langsung saja menemukan ponsel milik Garvyn yang berada didalam saku jas milik Garvyn.


" Buka ponselnya, siapa tahu dia sudah merekam kita!! ",, perintah dari salah satu musuh Denzel kepada temannya.


" Dipasword bro ",, jawab orang itu kepada temannya.


Garvyn yang mendengar perkataan orang itu, dia langsung saja tersenyum miring.


" Apa paswordnya!!, cepat katakan!! ",, kata musuh Denzel kepada Garvyn.

__ADS_1


" Sampai kapanpun tidak akan saya kasih tahu apa pasword ponsel saya!! ",, jawab Garvyn dengan tenang kepada kedua musuh Denzel, sedang yang satunya dia masih memegang erat kedua tangan Garvyn.


" B3deb4h!! ",, kata orang itu dan orang itu langsung saja membanting ponsel milik Garvyn dengan sangat keras sekali diatas lantai dan langsung hancur seketika.


Garvyn yang melihat ponselnya hancur dia langsung saja mencoba memberontak dan melawan ketiga musuh Denzel itu.


Namun karena tiga lawan satu, Garvyn dapat dikalahkan dan dia mendapatkan luka tusuk ditubuhnya sebanyak tiga buah, didada sebelah kiri, perut bagian bawah, dan juga punggung sebelah kanan bagian atas.


" Mampu5 lo!! ",, kata musuh Denzel kepada Garvyn.


Dan setelahnya ketiga musuh Denzel langsung saja meninggalkan Garvyn yang sedang sekarat sendirian didalam kamar mandi itu.


Flashback Off


" Begitulah Tuan Denzel ceritanya ",, kata anak buah Denzel kepada Denzel, ketika sudah bercerita tadi.


Tevy pun juga mendengar semua cerita itu melalui ponselnya sendiri yang masih menghacker ponsel milik Denzel.


" Apakah kamu sudah tahu siapa mereka semua??!! ", tanya Denzel kepada anak buahnya.


" Sudah Tuan, dan mereka bertiga sedang dalam pengejaran anak buah Tuan Denzel dan Tuan Garvyn ",, jawab anak buah itu kepada Denzel.


" Coba saya kirimi videonya yang anak buah Garvyn kirimkan kepadamu ",, kata Denzel kepada anak buahnya.


" Baik Tuan, segera akan saya kirimkan ",, jawab anak buahnya lagi kepada Denzel.


" Jaga markas, jaga mansion saya, dan jaga mansion mertua saya, jangan sampai ada penyusup masuk ketiga tempat itu dan menggangu acara resepsi pernikahan saya!!, jika sampai itu terjadi, kepala kalian semua akan saya penggal satu persatu!!, faham kamu!! ",, perintah tegas dari Denzel kepada anak buahnya.


" Faham Tuan, saya akan mengerahkan semua anak buah saya untuk mengamankan jalannya acara" ,, jawab anak buah itu kepada Denzel.


" Baiklah!! ",, jawab singkat dari Denzel kepada anak bauhnya, dan Denzel langsung saja mematikan sambungan telefonnya itu.


Tevy pun yang merasa sambungan telefonnya Denzel sudah mati, dia pun langsung saja menaruh lagi ponselnya diatas meja samping ranjang, untuk berpura-pura tidak tahu jika dia mendengar semua pembicaraan antara Denzel dan anak buahnya tadi.


Sungguh Tevy merasa sangat kasihan sekali mendengar laporan dari anak buah Denzel tadi.


Dan Tevy berinisiatif ingin membantu Denzel menggunakan kemampuannya yang bisa menghacker ketiga musuh Denzel tadi.

__ADS_1


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...


...***TBC***...


__ADS_2