My Little Dosen

My Little Dosen
CHAPTER 141


__ADS_3

Cryill yang sudah sampai didalam kamarnya pun dia langsung saja berteriak dengan cukup kencang sekali untuk meluapkan rasa emosionalnya itu karena merasa sangat sesak sekali didadanya.


" Kamu jahat sekali kepadaku Khafita, jahat!! ",, kata Cryill dengan sambil duduk dipinggir ranjang, dan sambil juga menutupi wajahnya menggunakan kedua telapak tangannya hingga dia juga meremas rambutnya dengan kasar.


" Aku akan terus mencarimu Khafita, akan aku tanyakan langsung kepada dirimu, dan jika aku sudah bisa mendengar sendiri dari mulut kamu, baru akan mundur untuk memperjuangkanmu!! ",, kata Cryill lagi kepada dirinya sendiri.


Setelah itu Cryill mencoba mengambil ponselnya untuk menghubungi semua teman-temannya yang berada diluar Negeri untuk membantunya mencari Khafita.


Dari sinilah Cryill mulai memperjuangkan Khafita, dan Cryill tidak akan mundur sebelum dia mendengar sendiri, jika Khafita memang benar-benar sudah tidak mau melanjutkan lagi hubungan mereka.


Sedangkan dibawah tepatnya diruang tamu mansion Denzel, akhirnya Ayah Marson dan Mamah Jovanka yang sudah cukup lama mengobrol dengan Tevy pun, mereka semua lalu memutuskan untuk berpamitan kepada Tevy dan juga Denzel yang juga sudah ikut bergabung duduk lagi dishofa sebelahnya Tevy.


" Hati-hati ya Ayah, Mamah, Kakak-Kakak tertampanku ",, kata Tevy kepada semua Keluarganya dengan sambil tersenyum manis.


" Iya sayang, dan kami akan sering berkunjung kesini, bolehkan Tuan Denzel ",, kata Mamah Jovanka kepada Tevy dan juga Denzel.


"Jika tidak boleh, kita bawa saja Tevy kemansion Mah, kan kita yang lebih berhak atas Tevy, sebab Tevy Keluarga kita ",, sahut dari Charles kepada Mamah Jovanka sambil mencandai Denzel.


" Iya Nyonya tentu saja boleh ",, jawab Denzel kepada Mamah Jovanka sambil tersenyum ramah.


" Atau kamu Nak sama Tuan Denzel yang berkunjung kemansion Ayah, yang sekarang juga sudah menjadi mansion kamu ",, kata Ayah Marson kepada Tevy dan juga Denzel.


" Iya Ayah, nanti Tevy bicarakan dulu sama Denzel, takutnya dia sedang banyak pekerjaan ",, jawab Tevy kepada Ayah Marson dan masih didengar oleh semua orang.


" Benar Tuan Marson, jika nanti saya tidak banyak pekerjaan, Tevy akan saya ajak kemansion anda ",, kata Denzel juga menimpali perkataan dari Tevy tadi kepada Ayah Marson.


" Baiklah, secepatnya kami tunggu ya Nak ",, jawab Ayah Marson kepada Tevy sambil mengusap lembut pipinya Tevy.


" Dan secepatnya pula segera urus pernikahan kalian ya Tuan Denzel, karena kami sudah tidak sabar ingin segera memberitahukan kepada dunia jika kami sudah bisa menemukan Princess Moana kami yang hilang dulu ",, pesan dari Ayah Marson kepada Denzel.


" Baik Tuan Marson ",, jawab Denzel kepada Ayah Marson.


" Kalau begitu saya permisi pulang dulu ya Tuan Denzel, Tevy sayang ",, kata Ayah Marson lagi kepada Denzel dan juga Tevy.


" Iya Ayah ",, jawab Tevy kepada Ayah Marson sambil tersenyum manis sekali.


Sedangkan Denzel sendiri, dia hanya mengangguk formal sambil tersenyum manis kepada Keluarga Carrington.


" Mamah pulang dulu ya sayang, jaga diri dan kandungan kamu dengan baik ya Nak ",, kata Mamah Jovanka juga kepada Tevy sambil memeluk Tevy dengan sangat sayang sekali.

__ADS_1


" Iya Mah ",, jawab Tevy kepada Mamah Jovanka.


" Tevy, jika Denzel meminta lebih kepadamu ketika kalian tidur, tendang saja pusakanya itu ya ",, pesan dari Charles juga kepada Tevy sambil memeluk Tevy dengan sayang.


" Iya Kak, pastinya ",, jawab Tevy kepada Charles sambil mengacungkan jempolnya.


" Benar itu Tevy, jika Tuan Denzel macam-macam kepada kamu, bilang ya sama Kakak ",, kata Christian juga kepada Tevy sambil bergantian memeluk Tevy juga.


" Untuk apa Tevy bilang sama kamu, jika dia saja bisa melumpuhkan kamu dan Tuan Denzel dengan sekali pukulan ",, sindir dari Charles kepada Christian.


Membuat semua orang yang mendengar perkataannya Charles tadi, langsung saja mentertawakan Christian.


