My Little Dosen

My Little Dosen
CHAPTER 259


__ADS_3

Berpindah sejenak, tepatnya dirumah mewah milik Ayah Cedro yaitu Ayah dari Khafita.


Ketika pagi menjelang wajah lusuh, rambut berantakan, mata panda dari Khafita terlihat jelas pagi itu.


Mamah Carla dan Ayah Cedro yang semalam belum sempat bertanya kepada Khafita kenapa semalam Khafita pulang dalam keadaan berantakan seperti itu.


Saat ini Mamah Carla dan Ayah Cedro sedang berbincang serius hanya berdua saja diruang Keluarga rumah mereka untuk membicarakan Khafita.


" Coba Mah, Mamah dekati siFita kenapa semalam dia terlihat seperti orang gila, Ayah yakin jika sama Mamah, pasti Fita mau jujur tentang keadaannya ",, kata Ayah Cedro kepada Mamah Carla.


" Iya Yah, Mamah juga sangat khawatir sekali dengan keadannya, apa Khafita sedang mengalami masalah dengan Vince ya Yah?? ",, kata Mamah Carla kepada Ayah Cedro.


" Mungkin bisa juga Mah, tapi untuk lebih jelasnya Mamah coba tanyakan pelan-pelan dari hati kehati kepada Khafita, karena Ayah tidak mau Khafita menjadi gila beneran ",, jawab dari Ayah Cedro kepada Mamah Carla.


" Ayah ini sembarangan saja kalau berbicara!! ",, kata Mamah Carla yang tidak terima dengan perkataan dari Ayah Cedro tadi.


" Sudah sana Mah, cepetan, pasti saat ini Khafita sudah bangun ",, kata Ayah Cedro kepada Mamah Carla.


Dan tanpa banyak berbicara lagi kepada Ayah Cedro, Mamah Carla langsung saja beranjak berdiri dari ruang Keluarga menuju kedalam kamar siKhafita.


Mamah Carla ketika sudah sampai didepan kamar Khafita dia langsung saja mengetuk pintunya dengan pelan-pelan.


Disaat Mamah Carla sudah mengetuk pintu cukup lama dan tidak segera dibukakan pintunya oleh Khafita, Mamah Carla langsung saja mencoba membuka pintunya yang ternyata tidak kunci.


Khafita yang mendengar pintu kamarnya diketuk dari luar daritadi, dia hanya diam saja tidak mau menyahut kepada orang yang mengetuk pintunya sambil duduk melamun diatas ranjang dengan keadaan yang berantakan seperti itu.


Mulut dari Khafita seakan malas sekali terbuka untuk berbicara kepada siapapun.


Sedang Mamah Carla yang sudah masuk kedalam kamar Khafita, dia langsung melihat keadaan Khafita begitu sangat menyedihkan sekali.


" Astaga Nak, kamu kenapa lagi sekarang, kenapa keadaan kamu begitu berantakan sekali saat ini?? ",, kata Mamah Carla dengan nada yang sangat terkejut sekali sambil langsung duduk diranjang sampingnya Khafita.

__ADS_1


Khafita hanya diam saja tidak mau menjawab perkataan dari Mamah Carla.


" Nak............ apa kamu mendengar kata Mamah?? ",, kata Mamah Carla lagi kepada Khafita dengan lembut sambil mencoba memegang tangan dari Khafita.


Tanpa banyak berbicara Khafita langsung saja mengalihkan pandangannya kearah Mamah Carla dengan tatapan kosongnya.


" Semua sudah berakhir Mah, semua sudah hancur, Fita mempermalukan diri Fita sendiri, dan Fita merasa seperti menjadi gadis bodoh sedunia ",, jawab Khafita kepada Mamah Carla dengan tiba-tiba.


" Apa maksud dari perkataan kamu Nak??, apa yang sebenarnya terjadi, mauhkah kamu menceritakannya kepada Mamah?? ",, kata Mamah Carla dengan sangat lembut sekali kepada Khafita.


" Kak Vince sudah memutuskan hubungan kita Mah, dia tidak mau melanjutkan acara pernikahan kita berdua, karena Kak Vince tahu jika Fita masih menyimpan nama Cryill dihati Fita Mah ",, jawab Khafita kepada Mamah Carla sambil menatap lurus kedepan dengan tatapan kosong.


Mamah Carla langsung saja membuka mulutnya dengan speechles karena dia begitu terkejut mendengar perkataan dari Khafita tadi.


Mamah Carla sebelum menyahuti perkataan dari Khafita dia langsung saja menarik nafasnya dengan cukup panjang sekali supaya dia bisa sedikit lebih tenang dan bisa juga mengorek informasi lebih banyak lagi kepada Khafita.


" Apakah kamu tidak mau mencoba membicarakannya dengan baik-baik bersama Nak Vince Fita?? ",, tanya dari Mamah Carla kepada Khafita.


