
Sedangkan Christian tadi yang sudah keluar dari dalam Cafe bersama Milka.
Dia langsung saja mengajak Milka untuk segera masuk kedalam mobilnya.
Setelah itu Christian langsung saja menyalakan mesin mobilnya untuk cepat-cepat pergi dari dalam area Cafe itu.
Ketika mobil yang dinaiki oleh Christian cukup jauh dari Cafe.
Dia langsung saja memperlambat laju mobilnya, sambil mengajak berbicara Milka yang daritadi hanya diam saja.
" Milka..... ",, panggil Christian kepada Milka.
Milka langsung saja mengalihkan pandangannya kearahnya Christian ketika namanya dipanggil oleh Christian.
" Iya Tuan ada apa?? ",, jawab Milka kepada Christian.
" Apakah kamu tidak mau tanya siapa wanita tadi?? ",, tanya Christian kepada Milka.
Milka langsung saja menggelengkan kepalanya kepada Christian.
Dan Christian yang melihat gelengan kepalanya Milka dia dibuat sedikit bingung dengan Milka.
" Dan apa kamu tidak penasaran juga Milka dengan wanita yang bertemu dengan kita tadi?? ",, tanya Christian lagi kepada Milka.
Milka reflek langsung mengangguk kepada Christian.
Christian dibuat sedikit lucu dengan jawabannya Milka yang daritadi hanya mengangguk dan cuma menggeleng saja.
" Jawab dong Milka, jangan cuma mengangguk dan menggeleng seperti itu saja ",, kata Christian kepada Milka dengan menahan rasa gemasnya dengan Milka.
" Saya memang penasaran Tuan dengan wanita tadi, tapi saya tidak mau bertanya siapa dia kepada anda, karena itu bukan hak saya, dan saya juga tidak mau mencampuri urusan orang lain, termasuk urusan anda Tuan Christian ",, jawab Milka kepada Christian.
Christian langsung saja tersenyum sangat manis sekali kepada Milka, ketika sudah mendengar jawabannya Milka.
" Baiklah jika kamu tidak mau bertanya, tapi saya yang ingin memberitahukannya kepada kamu Milka ",, kata Christian kepada Milka.
" Tidak perlu Tuan, saya tahu diri, dan lagi pula kita bukan siapa-siapa ko ",, jawab Milka kepada Christian sambil tersenyum sangat tipis sekali.
Dan Christian langsung saja tersenyum kepada Milka dengan sangat manis sekali ketika mendengar jawabannya Milka.
" Sungguh kamu wanita yang sangat baik sekali Milka, dan sepertinya kamu adalah wanita yang selama ini aku cari ",, kata batinnya Christian ketika mendengar perkataannya Milka tadi.
__ADS_1
" Tapi aku tetap ingin menceritakannya kepadamu Milka, karena aku ingin serius dengan kamu, jadinya kamu harus tahu semuanya tentang aku ",, kata batinnya Christian lagi untuk Milka.
" Kamu mau mendengarkan apa tidak itu terserah kamu Milka, intinya saya tetap ingin menceritakannya kepada kamu ",, kata Christian kepada Milka sambil melirik Milka yang sedang duduk anteng dikursi sampingnya.
Milka hanya diam saja tidak menanggapi perkataannya Christian.
" Dia bernama Poppy, dan dia adalah kekasih saya ",, awal cerita dari Christian kepada Milka sambil terus mengendarai mobilnya untuk menuju kerumah sakit tempat Tevy sedang dirawat.
Dan Milka masih diam saja dengan pandangan yang terus menatap kedepan.
" Kami rencananya akan bertunangan minggu depan, namun ...................... ",, lanjut lagi cerita dari Christian kepada Milka sambil sedikit menjeda perkataannya.
Hingga membuat Milka reflek langsung mengalihkan pandangannya kearahnya Christian.
Christian langsung tersenyum melihat Milka mengalihkan pandangannya kearahnya, karena sepertinya Milka tertarik dengan ceritanya, begitulah yang dibatin oleh Christian untuk Milka.
Dan setelah itu Christian langsung saja menceritakan semuanya kepada Milka, siapa itu Poppy dan ada sesuatu yang penting untuk Poppy, yang disampaikan juga oleh Christian kepada Milka.
Selama Christian bercerita, Milka hanya menanggapinya dengan seperlunya saja, dan tidak seperti sangat antusias sekali dengan cerita dari Christian.
Namun jauh didalam lubuk hatinya Milka, Milka cukup sangat penasaran sekali dengan semua cerita-cerita dari Christian tentang Poppy.
Sedangkan kita geser kedalam ruang perawatannya Khafita.
Cryill yang sudah puas mengobrol sebentar dengan Khafita, dia langsung saja berpamitan kepada Khafita sebelum dia benar-benar keluar dari dalam ruang perawatannya Khafita.