Dan setelah semua berpamitan termasuk Natalie juga tadi, semua Keluarga Carrington akhirnya berlalu pergi dari dalam mansion Denzel menuju kemansion Ayah Marson.


Setelah kepergian dari Keluarga Carrington, Denzel lalu mengajak Tevy untuk berlalu masuk menuju kedalam kamarnya yang sebentar lagi akan menjadi kamar mereka berdua.


" Denzel, tadi Cryill ko terlihat seperti baru saja menangis??, apakah kamu tahu sebagai Kakaknya dia kenapa?? ",, tanya Tevy kepada Denzel, ketika mereka berdua berada didalam lift menuju kelantai dua.


Denzel yang mendengar pertanyaan dari Tevy, dia langsung saja mengalihkan pandangannya kearah Tevy, dan Denzel pun tidak langsung menjawabnya namun hanya diam saja.


" Kenapa kamu diam saja Denzel?? ",, tanya Tevy lagi kepada Denzel.


" Akan aku jelaskan nanti jika kita sudah berada didalam kamar ",, jawab singkat dari Denzel kepada Tevy.


Dan setibanya didalam kamar, Tevy langsung saja mencoba duduk diatas ranjang, sedangkan Denzel dia langsung saja berlalu masuk kedalam kamar mandi.


Ketika Denzel sedang berada didalam kamar mandi, tiba-tiba saja ponsel Denzel yang berada diatas meja dekat shofa berdering dengan suara yang cukup berisik sekali.


Tevy yang sebenarnya sudah rindu dengan ponselnya yang sudah beberapa hari tidak dia pegang itu, akhirnya terganggu juga dengan suara dering dari ponsel Denzel.


Sebenarnya Tevy tidak mau mengangkat sambungan telefonnya Denzel itu, tapi kenapa dering ponselnya tidak berhenti juga, dan Denzel pun juga lama didalam kamar mandinya.


Akhirnya Tevy memutuskan untuk mengangkat sambungan telefonnya Denzel, namun Tevy ijin dulu kepada Denzel.


" Denzel ",, panggil Tevy sambil mengetuk pintu kamar mandinya.


" Iya ",, teriak dari Denzel kepada Tevy dari dalam kamar mandi.


" Ponsel kamu daritadi berdering terus ",, kata Tevy lagi kepada Denzel.

__ADS_1


" Angkat saja ",, jawab singkat dari Denzel kepada Tevy.


" Ok ",, jawab pelan Tevy dan selanjutnya Tevy langsung saja mengangkat sambungan telefonnya Denzel itu.


" Halo Tuan Halil ",, kata Tevy mengangkat sambungn telefon Denzel.


Dan memang itu dari Halil, sekretarisnya Denzel.


" Halo, apakah saya sedang berbicara dengan Nona Tevy?? ",, jawab Halil kepada Tevy.


" Iya benar, Denzelnya sedang berada didalam kamar mandi ",, kata Tevy lagi kepada Halil.


" Oh, baiklah nanti saya akan menghubungi Tuan Denzel lagi saja Nona ",, jawab Halil kepada Tevy.


" Baiklah ",, jawab singkat dari Tevy kepada Halil.


Dan setelah itu sambungan telefon mereka terputus juga.


Tevy yang sudah mematikan sambungan telefonnya itu, dia langsung saja membuka ponselnya sendiri sambil membuka laptopnya juga yang sudah lama tidak dia buka juga itu.


Tevy sangat larut dalam memainkan ponsel dan juga laptopnya secara bergantian dengan sangat serius sekali sambil duduk diatas ranjang.


Hingga Tevy tidak sadar jika Denzel sudah keluar dari dalam kamar mandi, sejak sepuluh menit yang lalu.


Denzel yang tadi keluar dari dalam kamar mandi, ketika melihat Tevy sedang sibuk sendiri seperti itu, sebenarnya dia ingin bertanya, tentang siapa yang tadi sudah menelfonnya.


Namun ketika Denzel melihat Tevy seperti sedang sangat serius sekali, akhirnya Denzel memilih hanya diam dan juga membiarkannya saja.


Setelahnya, Denzel lalu memilih membuka ponselnya sendiri untuk melihat panggilan terakhir yang masuk yang ternyata dari Halil.


Dan Denzel lalu mencoba menelfon balik Halil dengan sambil duduk diatas shofa yang ada didalam kamarnya sambil terus memperhatikan Tevy yang sedang sangat serius sekali.


Tevy memang sedang sangat serius sekali karena dia sedang mencoba menghack situs dari Kerajaan, tapi sayangnya Tevy selalu gagal.


Tevy sangat penasaran sekali, dengan profil semua Keluarga Carrington, dan juga data-data apa saja yang tersembunyi didalamnya.


Tapi sayang seriubu sayang, Tevy daritadi sudah mencoba sebanyak tiga kali, harus gagal terus, karena keamanan situs untuk Keluarga Kerajaan sangat canggih keamanannya dan juga sangat susah dihack.


Namun Tevy dia tidak pantang menyerah sebelum dia berhasil bisa menuntaskan rasa penasaran dihatinya yang sudah sampai diubun-ubun kepalanya.

__ADS_1


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...


...***TBC***...


__ADS_2