
Tevy menampilkan senyum cerah pagi harinya kepada orang yang baru saja datang menjenguknya pagi itu.
Sedangkan Mamah Jovanka dia terus melihat kearahnya orang yang baru datang itu sambil tersenyum formal saja.
" Pagi juga Nak ",, jawab Mamah Jovanka kepada orang itu.
" Pagi juga Milka ",, jawab Tevy kepada orang yang baru saja datang itu dan ternyata orang itu adalah Milka.
Namun Milka yang disapa balik oleh Tevy dan juga Mamah Jovanka, dia malah diam saja sambil berdiri terpaku didekat shofa yang diduduki oleh Christian dan juga Ayah Marson yang masih terlelap tidur itu.
Milka dan Christian mereka saling pandang dengan tatapan yang saling mengunci satu sama lainnya.
Dan pantas saja jika Christian dia sangat terkejut dengan orang yang baru saja datang keruang perawatannya Tevy tadi.
Sebab ternyata yang datang adalah Milka sahabatnya Tevy, yang semalam baru saja bertabrakan dengannya.
Sedangkan Milka sendiri, doa dia tidak terkabulkan oleh Tuhan, karena dia ingin sekali menghindar dari Christian malah bertemu dengan Christian didalam satu ruangan, dan ruangan itu adalah ruang perawatannya Tevy.
Mamah Jovanka dan juga Tevy yang melihat Christian dan juga Milka saling pandang seperti itu.
Mamah Jovanka dan Tevy mereka menjadi bingung dan juga penasaran, apakah ada hubungan diantara mereka berdua, begitulah yang ada didalam benaknya Mamah Jovanka dan juga Tevy.
" Apakah mereka sudah saling mengenal?? ",, tanya Mamah Jovanka kepada Tevy dengan suara berbisik.
" Entahlah Nyonya, saya juga tidak tahu ",, jawab Tevy kepada Mamah Jovanka.
Dan setelah menjawab pertanyaan dari Mamah Jovanka, Tevy lalu mencoba untuk berdeham supaya bisa menyadarkan Milka dan juga Christian yang sedang saling pandang.
Jika didalam film Bollywood adegan saling pandang seperti itu sungguhlah sangat membosankan dan menjenuhkan sekali untuk dilihat, karena pasti durasinya sangat lama sekali, dan mata mereka juga saling pada melotot satu sama lainnya.
Namun tidak bagi Milka dan juga Christian, dari looknya saja mereka sudah enak dipandang, jadi jika adegan saling pandang seperti itu, malah lebih terkesan ehem, romantis menurut author.
Dan dehemannya Tevy tadi, langsung saja menyadarkan Milka dari rasa terkejutnya kepada Christian.
__ADS_1
" Oh, hai Tevy, bagaimana keadaan kamu??, ini aku bawakan buah-buahan yang cukup asam yang biasa dimakan oleh ibu hamil, serta ini buah-buahan kesuakan kamu, serta makanan kesukaan kamu juga aku bawakan untuk kamu ini ",, kata Milka kepada Tevy sambil berjalan kearahnya Tevy, dan memberikan semua makanan yang dibawanya kepada Tevy, ketika dirinya sudah berada disamping brankarnya Tevy.
Tevy sungguh sangat senang sekali, ketika Milka membawakan semua makanan yang sudah lama tidak dimakannya itu.
" Waaah Milka, terimakasih, aku sungguh sangat rindu sekali dengan makanan dan buah-buahan ini ",, kata Tevy kepada Milka dengan wajah gembiranya.
Sedangkan Mamah Jovanka dia menjadi tahu, buah-buahan apa saja dan makanan apa saja yang disukai oleh Tevy.
" Buah-buahan itu yang kamu sukai Nak??, dan makanan itu juga?? ",, tanya Mamah Jovanka kepada Tevy sambil menunjuk makanan dan buah-buahan yang tadi dibawa oleh Milka.
" Benar Nyonya, bahkan dulu ketika kita masih sekolah, jika aku berkunjung kepanti asuhannya Tevy, kita sering memanjat pohonnya dan makan langsung dari pohonnya ",, bukan Tevy yang menjawab melainkan Milka.
Mendengar kata panti asuhan, jantung Mamah Jovanka tiba-tiba saja bertalu-talu dengan cukup cepat sekali.
" Panti asuhan??, apakah kamu berasal dari panti asuhan Nak Tevy?? ",, tanya Mamah Jovanka kepada Tevy, dengan nada yang sedikit bergetar.
Sedangkan Christian dia malah asik terus memperhatikan Milka yang terlihat begitu dekat sekali dengan Tevy.
