My Little Dosen

My Little Dosen
CHAPTER 238


__ADS_3

Waktu silih berganti, dan tidak terasa usia dari baby kembar sudah memasuki usia empat bulan, dan itu artinya usia kandungan dari Causa pun juga sudah mulai terlihat membuncit.


Baby Zuriel, baby Adelio, baby Vernon dan baby Hyuna mereka berempat dengan bertambahnya usia, membuat semua para Keluarga langsung saja pada jatuh hati dengan kelucuan mereka.


Sebab wajah sikembar benar-benar sangat menggemaskan sekali, perpaduan dari Tevy dan Denzel, namun untuk baby Hyuna wajah dia benar-benar sangat mirip sekali dengan Denzel.


Dan percaya tidak percaya tapi memang terjadi, semenjar Denzel mempunyai anak, dia akan selalu pulang tepat waktu dan lebih banyak lagi menghabiskan waktunya bersama keempat babynya itu.


Namun begitu Denzel tetap mengurusi semua markas-markasnya dan masih membajak seperti biasanya secara diam-diam.


Dan Tevy sendiri sudah kembali pulang kemansion Denzel sejak usia dari sikembar hampir menginjak tiga bulan.


Itu berarti Tevy sudah tinggal dimansion Denzel sekitar satu setengah bulan yang lalu.


Tevy sungguh jika harus disuruh mengawasi empat baby sekaligus dia tidak sanggup.


Itulah mengapa Denzel dan Ayah Marson sengaja mengerjakan baby sister untuk membantu Tevy.


Menjadi baby sister dari keempat Pangeran dan Princess Kerajaan tidaklah mudah.


Mereka harus melewati banyak seleksi dan yang terpenting mereka bisa jagobeladiri.


Dan jika mereka sudah diterima menjadi seorang baby sister dari sikembar, mereka berempat harus melewati beberapa tahap lagi sampai mereka benar-benar dipercaya mengurus sikembar oleh Tevy, Denzel, Ayah Marson, Mamah Jovanka, dan Papah Carlson serta Mamah Qiara.


Yaps walau cukup sulit dan begitu banyak tahap untuk menjadi baby sister dari sikembar, tapi gaji yang mereka terima sangatlah sangat besar sekali.


Ada satu kejadian ketika sikembar baru berusia dua bulan.


Pada saat itu Denzel yang ingin mengambil berkas yang ada didalam kamar mansion miliknya sendiri, dia tidak sengaja mendengar percakapan dari kedua orang tuanya, yaitu Papah Carlson dan Mamah Qiara yang belum pada kembali keIrlandia.


" Pah tolong hentikan pemikiran Papah yang jelek itu, mereka itu cucu Papah, apa Papah tidak bisa melihat sendiri jika sikembar wajahnya sangat mirip sekali dengan Denzel ",, begitulah perkataan dari Mamah Qiara yang dikatakan kepada Papah Carlson dan didengar oleh Denzel.


" Tapi Mah, rasanya Papah masih kurang yakin, Papah belum yakin jika belum melakukan tes DNA itu kepada sikembar ",, jawab Papah Carlson kepada Mamah Qiara.


Denzel yang mendengar nama sikembar dibawa-bawa dia semakin menajamkan telinganya dengan terus bersembunyi dibalik tembok.

__ADS_1


" Jika Denzel tahu, dia pasti akan marah besar kepada Papah!!, hentikan semua ini Pah, Mamah tidak mau keluarga kita terpecah belah!! ",, bujuk dari Mamah Qiara kepada Papah Carlson.


" Tidak Mah, sebelum Papah melakukan tes DNA itu, Papah masih meragukan sikembar benar-benar anak Denzel atau bukan ",, jawab kekeh dari Papah Carlson kepada Mamah Qiara.


" Jika Papah tidak yakin, ok besok Denzel akan mengambil rambutnya sikembar untuk dicocokkan dengan DNAnya Denzel Pah, jika perlu DNA Papah juga, biar Papah puas sekalian!! ",, kata Denzel ikut masuk saja dalam perbincangan dan langsung keluar dari tempat persembunyian.


" Denzel......... ",, kata Mamah Qiara dengan ekspresi yang sangat terkejut sekali.


" Tidak Denzel sangka, ternyata Papah selama ini masih meragukan sikembar yang dikandung oleh Tevy!!, Denzel kecewa sama Papah!! ",, kata Denzel sambil menatap Papah Carlson dengan wajah yang sangat marah sekali.


Setelahnya Denzel langsung saja kembali pergi lagi dari dalam mansionnya dan tidak jadi mengambil berkasnya yang ada didalam kamar.


" Itukan yang Papah inginkan, Papah puas!! ",, kata Mamah Qiara kepada Papah Carlson.


Gantian Mamah Qiara yang langsung saja pergi meninggalkan Papah Carlson sendirian didalam ruang keluarga itu.


