My Little Dosen

My Little Dosen
CHAPTER 202


__ADS_3

Satu minggu sudah berlalu, ketika semua persiapan pernikahan yang disiapkan secara instan pun akhirnya selesai juga.


Dari gedung, WO, catering dan semua perlengkapan untuk pernikahan pun akhirnya sudah sembilan puluh sembilan persen terpenuhi semua, tinggal menunggu mempelai perempuan dan laki-laki saja yang akan berdiri dialtar dan duduk dikursi pelaminan.


Cryill, Mamah Qiara dan juga Papah Carlson mereka bertiga sudah berada dihotel tempat diadakannya pesta pernikahan untuk Cryill dan Causa esok harinya.


Begitupun dengan Causa, dia juga sudah berada dihotel yang sama ditemani dengan Ayah, dan kedua Kakak laki-lakinya beserta kedua Kakak iparnya.


Yaps memang kedua Kakak laki-lakinya Causa mereka berdua sudah pada menikah semua dan sudah mempunyai masing-masing satu anak perempuan.


Setelah kunjungan Cryill dirumah Causa kemarin, Cryil sendiri sering bolak balik berkunjung kerumah Ayah Mark untuk bersilaturrahmi ataupun cuma ingin bertemu saja dengan Ayah Mark sebagai pendekatan diri.


Ketika hari sudah berganti hari lainnya, pesta pernikahan dari Cryill dan Causa akan dilaksanakan pukul sembilan pagi nanti, dan saat ini semua Keluarga dari masing-masing belah pihak sudah pada sibuk sendiri-sendiri didalam kamar mereka masing-masing.


Tevy dan Denzel yang tidak bisa ikut menginap dihotel karena kehamilan dari Tevy serta larangan dari Ayah Marson, membuat mereka berdua akan datang nanti ketika acara pemberkatan akan segera dimulai.


Saat ini Cryill sendiri juga sedang sibuk didandani oleh para MUA yang sudah disewa oleh Mamahnya.


Dan Mamah Qiara yang baru saja masuk kedalam kamar Cryill, dia langsung saja menggoda Cryill.


" Ya ampun anak Mamah yang dulunya kecebong sekarang akan memproduksi kecebong sendiri ",, kata Mamah Qiara kepada Cryill.


" Mamah bisa tidak sih, jika berbicara tidak membuat Cryill berfikir dulu?? ",, gerutu dari Cryill kepada Mamah Qiara.


Mamah Qiara langsung saja tertawa lucu ketika mendengar jawaban dari Cryill tadi.


Sedangkan Causa sendiri sama halnya dengan Cryill, dia saat ini juga sedang dimakeup oleh MUA yang sudah dipesan juga oleh Mamah Qiara.


Causa sendiri, didalam kamarnya, dia ditemani dengan kedua Kakak iparnya dan para saudaranya yang lain, dan Causa yang sedang dimakeup, dia selalu menggerak-gerakkan kedua kaki dan juga memainkan jari jemarinya.


Dan sang Kakak ipar yang melihat sikap dari Causapun, dia langsung saja menggodanya.


" Apakah kamu gugup Causa??, kenapa kaki kamu tidak bisa tenang seperti itu daritadi?? ",, tanya dari kakak iparnya kepada Causa.


" Lebih baik Causa menghadapi lima puluh orang musuh, daripada situasi yang seperti ini Kak ",, jawab dari Causa kepada Kakak iparnya.


Semua Keluarga yang ada disitu yang mendengar jawaban dari Causa, mereka semua langsung saja tertawa lucu.


" Kamu ini ada-ada saja Causa, ingat nanti jika malam pertama dengan suami kamu, suami kamu itu jangan kamu smackdown lho, kasihan dia, nanti ketampanannya bisa hilang ",, goda dari Keluarga yang lain kepada Causa.


Dan perkataan itu langsung juga membuat semua orang langsung pada tertawa dengan sangat lucu sekali.

__ADS_1


Namun kelucuan dan godaan dari para keluarganya tidak bisa membuat Causa menghilangkan rasa gugup dari dalam dirinya saat ini.


Geser lagi kedalam kamar Cryill yang masih belum selesai didandani oleh MUA.


" Sudah Mamah mau melihat calon menantu Mamah dulu, Mamah mau berpesan kepadanya jika nanti malam pertama denganmu, Mamah akan menyuruh Causa untuk memberikanmu beberapa pukulan dulu baru setelah itu boleh pasrah kepadamu ",, canda dari Mamah Qiara kepada Cryill.


" Mamaaahhh............!! ",, kata Cryill dengan manatap marah kepada Mamahnya.


'' Jika Cryill tidak jadi malam pertama dengan Causa, Mamah yang patut disalahkah!! ",, lanjut lagi perkataan dari Cryill kepada Mamahnya.


" Enak saja, itu kamu saja yang b0d0h kenapa tidak bisa membuat Causa takhluk denganmu diatas ranjang, malah menyalahkan Mamah!! ",, jawab dari Mamah Qiara kepada Cryill, membuat MUA yang mendengar perdebatan dari Mamah Qiara dan Cryill mereka semua langsung saja pada tertawa lucu.


Cryill yang mendengar perkataan dari Mamahnya, dia langsung saja memajukan bibirnya dengan cemberut sambil memandang Mamah Qiara dengan tatapan sebal.


