My Little Dosen

My Little Dosen
CHAPTER 140


__ADS_3

Cryill yang sudah sampai didalam mobilnya pun, dia langsung saja dengan segera membuka amplop tersebut.


Dengan tidak sabaran dan dengan jantung yang tiba-tiba saja berdetak dengan sangat kencang sekali, Cryill pun langsung saja membuka sebuah kertas yang bertuliskan tangan asli dari Khafita.


...πŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’ž...


" My Lovely Cryill "


Melalui surat ini, aku ingin mengatakan jika aku juga begitu mencintai kamu Cryill, walau kebersamaan kita hanya terjalin beberapa jam saja.


Dan jika kamu menerima surat ini, itu artinya aku sudah pergi jauh darimu, entah aku bisa kembali keNegaraku atau aku terus menetap disana, hanya waktu yang tahu.


Maafkan aku sayang, maafkan aku Cryill..........


Maafkan aku yang tidak bisa mengatakan kepadamu kenapa aku harus pindah keluar Negeri secara mendadak seperti ini.


Duniaku hancur, masa depanku punah, impian yang sudah aku mimpikan pupus sudah, karena kecelakaan dan kelumpuhan yang menimpaku ini.


Jangan menangis sayang, karena air matamu begitu berharga untuk menangisi wanita cacat sepertiku.


Gapailah impianmu, gapailah cita-citamu, tetaplah menjadi Cryill yang aku kenal yang selalu ceria dan bersahaja walau aku tidak berada disampingmu.


Carilah wanita yang sempurna dan lebih baik dariku ini sayang, tetaplah melangkah maju, jangan pernah melihat kebelakang jika aku pernah mengisi kekosongan hatimu.


Aku tidak pantas berada disampingmu sayang, kamu begitu sempurna bagiku, dan aku juga tidak mau menjadi beban untukmu jika kita terus bersama.


" I LOVE YOU MY CRYILL "


My Lovely, terimakasih atas waktu singkat dan hari penuh warna yang kamu berikan kepadaku kemarin.


Terimakasih juga karena kamu masih mencintaiku sampai detik ini.


Ijinkan aku pergi Cryill, jangan pernah mencariku lagi, aku ikhlas jika kamu ingin mencari penggantiku dihatimu.


Selamat tinggal Cryill, nama kamu akan tetap terkenang dihatiku.


From those who love you ( dari yang mencintaimu ) Khafita.


...πŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’ž...


Itulah setiap kata dan barisan tinta hitam diatas kertas putih yang ditulis tangan Khafita secara langsung tadi malam untuk dia berikan kepada Cryill keesokan harinya.


Setiap kata yang Cryill baca, tanpa sadar Cryill pun sampai meneteskan air matanya.


Sungguh hati Cryill sangat sedih sekali. Diwaktu dia sudah ingin serius dengan seorang wanita dan Cryill pun juga sudah bisa menerima keadaan Khafita dengan tulus.


Khafita justru pergi meninggalkannya dan hanya melalui pesan singkat saja yang dia tulis diatas kertas putih yang dia berikan kepada dirinya.


" Apakah ini jalan yang kamu pilih untuk hubungan kita Khafita?? ",, kata Cryill dengan nada yang sangat pilu sekali.

__ADS_1


Untung saja kaca mobil Cryill dibuat film, jadi tidak akan kelihatan dari luar, jika Cryill sedang menangis.


" Aku tulus ingin mendampingimu Khafita hingga kamu sembuh, tapi kenapa kamu justru meninggalkanku seperti ini?? ",, kata Cryill lagi sambil menyandarkan kepalanya distir mobilnya.


" Apa yang harus aku lakukan sekarang Khafita??,............ apa aku harus menyerah sekarang, atau aku harus mencari keberadaanmu saat ini??!! ",, kata Cryill lagi dengan perasaan sangat bersedih sekali.


" Sungguh hatiku sangat sakit sekali Khafita, kamu bahkan pergi tidak ijin atau berbicara dulu kepadaku, apa arti aku dihatimu Khafita, kenapa kamu sungguh jahat sekali kepadaku ",, kata Cryill lagi dengan semakin deras saja air mata yang mengalir dari matanya.


" Aaaaaaaaaaaaaaaa ",, kata Cryill tiba-tiba saja berteriak didalam mobilnya, sambil juga memukul stir mobilnya dengan sangat kuat sekali.


Untung saja mobil Cryill kedap suara, jadi tidak akan ada yang mendengar pula suara teriakannya itu, walau banyak orang yang berlalu lalang ingin masuk kedalam atau keluar dari rumah sakit.


Setelah berteriak seperti itu, Cryill pun menangis sejadi-jadinya, dan Cryill akhirnya bisa tahu jika dia sudah sangat mencintai Khafita sekali ketika dia sudah ditinggalkan oleh Khafita yang tidak tahu dimana rimbanya saat ini.


" Aku benci kamu Khafita ",, kata Cryill disela-sela tangisannya.


Sedangkan kita geser kerumah sakit tempat Khafita nanti akan mendapatkan perawatan.


Dirumah sakit itu, semuanya sudah disiapkan oleh Delania sang Kakak tercinta Khafita.