Singkat cerita diusia sikembar sudah ketiga bulan, hasil tes DNA itu pun keluar, dan Denzel yang sudah membaca semua hasil tes DNAnya, ketika Tevy sedang mengurus sikembar didalam kamar, dan didalam ruang keluarga itu cuma ada Denzel, Mamah Qiara dan Papah Carlson saja.


Denzel langsung saja melemparkan sebuah amplop surat yang dia sembunyikan daritadi didalam saku celananya.


" Bacalah sendiri, saya tahu anda masih bisa membacanya!! ",, kata Denzel dengan nada yang cukup kasar kepada Papah Carlson.


Sebelum dibaca oleh Papah Carlson, Mamah Qiara mengambil terlebih dahulu amplop putih itu yang tadi ditaruh Denzel diatas meja.


Mamah Qiara membacanya dengan sangat teliti sekali setiap kata yang tertulis didalam surat tersebut.


" Lihatlah!!!, sekarang mungkin Papah sudah puas!! ",, kata Mamah Qiara kepada Papah Carlson, ketika sudah membaca isi surat tadi, sambil menaruh suratnya diatas meja dengan sedikit menggebrak.


Setelah itu Mamah Qiara gantian meninggalkan Papah Carlson lagi diruang Keluarga.


Semua Keluarga besar tidak ada yang tahu tentang permasalahan itu, bahkan Tevy pun tidak tahu, sebab Denzel, Mamah Qiara dan juga Papah Carlson menyembunyikan perihal itu kepada mereka semua.


Papah Carlson yang sudah ditinggal pergi oleh Mamah Qiara dan Denzel, dia langsung saja mengambil surat tersebut.


Papah Carlson membaca dengan serius isi surat itu yang menyatakan jika baby Zuriel, baby Adelio, baby Vernon dan juga baby Hyuna benar-benar terbukti anak kandung dari Denzel dan Tevy.

__ADS_1


Dada Papah Carlson serasa sesak dan plong secara bersamaan, karena akhirnya dia bisa mengetahui kebenarannya.


Dan rasa sesak didada Papah Carlson karena masalah ini hubungannya dengan Denzel menjadi berantakan karena sikap keras kepala yang dia miliki.


Papah Carlson lalu mencoba meminta maaf kepada Denzel, dan sebagai janjinya dulu jika sikembar benar-benar terbukti sebagai cucu kandungnya, dia akan memberikan separuh harta yang dia miliki untuk sikembar, beserta semua saham yang dimiliki akan dia berikan kepada sikembar.


Dan untuk anak Cryill serta Causa nanti, dia juga sudah mempunyai bagiannya sendiri dari sang Kakek yaitu Papah Carlson.


Diumurnya sikembar yang sekarang sudah empat bulan, Papah Carlson semakin menyayangi mereka semua.


" Cucu-cucu Kakek sangat tampan-tampan, dan juga cantik ",, kata Papah Carlson kepada sikembar yang sedang berada dikereta babynya.


Saat ini mereka berempat beserta sikembar sedang pada duduk diruang Keluarga mansion Denzel.


" Oh ya Nak, Mamah sama Papah sudah mau kembali keIrlandia, kami sudah terlalu lama meninggalkan mansion kami, kamu sama Denzel dan sikembar jika ada waktu berkunjunglah kemansin Mamah sama Papah Nak, kan kamu belum pernah main kemansion Mamah kan?? ",, kata Mamah Qiara kepada Tevy.


" Iya Mah, nanti jika sikembar dalam kondisi fit, pasti Tevy akan mengajak Papi Denzel untuk berkunjung kerumah Mamah ",, jawab Tevy kepada Mamah Qiara sambil tersenyum.


Untuk Denzel sendiri dia sudah mulai berbaikan lagi dengan sang Papah, dan sikap dia sudah tidak sekaku seperti kemarin.


Walau masih ada sedikit rasa marah didalam hatinya. namun Denzel sekarang sudah mau melihat wajah sang Papah lagi.


" Oh ya, ajak sekalian Causa sama Cryill, mungkin mereka mau, kan Causa juga belum pernah berkunjung kemansion Mamah sama Papah ",, kata Mamah Qiara lagi kepada Tevy.


" Jika boleh, sekalian Tevy ajak Ayah Marson dan Mamah Jovanka, apakah boleh Mah?? ",, kata Tevy kepada Mamah Qiara.


" Boleh, ajaklah mereka sekalian, Papah sungguh sangat senang sekali, jika mereka mau berkunjung juga kemansion Papah ",, bukan Mamah Qiara yang menjawab, melainkan Papah Carlsonnya sendiri.


" Terimakasih Pah, nanti Tevy akan sampaikan kepada Mamah dan Ayah ",, jawab Tevy kepada Papah Carlson.


Dan Papah Carlson hanya tersenyum saja menanggapi perkataannya Tevy.


Sedang Denzel yang juga ada disitu, dia daritadi memilih diam, dan bermain dengan baby Vernon yang masih membuka matanya.


Sebab yang tiga mereka sedang pada tidur, didalam kereta dorongnya masing-masing.

__ADS_1


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...


...***TBC***...


__ADS_2