Dan Milka yang tahu jika Christian daritadi melihat kearahnya terus, dia hanya mencoba cuek dan tidak peduli.
Namun Milka tidak tahu saja, jika didepannya dan orang yang sedang diajaknya berbicara adalah Mamah dari Christian.
Walau Mamah Jovanka dan Ayah Marson tidak menjadi Ratu dan juga Raja, tapi setidaknya, darah bangsawan, dan darah kerajaan masih sangat kental sekali berada didalam diri mereka.
Sebab yang menjadi Raja dan Ratu saat ini adalah Kakak kandungnya Ayah Marson sendiri yang masih hidup, dan pastinya nanti jika Kakak kandung dari Ayah Marson sudah mengundurkan diri dari Raja, Tahta dari kerajaan itu akan turun keCharles sebagai anak yang paling tertua.
Sebab Kakak kandungnya Ayah Marson mereka tidak mempunyai anak, dan mereka tidak diperbolehkan mengadopsi seorang anak dari luar.
Jikalaupun ingin mengadopsi, haruslah anak dari kerabat mereka sendiri, dan Ayah Marson hanya mempunyai satu saudara saja, yaitu Kakaknya sekarang yang menjadi Raja.
Namun Kakak kandungnya Ayah Marson, dia dan juga istrinya yang sekarang menjadi raja, mereka berdua memutuskan tidak mau mengadopsi seorang anak, dan menganggap anak dari Ayah Marson juga sebagai anak mereka sendiri.
Sejujurnya Ayah Marsonlah yang ditunjuk untuk menggantikan sang Kakak kelak, namun dia tidak mau, karena sudah faktor usia, dan Ayah Marson ingin menikmati masa tuanya tanpa adanya hal-hal yang merepotkan seperti mengurus kerajaan.
__ADS_1
Alhasil kurang beberapa bulan lagi, Charles, kembaran dari Christian dia akan dinobatkan menjadi raja dikerajaan yang ada diNegara itu.
Sebab diNegara Tevy dan Denzel tinggal, tidaklah dipimpin seorang Presiden, melainkan seorang raja.
Kembali keMilka dan juga Tevy serta Mamah Jovanka.
" Iya Nyonya, saya dibesarkan dipanti asuhan, dan ditemukan oleh Mamah Orlin didepan pintu panti asuhan miliknya sejak umur saya sekitar enam bulan yang lalu ",, jawab Tevy kepada Mamah Jovanka.
Mamah Jovanka, dia langsung saja berlari untuk mengambil tasnya yang dia bawa itu yang berada didalam kamar yang tadi dia untuk tidur, ketika mendengar jawabannya Tevy tadi
Sedangkan Christian, dia dibuat bingung dengan sikapnya Mamah Jovanka yang tiba-tiba berlari seperti itu.
Dan entah apa yang dilakukan oleh Denzel didalam kamar mandi, namun dia sudah cukup lama didalam kamar mandi daritadi.
Mamah Jovanka yang sudah mengambil tasnya, dia langsung saja mengeluarkan ponselnya dan juga dompetnya dari dalam tasnya itu.
" Nak apa kamu bisa mengenali baby didalam foto ini?? ",, tanya Mamah Jovanka sambil memberikan selembar kertas foto dan juga foto-foto baby didalam galery ponselnya.
Sekelias Tevy, dia tidak begitu mengenali foto baby itu, namun lama-kelamaan ketika sudah Tevy amati, dan terlihat ada tanda lahir kecil dikaki baby tersebut, Tevy menjadi sangat tahu sekali, siapa foto baby yang sedang diperlihatkan oleh Mamah Jovanka kepadanya.
Christian yang melihat apa yang dilakukan oleh Mamahnya, dia langsung saja berdiri mendekati sang Mamah yang sedang berdiri disamping brankarnya Tevy sambil ingin menangis.
Sedangkan Milka dia terus memperhatikan Tevy yang sedang mengamati semua foto-foto baby tersebut.
" Ini kan fotonya,..... aduuuuuhhhhh!!! ",, kata Tevy ketika sudah melihat semua foto itu, dan tiba-tiba juga Tevy langsung saja mengaduh kesakitan sambil memegangi perutnya.
Teriakan dari Mamah Jovanka, Christian, dan juga Milka yang melihat Tevy kesakitan seperti itu, tidak sengaja langsung saja membangunkan tidur lelapnya Ayah Marson.
Dan Denzel yang baru saja keluar dari dalam kamar mandi, dia langsung saja panik, ketika mendengar ketiga orang itu sedang berteriak memanggil namanya Tevy.
...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...
...***TBC***...
__ADS_1