Sungguh hati seorang Ibu mana yang tidak ikut sakit ketika mendengar cerita dari anaknya yang begitu menyedihkan seperti itu.


Mamah Carla bahkan sampai ikut menahan rasa sesak didadanya ketika mendengar cerita dari Khafita tadi.


Sebab Mamah Carla sangat tahu sekali bagaimana kedekatan dari Vince selama ini bersama Khafita


Akan tetapi Mamah Carla juga tidak bisa menyalahkan Vince, karena Mamah Carla sudah tahu mengapa Vince begitu marah kepada Khafita.


" Nak, apa kamu tidak mau mencoba menghilangkan rasa cinta kamu dengan Nak Cryill,..........?? ",, kata Mamah Carla kepada Khafita.


" Apa kamu tidak bisa melihat pengorbanan dari Nak Vince selama ini yang begitu mensuport kamu dan mendampingimu hingga kamu bisa sembuh seperti ini??, apa kamu juga tidak bisa menghargai itu semua Nak, hingga kamu tega masih membiarkan nama Nak Cryill bersanding dengan nama Nak Vince dihati kamu saat ini?? ",, kata Mamah Carla kepada Khafita.


" Sungguh Mamah tidak mengerti jalan fikiran kamu Khafita??,............. ",, kata Mamah Carla lagi sambil menjeda perkataannya.

__ADS_1


" Dulu kamu juga begitu Nak ketika bersama Nak Cryill, tidak bisa melihat pengorbanan dari Nak Cryill yang rela mendatangimu hingga jauh keBarbados sana, sekarang kamu dengan entengnya mengatakan jika masih ada nama Nak Cryill didalam hati kamu, disaat kamu ingin menikah dengan laki-laki lain??, dimana otak kamu Khafita?? ",, kata Mamah Carla akhirnya mengungkapkan rasa kecewanya juga kepada Khafita.


" Tentu saja Nak Vince sangat marah jika mengetahui akan hal itu........... ",, sambung lagi perkataan dari Mamah Carla kepada Khafita yang hanya bisa diam saja sambil menatap kosong kedepan.


" Mamah tidak menyalahkan Nak Vince jika dia tidak mau meneruskan hubungannya dengan kamu Khafita, karena semua ini adalah kesalahan kamu sendiri ",, kata Mamah Carla lagi kepada Khafita.


" Entahlah Mamah bingung mau berbicara apa lagi kepada kamu Khafita, lagi pula kamu sudah besar, tentu saja kamu sudah bisa berfikir sendiri ",, kata Mamah Carla kepada Khafita.


" Apa pun nasihat yang Mamah berikan dari dulu juga tidak pernah kamu dengarkan, mungkin dengan adanya masalah ini bisa membuat sikap kamu menjadi dewasa lagi Khafita ",, kata Mamah Carla lagi dan lagi kepada Khafita yang hanya bisa diam saja daritadi.


Setelah mengatakan itu semua kepada Khafita Mamah Carla langsung saja berlalu keluar dari dalam kamar Khafita meninggalkan Khafita yang sedang meneteskan air matanya.


Mamah Carla yang sudah keluar dari dalam kamar Khafita, dia langsung saja berjalan menuju kedalam ruang Keluarga untuk menemui sang suami yaitu Ayah Cedro.


Dan Ayah Cedro sepeninggalan dari Mamah Carla tadi, sambil menunggu sang istri selesai berbicara dengan Khafita, Ayah Cedro memilih untuk menonton televisi saja.


Ketika Ayah Cedro melihat Mamah Carla sedang berjalan kearahnya, dia langsung saja mematikan televisi yang sedang dilihatnya untuk segera menanyakan tentang bagaimana hasilnya kepada Mamah Carla.


" Bagaimana Mah??, apa Mamah tahu penyebab apa yang membuat Khafita terlihat seperti itu semalam??",, tanya Ayah Cedro kepada Mamah Carla yang sudah duduk disampingnya.


" A............. ",, ketika Mamah Carla sedang membuka mulutnya ingin menjawab perkataan dari Ayah Cedro, tiba-tiba saja atensi dari mereka berdua terintrupsi oleh kedatangan dari asisstan rumah tangga yang mengatakan jika ada Tuan Denzel sedang mencari Khafita.


Sungguh laporan dari asisstan rumah tangga mereka, membuat Ayah Cedro dan Mamah Carla sangat terkejut sekali.


Sebab Ayah Cedro dan Mamah Carla sangat tahu sekali siapa itu Tuan Denzel.


Dan lebih mengejutkan lagi untuk Mamah Carla dan Ayah Cedro adalah ketika mendengar Denzel yang tiba-tiba saja mau berkunjung kerumah mereka untuk mencari Khafita anak mereka.


Tidak mau Denzel menunggu lama, Ayah Cedro dan Mamah Carla segera bergegas berjalan menuju kedalam ruang tamu rumahnya.


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...

__ADS_1


...***TBC***...


__ADS_2