My Little Dosen

My Little Dosen
CHAPTER 66


__ADS_3

Disaat semua orang sedang pada asik dengan tingkahnya Cryill.


Denzel dia mencoba mendekati Tevy, pertama dengan cara tiba-tiba Denzel memegang tangannya Tevy.


Dan itu sukses langsung mengalihkan pandangannya Tevy kearahnya Denzel.


" Eemm ",, kata Denzel kepada Tevy sebelum dia mengucapkan perkataannya.


Tevy pun masih saja diam, tidak menarik tangannya yang digenggam Denzel, maupun ingin niatan bertanya kepada Denzel.


" Ketahuilah Tevy, walau aku kejam aku akan bertanggung jawab dengan kehamilan kamu itu, dan aku berjanji akan berusaha menjadi Ayah siaga, Ayah yang baik untuk keempat calon anakku itu ", ya begitulah yang diucapkan oleh Denzel kepada Tevy, sebab hanya itu yang ada didalam fikirannya Denzel.


Sebab Denzel bingung, harus memulai darimana berbicara dengan Tevy, dan seorang Denzel Maverick, bisa dibuat kaku dan sulit berbicara hanya karena keterdiamannya Tevy.


" Bagaimana dengan status kita?? ",, akhirnya Tevy memberanikan diri bertanya kepada Denzel.


Walau sebenarnya Tevy masih ingin sendiri dan belum ingin berumah tangga.


Tapi Tevy tidak mau menjadi orang tua yang egois untuk anak-anaknya, sebab anak-anaknya kelak akan membutuhkan sosok seorang Ayah disisi mereka.


Denzel yang mendengar pertanyaannya Tevy, dia langsung saja menjawabnya dengan mantap, jika dia ingin menikahinya.


Sebab memang itu tujuan awal Denzel memperk054 Tevy.


" Aku akan menikahimu, dan akan aku segera resmikan hubungan kita, supaya anak-anak kita kelak mempunyai kedua orang tua yang lengkap ",, jawab Denzel dengan sangat mantap sekali kepada Tevy.


" Kalau begitu, segeralah urus pernikahan kita, sebelum perutku terlihat semakin besar saja ",, jawab Tevy kepada Denzel dan Tevy lalu memalingkan pandangannya dari Denzel.


Sungguh hatinya Denzel sangat senang sekali mendengar jawabannya Tevy, tapi sebisa mungkin wajahnya dia tunjukkan senetral seperti biasanya.


" Keluar dari rumah sakit, kita akan menikah Tevy ",, kata Denzel kepada Tevy.


Tevy hanya diam saja tidak mau menanggapi perkataannya Denzel lagi, sebab baginya sudah cukup pembicaraannya.


Denzel daritadi dia melirik terus kearah perutnya Tevy ketika sedang berbicara dengan Tevy, sebab dihati kecilnya Denzel tangannya sudah gatal sekali ingin mengusap perutnya Tevy yang isinya ada empat penerus Keluarga Maverick.


Menurunkan ego, dan tidak memperdulikan apa reaksi dari Tevy, Denzel akhirnya dengan perlahan dia mengangkat tangannya, dan langsung mengusap lembut perutnya Tevy.

__ADS_1


Tevy sungguh sangat terkejut sekali, ketika tangannya Denzel tiba-tiba mengusap perutnya seperti itu.


Denzel mengusap perutnya Tevy tanpa sadar dia tersenyum sendiri, sebab Denzel membayangkan sesuatu yang tidak pernah dia bayangkan sebelumnya didalam dirinya.


Sedangkan Tevy sendiri, dia tidak marah, maupun menolak diusap perutnya oleh Denzel, dan ketika Tevy melihat senyuman diwajahnya Denzel ketika sedang mengusap perutnya.


Entah kenapa dihatinya Tevy dia merasakan sesuatu yang menghangat.


" Kamu memang memperk054ku, tapi kenapa aku merasa kamu mencintaiku?? ",, kata batinnya Tevy dalam diamnya, sambil terus memperhatikan wajahnya Denzel.


" Aku sungguh sudah tidak sabar ingin segera melihat mereka lahir didunia ini Tevy ",, kata Denzel kepada Tevy tanpa sadar dengan bibir yang tersenyum senang.


Dan senyuman dibibirnya Denzel, menular kebibirnya Tevy, sebab Tevy tanpa sadar dia membalas senyumannya Denzel.


Terlihat seperti keluarga harmonis memang, tapi sayang dibalik itu, Tevy dan Denzel belum sah menjadi sepasang suami istri.


Tanpa Denzel dan Tevy sadari, Ayah Marson daritadi dia memperhatikan interaksinya Denzel kepada Tevy, walau Ayah Marson tidak bisa mendengar percakapannya Denzel bersama Tevy.


