
Akhirnya pesta pernikahan dari Cryill dan Causa selesai juga tepat dijam lima sore.
Semua Keluarga besar dari Cryill dan Causa sudah pada pulang kemansion dan rumah mereka masing-masing.
Ayah Mark dan kedua Kakak laki-lakinya Causa pun beserta istri dan anak-anak mereka, mereka semua juga baru saja pulang kerumah Ayah Mark.
Pesta pernikahan dari Cryill dan Causa sendiri termasuk pernikahan yang meriah dan juga mewah, sesuai dengan standart Keluarga Maverick.
Semua para kolega, sahabat, teman, kerabat dan Keluarga besar semuanya, semua diundang tanpa terkecuali oleh kedua belah pihak.
Senyum terpatri indah dan manis dibibir Cryill dan Causa ketika banyak orang memberikan ucapan kata selamat kepada mereka berdua diatas panggung pelaminan tadi.
Padahal mereka semua tidak tahu saja, senyum yang Cryill dan Causa umbar itu adalah senyum keterpaksaan yang memang seharusnya mereka lakukan.
Saat ini Cryill dan Causa mereka berdua sedang berada didalam kamar hotel yang semalam Cryill tempatin.
Cryill dan Causa merasa sangat canggung sekali dengan situasi pertama kali berada didalam satu ruangan namun sudah sah sebagai sepasang suami istri.
Mereka berdua sampai bingung ingin berbuat apa, hanya pada saling diam satu sama lainnya daritadi ketika sudah masuk kedalam kamar sekitar lima belas menit lamanya.
" Emm Causa apakah semua barang-barang yang kamu bawa sudah ditaruh disini semua?? '',, tanya Cryill memecah keheningan kepada Causa.
" Sudah Cryill, sepertinya sudah ",, jawab Causa dengan malu-malu dan jantung yang berdegub kencang.
" Baiklah, apa kamu mau aku bantu untuk melepaskan gaun pengantinnya Causa??, karena kita sedang tidak mempunyai banyak waktu ",, kata Cryill lagi kepada Causa.
" Banyak waktu, memangnya kita mau kemana?? ",, tanya Causa kepada Cryill dengan ekspresi bingungnya.
" Berbulan madu ",, jawab Cryill dengan singkat kepada Causa.
" Semua sudah dipersiapkan oleh Kakakku Denzel, ini hadiah pernikahan darinya untuk kita ",, kata Cryill lagi kepada Causa.
Causa sangat terkejut sekali mendengar perkataan dari Cryill, sebab memang sebelumnya tidak ada pembahasan berdua dengan Cryill untuk berbulan madu kemana
" Oh begitu, emm tidak perlu, aku bisa membuka gaunnya sendiri, silahkan jika kamu ingin mandi dulu Cryill ",, jawab Causa kepada Cryill.
Dan panggilan mereka pun sudah tidak kaku lagi seperti sebelumnya.
" Baiklah ",, hanya itu yang Cryill katakan kepada Causa dengan tenang.
Padahal aslinya jantung Cryill rasanya sangat berdegub kencang sekali, karena tidak menyangka jika wanita yang ada dihadapannya sudah sah menjadi istrinya.
__ADS_1
Setelah itu Cryill langsung saja melangkahkan kakinya untuk masuk kedalam kamar mandi.
Sedang Causa sendiri dia mencoba melepaskan zipper baju pengantinnya yang ada dibelakang punggungnya ketika sudah melihat Cryill berlalu masuk kedalam kamar mandi.
Causa sangat kesusahan sekali ketika ingin menggapai zipper baju pengantinnya yang ada dibalik punggungnya.
Ketika Causa sudah bisa memegang zipper bajunya, zipper bajunya malah susah untuk diturunkan, karena model bajunya yang sedikit menyulitkannya, jika dipaksakan baju mahal itu bisa rusak, dan jika ditekan, malah tangannya sendiri yang terasa sakit.
Cryill yang sudah selesai mandi, dan hanya membutuhkan waktu sekitar kurang lebih tujuh menitan saja, dia langsung saja keluar dari dalam kamar mandi.
Disaat Cryill sudah keluar dari dalam kamar mandi dan hanya menggunakan handuk sepinggangnya saja, dia melihat Causa sedang kesusahan untuk membuka gaun pengantinnya itu.
Tanpa banyak berbicara, Cryill langsung saja berjalan mendakati Causa yang saat ini sudah sah menjadi istrinya.
Cryill langsung saja menarik turun zipper gaun pengantin Causa hingga langsung memperlihatkan punggung putih mulus milik Causa yang indah didepan matanya.
Dan Causa sendiri sedikit terkejut ketika zipper bajunya dilepaskan Cryill seperti itu dengan tiba-tiba, namun Causa mencoba diam saja, sebab dia memang sedikit kesusahan dalam melepaskannya sendiri.
" Sudah, silahkan kamu mandi dulu ",, kata Cryill dengan suara yang terdengar biasa saja kepada Causa, ketika dia sudah melepaskan zipper gaun pengantinnya.
