My Little Dosen

My Little Dosen
CHAPTER 89


__ADS_3

Kita bahas Cryill saja yuk, biar kalian para readers penasaran siapa yang tadi bertabrakan dengan Milka dilorong yang menuju keruang perawatannya Tevy.


Cryill tadi memang sengaja membiarkan Dokter Khafita pergi dari hadapannya, dan masuk kedalam lift tidak dia kejar.


Dan Dokter Khafita tadi yang sudah masuk kedalam lift pun dia juga melihat jika Cryill hanya diam saja sambil melihatnya masuk kedalam lift.


Lift yang dinaiki oleh Dokter Khafita akhirnya sudah sampai juga dilantai dasar rumah sakit tersebut.


Setelah itu Dokter Khafita dia langsung saja berlalu menuju kedalam ruang kerjanya untuk mengambil tasnya dan juga melepaskan jas Dokternya itu.


Ketika Dokter Khafita sudah mengambil tasnya dan melepaskan jas Dokternya, dia langsung saja melangkahkan kakinya menuju keparkiran mobil yang khusus untuk para Dokter.


Dokter Khafita dia langsung saja menjalankan mobilnya itu dengan wajah yang sedikit kurang mood sekali karena masih teringat dengan Cryill ketika diruang perawatannyaTevy tadi dan juga Cryill tidak mengejarnya.


Dan Dokter Khafita mengakui jika Milka orangnya tidak terlalu jelek, malahan bisa dikatakan cantik juga sama seperti dirinya.


Entah kenapa Dokter Khafita dia merasa seperti ada saingan jika ingin mendapatkan hatinya Cryill.


Dokter Khafita dia terus mengendarai mobilnya untuk menuju keapartemennya.


Yaps apartemennya, karena apartemennya itu letaknya tidak terlalu jauh dari rumah sakit tempat dia bekerja.


Dan Dokter Khafita akan pulang keapartemennya, jika dia pulangnya cukup larut malam dari rumah sakit seperti saat itu.


Lima belas menitan diperjalanan, akhirnya mobil yang dikendarai oleh Dokter Khafita sampai juga diparkiran mobil apartemennya.


Dan Dokter Khafita dia langsung saja keluar dari dalam mobil untuk berlalu menuju kedalam apartemennya yang berada dilantai dua puluh lima.


Sungguh malam itu Dokter Khafita tidak cuma merasa capek badannya saja, tapi entah kenapa dia juga merasa capek dengan hatinya.


Ketika Dokter Khafita sudah sampai didepan pintu kamar apartemennya, dia langsung saja memasukkan pasword pintunya.


" Akhirnya sampai juga ",, kata Dokter Khafita ketika dia sudah masuk kedalam kamar apartemennya, sambil menaruh tasnya keatas shofa ruang tamunya.


Dokter Khafita lalu berlalu menuju kedalam dapurnya untuk mengambil air minum dingin untuk dirinya.


Disaat sudah menghilangkan rasa hausnya itu, Dokter Khafita dia langsung saja berlalu menuju kedalam kamarnya untuk mandi dan bersih-bersih badannya.

__ADS_1


Ketika Dokter Khafita baru saja selesai mandi, tiba-tiba saja telinga dia mendengar jika bel pintu kamar apartemennya berbunyi terus menerus.


Dengan memakai bathrobenya saja, Dokter Khafita langsung saja keluar dari dalam kamarnya untuk membukakan pintunya itu.


Namun sebelum membukakan pintu apartemennya, Dokter Khafita dia mengintip terlebih dahulu dari lubang pintunya, dan Dokter Khafita tidak melihat ada siapa-siapa didepan pintu kamar apartemennya.


Dokter Khafita lalu sengaja tidak mau membukakan pintunya itu, dan ketika Dokter Khafita berbalik badan ingin ganti baju, bel pintunya berbunyi lagi.


Dokter Khafita lalu mengintipnya lagi, dan masih tidak ada orang sama sekali didepan pintunya.


Dokter Khafita dia sekarang sedikit ketakutan, namun dia mencoba untuk tenang.


Dokter Khafita lalu mencoba berbalik badan lagi dan ingin masuk kedalam kamarnya, namun lagi dan lagi bel pintunya berbunyi lagi.


Kali ini Dokter Khafita mencoba memberanikan diri untuk membuka pintunya namun sedikit saja untuk melihat siapa yang sudah iseng kepadanya.


Jantung Dokter Khafita dibuat ingin lepas saja dari tempatnya ketika dia sudah membuka pintu kamar apartemennya, tiba-tiba saja ada seseorang yang mencoba masuk kedalam kamar apartemennya dan langsung menutup pintu kamar apartemennya itu dari dalam.


Disaat Dokter Khafita ingin berteriak, mulut dia langsung saja dibekap oleh orang itu.


