My Little Dosen

My Little Dosen
CHAPTER 239


__ADS_3

Cryill sangat menikmati sekali perannya menjadi suami siaga.


Dan Causa juga merasa sangat bahagia sekali mempunyai suami seperti Cryill.


Cryill sendiri semenjak Causa hamil, dia sama sekali sudah tidak ingat dengan perempuan yang bernama Khafita.


Sebab dihati Cryill sudah dipenuhi nama Causa dan Causa juga sudah bisa menggeser posisi Khafita dihati Cryill.


" Ayaaaaaaahh......... ",, panggil dari Causa kepada Cryill.


Yaps sekarang panggilan untuk Cryill dan Causa sudah berganti menjadi Mamah dan Ayah, karena itu memang kesepakatan dari mereka berdua.


" Ada apa sayang?? ",, jawab dari Cryill kepada Causa.


" Sini dong ",, kata Causa lagi kepada Cryill.


Saat ini Causa sedang berada diruang Keluarga, dan Cryill sendiri juga ada disitu, namun dia sedang sibuk dengan laptopnya.


Oh ya jangan lupakan rambut dikepalanya Cryill sudah mulai tumbuh lebat lagi seperti sedia kala, namun belum sebagus yang dulu sih.


Cryill pun yang mendengar perkataan dari Causa dia pun langsung saja mendekat kearah Causa dan meninggalkan sejenak pekerjaannya.


" Ayah lama ",, kata Causa sambil menempelkan telapak tangan Cryill keperutnya.


" Bagaimana apa yang Ayah rasakan?? ",, tanya Causa dengan sangat antusias sekali kepada Cryill.


" Apakah tadi sebuah tendangan, karena samar-samar Ayah merasakan tendangan kecil ditelapak tangan Ayah Mamah ",, kata Cryill kepada Causa.


" Huum, dia sudah mulai menendang Ayah ",, kata Causa kepada Cryill dengan wajah cerah ceria sekali.


Senyum dari Cryill langsung saja mengembang dengan sangat sempurna sekali ketika pertama kali merasakan tendangan dari babynya walau belum terlalu kerasa.


Setelahnya Cryill lalu mencoba mengusap-usap lagi perutnya Causa dengan lembut, dan lagi-lagi mendapatkan respon sebuah tendangan samar-samar dari calon babynya.


Sebuah tendangan dari calon baby tidak semua terpatok dengan umur, ada yang empat bulan sudah bisa merasakan, ada yang lima bulan, bahkan ada juga yang baru menginjak enam atau tujuh bulan baru bisa merasakan tendangan dari sibaby.


Cryill dan Causa sangat bahagia sekali menikmati momen tendangan dari baby pertama mereka.


Disaat Cryill dan Causa sedang pada senang seperti itu, tiba-tiba saja pandangan mereka teralihkan dengan kedatangan seseorang, dan orang itu adalah Ayah Mark yaitu Ayahnya Causa bersama kedua Kakak laki-lakinya beserta istri dan juga anak-anak mereka.


" Eeeh Ayah, Kakak ",, kata Cryill dan Causa secara bersamaan.

__ADS_1


" Kalian sedang apa??, sepertinya sedang lagi asik ",, tanya dari Kak Jordan Kakak laki-laki pertamanya Causa.


" Iya, sedang bersantai saja seperti ini Kak ",, jawab Cuasa kepada Cryill.


" Ayah sehat, maafkan Cryill dan Causa yang belum sempat kesana sejak kemarin, karena pekerjaan dari Cryill sangat banyak sekali akhir-akhir ini ",, kata Cryill kepada Ayah mertuanya.


" Iya tidak apa-apa ko Nak, yang terpenting kamu dan Causa pada sehat semua Ayah sudah senang ",, jawab Ayah Mark kepada Cryill dan masih didengar semua orang.


" Ayah nanti menginap disini kan seperti biasanya?? ",, tanya Causa kepada Ayahnya.


" Ayah akan disini sementara waktu, karena Ayah sangat rindu dengan kalian berdua ",, jawab Ayah Mark kepada Causa.


" Iya nih Causa, Ayah yang meminta kita untuk mengantarkan kesini, katanya sedang rindu dengan kalian berdua ",, kata Kak Noel juga ikut-ikutan berbicara.


Dan Kak Noel adalah Kakak keduanya Causa yang juga seorang Tentara.


" Tadi Kakak kira rumah kamu sedang kedatangan tamu Causa, karena Kakak melihat ada mobil lain selain mobil milik kalian berdua ",, kata istri dari Kak Noel kepada Causa.