Padahal aslinya ketika Cryill melihat punggung mulus milik Causa, dia langsung saja menelan ludahnya, sehingga membuat jakunnya naik turun dengan teratur.
" Terimakasih ",, kata Causa kepada Cryill sambil memegangi gaun pengantinnya dengan malu-malu.
Dan sepeninggalan dari Causa, Cryill langsung saja menghembuskan nafasnya dengan kasar, karena merasa merinding melihat punggung mulus sang istri.
" Biasanya aku tidak pernah semalu ini dengan perempuan, kenapa sekarang aku bisa malu sekali seperti ini sama Causa ",, kata Cryill berbicara pada dirinya sendiri.
Begitupun dengan Causa yang langsung saja memegangi dadanya ketika sudah sampai didalam kamar mandi sambil menghembuskan nafasnya dengan kasar untuk mentralkan rasa gugupnya.
Cryill setelahnya, langsung saja berganti baju dengan baju yang ada didalam koper miliknya.
Sambil menunggu Causa selesai mandi, Cryill langsung saja membereskan barang-barangnya yang berantakan didalam kamar.
Setelah sekitar lima belas menitan didalam kamar mandi, akhirnya Causapun selesai juga mandinya.
Dan Causa keluar dari dalam kamar mandi hanya menggunakan bathrobe hotel saja.
" Pakailah pakaian yang hangat, supaya nanti kamu nyaman ketika naik pesawat ",, kata Cryill kepada Causa.
Causa pun hanya mengangguk saja kepada Cryill.
__ADS_1
Dan Causa yang sudah mengambil bajunya dia langsung saja memakai bajunya itu didalam kamar mandi lagi.
Setelah mereka berdua sudah siap dan juga sudah selesai menyiapkan semua barang-barang mereka, Cryill langsung saja mengajak Causa untuk keluar dari dalam hotel menuju kebandara.
Karena pesawat jet pribadi milik Keluarga Maverick sudah menunggu mereka berdua sejak tadi.
Hadiah bulan madu yang Denzel berikan kepada Cryill dan Causa adalah pergi ke Negara Roma Italia selama satu bulan lamanya.
Disana semua kebutuhan apa saja yang Cryill dan Causa butuhkan sudah tersedia, Cryill dan Causa tinggal menikmatinya saja.
Sedang Tevy sendiri dia memberikan satu set perhiasan berlian untuk Causa dengan harga yang bisa menembus langit.
Papah Carlson dan Mamah Qiara mereka berdua memberikan hadiah kepada Cryill dengan sebuah rumah yang sangat mewah sekali beserta isinya untuk Cryill tempati dengan Causa nantinya.
Dan untuk Ayah Mark sendiri dia memberikan satu buah mobil yang cukup mewah untuk putri satu-satunya itu, serta masih banyak hadiah-hadiah yang lainnya lagi yang diterima oleh Causa dan juga Cryill.
Akhirnya mobil yang Causa dan Cryill naiki sampai juga disalah satu bandara yang ada diNegara mereka.
Causa yang sudah duduk anteng didalam kursi pesawat, tiba-tiba tangan dia langsung saja merasa panas dingin, keringat langsung juga keluar cukup banyak dari dahinya, dan wajah dari Causa sendiri pun langsung saja terlihat sangat pucat pasi.
Cryill yang duduk didepan Causa, dia yang melihat Causa seperti itu keadaannya, Cryill langsung saja beranjak berdiri dari duduknya untuk mendekati Causa.
" Causa kamu kenapa?? ",, tanya Cryill kepada Causa dengan sangat khawatir sekali.
" Aku trauma naik pesawat ",, jawab Causa sambil menampilkan wajah tegangnya.
Cryill tanpa banyak berbicara dia langsung saja mengajak Causa untuk pindah kekursi panjang yang ada disitu.
Setelahnya Cryill langsung saja memeluk Causa sambil duduk berdua berdampingan supaya Causa bisa tenang dan tidak takut lagi untuk naik pesawatnya.
Sedang Causa yang dipeluk erat seperti itu oleh Cryill, dia sedikit merasa nyaman, sambil menyandarkan kepalanya kedadanya Cryill dengan memejamkan matanya.
Sungguh Causa sangat takut sekali untuk naik pesawat lagi, sebab dia dulu ketika belum menjadi pengawal Kerajaan pernah diajak naik pesawat jet pribadi milik bosnya, namun sialnya pesawat yang Causa naiki jatuh diatas laut, hingga membuat Causa sampai koma sekitar dua bulanan.
Sedangkan untuk bosnya sendiri dia belum ditemukan hingga sekarang.
Cryill sendiri yang bisa memeluk Causa dengan sebegitu dekat sekali, entah kenapa jantung dia berdetaknya berbeda dengan perasaan sebelum dia menikah.
Sensasi detak jantung yang Cryill rasakan lebih nyaman saja, sebab Causa sudah sah menjadi istrinya.
Dan Cryill yang juga sama capeknya karena seharian menyalami para tamu undangan, akhirnya dia pun ikut memejamkan matanya juga sama seperti Causa, dengan posisi saling berpelukan seperti itu.
__ADS_1
...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...
...***TBC***...