Dan Ayah Marson bisa melihat jika ada banyak cinta dimatanya Denzel untuk Tevy.


Ketika Denzel dan Tevy sedang saling pandang dengan bibir yang tersenyum, pandangan mereka berdua tiba-tiba teralihkan dengan suaranya Mamah Qiara yang sedikit keras kepada Cryill.


" Hei ikan ****** satu ini memang selalu bisa membuat Mamah gemas sekali ",, kata Mamah Qiara kepada Cryill.


" Sepertinya Tuan Cryill ini nama samaran dia penghuni kebun binatang semua ya Nyonya ",, kata Christian kepada Mamah Qiara sambil tertawa lucu.


Mamah Qiara dia tidak menjawab perkataannya Christian namun langsung saja tertawa dengan lucu sekali.


Karena Mamah Qiara memanggil Cryill seperti itu, juga reflek, tanpa ada unsur sengaja sama sekali, dan itu juga sudah kebiasaannya Mamah Qiara dari dulu jika gemas dengan tingkahnya Cryill.


Tevy yang melihat Mamah Qiara, dia langsung saja teringat dengan Papah Carlson yang tadi sudah berkata pedas sekali dengannya hingga membuatnya harus dirawat dirumah sakit seperti ini.


" Tuan........ ",, perkataannya Tevy terpotong dengan perkataannya Denzel.


" Panggil aku Denzel saja Tevy, jangan ditambahi Tuan ",, kata Denzel kepada Tevy.


Dan jika ada orang yang mendengarnya, pastilah sungguh sangat aneh sekali, sebab kebanyakan mereka semua masih mengetahuinya jika Denzel dan Tevy adalah sepasang suami istri.

__ADS_1


" Denzel, bagaimana dengan Papah kamu??, apakah dia akan merestui pernikahan kita?? ",, tanya Tevy kepada Denzel.


" Papah mau merestui atau tidak, aku tidak perduli Tevy, ini kehidupanku, aku yang menjalaninya, aku yang merasakannya, terlebih lagi ada calon anak-anakku yang harus aku lindungi dan harus mendapatkan Marga Keluargaku ",, jawab Denzel dengan mantap kepada Tevy.


" Dan aku juga tidak mau melepaskanmu, sebab aku sudah jatuh cinta kepadamu Tevy ",, sambung lagi perkataannya Denzel untuk Tevy.


Tapi sayang, Denzel hanya berani menyambungnya didalam hatinya saja, karena Denzel belum berani dan masih malu untuk jujur dengan Tevy.


Tevy dapat melihat ada kesungguhan diwajahnya Denzel, dia hanya bisa menjawab perkataannya Denzel, dengan tersenyum tipis namun sangat manis sekali terlihat dimatanya Denzel.


" Kamu makan ya, katanya tadi kamu lapar, tadi kan sudah dibelikan makanan sama Tuan Charles ",, kata Denzel kepada Tevy.


Dan Tevy pun langsung mengangguk saja kepada Denzel.


Denzel dengan perhatian dia lalu mengambilkan makanan yang sudah ditaruh diatas meja samping brankarnya Tevy.


Namun sebelum itu, brankar pasiennya Tevy, sudah Denzel berdirikan sedikit untuk membuat Tevy nyaman dalam makan.


" Aku suapi saja ",, kata Denzel kepada Tevy, ketika Tevy ingin mengambil alih makanan yang dibawa Denzel.


Denzel langsung saja menyuapi Tevy dengan penuh perhatian sekali, tanpa malu dan risih Denzel terus menyuapi Tevy, dengan saling pandang kepada Tevy.


Denzel dan Tevy tidak tahu, jika semua orang yang sedang pada duduk dishofa yang ada disitu, pada mengalihkan pandangannya kearah mereka berdua.


Mamah Qiara yang seumur-umur baru melihat Denzel sangat perhatian bahkan sampai mau menyuapi seseorang ya itu baru Tevy saja.


Dan Mamah Qiara sangat yakin sekali, jika Denzel begitu besar mencintai gadis bernama Tevy.


Mamah Qiara akan selalu mendukung dan merestui hubungannya Denzel dan juga Tevy, jika itu bisa membuat Denzel bahagia.


Terlebih sebentar lagi, Mamah Qiara akan diberikan hadiah terindah dari Denzel dan juga Tevy, dengan adanya empat orang cucu sekaligus.


Yang pastinya akan membuat hari tuanya menjadi lebih berwarna dari biasanya.


Entahlah bagaimana reaksi dari Papah Carlson yang mengetahui jika dia akan mempunyai empat orang cucu sekaligus.


Sebab sebagaimana kita tahu, jika Papah Carlson masih meragukan anak yang dikandung oleh Tevy.

__ADS_1


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...


...***TBC***...


__ADS_2