" Mobil yang mana Kak?? ",, tanya Cryill kepada istri dari Kak Noel.


" Itu yang warna hitam sangat mengkilap sekali didepan ",, jawab istri dari Kak Noel lagi kepada Cryill.


" Oh itu mah mobil barunya Cryill Kak, baru saja beli kemarin dan baru diantarkan kesini satu bulan yang lalu ",, jawab Causa kepada istrinya Kak Noel.


" Kakak bisa saja, itu mobil pemberian dari Papah Kak untuk Cryill ",, kata Cryill kepada Kak Jordan dan masih didengar oleh semua orang.


" Sini kasihkan Kakak satu Cryill ",, goda dari Kak Jordan kepada Cryill.


Cryill pun langsung saja tertawa lucu kteika mendengar candaan dan godaan dari Kak Jordan tadi.


Setelahnya mereka semua mengobrol ringan saja dan hangat sebagai sesama keluarga.


Jika Cryill, Causa, Tevy dan Denzel sedang bahagia dengan kebahagiaan mereka masing-masing.


Begitupun dengan Khafita.


Yaps Khafita, dia saat ini sudah bisa berjalan dengan lancar seperti semula.


Dan hubungannya dengan Vince pun semakin dekat saja, bahkan kedua orang tua Vince dan Khafita sudah pada saling mengenal satu sama lainnya.


Saat ini Vince dan Khafita sedang menikmati waktu mereka berdua disebuah taman sambil menikmati es krim yang dibeli oleh Vince.

__ADS_1


Ketika mereka sedang menikmati es krim mereka, tiba-tiba saja Vince mengucapkan sebuah perkataan kepada Khafita yang membuat Khafita terkejut.


" Khafita kita sudah cukup lama menjalin hubungan seperti ini, maukah kamu meneruskan hubungan ini kejenjang pernikahan ?? ",, tanya Vince kepada Khafita.


" Maksud Kakak menikah?? ",, tanya Khafita untuk lebih meyakinkan lagi.


" Iya ",, jawab Vince sambil melempar bungkus es krimnya yang sudah habis.


" Bagaimana??, apakah kamu mau menjadi istriku Khafita?? ",, tanya Vince kepada Khafita sambil berlutut didepan Khafita sambil juga menyodorkan sebuah cincin emas putih yang cantik untuk Khafita.


Apa yang dilakukan oleh Vince kepada Khafita membuat semua orang yang ada ditaman itu langsung saja mengalihkan pandangan mereka semua kearah Vince dan Khafita.


Khafita sedikit malu dengan apa yang dilakukan oleh Vince kepadanya.


Akan tetapi Khafita juga merasa senang dan romantis dengan sikap Vince yang begitu gentle serta tidak malu melamarnya dihadapan semua orang seperti itu.


" Terima-terima-terima ",, begitulah sorak-sorai dari semua pengunjung taman kepada Khafita.


" Kakak ulangi sekali lagi Khafita, will you marie me Khafita?? ",, kata Vince lagi kepada Khafita.


Sebelum menjawab perkataan dari Vince, Khafita langsung saja mencoba membantu Vince untuk berdiri dari berlututnya itu.


Vince menurut saja ketika Khafita menyuruhnya untuk berdiri dari berlututnya tadi.


" Apa Kak Vince yakin ingin menjadikan Fita sebagai istri Kakak?? ",, tanya Khafita kepada Vince.


" Kakak yakin Khafita ",, jawab Vince dengan mantap kepada Khafita.


" Fita mau Kak, Fita mau menjadi istri Kakak ",, kata Khafita kepada Vince dengan tersenyum sangat manis sekali.


Vince pun langsung saja tersenyum dengan sangat senang dan langsung juga memakaikan cincin yang dibawanya tadi kejari manisnya Khafita.


Semua orang yang melihat adegan tersebut, mereka semua langsung saja bertepuk tangan dengan meriah atas diterimanya lamaran dari Vince kepada Khafita.


Selama ini Khafita belum kembali keBarbados, akan tetapi dia masih setia tinggal diSwedia dan tinggal sendirian dirumahnya, sebab sang Kakak Delania sudah kembali lagi bekerja diBarbados.


Vince yang sudah memakaikan cincin tadi dijari manisnya Khafita, dia langsung saja membawa Khafita kedalam pelukannya.


Dan pemandangan dari Vince dan Khafita menjadi tontonan gratis bagi pengunjung taman sore itu.


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...

__ADS_1


...***TBC***...


__ADS_2