" Cryill ingat pesan Mamah yang kemarin, jangan mempermainkan pernikahan ini walau tidak ada cinta didalamnya, suatu saat cinta itu bisa tumbuh dengan sendirinya biarkanlah mengalir seperti air, karena ini sudah menjadi pilihan kalian berdua, dan kalian juga sudah ditakdirkan untuk berjodoh oleh Tuhan ",, nasihat dari Mamah Qiara kepada Cryill.


Sebab Mamah Qiara sudah mengetahui cerita sebenarnya kenapa Cryill ingin menikah dengan Causa.


Dan Mamah Qiara hanya bisa menasihati jika semua itu sudah terlanjur maka lanjutkanlah, Cryill sebagai laki-laki dia harus berani mempertanggung jawabkan apa yang kemarin sudah dia perbuat.


" Iya Mah, Cryill tahu, dan Cryill akan selalu mengingat semua nasihat-nasihat dari Mamah ",, kata Cryill kepada Mamahnya sambil tersenyum tipis.


Mamah Qiara yang mendengar jawaban dari Cryill dia langsung saja tersenyum manis kepada Cryill.


Singkat cerita, jam sembilan pagi pun tiba, Cryill dia sudah berdiri gagah diatas altar depan Pak Pendeta untuk menunggu kedatangan dari Causa.


Sungguh jantung Cryill berdebar-debar sangat kencang sekali pada saat ini menunggu kedatangan dari Causa.


Dan tibalah saatnya Causa dipanggil untuk memasukki ruang ballroom hotel.


Semua pandangan dari para tamu undangan yang sudah memenuhi ballroom hotel itu, langsung saja teralihkan tertuju kearah Causa.


Causa terlihat sangat cantik sekali dengan gaun pengantin rancangan dari desainer terkenal yang sengaja Mamah Qiara pilihkan.


Makeup yang pas untuk wajah Causa menambah kesan simple namun terlihat sangat cantik sekali.


Jantung Cryill semakin berdegub kencang saja ketika melihat Causa berjalan kearahnya dengan digandeng oleh Ayah Mark.


Tidak cuma Cryill saja yang merasa gugup dan juga berdebar-debar jantungnya, malainkan Causa juga, sebab ini adalah upacara sakral yang tidak bisa dibuat main-main.


Senyum bahagia yang dipaksakan membuat wajah Causa terlihat sekali, jika dia sedang gugup.

__ADS_1


Tevy, Denzel, Christian, Milka, Charles, Natalie, Nia, Ayah Marson, Mamah Jovanka semuanya sudah pada hadir didalam ballroom tersebut sejak satu jam yang lalu.


Dan ketika langkah kaki dari Causa sudah sampai didepan Cryill, sang Ayah langsung saja memberikan tangan Causa untuk digandeng oleh Cryill.


Cryill pun menyambut tangan Causa dengan sangat lembut sekali.


Setelahnya mereka berdua langsung saja berdiri berhadapan didepan Pak Pendeta.


" Apakah upacara pemberkatannya bisa dimulai sekarang?? ",, tanya Pak pendeta kepada Cryill dan juga Causa.


" Silahkan Pak Pendeta ",, jawab Cryill dan Causa secara bersamaan sambil mengangguk.


Pak Pendeta pun mulai melakukan prosesi pernikahan sesuai ajaran agama mereka.


Pembacaan firman, lagu pujian, pengucapan janji suci nikah, pemakaian cincin pernikahan, pembacaan doa-doa, dan tanda tangan janji nikah.


Semua prosesi itu berjalan dengan lancar, dan sebagai syarat terakhir untuk pengesahan pernikahan Cryill dan Causa, Pak Pendeta menyuruh Cryill untuk mencium Causa yang sekarang sudah sah menjadi istrinya itu dihadapan semua orang.


Sorak sorai dari para tamu undangan membuat suasana pernikahan Cryill yang sangat tiba-tiba sekali itu menjadi semakin meriah saja.


Ciuman yang kaku yang Causa lakukan dengan Cryill membuat lututnya sangat lemas seperti tidak bertulang saja.


Sedang Cryill sendiri dia masih tidak percaya ketika Pak Pendeta mengesahkan pernikahannya dengan Causa dan saat ini juga statusnya sudah sah menjadi suami dari Causa.


Cryill dia tipe laki-laki setia, namun memang sifat dan watak dia yang selengekan seperti itu serta suka menggoda wanita-wanita cantik yang dilihatnya, membuat sifat kesetiaannya tertutupi dengan sikapnya.


Walau dia masih ada sedikit cinta untuk Khafita, akan tetapi Cryill saat ini dia sudah sangat tahu sekali cintanya harus berlayar dan berlabuh kemana.


Bukannya Cryill tidak mau memperjuangkan cintanya lagi kepada Khafita kemarin, namun karena Cryill sudah terjebak dengan sikap dan permainannya sendiri yang ingin menggoda Causa, mau tidak mau Cryill harus melupakan Khafita dan memulai hidup baru dengan Causa.


Cryill dia laki-laki yang pintar sekali menyembunyikan perasaannya dari dunia luar, hanya Mamah Qiara dan Denzel sajalah yang sangat tahu bagaimana karakter Cryill.


Dan Cryill jika sudah mempunyai labuhan hati, jangan ditanya bagaimana setianya dia dengan pasangannya, karena Cryill bukan laki-laki yang suka pecinta wanita dengan sembarangan.


...⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡...


Selamat ya Cryill, Causa sudah sah menjadi istrimu, awas saja jika kamu mempermainkannya walau belum ada cinta diantara kalian😶.


Jika sampai berani berpaling, akan saya gunduli rambut kamu sebelum sikembar lahir😠.


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...

__ADS_1


...***TBC***...


__ADS_2