" Sssuuussstt ",, kata orang itu kepada Dokter Khafita.


" Yes, i'm baby ",, kata Cryill kepada Dokter Khafita.


Dan orang yang daritadi memainkan bel pintu apartemennya Dokter Khafita adalah Cryill.


Cryill sebenarnya dia tidak cuek kepada Dokter Khafita, tadi dia hanya membiarkan saja Dokter Khafita pergi meninggalkannya.


Padahal aslinya ketika pintu lift sudah tertutup, Cryill langsung saja bergegas turun mengejar Dokter Khafita lewat menggunakan tangga.


Dan dari tadi juga Cryill juga mengikuti Dokter Khafita dari belakang, hinga Dokter Khafita sampai juga diapartemennya.


Cryill sengaja juga tadi tidak langsung mengetuk pintu atau memencet bel apartemennya Dokter Khafita ketika Dokter Khafita baru saja masuk.


Cryill ingin memencetnya nanti-nanti saja supaya kesannya Dokter Khafita semakin terkejut saja.


Dan benar saja Dokter Khafita yang baru saja selesai mandi itu, dia dibuat sangat terkejut sekali ketika melihat Cryill tiba-tiba sudah masuk kedalam apartemennya.

__ADS_1


" Bagaimana anda bisa tahu apartemen saya Tuan?? ",, tanya Dokter Khafita kepada Cryill.


" Lama sekali sih tadi Dokter membuka pintunya, membuat kaki saya kram tahu ",, kata Cryill dan dia tidak menjawab pertanyaannya Dokter Khafita.


" Oh saya baru sadar siDokter cantikku sekarang sedang memakai bathrobe, tadi pasti baru saja mandi ya untuk menyambut kedatangan saya ya, aduh saya jadi tersanjung Dokter ",, kata Cryill lagi kepada Dokter Khafita dengan kelakuannya yang lebay sekali.


" Mohon maaf Tuan Cryill, jika anda tidak ada keperluan penting kepada saya, silahkan anda pulang, karena saya sangat capek dan ingin segera beristirahat malam ini",, kata Dokter Khafita kepada Cryill.


" Anda mengusirku Dokter?? ",, kata Cryill kepada Dokter Khafita sambil berjalan mendekat kearahnya Dokter Khafita.


Membuat Dokter Khafita langsung saja berjalan mundur kebelakang.


" Iya, saya mengusir anda, sebab anda sudah mengganggu jam malam saya ",, kata Dokter Khafita kepada Cryill sambil terus berjalan mundur hingga dia akhirnya terpojok dengan meja yang ada dibelakangnya.


Cryill langsung saja tersenyum miring ketika Dokter Khafita terpojok seperti itu, dan langsung juga mengukung tubuhnya Dokter Khafita didepannya.


" Anda tidak bisa seenaknya mengusir saya dari dalam sini Dokter, karena bagaimanapun juga anda harus menjadi milik saya ",, kata Cryill kepada Dokter Khafita.


Dan kali ini gaya berbicaranya Cryill mirip sekali dengan Denzel, hingga membuat Dokter Khafita bisa melihat ada kepribadian lain didalam dirinya Cryill.


Dokter Khafita tidak melihat Cryill yang gokil atau lucu yang sedang berdiri dihadapannya itu.


Namun Dokter Khafita melihat ada sisi seperti Denzel didalam dirinya Cryill, hingga membuat Dokter Khafita sedikit merinding ketika dikukung seperti itu oleh Cryill serta mendengar perkataannya Cryil yang seperti tadi.


" Kenapa sa.....saya tidak bisa mengusir anda Tuan Cryill, ini apartemen saya, dan anda tidak punya hak akan hal itu disini ",, jawab Dokter Khafita mencoba berani kepada Cryill.


Namun Cryill dia hanya tersenyum miring saja kepada Dokter Khafita, dan semakin mendekatkan wajahnya kearah wajahnya Dokter Khafita sambil berbisik seksi sekali.


" Pasti dibalik bathrobe ini ada harta karun yang tersembunyi kan Dokter ",, bisik Cryill kepada Dokter Khafita.


Membuat Dokter Khafita langsung saja memundurkan wajahnya, sambil menahan dadanya Cryill menggunakan kedua telapak tangannya.


Dan Dokter Khafita juga dibuat merinding dengan bisikannya Cryill tadi.


...πŸ’£πŸ’£πŸ’£πŸ’£πŸ’£πŸ’£πŸ’£πŸ’£πŸ’£πŸ’£πŸ’£πŸ’£...


Hayo tebak readers apa yang ingin dilakukan oleh Cryill kepada Dokter KhafitaπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜…

__ADS_1


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...


...***TBC***...


__ADS_2