My Little Dosen

My Little Dosen
CHAPTER 258


__ADS_3

Semalaman Cryill, Ayah Mark dan juga Denzel mereka bertiga menunggui Causa dirumah sakit tersebut.


Dan selama semalaman itu Causa belum juga membuka matanya karena efek obat yang tadi disuntikan ditubuhnya oleh Dokter ditambah dengan infus yang menempel ditangannya.


Ketika waktu sudah menunjukkan pukul enam pagi, mata causa sedikit demi sedikit sudah mulai terbuka.


Dan Cryill yang semalam tidak bisa tidur dengan nyenyak, dan juga sudah terjaga sejak tadi, dia pun akhirnya melihat juga sang istri membuka matanya lagi seperti sedia kala.


" Mamah Causa sayang, akhirnya Mamah sudah bangun juga ",, kata Cryill dengan sangat senang sekali melihat Causa sudah sadar.


" Mamah ada dimana Ayah?? ",, kata Causa sambil membiasakan matanya terlebih dahulu dengan cahaya lampu yang begitu menyilaukan mata.


" Dirumah sakit sayang, apa Mamah tidak ingat dengan kejadian semalam yang menimpa Mamah?? ",, kata Cryill kepada Causa.


" Lihatlah ada Kak Denzel juga yang dari semalam menemani Ayah sama Ayah Mark ",, kata Cryill lagi kepada Causa sambil menunjuk kearah Denzel yang masih tertidur diatas shofa.


Sedangkan Ayah Mark juga masih tidur dishofa yang satunya lagi yang ada didalam ruangan itu.


" Iya, sekarang Mamah sudah ingat Ayah ",, jawab Causa kepada Cryill.


" Khafita.........?? dimana dia, Mamah ingin memarahinya karena sudah berani mengatakan hal yang sangat dibenci Mamah, dan membuat Mamah harus terbaring seperti ini!! ",, kata Causa dengan nada dan wajah yang terlihat sangat marah sekali kepada Khafita.


" Sussssttt!!!, sudahlah Mamah, semua sudah selesai, Mamah jangan banyak fikiran lagi ya, tidak baik untuk dedek sayang, kata Dokter Mamah tidak boleh stres ",, kata Cryill menenangkan Causa.


Denzel yang mendengar suara berisik orang yang sedang berbicara, akhirnya dia terbangun juga dari tidurnya.


Dan ketika Denzel sudah bangun, dia langsung melihat jika Causa sudah sadar dan sedang menatap kearahnya.


" Kak Denzel ",, sapa Causa kepada Denzel.


" Kamu sudah sadar Causa??, bagaimana keadaan kamu?? ",, kata Denzel kepada Causa sambil berusaha duduk dari rebahannya.


" Sudah lebih baik Kak ",, jawab Causa kepada Denzel sambil tersenyum.


Denzel yang sudah bangun, disusul juga oleh Ayah Mark yang ikutan bangun dari tidur lelapnya.


" Eh sudah pada bangun ternyata, Causaaaaa,........ kamu sudah sadar Nak??, sungguh Ayah sangat khawatir sekali dengan keadaan kamu ",, kata Ayah Mark kepada Causa sambil berjalan mendekati brankar Causa.


" Terimakasih Ayah sudah khawatir kepada Causa ",, kata Causa kepada Ayah Mark sambil tersenyum manis.


" Cryill sana beli sarapan untuk kita semua, biar Causa Kakak dan Tuan Mark yang jaga ",, perintah dari Denzel kepada Cryill.

__ADS_1


" Iya-iya Kak, tungguh sebentar ya sayang, Ayah tinggal dulu ",, kata Cryill kepada Denzel dan juga Causa.


" Iya Ayah ",, jawab Causa kepada Cryill.


Setelahnya Cryill langsung saja beranjak pergi meninggalkan ruang perawatan dari Causa untuk membeli sarapan untuk mereka semua.


Ketika Cryill sudah pergi dari situ, tiba-tiba saja ponsel milik Denzel berdering dengan sangat kencang sekali.


Denzel yang melihat nama anak buahnya, dia langsung saja mengangkatnya sambil berjalan keluar dari dalam ruang perawatannya Causa.


" Halo bagaimana?? ",, kata Denzel kepada anak buahnya.


" Kami sudah menemukan dimana Nona Khafita tnggal Tuan, dan alamatnya sudah saya kirimkan keponsel anda ",, jawab dari anak buahnya kepada Denzel.


" Bagus, awasi rumah itu dulu, sampai saya sendiri yang akan datang kesana ",, kata Denzel kepada anak buahnya.


" Baik Tuan ",, jawab anak buahnya lagi kepada Denzel.


Dan setelahnya sambungan telefon mereka pun terputus juga.


Denzel yang sudah selesai menelfon dia langsung saja kembali lagi kedalam ruang perawatan Causa sambil memainkan ponselnya.


