
Kita tinggalkan mereka berempat yaitu Cryill, Causa, Khafita dan juga Vince yang lagi pada semprawut kisah cintanya.
Sekarang kita beralih keDenzel dan juga Tevy lagi.
Denzel dan Tevy yang sudah pada pulang kemansion mereka sendiri sejak satu jam yang lalu, hampir bersamaan dengan Khafita dan Vince tadi.
Saat ini mereka berdua sedang berada didalam kamar mereka sendiri dan baru saja selesai bersih-bersih badan mereka setelah menidurkan para baby kebox baby mereka yang ada didalam kamar yang sama dengan mereka berdua.
" Jika sedang begini pasti siPapi pasti ada maunya ",, kata Tevy kepada Denzel yang sedang memeluknya dengan mesra sambil memberikan ciuman-ciuman kecil diwajah dan juga lehernya.
" Tahu saja si Mami,............... ",, kata Denzel kepada Tevy sambil menggendong Tevy menuju keatas ranjang.
" Papi Mami belum melakukan program KB, bagaimana jika Mami nanti hamil lagi, kasihan sikembar masih kecil jika Mami hamil lagi sayang dan lagipula jahitan diperut Mami masih belum terlalu kering Papi ",, kata Tevy kepada Denzel.
" Besok kita konsultasi keDokter sayang, tapi untuk malam ini berikan waktu sejenak untuk Papi, karena semenjak mereka lahir, waktu Mami sudah Mami habiskan bersama mereka ",, kata Denzel kepada Tevy sambil mencum6u lehernya Tevy.
" Iya boleh, tapi jangan dikeluarkan lagi didalam ya Papi seperti biasanya ",, kata Tevy kepada Denzel.
" Ok Mami, yang penting Papi puas untuk malam ini, mumpung sikembar sudah pada tidur, karena Papi sudah tidak tahan sejak kemarin ",, jawab Denzel kepada Tevy.
Tevy pun hanya mengangguk saja kepada Denzel, dan setelahnya Denzel langsung saja mencium Tevy tepat dibibirnya.
Mereka berciuman dengan sangat mesra sekali, penuh dengan n4f5u yang membara dan bergel0r4 dalam diri mereka masing-masing.
Bahkan Tevy dia sekarang sudah jago dalam mengimbangi ciuman bibir yang Denzel berikan kepadanya.
" Bibir Mami selalu membuat Papi rindu ingin selalu menciumnya ",, kata Denzel sambil mengusap lembut bibir tipis miliknya Tevy.
Tevy pun hanya tersenyum saja ketika mendengar perkataan dari Denzel.
Dan untuk Denzel sendiri dia juga ikut tersenyum kepada Tevy.
Setelahnya Denzel mulai memainkan bibirnya dileher mulus milik Tevy, dan tidak lupa juga Denzel memberikan cum6uan-cum6u4n yang berbekas dileher Tevy.
" Aaaaaahh Papi pelan-pelan sedikit dong, bisa berlubang nanti leher Mami seperti baru saja didigigit vampir ",, d354h plus gerutuan dari Tevy kepada Denzel.
Denzel yang mendengar gerutuan dari Tevy, dia lalu memelankan g41rah bercum6unya supaya Tevy merasa nyaman.
" Lepasin dong Mami, masa Papi terus sih yang melepaskan ",, kata manja dari Denzel kepada Tevy.
__ADS_1
Tevy pun hanya tersenyum centil saja kepada Denzel.
Setelah itu Tevy langsung melepaskan sendiri semua yang melekat ditubuhnya, terus gantian dia melepaskan semua apa yang melekat ditubuh Denzel, hingga akhirnya sekarang mereka sudah sama-sama tidak memakai pakaian mereka sama sekali.
Denzel langsung saja melakukan aksinya dibukit mochi milik Tevy dengan lembut dan mengh154pnya secara bergantian.
Tidak lupa juga Denzel juga memainkan pucuk mochi itu menggunakan lidahnya hingga membuat Tevy merasakan miliknya yang bawah sudah mulai basah.
" Aaaaaahh Papi, Mami sudah tidak tahan........ ",, d354h dari Tevy kepada Denzel.
Denzel yang mendengarnya dia malah sengaja lebih lama lagi memainkan kedua mochi milik Tevy yang masih deras mengeluarkan ASI untuk sikembar.
" Papi aaaaaahh sudah jangan lama-lama bermain disitu, nanti ASI buat stok nanti malam habis jika sikembar bangun............ aaaaahh Papi ",, kata Tevy kepada Denzel.
Yang namanya laki-laki yaaa terkadang sedikit bebal dikasih tahu jika untuk masalah seperti itu.
Dan Denzel malah sengaja terus menerus mengh154p ASI milik Tevy secara bergantian dari kiri kekanan atau kanan kekiri.