Ketika Ayah Cedro melihat Cryill sudah keluar dari dalam ruang perawatan putrinya, dia langsung saja beranjak berdiri dari duduknya ingin masuk juga kedalam ruang perawatannya Khafita.
Namun sebelum itu Cryill langsung saja mencegah sebentar langkah kakinya Ayah Cedro.
" Tuan...... Tante ",, panggil Cryill kepada Mamah Carla dan juga Ayah Cedro.
Mamah Carla yang masih duduk dikursi tunggu dia langsung menatap kearahnya Cryill ketika merasa dipanggil oleh Cryill, sedangkan Ayah Cedro dia langsung menghentikan langkah kakinya yang baru beberapa langkah berjalan.
" Iya Nak ",, jawab Ayah Cedro dan Mamah Carla hampir bersamaan.
" Saya pamit mau pulang dulu, besok saya akan kesini lagi, maafkan saya Tuan, Tante, karena tidak bisa menunggui Khafita lama-lama, karena ada pekerjaan yang memang harus saya kerjakan ",, pamit dari Cryill kepada Ayah Cedro dan Mamah Carla.
Sebelum menjawab perkataannya Cryill, Ayah Cedro dan Mamah Carla mereka berdua langsung saja tersenyum kepada Cryill.
" Iya Nak, tidak apa-apa, kami sudah sangat berterimakasih sekali, karena daritadi kamu sudah mau menemani kami disini ",, jawab Ayah Cedro kepada Cryill sambil tersenyum.
__ADS_1
" Iya Nak, terimakasih ya, dan hati-hati dijalan kalau pulang ",, kata Mamah Carla juga kepada Cryill dengan bibir yang terus tersenyum.
" Iya Tuan, Tante, permisi ",, jawab Cryill lagi kepada Ayah Cedro dan Mamah Carla.
Ayah Cedro dan Mamah Carla langsung mengangguk saja kepada Cryill.
Dan setelah itu Cryill langsung saja berlalu pergi dari hadapan Ayah Cedro dan juga Mamah Carla.
Sedangkan Ayah Cedro setelah kepergian dari Cryill dia langsung saja melanjutkan langkah kakinya yang ingin masuk kedalam ruang perawatannya Khafita.
Meninggalkan Mamah Carla yang masih setia duduk dikursi tunggu sambil melihat kearahnya yang sedang mengajak berbicara dengan putri kedua mereka itu.
Ketika Ayah Cedro sudah sekitar lima belas menitan didalam ruang perawatannya Khafita sambil mengajak berbicara terus dengan Khafita.
Tiba-tiba saja Ayah Cedro melihat Khafita menunjukkan pergerakan seperti sadar dari tidur sesaatnya itu.
Dan hal itu membuat Ayah Cedro sangat senang sekali, sambil memencet tombol darurat yang tersedia disitu.
Dua orang Dokter dan juga dua orang asisstan Dokter langsung saja berdatangan kedalam ruang perawatannya Khafita, ketika mendengar tombol darurat didalam ruangannya Khafita berbunyi
Dan mereka langsung saja mengecek kondisinya Khafita yang baru sadar dari pasca siumannya tadi.
Namun sebelum itu salah satu Dokter menyuruh Ayah Cedro untuk menunggu diluar ketika mereka sedang memeriksa keadaannya Khafita.
" Semuanya stabil Dokter ",, kata Dokter yang memerika keadaannya Khafita kepada Dokter yang datang bersamanya.
Dan Khafita yang ketika sadar tidak merasakan apa-apa pada kakinya, dia langsung saja bertanya kepada Dokter.
" Dokter kenapa kaki saya tidak bisa saya gerakan dan saya rasakan ",, tanya Khafita kepada Dokter itu sambil menunjukkan wajah ketakutannya.
" Anda mengalami kelumpuhan Nona, karena kecelakaan yang anda alami itu, sebab tulang kaki anda mengalami kerekatan serta patah dan kemungkinan anda sembuh adalah sangat kecil sekali, kalaupun bisa pasti akan membutuhkan waktu yang cukup lama sekali ",, jawab Dokter itu kepada Khafita dengan sangat tenang sekali.
Khafita yang mendengar jawaban dari Dokter itu, dia langsung saja sangat syok dan juga sangat terkejut sekali.
Dengan sangat histeris, Khafita langsung saja berteriak cukup kencang sekali, karena masa depannya akan hancur dengan kelumpuhan yang dia alami itu.
Mamah Carla dan juga Ayah Cedro yang sedang menunggu diluar, mereka hanya bisa harap-harap cemas saja ketika melihat para Dokter sedang pada memeriksa keadaannya Khafita yang baru saja sadar dari pasca operasinya.
...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...
...***TBC***...
__ADS_1