Milka semenjak dirinya dinyatakan positif hamil oleh Dokter, keesokan harinya bukan dirinya yang mengalami masa mengidam, melainkan Christian dan Milka dibuat sangat kewalahan sekali dengan semua mengidamnya Christian.


Yaps kali ini Christianlah yang merasakan mengidam, bukannya Milka.


Dan pagi ini Christian mengidam ingin dibuatkan makanan khas asli Negara Arab Saudi yaitu Nasi Mandi dan juga Tharid sejenis makanan dari sayur-sayuran yang dicampur dengan daging ayam atau kambing.


Dan makanan Tharid ini biasanya disajikan diatas potongan roti kering sebagai pelengkapnya.


Sungguh koki yang ada dimansion Ayah Marson dibuat senam jantung dan tenaga disetiap paginya.


Karena setiap pagi semenjak Christian mengidam, pasti ada-ada saja makanan yang ingin dimakan oleh Christian, dan itupun selalu berbeda Negara disetiap harinya.


Sebagai rasa terimakasih dan juga rasa kasihan, serta untuk menghargai kerja keras dari para koki karena setiap hari harus kerjai terus menerus oleh Christian, Ayah Marson pun memberikan gaji bonus tambahan untuk para koki dan pekerja dapur yang lainnya.


Para koki dan pekerja yang ada diapur, mereka semua merasa sangat senang, lega dan juga berterima kasih sekali, karena mempunyai majikan yang sangat perhatian sekali kepada mereka semua.


Kembali keMilka dan Christian yang masih berada didalam kamar mereka sendiri.


" Daddy stop manja seperti itu terus dong,..... kasihan mereka semua kalau setiap pagi harus disuruh membuat sarapan dari berbagai Negara ",, kata Milka kepada Christian.

__ADS_1


" Biar saja Mommy, Daddy seperti ini juga lagi sedang mengidam anak kita ",, begitulah jawaban dari Christian kepada Milka, ketika Milka sedang menasihatinya.


Milka pun yang sudah lelah menasihati Christian, dia hanya bisa menggelengkan kepalanya saja melihat tingkah dari suaminya yang selalu mengatas namakan mengidam.


" Oh ya Mami, nanti kita keParis yuk ",, kata Christian kepada Milka.


" Untuk apa Daddy keParis, apa ada pertemuan Negara disana?? ",, tanya Milka kepada Christian.


" Bukan........... Daddy hanya ingin membeli jam tangan keluaran terbaru yang ada disana, tadi Daddy baru saja melihat iklannya, nanti setelah itu kita langsung pulang jika sudah membeli jam tangannya ",, jawab manja dari Christian sambil memeluk mesra Milka dari belakang.


Milka langsung saja membuka mulutnya sangat lebar sekali ketika mendengar jawaban dari Christian yang cuma ingin membeli jam tangan saja sampai harus terbang keParis nan jauh disana.


" Kepala Daddy perlu Mommy pukul deh sepertinya pakai tongkatnya prajurit yang ada disini ",, kata Milka kepada Christian.


" Kenapa memangnya Mommy?? ",, tanya Christian dengan menampilkan wajah bodohnya.


" Kita jauh-jauh pergi keParis cuma ingin beli jam tangan??, memangnya disini apa tidak ada yang jual jam?? ",, kata Milka sambil menahan rasa gemasnya kepada Christian.


" Bukan begitu juga kali Mommy,.......... jamnya kali ini desainnya sangat bagus sekali, dan................ ",, perkataan dari Christian langsung saja terpotong ketika tiba-tiba saja telinga mereka berdua mendengar suara ketukan pintu kamar mereka.


Milka yang tidak mempedulikan Christian, dia langsung saja berjalan untuk membukakan pintu kamarnya.


Dan ternyata yang mengetuk pintunya adalah Ayah Marson.


" Ayah, ada apa Ayah??, apa Ayah repot-repot kesini mau memberitahukan jika masakan yang dipesan Christian sudah matang, Ayah kan bisa menyuruh para asisstan rumah tangga saja Ayah?? ",, kata Milka merasa tidak enak kepada Ayah Marson.


" Bukan, Ayah kesini bukan untuk itu, tapi untuk memberikan ini kepada Christian ",, jawab Ayah Marson kepada Milka sambil menunjukkan sebuah berkas yang dibawanya.


" Itu apa Ayah?? ",, tanya Milka kepada Ayah Marson.


" Berkas kepemilikan sebuah helikopter yang sudah dibeli oleh suami gila kamu tuh ",, jawab Ayah Marson kepada Milka sambil menunjuk Christian menggunakan bibirnya.


Milka langsung saja sangat terkejut sekali, sebab Christian membeli helikopter tidak berbicara dulu dengannya.


Dan ketika Milka mendengar perkataan dari Ayah Marson, dia langsung saja mengalihkan pandangannya kearah Christian yang sedang tersenyum tanpa dosa kepadanya.


Sungguh mengidamnya para sultan tidak main-main, sangat W.O.W dan juga fantastis sekali.


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...


...***TBC***...

__ADS_1


__ADS_2