" Aaaaaahh Papi, aaaaahhh, stop Papi ",, d354h Tevy kepada Denzel karena dia sudah tidak tahan.
Denzel yang sedikit merasa kasihan kepada Tevy, dia langsung saja melepaskan kedua bukit mochi milik Tevy yang berisi susu murni itu.
Bibir Denzel terus menyusuri semakin kebawah dan semakin kebawah lagi, hingga sampailah Denzel dirimba terdalam milik Tevy.
Seperti tahu kode dari Tevy, Denzel pun langsung saja memainkan bibir dan juga lidahnya dikedua bibir bawahnya Tevy.
" Aaaaaahh Papi ",, d354h dari Tevy lagi untuk Denzel yang sudah mulai memainkan bibirnya dirimba terdalam miliknya.
Denzel semakin menggebu saja memainkan tempat terindah milik Tevy itu, karena ditempat itu Denzel bisa menemukan kebahagiaan, kepuasaan yang tidak bisa dia jabarkan.
Tidak lupa lidah dari Denzel terus dia gerakkan untuk memainkan m155 ^ milik Tevy yang membuat Tevy merasa geli dan nikmat secara bersamaan.
" Aaaaahh Papi, Mami sudah tidak tahan, aaaaaaaaaaaaahhh ",, d354h cukup panjang dari Tevy sambil mencengkeram kuat sprei sebalah kanan dan kiri.
Yang menandakan jika Tevy sudah sampai pada puncak kenikmatannya.
Denzel langsung melahap habis c41ran cinta yang tadi baru saja dikeluarkan oleh Tevy.
Setelahnya Denzel langsung saja mengangkat wajahnya dari surga dunia milik Tevy untuk melakukan kegiatan yang selanjutnya.
__ADS_1
Tevy yang masih belum bisa menetralkan pernafasannya, dia kali ini ingin membuat Denzel melayang tiada terkira.
" Biar Mami malam ini yang memimpin Papi ",, kata Tevy kepada Denzel sambil menidurkan Denzel diranjang.
Setelah Denzel tiduran diranjang, Tevy langsung saja memainkan rudal jumbo milik Denzel dengan begitu liarnya.
Hingga membuat Denzel sampai memejamkan matanya karena kenikmatan dari lidah dan bibirnya Tevy.
" Aaaahh Mami faster, and you so s3xy ",, kata Denzel kepada Tevy.
Tevy terus memainkan lidahnya dipucuk rudal milik Denzel dengan sangat-sangat 3r0t15 sekali gerakannya.
" Stop Mami Papi sudah tidak tahaaaaannn........... ",, kata Denzel kepada Tevy.
Tevy yang mengerti dia langsung saja duduk diatas perut Denzel sambil memasukkan rudal milik Denzel kedalam miliknya.
" Uuuuuuuhhhh ",, d354h dari Tevy ketika dia sudah berhasil memasukkan rudal Denzel kedalam miliknya.
Denzel langsung tersenyum manis kepada Tevy ketika melihat Tevy begitu cantik dan s3xy terlihat dari bawah.
Tevy terus menggerakkan p***tnya dengan gerakan yang membuat mereka berdua sama-sama keenakan dan juga melayang secara bersama-sama.
Denzel yang tidak tahan dia langsung mencoba duduk dari rebahannya dan langsung juga memeluk Tevy dengan erat.
Mereka melakukan itu sambil saling duduk dengan berpelukan erat satu sama lainnya.
Bibir yang menganggur membuat Tevy langsung berinisiatif mencium Denzel tepat dibibirnya.
Sungguh malam itu permainan ranjang Denzel dan Tevy sangat h0t sekali, dan mereka pun melakukan hal itu dengan berbagai gaya, hingga akhirnya ketika gaya ketiga Denzel yang keenakan dia sampai lupa malah mengeluarkan c41ran rudalnya kedalam goa terdalam milik Tevy.
Tevy yang tersadar jika Denzel malah m3ny3mburkannya kedalam, dia langsung saja bangun dari rebahannya sambil menggerutu kepada Denzel.
" Papi iiiiih malah dikeluarkan didalam....... !! ",, kata Tevy dengan sedikit merajuk sambil berlalu menuju kedalam kamar mandi.
" Maaf Mami, Papi kelupaan karena saking enaknya ",, jawab Denzel seperti tanpa dosa kepada Tevy yang hampir saja masuk kedalam kamar mandi.
Denzel yang tidak merasa bersalah, dia malah tertawa lucu karena sikapnya yang lupa untuk mengeluarkan diluar.
Dan Denzel siap memberikan perawatan yang terbaik jika Tevy sampai hamil lagi disaat sikembar masih kecil seperti sekarang.
__ADS_1
...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...
...***TBC***...