Dan Delania pun dia senantiasa menunggu kedatangan dari Khafita beserta kedua orang tuanya yang akan tiba untuk beberapa jam lagi.


Delania sudah menyiapkan sedemikian sempurnanya untuk kesembuhan dari adik tercintanya itu, yaitu Khafita.


Sebab Delania juga sangat bersedih sekali, ketika harus melihat adik yang begitu dia sayangi sedang mengalami musibah seperti itu.


Sedang Cryill yang sudah bisa sedikit menenangkan perasaan sedih dan galaunya itu.


Tujuan Cryill adalah mansion sang Kakak yaitu Denzel, sebab Cryill rasanya sangat tidak mood sekali untuk pergi kemana-mana.


Dengan mengendarai mobil sport mewahnya dengan kecepatan yang cukup tinggi tadi, akhirnya Cryill sampai juga dipelataran mansion Denzel.


Ketika Cryill sudah sampai dimansion Denzel, Cryill masih melihat ada beberapa mobil Kerajaan yang terparkir rapi dimansion Denzel yang menandakan jika Keluarga Carrington belum pada pulang dari dalam mansion Denzel.


Semua orang yang berada didalam ruang tamu ketika melihat kedatangan dari Cryill, mereka semua langsung saja mengalihkan pandangan mereka semua kearah Cryill yang wajahnya terlihat berbeda sekali dari terakhir mereka bertemu tadi.


Cryill pun hanya tersenyum tipis saja menyapa semua Keluarga Carrington yang berada didalam ruang tamu milik Denzel.


" Mohon maaf, saya mau langsung saja permisi masuk kedalam kamar saya, karena ada pekerjaan yang harus saya selesaikan ",, kata Cryill dengan sopan kepada semua Keluarga Carrington.


" Iya Nak ",, jawab Ayah Marson dan Mamah Jovanka kepada Cryill secara bersamaan sambil tersenyum.


Sedangkan Charles dan juga Christian, mereka hanya mengangguk saja kepada Cryill.


Dan Denzel sendiri yang melihat ada yang berbeda dengan Cryill, dia pun langsung saja menaruh curiga.


Walau Denzel sedikit cuek dengan Cryill, namun aslinya Denzel sangat menyayangi adik lakn4tnya itu.


Dan Cryill pun tadi ketika sudah berpamitan kepada semua orang, dia langsung saja menuju kedalam kamarnya dengan tergesa-gesa.

__ADS_1


Lexi yang selalu mengawasi Cryill pun, dia juga baru saja sampai dimansion Denzel.


Ketika Lexi melihat ada mobil Denzel terparkir rapi dipelataran mansion, dia pun langsung saja mencoba masuk kedalam.


Dan ketika sudah masuk kedalam mansion, Lexi melihat jika Denzel sedang kedatangan tamu.


Lexi pun lalu mendekati Denzel dengan sopan karena ada sesuatu yang ingin dia laporkan tentang Cryill kepada Denzel.


Dan Denzel pun langsung saja berpamitan kepada semua Keluarga Carrington dengan sopan.


" Saya permisi dulu Tuan Marson, semuanya ",, kata Denzel kepada semua orang.


Dan semua orang langsung saja mengangguk sopan kepada Denzel, termasuk Tevy.


Sepeninggalan dari Denzel, Ayah Marson dan yang lainnya langsung saja melanjutkan mengobrolnya lagi dengan Tevy.


Sedangkan Denzel dan Lexi mereka berdua sudah sampai didalam ruang kerja Denzel.


" Ada apa dengan Cryill?? ",, tanya Denzel kepada Lexi dengan langsung to the point.


" Nona Khafita ternyata meninggalkan Tuan Cryill Tuan, dan Keluarga Nona Khafita merahasiakan keberadaan Nona Khafita dari Cryill ",, jawab Lexi kepada Denzel.


" Itulah yang membuat Cryill tadi terlihat bersedih?? ",, kata Denzel kepada Lexi.


" Benar Tuan ",, jawab Lexi kepada Denzel.


" Kamu cari tahu keberadaan dari Khafita dimana sampai dapat, dan jika sudah ketemu, segera berikan informasinya kepada saya ",, perintah tegas dari Denzel kepada Lexi.


" Baik Tuan ",, jawab Lexi dengan sopan kepada Denzel.


Dan setelah itu Lexi langsung saja berlalu pergi dari hadapan Denzel untuk segera melaksanakan tugas dari Denzel.


" Ternyata melihat kamu seperti itu, lebih tidak aku sukai Cryill ",, kata Denzel untuk Cryill sambil menyandarkan punggungnya disandaran kursi kerjanya.


Dan Denzel pun akan berusaha membantu Cryill mencari keberadaan dari Khafita.


Setidaknya dia sudah mencoba menjadi Kakak yang baik untuk Cryill.


Selebihnya nanti akan Denzel serahkan kepada Cryill apa yang harus dia lakukan kepada Khafita.


...❀❀❀❀❀❀❀❀❀❀❀❀❀...


Selamat hari kemerdekaan para readersku semua😍😍


Dipart ini ada yang gugur, tapi bukan perang.


Melainkan hatiπŸ’”


Hati dari Bang Cryill yang sedang bersedih ditinggal oleh Khafita😁

__ADS_1


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...


...***TBC***...


__ADS_2